NovelToon NovelToon
Om Duda Yang Perjaka

Om Duda Yang Perjaka

Status: tamat
Genre:Duda / Cinta Terlarang / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa / Tamat
Popularitas:11.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dilla_Nurpasya_Aryany

"Kau tidak bisa pergi dariku, mana mungkin aku melepasmu setelah aku bisa merasakan hasratku bangkit, kau tidak bisa hanya datang karena ingin merasakan kepuasan! Selena Agatha." Lirih Bentley Leister.

Selena Bianca Agatha seorang mahasiswi cantik berumur (22 tahun) ia terkejut tat kala orang yang begitu ia kenal dan sudah beristri menanyakan hal dewasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya baik dia maupun pria tersebut.

Di samping itu keanehan terjadi pada pria tampan berkuasa yaitu Bentley Max Leister (32 tahun) dimana hasrat bercintanya malah membara ketika bertemu dengan adik dari sahabatnya sendiri yang seharusnya ia rasakan bersama sang istri.

Lantas bagaimana hubungan Bentley dan Selena ke depannya? dan apakah Ben mampu menahan gejolak pada dirinya yang ia anggap bermasalah?

SIMAK KISAH LENGKAPNYA>>
.
Note: Cerita yang disajikan masih banyak kekurangan dan kesalahan, mohon dimaklumi. Ambil sisi positifnya, buang sisi negatifnya.^^

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dilla_Nurpasya_Aryany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

23:05 malam

Kediaman Selena

Pintu gerbang di buka pak Yogi penjaga rumah saat mobil Selena tiba. "Silahkan non." Sapa-nya sopan.

"Makasih pak."

Sebelum masuk Selena menoleh ke belakang, tampak mobil hitam Bentley masih terparkir menunggunya masuk terlebih dahulu.

Keduanya saling tatap namun tak lama Ben mengangguk sekilas lalu menancap gas mobilnya untuk pulang melewati rumah Selena.

Selena sendiri langsung masuk ke dalam memasukkan mobilnya ke dalam garasi.

"Darimana jam segini baru pulang!?."

Pertanyaan itu membuat Selena panik, Martin tampak menunggunya di teras depan dengan tatapan penuh intimidasi.

"Eh papa.." Selena langsung memberi salam berusaha tetap tenang.

"Mobil hitam siapa yang mengantarmu barusan!?." Terus saja Selena diberi pertanyaan.

"Pah aku habis me time bareng Melinda, dan mobil hitam tadi itu om Ben kita tak sengaja bertemu dan dia mengantarku karena sudah malam." Jelas Selena jujur saja.

"Ben?." Martin mengerutkan kening.

"Iya."

"Dimana kalian bertemu?."

"Di restoran pah."

Martin menatap lekat penampilan putrinya itu yang tak seperti biasanya. "Jika cuma me time kamu biasanya tak dandan secantik ini, kamu menemui seorang pria?."

"Kata siapa cuma me time bareng teman gak harus dandan?."

"Mama mu, papa juga pernah muda."

Selena menggaruk kepala tak gatal. "Gak ada apa-apa kok pah aku beneran me time buat penghilang penat."

"Bareng om Bentley." Lanjut Selena dalam hati. Ia sedikit merasa bersalah biasanya selalu blak-blakan tapi sekarang Selena memilih diam dulu.

"Kau juga sudah dewasa papa kasih kepercayaan, tapi jangan sampai melewati batas apalagi sampai menyembunyikan sesuatu papa tak segan-segan!." Serius Martin.

"Iya pah."

Setelah selesai bicara, keduanya masuk ke dalam rumah untuk istirahat.

Sesampainya di kamar..

"Fyuuuhhh.." Selena menghela nafas lega. "Akhirnya."

"Barusan panik sekali."

Selena menatap tampilan dirinya pada cermin besar, ditatapnya dirinya dengan lekat. "Miliknya hanya bereaksi padaku?."

Dengan masih menggunakan dress marun Selena duduk di kursi kerjanya, jari lentiknya mengotak-atik laptop mencari penyebab impoten dan cara penyembuhannya bagaimana.

Tentunya bermacam-macam.

"Om Ben masuk ke yang mana? ah aku lupa menanyakannya."

Selena searching lagi mengapa hanya bereaksi pada satu wanita saja, namun pencarian itu tidak membuahkan hasil karena tidak ada impoten seperti itu.

"Apa om Bentley bohong?." Pikirnya, sekarang banyak sekali kan penjahat kelamin bisa jadi Ben hanya berpura-pura untuk mendapatkan dirinya.

"Ini tidak ada, ini juga."

Selena menghela nafas berat, ia akan melakukan cara lain untuk membuktikan bahwa memang hanya dirinya yang bisa membuat burung Ben berdiri.

Drrrt! drrrt!!

Dalam waktu bersamaan tiba-tiba handphone Selena bunyi.

"Hallo Mel?."

"Gimana Sel? sesuai dengan yang kamu inginkan? di data aplikasi kalian memilih untuk lanjut di kehidupan nyata? ayo ayo cerita!." Excited Melinda tak sabar ingin mendengar.

Selena memutar mata malas. "Kau sengaja memilihkan om Ben untukku Mel?."

"Om Ben?."

"Iya Bentley yang waktu itu pernah aku ceritakan."

"Ha?." Melinda langsung melihat datanya. "Di sini namanya Joshua Raka Abimanyu Sel!?."

Selena seketika teringat sesuatu, Joshua yang waktu itu?. "Ya Tuhan."

"Tapi yang datang om Bentley gitu?."

"Iya Mel! Joshua itu asisten pribadinya kalau gak salah tapi kenapa?." Selena masih tak habis pikir.

Melinda sendiri tak menyangka. "Mungkin kalian ditakdirkan bersama Sel."

"Diam Mel dia sudah beristri!."

"Tapi kalian di sini menyetujui, jangan bilang kau mau jadi pelakor Sel!."

"Gak! mana ada." Bantah Selena.

"Syukurlah, lantas?."

"Akan ku ceritakan alasannya tapi tidak sekarang."

"Oke baiklah."

Setelah selesai mengobrol panggilan diakhiri, Selena melepas pakaian untuk membersihkan diri setelah itu ia istirahat.

.

Mansion Bentley

Dari halaman sampai masuk ke dalam rumah Ben tak lepas mengembangkan senyum manisnya, ia merasa bangga pada diri sendiri karena telah berhasil terikat dengan Selena walaupun sekedar kepentingan dan pekerjaan.

Namun tak lama senyum pria tampan itu pudar saat melihat sang mama yang tiba-tiba ada di sana, duduk di kursi ruang tamu. "Mama??."

Ben menghampiri ibunya. "Sejak kapan di sini? kenapa tidak mengabari ku dulu?."

"Mama langsung saja Ben, kau menceraikan Tyla?." Tanya Monica pada putranya, terlihat dari raut wajahnya sangat kecewa.

"Iya ma."

"Ben pernikahan bukan untuk main-main, kamu tidak melihat perjuangan mama agar kalian bisa bersama?." Timpal Monica. "Kamu jangan seperti papa kamu yang sering gonta-ganti istri!."

"Aku tidak seperti papa ma!."

"Lantas apa ini? kau menceraikan Tyla tanpa minta pendapat mama!."

"Memangnya mama mau memiliki menantu yang hamil dari pria lain bukan darah daging anak mama sendiri?." Timpal Ben.

"Apa!!?."

"Tanya saja mantu kesayangan mama itu dia selingkuh, untuk bukti tinggal minta saja pada Joshua." Jelas Ben.

Monica gemetar mendengarnya, tapi ia tidak akan semudah itu mempercayainya sebelum melihat secara jelas.

.

TBC

Sebelum lanjut ingat! tinggalkan jejaknya ya😉🤗

1
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Weeehh sudah Tamat tah, Padahal belum puas Thor bacanya.🤣🤣🤣
tapi Aku suka ceritanya menarik dan konfliknya jiga ringan ga bikin Darting.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkgkk Calon Daddy idaman mau ngalah demi ngidam.. 🤣🤣🤣
Apa anaknya perempuan ya.😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Syukurlah Fred anda bisa sadar.... Mending Cerai sih dari pada terap dengan Darah tapi hubungan Toxic dan mending sendiri kalau itu lebih baik.👍👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
E R L A M B A T... Pak nyeselnya... emang sih kalau duluan namanya kan PENDAFTARAN.
Pake membual segala lagi, bilang ga hidup bahagia denga ulat bulu... terus kalau ga bahagia kenapa sampe bertahan puluhan tahun dan terus datang buat ganggu anakmu yang sudah bahagia tanpa Anda Pak... bahkan sampe anda selalu belain Istrimu dan nurutin semua keinginan Dia demi buat kenyamanan kalian.😤😤😤

Huusss jauh jauh sana, jangan ganggu kebahagiaan Ben lagi dengan ibu dan istrinya apa lagi kayaknya Junior sudah hadir.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ampuuunn deehhh, Frederick ga kasihan apa sama Monica masih saja ganggu... pengen Karungin terus buang ke danau bUaya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ya elah Pak kenapa baru sadar sekian menit setelah ribuan menit anda nyakitin dengan kedatangan anda pada Ben dan Monica dengan tujuan ga ngotak .. 😤😤😤
sekuat² dan setegar²nya Ben juga seorang Anak biarpun laki² tapi Dia juga rapuh dan berjuang karna keadaan yang dulu anda sebabkan... eehh sekarang giliran Dia sudah sukses anda minta bantuan dengan dalih Anak.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Sarah Saraahh sudah murah ga tau malu lagi pake ngeledek mantan istri Sah suami mu... bener² ga ada harga dirinya sama sekali.. sekarang Anda dan Suami anda mau minta kenyaman lagi dengan kekuasaan Ben, Banguun Buk, Pak jangan mimpi tar jatuh Gedubraakkk jadinya sakiit plus maluunya ga ada Obat.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Berbakti E N D A muu... walaupun andah bapaknya Ben tapi anda sendiri yang sudah meninggalkan Isyri dan Anakmu dulu demi memilih Ulat bulu jadi salah besar kalau anda menuntut ini itu sekarang pak.😤😤😤
Pohon saja sebelum tumbuh berbuah perlu di urus, di pupuk dan di siram biar bisa panen... laaahh anda ga ada konstribusi apa² maen minta enak doang ma anak, dasar bapak Sutres.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Hadeuuhhh Sel seakrab²nya dengan sahabat ga harus juga kali ngomongin urusan ranjang karna itu ranah pribadi yang seharusnya ga kamu umbar.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Eh pak Dirga nama papahnya Tyla, Aku sempet typo salah sebut nama jadi David karna lupa.... maaf ya Thor 🙏😁
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Maklum Sel sudah lama puasa jadinya Bablas tuh si Ben apa lagi sudah halal.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Diuihh siluman Sarah PEDE banget ya ngarep Ben tunduk pada kalian berdua.... yang ada anda dan Frederick yang akan kalah dan bangkrut... siap² saja anda masuk Rsj Sarah.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bisa² sebulan tuh Udah jadi baby tar.😁🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
BukPuasanya jangan brutal Ben, pelan² saja.🫣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Awas Lho Thor kalau sampe rencana Frederick berhasil, Aku bakal demo Kamu.🤣🤣🤣🙏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Duuhh Gemeesss banget sama si pak Tu Frederick dan antek²nya pengen di Bom tuh orang ngerasa paling bener padahal dia bapak durhana.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gercep tangani tuh si Frederock, Ben biar ga semakin jauh mengganggu mu dan Selena.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Gkgkgkkk kehalang Iklan Ben, harus sabar lagi.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Untung pak David baik kalau Ngga sudah di babat abis tuh kami sama Ben, Tyla.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Kalau siluman Sarah dan Bapakmu serta Hama Tyla berulah lagi mending di racun saja deh Ben dari pada ganggu.🤣🤣🤣🫣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!