(REVISI)
Bagaimana jika ingatan mu di hapus oleh kakakmu dengan alasan bahwa ia mencintaimu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ketua kocheng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pertemuan kembali
Violet duduk di sofa ruang tamu ini sudah tengah malam tapi kantuk belum juga datang pada Violet sudah seminggu semenjak kepergiannya ke pantai bersama Agra tapi hati Violet masih saja resah tentang bom di bawah perusahaan Aditama Violet sangat ingin memberi tahu Regan tapi ia takut Dave tau
Violet bangkit dari duduknya ia berjalan menuju kamarnya duduk di tepi ranjang dan Violet kaget saat suara telpon berdering Violet melirik laci ia mengambil handphone yang Dave berikan padanya untuk pertama kali handphone itu berdering Violet mengangkat telponnya
Violet : ha--halo?
Dave : kenapa kamu belum tidur sayang?
Deg. Dave tau! kenapa Dave tau jika Violet belum tidur Violet melirik sekitarnya ia takut jika Dave memasang cctv di rumahnya
Dave : ya vi!.. aku memasang cctv di rumahmu jangan macam-macam sayang cukup jadi anak baik saja
Violet : kak aku mohon jangan seperti
Dave : aku seperti ini karena aku mencintaimu Vi aku sangat mencintaimu melebihi siapapun
Violet : nggak!.. kakak nggak cinta sama aku kakak bohong jika memang benar kakak mencintai aku seharusnya kakak mundur karena aku sudah bahagia dengan Agra
Dave mengepalkan tangannya Dave tidak mungkin mundur begitu saja hanya dengan bocah ingusan seperti Agra itu bukan Dave
Dave : oke jika kamu memang ingin kakak mundur bomnya akan meledak Lima menit lagi
Tuuuuuttt...
Damn! Violet berusaha menelpon kembali Dave tapi Dave tak mengangkatnya dan setelah kesekian kali akhirnya Dave mengangkatnya
Violet : kak aku mohon jangan lakuk~
Dave : di depan rumahmu sudah ada mobil hitam menunggu turun sekarang dan masuk ke dalam mobil
Violet tidak mau ia takut Dave akan membawanya pergi
Dave : ingat Vi hanya tiga menit lagi bomnya akan meledak
Persetanan dengan semuanya Violet keluar dari kamarnya ia menuruni tangga dengan handphonen yang masih menempel di telinganya Violet membuka gerbang lalu masuk ke dalam mobil di Dan sudah ada leo lalu telpon pun mati
"Halo nona senang bertemu dengan anda" ujar leo dengan senyum manisnya "kamu siapa?!" Tanya Violet karena sudah beberapa kali bertemu dengannya "saya leo tangan kanan tuan Dave" sekarang Violet mengerti ia menyenderkan tubuhnya saat mobil sudah mulai jalan hanya ini jalan agar Dave tak meledakan PT ADITAMA dan rumah Agra
"Kita sudah sampai nona" ujar leo dengan sopan Violet melirik sekitarnya hanya ada mansion di depannya dan disini sangat sepi Violet keluar dari mobil dan berdiri menatap mansion itu Violet kira ia akan dibawa ke mansion di dekat pantai ternyata di tengah hutan sungguh kejutan tak terduga
"Silahkan masuk nona" ujar leo dan Violet menggeleng ia berbalik menghadap mobil "antar aku pulang!.." Leo tersenyum lalu menggeleng "maaf nona saya tidak bisa" Violet mengepalkan tangannya perjalanan ke sini menyita waktu dua jam dan jika Violet tidak segera pulang ia takut Regan dan Agra khawatir
"Vi?" Violet melirik seseorang yang memanggilnya dan itu Dave setelah beberapa bulan Violet merasa damai sekarang ia harus bertemu kembali dengan Dave sialan itu
"Ayo masuk aku buatkan susu coklat untukmu" ujar Dave dengan senyum manisnya Violet menatap tak suka Dave membuat Dave semakin mendekat "apa yang kamu mau?!.." Dave mengangkat bahunya lalu menyunggingkan senyumnya "kamu" Dave semakin dekat hingga Violet tidak bisa mundur karena mobil di belakangnya "gak ada yang bisa miliki aku kecuali Agra!.." Dave merubah tatapannya menjadi sangat dingin membuat Violet memalingkan wajahnya "kamu takut?" Dave tertawa membuat Violet semakin kesal "leo menjadi saksi bisu percakapan kita bahwa aku Violet mencintai bahkan sangat mencintai Agra aditama!.." Violet memberi tahu arti kepemilikan pada Dave bahwa ia hanya milik Agra seorang tapi yang namanya Dave harus memiliki apa yang ia cintai bahkan jika harus membunuh orang yang Violet cintai
"Kamu ingin pulang bukan?" Violet menatap Dave menunggu apa yang Dave maksud "pulanglah" ujar Dave lalu membalikan badannya dan berjalan menuju mansionnya diikuti Leo di belakangnya "bodoh bagaimana aku bisa pulang jika Leo ikut denganmu!.." teriak Violet karena ia tidak bisa menyetir Violet masuk ke dalam kemudi ia memegang setir mobil "yang mana rem? Gas mana? Ya ampun cara oper giginya gimana?!" Dave menyeringai lagi pula mobil itu Takan bisa jalan karena bannya sudah leo kunci saat turun dari mobil tadi
Violet keluar dari mobil ia mengambil handphonenya lalu berjalan kaki menelusuri hutan hanya ada suara burung hantu di sekitar Violet sangat gelap dan dingin Violet menelusuri jalan ia semakin takut dan tiba tiba handphone itu mati "aaaa!..." Violet memejamkan matanya ia tak suka gelap ia benci gelap Violet duduk dengan memeluk lututnya Violet semakin takut saat mendengar langkah kaki Violet mendongak menatap siapa yang menepuk pundaknya dan itu Dave "ikut aku Vi aku sudah bilang aku sudah buatkan coklat panas untukmu" ujar Dave dan leo ia memegang senter di tangannya sebenarnya jalanan ini dipasangi lampu bahkan sangat banyak tapi karena perintah dari Dave leo mematikan semua lampunya "nggak... Aku mau pulang" Dave mensejajarkan tubuhnya dengan satu gerakan ia mengangkat Violet saat Violet akan mengumpat Dave langsung berbicara "Diam Vi!.. kamu tau disini banyak hewan buas?!.. dan kamu tau disini banyak ular berbisa?!.." Violet diam ia menelan ludahnya "tapi aku ingin pulang" ujar Violet pelan Dave menghela nafas "sebelum matahari terbit aku janji kamu akan ada di rumah" ujar Dave dan Violet mengangguk akhirnya Dave membawa Violet menuju mansionnya menidurkannya di kamar tamu lalu Dave pergi keluar membiarkan Violet istirahat
heran deehhh
apa lagi yg baca