NovelToon NovelToon
Bibit Kembar Cinta Masalalu

Bibit Kembar Cinta Masalalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / One Night Stand / Cintapertama
Popularitas:33.4k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Axlyn mengira ia akan selamanya menjadi sosok yang terlupakan oleh seorang Kayvaran Cano Xavier sejak kejadian 5 tahun yang lalu di Kota Xennor. Namun, siapa sangka takdir malah mempertemukan mereka kembali hingga tanpa sengaja bibit kembar Kay kini tumbuh di dalam perutnya.

Dimana Axlyn malah terjebak menjadi pengawal pribadi dari gadis kecil yang ia kira sebagai putri kandung Kay. Axlyn dituntut untuk melindungi anak dari pria yang menjadi ayah dari dua janin yang tengah dikandungnya.

“Kay, apa yang harus aku lakukan dengan dua janin yang tidak berdosa ini? Haruskah aku kembali memasuki hidupmu demi anak kita atau tetap menjadi yang terlupakan?”

Akankah Axlyn memberitahukan tentang kehamilannya? Ataukah Kau yang lebih dulu mengingat kembali tentang Axlyn? Atau mungkin takdir kembali mempermainkan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Pintu akhirnya terbuka, dimana Kay segera bergegas menghampirinya. Dokter kemudian keluar. “Dia baik-baik saja. Hanya kelelahan dan sedikit pendarahan akibat benturan dan sedikit tergores. Tidak ada luka serius.”

Kay menghela napas panjang, hampir terhuyung karena lega. “Apa aku bisa masuk menemuinya?”

“Bisa. Tapi jangan membuatnya stress, dia butuh istirahat sekarang.”

Kay mengangguk dan melangkah masuk. Dimana Axlyn sudah duduk bersandar, wajahnya masih pucat namun tersenyum tipis saat melihatnya.

“Kau membuatku takut,” Kay mendekat, suaranya lebih lembut dari biasanya. “Kupikir kau terluka parah.”

Axlyn menatapnya dalam-dalam. Ada begitu banyak hal yang ingin ia katakan, terutama tentang dua detak kecil yang kini menjadi rahasia di antara dirinya dan Tuhan. Tentang dua anak yang mungkin akan mewarisi mata lelaki itu.

“Aku tidak apa-apa,” jawabnya pelan. “Hanya sedikit lelah dan mungkin… sedikit tergores.”

“Sedikit tergores katamu?” Kay sedikit menggeram kesal, “Memangnya kau tidak lihat bekas darahmu di pakaianku ini, Hah?”

Axlyn hanya menunduk, memilih diam menerima kemarahan Kay. Ia pikir Kay terlihat marah dan kesal saat ini karena dirinya yang menodai kemeja mahal yang Kay kenakan dengan darahnya. Padahal Kay marah dan kesal, sebab ia takut terjadi sesuatu yang buruk kepada wanita itu. Jika ditanya alasannya, Kay jelas tidak mengetahuinya. Yang pasti ia benar-benar merasa takut jika sesuatu yang buruk terjadi pada Axlyn.

“Maaf, karena aku kemeja mahal anda….”

“Apa sebuah kemeja yang sedang aku perhitungkan?” sela Kay kesal sendiri melihat Axlyn yang seperti salah tangkap dengan ucapannya barusan.

“Lalu apa yang—"

Perkataan Axlyn seketika terhenti ketika tak lama kemudian, suara langkah kecil terdengar di lorong. Gadis kecil itu, Hezlyn muncul di ambang pintu. Rambutnya berantakan, matanya sembab. Ia seharusnya berada di ruangan Ceo, tapi kabar tentang Axlyn yang terluka sampai juga ke telinganya melalui salah satu pengawal lainnya yang tak sengaja melihat kepergian Kay dengan membawa Axlyn menuju ke klinik perusahaan. Disusul dengan kedatangan Noah dan beberapa pengawal lainnya yang ingin memastikan keadaan Axlyn.

“Papah Kay…” suaranya gemetar. “Kak Alyn… apa benal Kak Alyn terluka karena Elyn?”

Mata Hezlyn sudah berkaca-kaca menahan tangisnya. Kay pun segera menoleh. Hatinya seperti diremas melihat kesedihan dan rasa bersalah di wajah gadis kecil itu. Memang benar Hezlyn adalah alasan Axlyn berdiri di garis depan. Gadis kecil yang harus Axlyn lindungi sebagai pengawal pribadi, target kedua yang diincar musuh karena masalah besar yang tengah keluarga Gustavo hadapi saat ini.

Kay lantas berlutut di depan Hezlyn, menyamakan tinggi mereka. Ia ingin terlihat kuat, tapi matanya yang memerah mengkhianatinya. Anak sekecil dan semanis ini harus menjadi bahan taruhan orang dewasa yang menginginkan kekuasaan.

“Bukan,” kata Kay tegas, meski suaranya masih bergetar. “Dia terluka karena memilih melindungi yang ia anggap penting. Itu bukan salahmu.”

“Tapi Kak Alyn—”

“Cukup, Hezlyn.” Kay memegang bahu kecil itu dengan hati-hati. “Kalau ada yang harus disalahkan, itu aku. Aku yang tidak bisa melindungimu maupun Kak Alyn-mu dengan baik.”

Noah sedikit terkejut melihat sikap protektif yang Kay tunjukan kepada Axlyn. Bahkan sempat terlintas dibenaknya, kalau Kay mulai mengingat tentang wanita itu. Sebab biasanya Kay akan menyuruh orang lain untuk mengurus pengawal yang terluka, tetapi terhadap Axlyn ia sendiri yang menggendongnya dan bahkan menemaninya sampai pemeriksaan serta perawatannya selesai. Kay masih berdiri di sisi Axlyn.

“Axlyn, bagaimana keadaanmu?” tanya Noah. “Apakah lukamu parah?”

“Aku sudah baik-baik saja… hanya luka gores,” jawab Axlyn lirih.

“Setelah membaik, kembali ‘lah ke Mansion. Istirahatkan tubuhmu sampai kau benar-benar siap untuk kembali melanjutkan tugasmu,” perintah Kay dengan nada bicara seolah tak terbantahkan.

“Ba-baik, Tuan Kay!” Axlyn hanya pasrah.

Setelah mendengarkan jawaban yang ia tunggu, Kay lalu beralih menatap Noah seraya berkata, “Noah, bagaimana dengan persiapan rapatnya? Kita tidak terlambat untuk melangsungkan rapatnya, bukan?”

“Semuanya sudah siap! Karena itulah aku datang ke sini, selain memastikan keadaan Axlyn aku juga ingin menyampaikan padamu kalau rapatnya akan segera di mulai,” jelas Noah.

“Kalau begitu, ayo pergi membereskan para sampah itu sekarang!” ujar Kay yang berniat mengangkat tubuh Hezlyn untuk ikut dengannya.

“Papah, Elyn ingin tetap di cini menemani Kak Alyn… boleh ‘kan?” pinta gadis itu dengan tatapan memohon.

“Baiklah, tapi jangan ganggu Kak Alyn beristirahat ‘yah?” Kay mengijinkan.

“Mmm, tentu Papah! Elyn janji ndak akal!” balasnya penuh semangat.

“Kalian tetap berjaga di sini. Jika terjadi sesuatu segera beritahu kami,” pesan Kay pada para pengawal yang lain.

“Baik, Tuan! Kami mengerti.” Sahut mereka serentak.

...****************...

Tanpa buang waktu lagi, Kay dan Noah berjalan menuju lantai tertinggi gedung kaca yang menjulang angkuh, suasana ruang rapat utama terasa seperti medan perang tanpa senjata. Logo perusahaan terpampang besar di dinding sebagai simbol kejayaan yang kini tercoreng oleh pengkhianatan.

Kay duduk di kursi utama, setelan hitamnya rapi sempurna, wajahnya tak menunjukkan emosi sedikit pun. Di hadapannya, belasan direksi dan manajer duduk dengan punggung kaku. Laporan kerugian terpampang di layar proyektor dimana angka-angka merah yang mencolok. Namun, semua itu masih belum ada apa-apanya dengan berkas yang kini berada di tangan Noah.

“Hampir setara satu triliun,” suara Kay datar, namun tajam seperti pisau. “Informasi penting dalam perusahaan ini bocor hanya dalam tiga bulan terakhir.”

Tak seorang pun berani mengatakan sesuatu. Jangankan bicara, sekadar menatap matanya saja mereka sudah merasa seperti sedang dikuliti. Kay menutup map di depannya dengan suara tegas.

“Aku—Tidak, lebih tepatnya Tuan Leon sudah memberi kesempatan baik untuk kalian mengaku dan memperbaiki diri. Namun, apa yang kalian lakukan padanya, hmm?”

Sunyi, suasana bahkan semakin menegang dibandingkan pertama kali Kay masuk ke dalam ruangan rapat itu. Hanya suara pendingin ruangan yang terdengar. Selain itu, tidak ada yang berani bicara atau bahkan sekadar bernapas pun mereka rasanya kesulitan.

“Sekarang bahkan ada beberapa kursi yang telah kosong. Kalian pikir bisa melarikan diri dengan mudah setelah membuat masalah di perusahaan ini?” Kay kemudian menoleh sedikit ke arah pintu.

“Suruh mereka masuk.”

Bersambung ….

1
Lisa Halik
kapan mau update thor
Fahmi Ardiansyah
Thor mana kelanjutannya kok belum up
Rani R.I
kok blm up sihh niy
Desyi Alawiyah: Biasanya sekali up langsung banyak Kak 🤭 Aku juga penasaran sih kelanjutannya gimana... 😩
total 1 replies
Widi Astuti
author...aku nungguin lanjutannya....harus rapel yaaa cerita nyaa...😘😘
Susi Susilawati
c Levi emng penakut
nizham muafa
perasaan makin dikit up nya 🤭
Fahmi Ardiansyah
ku tunggu lanjutannya klu bisa yg banyak Thor
Fahmi Ardiansyah
benar axlyn maka kmu harus jujur secepatnya batalkan perjanjian mu Ama Spencer n bersatulah sama kay biar Kay gak frustasi terus.
Fahmi Ardiansyah
ya calon BPK n suamimu.
Fahmi Ardiansyah
semoga Kay bisa mendengarkan kata kata Spencer walau gak jelas
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣 ya Alloh ampek ke pingkel2 klu Levi masih aja takut hantu kuntilanak.
Fahmi Ardiansyah
😄😄😄😄 mencari pelampiasan LR pasti seru
Rani R.I
🤭🤭🤭🤭🤭 semoga kay ngegou biar Axlyn bisa dgr sendiri isi hati kay,,biar Axlyn jujur sama kay,,, kasihan mamah Joana,, semoga Lion cepat dpt obatnya dan kembali sehatt... nanti pasti ada pertempuran nihhh..
Rani R.I: coba sepencer ceritain ke Felix sama jaydon bahwa yg menjadi musuhnya saat ini adalah anak buah nya evant yg tersisa,,, biar mengamuk keluarga Xavier 🤣🤣🤣🤣🤣🤣,,,gk sabarrr ingin melihat mereka bertarung lg 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
nyaks 💜
Kay sadar kayyyyy 😂😂😂
nyaks 💜
😅😅😅😅
Budhe Satryo
pasti donk kamu yg membuat nya mabuk kok lyn🤣🤣🤣
Desyi Alawiyah
Kak Author, kisah Ivory dan Ragnar kok belum ada lanjutannya..

Aku masih nungguin loh 🤭☺
Desyi Alawiyah
Bener dong.. Kay merasa frustasi, sebab dia masih mencintai Axlyn... Tapi di satu sisi dia harus bertanggung jawab pada perempuan yang tidur dengannya di praha...

Dan tanpa Kay sadari, kedua perempuan itu adalah orang yang sama 😝

Wah, seru ini 🤭
Rani R.I: sepencer nanti di jodohkan sama Sherin 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
dia yg pernah menyakiti Sherin,,biar dia juga yg membahagiakan Sherin..dan Noah sama Maria 🤣 ,,sudah seperti tom and Jerry mereka ituu 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Dia calon suamimu Axlyn.. 🤭
Desyi Alawiyah
🤣🤣🤣 Ngakak aku... seorang Levi yang dikenal sebagai bocah psikopat dan dewa kematian, takut sama mba kunti... 🤭

Eh, maksudnya mantan bocah psikopat.. Kan Levi udah bukan bocah lagi... ☺✌
Rani R.I: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ngakak akuu setiap adegan nya Levi di pertempuran,, bersama Felix, jaydon,, William..yg masih mengingat kan ku bikin ngakak cerita Levi saat di hadang oleh suruhan pamannya waktu itu,,yg di mana Levi pura pura polos 🤣🤣🤣,,yg membuat Will, jaydon,, Felix pengen muntah lihat drama sok polos Levi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!