NovelToon NovelToon
Di Kejar Mantan Suami

Di Kejar Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:14.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mama ende

Duo kembar mengajak bermain ke mall di kota agak jauh dari tempat tingal kami dan tidak segaja malah bertemu papanya padahal aku menyembunyikan keberadaan mereka dari papanya
kami di jodohkan orang tua dia tidak pernah menerima perjodohan ini kerena dia punya kekasih bahkan aku sempat di madu
Saat dia menceraikan aku dia tidak tahu kalau aku hamil dan aku sembunyikan kehamilanku dengan bersembunyi di tempat lain memang tak mudah perjuanganku hamil anak kembar tetapi semua aku jalani dengan dukungan adek almarhum ibu yang selalu mendukung ku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29 menghadiri pengajian dan siraman

       Mas Adit mencuri ciuman di depan anak anak aku kikuk dan canggung

" jangan cari gara gara ayah" kata ku

" Cium dikit Palit amat" kata mas Adit

" bunda sama ayah jangan bertengkar" kata anak anak

" Ayo kita pulang dulu ganti baju" ajakku kepada si kembar dan mereka pun ikut pulang ganti baju begitu juga bi endang ikut pulang

" Anak anak tahu kenapa bundamu kok cemberut" tanya bi endang

" Di cium ayah tadi mbah" jawab Barra bo endang terkekeh

" Ayah kalian ini nakal masak di cium kan seharusnya di nikahi" kata bi endang

    Kami berjalan dengan cepat Sampai di rumah aku sholat dhuhur dan istrahat dulu karena ngantuk aku tidur di kamar depan dengan si kembar toh acara masih nanti jam tiga semua sudah ada yang atur jadi semua keluarga tinggal menikmati tiba tiba kenapa kasur semakin sempit aku bangun hadeh ternyata Bianca tidur di peluk ayah nya sedangkan Barra aku peluk jadi satu kan ada modus lagi aku segera bangun dan aku lihat di meja makan tertata makanan aku cari bi endang teryata dia di kamar

" Ra tadi bi Sumi datang mengantar Makanan itu bibi taruh di meja makan" kata bi endang

" Kapan mas Adit datang dan masuk kamar bi" tanya ku

" Bibi nggak tahu memang ada Adit" tanya bi endang

" Ada tidur di kamar sama anak anak" jawabku

" Jadi kalian tidur berempat" tanya bi endang

" Iya bi aku kaget banget makanya aku segera bangun" jawab ku

" Nekat tuh anak" kata bi endang

" Kamu segara nikah saja Ra bibi sudah tua nggak bisa jaga kembar terus biar kalian hidup rukun berdampingan" kata bi endang

" ya kalau aku nikah enter punya anak lagi kembar lagi bibi semakin bingung udah nggak kuat membantu aku mengasuh" jawabku sambil ngakak

" Ya Adit suruh sewa Beby sitter kan banyak uang" kata dia

" Sudah lah terima saja dari pada kedahuluan ibunya Leo kayak nya dia naksir sama Adit" kata bi endang

" Hati ku belum bisa terima bi rasanya masih sakit" jawabku

" ya yang bisa ngobati sakit hati mu ya Adit lah" jawab bi endang

" kamu pikirkan lagi semua demi anak anak dan kami juga butuh pendamping " kata bi endang

     Aku berfikir keras Sampai anak anak bangun mereka lapar dan minta makan kemudian mereka aku ambilkan makan ada ayam goreng spacy dan juga sup iga sapi enak banget makanan kiriman mama mas Adit juga ikut makan di sini jadi kami makan berlima

" Enak bund makananya" kata Barra

" Iya dong makan kiriman Oma pasti enak" jawabku

" Masakan ayah juga enak apalagi di suapi ayah" kaya Bianca

" Sini ayah suapin " kata mas Adit sambil menyuapi Bianca

" Bianca sekarang manja sejak ketemu ayah" kata Barra

" Biar saja kan manja pada ayah sendiri bukan ayah orang lain kayak si Leo" jawab Bianca

" Iya aku benci sama Leo masak mau manja sama ayah aku tonjok baru tahu rasa" kata Barra dengan semangat

" Makanya kalau latihan karate yang rajin biar bisa tonjok Leo" jawab Ku memprovokasi

" Dasar bunda sama anak nya sama sama gila" kata mas Adit

" Barra nggak boleh bertengkar nggak baik" kata mas Adit

" Barra nggak pernah bertengkar yah cuma menonjok teman yang suka mengejek Barra dan melindungi adek Bia saja" jawab Barra

" Apa dosa bunda punya anak suka berkelahi " kata ku

" Kan Bunda yang ngajari untuk melawan anak nakal" jawab Barra

" Kalau Bia suka berkelahi nggak" tanya mas Adit

" Nggak lah yah bia cuma suka bantu kak barra" jawab bia

" kapan kamu bantu aku berkelahi" tanya Barra

" Kakak nggak tahu ya kan aku bantu kakak lewat doa" kata Bianca sambil tersenyum

  Kami semua tertawa dengan jawaban bia yang random dan nggak perlu di ragukan lagi tengil nya pasti nurun dari aku

"Gimana doa nya cantik" tanya mas Adit

" Ya Alloh berikan kemenangan untuk kak Barra karena kami nggak punya ayah dan datangkan lah ayah yang selalu membela anaknya kalau berkelahi" jawab dia

" Beneran doa mu gitu dek" tanya Barra

" Iya doa bia di kabulkan sama Alloh ayah datang menendang bapak nya Surya kalau ibunya Surya kan sudah di pelintir tangannya sama bunda" jawab dia dengan pd nya kami semua nggak tahan jadi tertawa terpingkal pingkal

" Sekarang doa bia di tambah ya" kata mas Adit

" Apa itu yah" tanya dia dengan cuek

" Ya Alloh semoga bunda mau rujuk dengan ayah sehingga kita menjadi keluarga utuh dan tinggal di rumah yang ayah beli"kata mas adit

" Aamiin " jawab bi endang

" Ayah beli rumah di mana" tanya Barra

" Itu yang biasanya kita ngantar kopi ke pak tukang" jawab bi endang

" Oh rumah besar dulu punya kakeknya mas Nanda" kata dia

" Iya kan Nanda sudah pindah sayang" jawabku

" Jadi rumah itu sekarang jadi milik kita" tanya Barra

" Iya dong" jawab mas Adit

" Asik kita punya rumah tingkat dan gede" kata Barra dengan ekspresi gembira

" Ayo selesai makan kita mandi pergi kerumah Oma untuk menghadiri acara nya aunty Nadira" kata ku

" kita kerumah oma lagi dan tidur di kamar ayah yang besar dan bersih" kata Barra

       Aku segera memandikan anak anak dan mempersiapkan semua nya aku pakaikan baju dulu dan aku kuncir rambut Bianca sedangkan mas Adit membantu Barra memakai bajunya kemudian aku sendiri mandi dan bersiap mandi memakai gamis pemberian mama juga memakai perhiasan yang di pinjamkan oleh mama dan aku membawa tas tenteng kecil bi endang juga sudah siap kami berempat sudah siap siap mau jalan

" Bentar ma ayah masih di kamar belakang" kata Barra jadi kami menunggu dia di depan dan akhirnya dia keluar memakai baju yang sama dengan Barra kan jadi kami memakai baju sama sekeluarga bi endang juga memakai gamis dengan warna senada cuma beda model

" Ayo berangkat" ajak mas Adit sambil mengandeng dua anak nya dan mas Adit berjalan di depan dengan kembar aku dan bi endang mengikuti di belakang nya kami seperti keluarga utuh dan di bully sama tetangga sambil ketawa

Tak lama kami sudah di rumah mama dan acara pengajian di mulai kami dapat tempat didepan papa mama mas Adit anak anak aku dan bi endang juga duduk di depan ternyata sudah di atur oleh panitia kami mengukuti dengan khidmat acara pengajian selesai kemudian acara siraman di mulai dari papa dan mama bergantian kemudian mas Adit di panggil oleh MC dan mas Adit mengajak aku kali ini aku nggak bisa nolak mas Adit dapat giliran teryata aku juga dapat giliran menyiram pengantin dan si kembar ikut bapaknya acara jadi seru karena ulah si kembar kemudian di lanjutkan bude dan juga tante nya dari keluarga mama juga papa acara selesai semua orang di persilahkan makan aku makan sama bi endang si kembar duduk di kursi dan di layani mas Adit mereka makan bertiga dan mas Adit melayani apapun yang di minta anak nya mau itu es buah ice cream dan makanan lain sepetinya Meraka satu selera dari tadi mereka nggak makan sayur

Selesai makan mas Adit ngajak kami ke taman di sana sudah ada fotografer nya kami ambil foto keluarga dan mas Adit mengambil kesempatan melalui foto keluarga tapi aku nggak mau kelau di ajak gitu berdua saja emang foto prewedding

Bersambung .......

1
sunaryati jarum
Adit itu sepertinya egois hanya mementingkan diri sendiri tanpa memperdulikan perasaan orang lain
Miftahul Khoiriyah: terima kasih
total 1 replies
sunaryati jarum
Kamu sudah punya istri , dan kamu yang membuang mereka maka jangan seenaknya menuduh mantan istrimu menyembunyikan putra- putrimu.Seharusny kau koreksi diri
Miftahul Khoiriyah: terima kasih komennya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
nyicil prewed kan GPP tochh
Miftahul Khoiriyah: iya kan Adit cari kesempatan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga jadi keluarga Cemara beneran bukan pinus 🤭🤭🤭
Miftahul Khoiriyah: terima kasih coment nya
total 1 replies
vita
sll d tunggu updatenya
Lestari Ami'ne Zia
loh loh loh keluarga pinus kok wes HBS bab,e hadehhh lnjutvthorrr💪💪💪
Miftahul Khoiriyah: siap lanjutkan
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
sikem berarti tengil koyok Mak,ane🤣
Miftahul Khoiriyah: wajah mirip pak e sifat mirip Mak e
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
moga aja keluarga pinus jadi Cemara 😄😄
Miftahul Khoiriyah: terima kasih dukungan nya
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
typo oh typo
Miftahul Khoiriyah: maaf nggak di sengaja
total 1 replies
Ma Em
Tiara mau saja dimadu mana tinggal satu rumah lagi .
Miftahul Khoiriyah: ikuti saja kak apa yang akan di lakukan Tiara 🙏
total 1 replies
Lestari Ami'ne Zia
kyany BB Agus ceritanya
Miftahul Khoiriyah: 😍 semoga di sukai
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!