NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Trauma masa lalu / Bertani / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:123.1k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Seruni (20 tahun) adalah kembang desa cantik, lugu dan polos yang tinggal di wilayah terpencil daerah Tapal Batas.

Pernah bertunangan dengan salah satu pemuda dari kampung sebelah. Berujung putus dan gagal menikah karena ditikung adik tirinya bernama Rasti.

Suatu hari, Seruni dijodohkan dengan seorang pria dari kota. Musibah datang menerpa, di mana rombongan bus calon pengantin laki-laki mengalami kecelakaan, lalu terbakar hebat. Semua penumpang tewas di TKP termasuk calon suami Seruni.

Kepercayaan masyarakat setempat, jika sampai seorang gadis gagal menikah dua kali maka dianggap pembawa sial. Pastinya tak ada pemuda yang akan sudi menikahi Seruni.

Pak Tono selaku Kades yang berstatus sebagai ayah kandung Seruni, terpaksa menerima laki-laki asing bernama Bastian Fernando Malik yang mendadak bersedia menjadi suami Seruni. Tanpa diketahui semua orang bahwa Bastian tengah lari dan bersembunyi dari kasus pembunuhan yang menjeratnya.

Bagian dari Novel : Maafkan Mama, Pa🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 - Kegamangan Seruni

Pukul dua dini hari, Seruni masih terjaga. Ia belum mampu tidur dengan nyenyak, padahal daksanya sejujurnya sedang lelah. Setelah digempur dari segala penjuru oleh Bastian untuk meraih sur_ga dunia.

Padahal baru dua ronde saja Bastian melakukannya, tapi tubuhnya sudah remuk redam.

Entah bagaimana nasibnya jika Bastian sampai melakukan beronde-ronde ?

Bisa-bisa dipastikan dirinya tak bisa bangun dari tempat tidur sepertinya.

Acara malam pemersatu bangsa untuk pertama kalinya bagi mereka berdua memang telah usai sekitar satu jam yang lalu. Bastian langsung tertidur pulas sembari memeluk tubuh Seruni.

Kilas balik seluruh kejadian panas penuh gelora itu pun terus berputar-putar di benak Seruni. Ia sama sekali tak menyangka bahwa senjata masa depan milik Bastian yang dijuluki ter0ng impor oleh Ningsih, benar-benar berukuran besar secara nyata. Bukan fatamorgana.

Rasa sakit dan nikmat itu masih terus terngiang dalam pikiran Seruni. Awalnya meragu benda sebesar itu memasukinya. Ternyata bisa. Walaupun sempat gagal di percobaan pertama.

Akan tetapi benar seperti kata sang suami, bahwa sakitnya cuma sebentar sisanya hanya nikmat. Ya, Seruni akui itu.

Bahkan ia sempat berusaha menutupi mulutnya sendiri yang tak punya akhlak karena terus mende_sah kencang dengan telapak tangannya. Seruni merasa malu pada Bastian.

"Jangan ditahan suaramu. Keluaran saja, Run. Abang pengin dengar,"

"Gimana kalau tetangga denger, Bang?"

"Kamu lupa kalau di desamu ini kan rumahnya saling berjauhan. Mana mungkin bisa dengar kecuali pakai toa," goda Bastian di ujung kalimatnya.

Stamina Bastian begitu prima ketika di atas ranjang. Entah berapa kali Seruni mengalami pelepasan, ia tak bisa menghitungnya.

Yang dilakukan Seruni hanya pasrah di bawah kung_kungan daksa tegap Bastian. Mulut Seruni terus menganga mengeluarkan desa_han feminim berpadu era_ngan maskulin Bastian.

Sesekali Seruni berusaha memberi balasan sebatas tangannya mera_ba tubuh Bastian dan mencium bibir sang suami. Walaupun belum mahir.

Seruni masih tahap belajar untuk perkara suami-istri di atas ranjang. Bastian tentu saja maklum akan hal tersebut.

Sari manis madu milik Seruni telah diteguk sempurna oleh Bastian. Kala bukti noda da_rah suci dipersembahkan manis oleh si kembang desa yang cantik jelita satu ini.

Senyum bangga terus terkembang di bibir Bastian sepanjang acara malam pertama mereka. Kecupan manis dan untaian kata cinta juga menjadi penutup indah malam ini setelah Bastian menggapai puncaknya.

"Makasih istriku. Abang cinta ading," bisik mesra Bastian.

Tak dapat dipungkiri sepotong adegan manis tersebut membuat pipi Seruni merona bahagia.

Apakah ia boleh menyimpulkan jika Bastian juga sudah mencintai dirinya ?

Seruni berusaha menyimpan hal itu dalam hati dan terus berdoa agar sang suami mampu mencintai dirinya hingga maut memisahkan seperti impiannya sebagai wanita desa yang sederhana dan apa adanya.

Akan tetapi kebahagiaan malam ini meninggalkan satu pertanyaan singgah di hati Seruni. Di mana pertanyaan itu hanya mampu disimpannya dalam hati.

Bibirnya hanya mampu terkatup rapat dan tak berani bertanya pada Bastian. Ia khawatir menyinggung perasaan sang suami di tengah malam bahagia mereka. Kini menyisakan gamang di hatinya.

"Kenapa tadi abang buang di luar?" batin Seruni. "Apa abang tak mau punya anak dariku?" sambungnya.

Ya. Ketika berada di puncak madu asmara, Bastian sengaja mencabut lalu menumpahkannya di luar.

Tanpa diketahui oleh Bastian, sudah satu bulan terakhir ini Seruni giat membaca sebuah buku yang diberikan Ningsih.

Buku yang khusus berisi tentang hubungan suami-istri di atas ranjang dengan beberapa metode gaya hingga informasi cara bikin anak. Buku KangMas Susut.

Setiap Bastian bekerja di pabrik, Seruni asyik membaca buku tersebut. Lalu, ia menyimpannya di sebuah gent0bg besar yang terbuat dari tanah liat yang berada di dapurnya dengan penutup kayu.

Gent0ng-gent0ng itu berisi air bersih untuk keperluan dapur. Namun salah satunya, khusus berisi buku rahasia tersebut. Seruni menyimpannya di sana agar tak diketahui oleh Bastian.

Alhasil Seruni semakin paham tentang proses hubungan in_tim agar menjadi anak, maka harus dibuang didalam. Ia tak menjadi wanita bodoh atau kuper lagi untuk pelajaran biologi tersebut.

☘️☘️

Binar sang surya membelai pagi. Menyapa hangat setiap sudut tanah di desa Tapal Batas yang begitu nyaman dan jauh dari hingar-bingar kota maupun peradaban modern.

Bastian dan Seruni sudah terlihat segar walaupun menggunakan pakaian yang sama seperti semalam. Sebab, mereka berdua tak membawa baju ganti. Acara menginap semalam di rumah Ningsih bersifat dadakan tanpa persiapan yang matang.

Pukul enam pagi, sang empunya rumah baru saja tiba di kediamannya. Semalam Ningsih tak bisa pulang ke rumahnya karena hujan deras. Alhasil ia memilih untuk menginap di rumah warga yang semalam dijadikan tempatnya merias.

Rambut basah Bastian yang menginap semalam di rumahnya bersama Seruni, menjadi pandangan penuh makna di mata Ningsih.

"Apa rumah awak semalam jadi area lahan pembibitan kece_bong mereka? Haha..." batin Ningsih menebak-nebak.

Rasanya Ningsih ingin tertawa terbahak-bahak, tapi ia tahan. Ningsih hanya mampu menyimpan dalam pikirannya sendiri dan tak ingin meledek Bastian maupun Seruni atas perkara ini. Ia tak ingin membuat canggung sepasang suami-istri tersebut.

"Ning, kami pulang dulu. Makasih ya tumpangannya," ucap Bastian seraya tersenyum sumringah.

"Oke, Bang Bul."

Langkah Bastian keluar dari rumah Ningsih dan menuju motornya.

Detik selanjutnya, Ningsih menatap keanehan di wajah Seruni. Sahabatnya itu memang tersenyum sembari berpamitan padanya, tapi seakan ada sesuatu yang disembunyikan.

Ningsih sudah cukup kenal lama Seruni. Mereka bersahabat sejak kecil, bukan setahun-dua tahun. Jadi, Ningsih sangat memahami gestur tubuh dan mi_mik wajah Seruni jika ada sesuatu.

"Seruni kenapa ya? Apa mereka berdua bertengkar setelah bercocok tanam di kasur?" batin Ningsih.

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Ayuk Witanto
pak Danu tahu...apa dia sudah cari tau siapa Bastian
Ayuk Witanto
Alhamdulillah Bastian sadar
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘢𝘴 𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩"𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘯𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶𝘮𝘶
Wardi's
akhirnya ada orang yg tulus mau bantu bastian.., semangat bas.., hadapi jgn pengecut.,.
Ruwi Yah
benar banget yg dikatakan pk danu masalah harus kamu hadapi Bas bukan kamu hindari
Patrick Khan
iya bang buk.. ayo lah cerita ke seruni apa yg terjadi sm km.. jgn lari trs lah
Dew666
💐💐💐💐💐
Eni Istiarsi
ayolah Bastian,mungkin memang benar sudah saatnya kamu jujur dan menghadapi yang sudah terjadi
Al Fatih
Alhamdulillah...,, bang Bastian...,, tuh ad orang baik yang pengen bantuin...,, daripada dirimu sama Maura...,, dia ingin membantumu tapi dengan pamrih yang sangat jahat.
Bunda Idza
siapa yaa pak Danu???
Ayu Ayuningtiyas
ayolah bas ,mulai hadapi masalahmu ,jangan terus lari dan sembunyi .Pak Danu datang mau bantu kamu menyelesaikan masalahmu lho.
Ayesaalmira
ayo bas,hadapi smuanya..smpai kpn bersembunyi..
Retno Fitriyaningsih
semakin menarik
Nena Anwar
semoga Pak Danu bisa membantu Bastian ayo Bas semangat mumpung ada yg mau bantu kamu
Shee_👚
pak danu aja tau masalah itu di hadapi bukan di hindari, mau sampai kapan menghindar terus yang ada itu masalah semakin lama semakin pelik
Shee_👚
pak danu antara polisi, detektif atau pengacara🤔🤔
Shee_👚
saking kuatnya itu tenaga ampe roboh itu pintu 🤣
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga pak Danu bis membantu Bastian..
Nena Anwar
semoga do'amu dikabulkan ya Bas
Sugiharti Rusli
bisa jadi kebaikan Bastisn menolong putri pak Danu malah memang jalan yang sudah Allah bukakan bagi dia melalui pak Danu nanti,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!