NovelToon NovelToon
Salah Balas Dendam

Salah Balas Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Pengantin Pengganti
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Dea, alias Althea Twina Darmawan, tumbuh sebagai anak angkat yang kehilangan kasih sayang setelah ibu angkatnya melahirkan anak kandung. Terbiasa disalahkan, ia memilih mengabdikan hidupnya sebagai dokter.

Namun, hidupnya berubah ketika Linjaryani, calon istri Elden Zarreti, seorang tuan tanah kaya raya yang dingin dan berkuasa, meninggal secara misterius. Dea dijadikan kambing hitam, sementara Elden, dibutakan dendam, menghukumnya tanpa mencari kebenaran.

Pernikahan paksa dan perlakuan kejam Elden meninggalkan luka mendalam dalam diri Dea. Ketika bukti baru mengungkap pengkhianatan di balik kematian Linjaryani, Elden menyadari kesalahannya.

Mampukah ia menebus kehancuran yang diciptakannya, atau kebencian Dea telah menutup pintu maaf selamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 28. Kak Dea udah Kaya

“Kak Dea!”

Seruan kedua gadis kecil itu membuat perempuan berkacamata hitam tersebut menghentikan langkahnya.

Ia menundukkan dagu, menatap dua bocah yang begitu bersemangat menyambut kedatangannya. Kepalanya sedikit miring. Ia sama sekali tidak mengenal kedua bocah itu. Tentu saja, selama dua puluh tahun, ia tumbuh di Eropa. Hanya berkat kakeknya ia bisa berbicara dan memahami bahasa Indonesia.

Di balik lensa gelapnya, sepasang mata menatap orang-orang yang berdiri di halaman kos. Ada seorang perempuan paruh baya dengan wajah masam, seorang pria yang berdiri di sampingnya, seorang remaja laki-laki, serta dua gadis kecil yang kini berlari mendekatinya.

Salah seorang gadis kecil menggoyang-goyangkan tangan Alvara dengan begitu akrab.

“Kakak cantik sekali. Sekarang Kakak udah kaya. Gaya Kakak keren banget. Terus ...”

Kepalanya menoleh ke arah sebuah mobil MPV mewah yang sama sekali belum pernah dilihatnya di desa tempat mereka tinggal.

“Mobil Kakak baguuuus!” serunya penuh semangat.

Alvara sedikit bingung. Baginya, cara bicara gadis kecil itu terlalu cepat.

'Kak Dea? Siapa Kak Dea?'

Perempuan itu mengernyit tipis.

“Kak Dea, akhirnya kita ketemu juga! Kakak udah lama nggak pulang. Suami Kakak mana?” ucap gadis kecil yang lain sambil menarik ujung bajunya. “Kami dari tadi menunggu Kakak!”

Perempuan itu menunduk, menatap tangan mungil yang mencengkeram pakaiannya.

“Siapa yang kalian cari?” tanyanya tenang.

Kedua gadis kecil itu saling pandang.

“Kakak, dong!”

Sebelum perempuan itu sempat menjawab, perempuan paruh baya tadi sudah menghampirinya dengan langkah tergesa. Wajahnya yang semula dipenuhi kemarahan kini tampak lega, meskipun hanya sesaat.

“Dea! Akhirnya kamu muncul juga!”

Ia meraih lengan perempuan itu dengan kasar. Tatapannya kemudian bergerak naik turun, disertai dengusan kesal.

“Kamu ini bagaimana, sih? Sudah menikah dengan pria kaya, malah tidak pernah memberi kabar! Terus, kenapa uang yang biasa kamu kirim sekarang tidak ada lagi?”

Tatapannya beralih ke arah kendaraan mewah yang terparkir di pinggir jalan.

“Sekarang kamu hidup enak, ya? Hmmm? Kamu biarkan kami hidup telantar di desa?”

Perempuan berkacamata hitam itu segera menarik kembali lengannya. Gerakannya tidak kasar, tetapi cukup tegas untuk membuat perempuan paruh baya tersebut tertegun.

“Lepaskan tangan Anda.”

Suaranya terdengar datar, dengan aksen asing seolah-olah ia bukan berasal dari negara ini.

Perempuan paruh baya itu menatap Alvara dengan kesal.

“Kau mulai berani pada Ibu?”

Alvara mengibaskan sisa sentuhan perempuan itu. Ia tidak menunjukkan rasa takut seperti yang biasa ditunjukkan Dea. Tidak ada pula sikap tunduk atau permintaan maaf seperti yang mungkin diharapkan perempuan paruh baya tersebut.

Untuk beberapa saat, halaman kos mendadak sunyi.

Perempuan paruh baya itu menatapnya dengan tidak percaya. Selama ini, Dea selalu menjadi pihak yang harus mendengarkan omelan mereka. Bahkan ketika tidak melakukan kesalahan, gadis itu biasanya memilih diam daripada memperpanjang pertengkaran.

Namun, perempuan yang berdiri di hadapannya sekarang justru menatap balik dengan sikap yang membuatnya merasa asing.

“Apa-apaan kamu?” bentaknya. “Baru menjadi istri orang kaya, kamu sudah berani membentak orang tua!”

Perempuan itu mengangkat sebelah alis.

“Saya hanya meminta Anda melepaskan tangan saya. Apa itu terdengar seperti membentak?”

Pria yang sejak tadi berdiri di belakang perempuan paruh baya tersebut akhirnya maju.

“Dea, jangan kurang ajar! Ibumu datang jauh-jauh ke sini untuk mencarimu!”

Perempuan itu memiringkan kepala sedikit.

“Ibu?”

Tatapannya berpindah dari pria tersebut kepada perempuan paruh baya yang kini berdiri dengan wajah merah padam.

Alvara kemudian memberi aba-aba kepada orang-orang yang berada di dalam mobil besar yang ikut bersamanya. Tak lama kemudian, beberapa pria berjaket putih muncul.

Alvara hanya memberi kode dengan gerakan kepala. Para pria itu mengangguk.

“Baik, Nona!”

Mereka kemudian menuntun satu keluarga itu untuk masuk ke dalam mobil yang begitu luas.

Tanpa banyak bicara, anggota keluarga tersebut membelalakkan mata dan saling berpandangan.

Lalu, mereka mengangguk dan masuk tanpa paksaan.

Tanpa disadarinya, sudut bibir Alvara terangkat sebelah.

'Jadi, mereka yang selama ini menyembunyikan kembaranku? Hingga kami begitu sulit menemukannya?'

Dulu, mereka pernah menemukan kalung Althea Twina Darmawan di sebuah toko emas. Kalung itu sebenarnya dilengkapi GPS agar keberadaannya bisa dilacak. Namun, sayangnya, pemilik toko tidak memiliki alamat orang yang menjual kalung milik Althea.

Alvara kembali menatap rumah kos itu, lalu tersenyum.

'Althea, mungkin belum hari ini. Namun, yang perlu kamu tahu, aku akan segera menemuimu.'

Alvara masuk ke dalam mobil. Kali ini, ia menatap satu keluarga tersebut dengan tatapan dingin.

Di sisi lain, Dea baru saja keluar dari kamarnya bersama ibu kos. Sang ibu kos langsung mengerutkan kening sambil menunjuk ke arah tempat yang sebelumnya dipenuhi oleh keluarga Dea dari desa.

“Mana ibuku, Bu?” tanya Dea dengan ramah.

“Tadi mereka di sini.”

Seorang penghuni kos kemudian keluar dan ikut bErbicara.

“Tadi mereka pergi naik mobil yang bagus banget.”

Kedua alis Dea refleks bertaut.

“Naik mobil bagus? Mobil siapa?”

*bersambung*

1
Mia Camelia
lanjut thor😁
MomyWa
udah aku kasih thor ttp smngay
Safira Aurora
ellea ttp lah membuat elden pusing 😂
Aku Rajin Membaca: karena kepusingan elden adalah hiburan buat kita 🤭
total 1 replies
Safira Aurora
oke, nanti aku tontonin
Safira Aurora
dipikir2 dulu yah
MomyWa
pusing kan elden, mau bersama dia aja terasa sulit
Aku Rajin Membaca
walah, syukurlaaah
Aku Rajin Membaca
hmmmm gimana ni aksi anak buah alvara
Sri Widiyarti
dah dkasih vote semangat up-nya...
Aku Rajin Membaca
nah loh, gak bisa mereka
Dini Anggraini
Kakak tolong jangan buat pembaca bingung dea bilang dea bila alvara bilang alvara jadi bisa di bedakan kenapa dea gak langsung di ajak alvara kembali ke rumahnya ya takutnya Stella nanti operasi plastik wajahnya semirip mungkin dea dan ngaku2 anak orang kaya kembaran alvara q gak suka kak kasihan dari kecil dea sudah menderita sejak ortu angkatnya punya anak kandung dea di telantarkan. 😡
SoVay: maksudnya kak? 🤣
total 1 replies
Esther
Ayo Elden selamatkan Dea.
Ingat Dea sedang mengandung anakmu
mery harwati
Alvara tidak menyediakan bodyguard bayangan bwt saudara kembarnya kah?
Aneh klo tidak dipantau & dilindungi bodyguard bayangan keluarga, ceroboh !!
Aku Rajin Membaca: harusnya biarin authornya dulu, kan suka2 author mau nulis
total 1 replies
Esther
Ternyata Stella keponakan Josep.
Dan Josep berusaha melindungi Stella.
Yang pasti...kali ini Dea tidak akan tinggal diam.
Esther
lho lho....mencurigakan nih direktur Josep.
Jangan2 ada main dia dengan Stella
MomyWa
kalau bagian ini kangen sama naga dan bonar eta teh 🤣
Safira Aurora
buruan up lg
Safira Aurora
berhasil marathon aku thor
Aidil Kenzie Zie
nggak sadar juga si jalang 😡😡😡😡
Haryanti10
dikit amat sih thor KLO up,☹️☹️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!