NovelToon NovelToon
Diamonds & Deception

Diamonds & Deception

Status: tamat
Genre:Obsesi / Dikelilingi wanita cantik / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Cintapertama / Berbaikan / Tamat
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daena

"Cinta adalah akting terbaik, dan kebenaran adalah kemewahan yang tidak mampu mereka beli."

Di tengah gemerlapnya Paris Fashion Week dan eksklusivitas jet pribadi, Serena Rousseau Mane, sang supermodel yang beralih menjadi aktris, memiliki satu aturan emas: jangan pernah berurusan dengan Nicholas Moreau Feng.

Nicholas bukan hanya aktor papan atas dengan reputasi predator di depan kamera, tetapi juga pria yang menghancurkan hatinya di masa SMA mereka. Kembalinya Nicholas ke dalam hidup Serena lewat proyek film jutaan dolar bukan sekadar reuni profesional, melainkan sebuah permainan kekuasaan. Di balik setelan bespoke dan perhiasan berlian yang mereka kenakan, tersimpan dendam lama tentang pengkhianatan masa lalu dan ketakutan Serena akan "ciuman mematikan" Nicholas yang sanggup menghancurkan kariernya—atau lebih buruk, kembali mencuri hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Delapan Belas Tahun Kemudian

Delapan belas tahun kemudian, Rein tumbuh menjadi pemuda yang memiliki ketampanan mematikan. Ia mewarisi rahang tegas dan tatapan tajam ayahnya, namun memiliki pesona bibir dan karisma yang jauh lebih berbahaya daripada Nicholas di masa mudanya.

Jika Nicholas dulu adalah "Aktor Terbaik", Rein adalah "Penakluk Terbaik".

Di sekolah internasionalnya di Shanghai, namanya selalu menjadi pusat skandal. Ia bukan pria yang kasar, namun ia adalah pria yang terlalu pintar mempermainkan hati wanita, seorang playboy sejati yang menganggap cinta hanyalah permainan adrenalin.

Muak dengan laporan guru-guru tentang Rein yang mengencani tiga siswi sekaligus dalam satu semester, Nicholas akhirnya mengambil tindakan tegas.

"Kau punya terlalu banyak waktu luang di Shanghai, Rein," ujar Nicholas di ruang kerjanya yang megah.

"Aku sudah mendaftarkanmu di sebuah sekolah asrama elit di Paris untuk Dua semester terakhir SMA-mu."

Rein hanya menyeringai, menyisir rambut hitamnya ke belakang dengan jemari yang mengenakan cincin giok pemberian kakeknya.

"Paris? Bukankah itu tempat Ayah dan Ibu dulu melakukan skandal ciuman yang melegenda itu? Ayah takut aku akan melampaui rekor Ayah?"

Serena masuk ke ruangan dengan wajah cemas namun tegas. "Ini bukan soal rekor, Rein. Ini soal tanggung jawab. Nenekmu, Madam Rousseau, sudah menunggumu di sana. Dan percayalah, nenekmu jauh lebih galak daripada semua penggemarmu di Shanghai."

Rein mendarat di Paris dengan gaya yang provokatif. Mengenakan jaket kulit hitam dan kacamata hitam, ia melangkah keluar dari bandara Charles de Gaulle, langsung disambut oleh sebuah limosin hitam yang dikirim oleh Madam Rousseau.

Di apartemen megah keluarga Rousseau yang masih sama klasiknya seperti dulu, Madam Rousseau berdiri menanti dengan tongkat peraknya. Usianya sudah senja, namun matanya masih setajam elang.

"Jadi, ini produk dari cinta gila ibumu dan aktor itu?" tanya Madam Rousseau saat Rein mencium tangannya dengan gerakan yang sangat sopan namun penuh kepura-puraan.

"Hormat saya, Madam," bisik Rein dengan aksen Prancis yang sempurna, warisan dari Serena. "Aku dengar Paris adalah kota cinta, jadi aku datang untuk melihat apakah ada wanita yang cukup kuat untuk menahan pesonaku."

Madam Rousseau mendengus, namun di dalam hatinya ia tahu, pemuda ini akan mengacak-acak Paris seperti ayahnya dulu, tapi dengan cara yang jauh lebih licin.

.

.

"Siapkan jet," perintah Nicholas pada asistennya di Shanghai. "Kita akan ke Paris minggu depan. Aku ingin melihat apakah Madam Rousseau benar-benar bisa menjinakkan cucunya, atau kita harus turun tangan sendiri sebelum dia menghamili putri menteri di sana."

Serena hanya bisa menghela napas sambil merapikan kopernya. "Dia benar-benar perpaduan kita berdua, Nick. Hasratmu dan keras kepalaku. Paris tidak akan pernah siap menghadapi Rein Putramu."

_______________________________

Rein Benar-benar tumbuh menjadi pemuda yang urakan, sering terlibat balapan liar, dan memiliki daftar mantan kekasih yang panjangnya bisa menyamai naskah film ayahnya. Ia adalah definisi bad boy yang sebenarnya, kerap berpakaian serba hitam, aroma rokok elektrik yang mahal, dan tato kecil Kupu-kupu di balik telinganya.

Setibanya di Sekolah Baru, Rein langsung menjadi buah bibir di SMA Internasional.

Namun, ada satu orang yang sama sekali tidak terkesan, Aleena Rebecca.

Aleena adalah putri tunggal dari keluarga konglomerat properti tertua di Prancis. Ia adalah lambang keanggunan, disiplin, dan kelas atas. Baginya, pria seperti Rein hanyalah "sampah cantik" , pria yang mengandalkan wajah dan harta orang tuanya untuk bersikap serampangan.

Di kantin sekolah yang mewah, Rein mencoba peruntungannya. Ia menyandarkan tubuhnya di meja Aleena dengan senyum miring yang biasanya membuat wanita bertekuk lutut.

"Kau tahu, Aleena? Paris terasa jauh lebih hangat sejak aku melihatmu di gerbang tadi," bisik Rein dengan nada menggoda yang khas.

Aleena tidak mendongak dari buku sastranya. Ia hanya menyesap tehnya dengan anggun sebelum menatap Rein dengan tatapan merendahkan yang sangat dingin.

"Kau berisik, Rein," ujar Aleena datar. "Dan kau terlihat... murahan. Hanya karena ayahmu seorang aktor besar, bukan berarti kau bisa membawa aura pasar malam itu ke mejaku. Singkirkan tubuhmu sebelum aku memanggil keamanan untuk mengusir gangguan ini."

Rein tertegun. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ada wanita yang menyebutnya murahan. Harga dirinya sebagai pewaris keluarga Feng dan Rousseau tercoreng seketika.

Seminggu berikutnya, sebuah helikopter pribadi mendarat di atap gedung perkantoran keluarga Rousseau. Nicholas dan Serena turun dengan penampilan yang masih memukau meski usia mereka sudah kepala empat. Mereka langsung menuju sekolah Rein setelah mendapat laporan bahwa putra mereka baru saja diskors karena berkelahi dengan sepupu Aleena.

Di ruang kepala sekolah, Rein duduk dengan kemeja yang keluar dari celana dan sudut bibir yang berdarah, persis seperti adegan ciuman legendaris ayahnya dulu, tapi kali ini karena hantaman tinju.

"Reinhard Abner Feng," suara Nicholas menggelegar saat memasuki ruangan. "Kau dikirim ke sini untuk belajar, bukan untuk menjadi preman jalanan!"

Serena memegang lengan Nicholas, mencoba menenangkan, namun matanya menatap Rein dengan kecewa.

"Rein, nenekmu sangat marah. Dan siapa gadis bernama Aleena ini? Kenapa kau sampai mengacau di pesta keluarganya?"

Rein hanya mengusap darah di bibirnya, matanya berkilat menatap ayahnya. "Dia bilang aku murahan, Yah. Dia bilang keluarga Feng hanya sekumpulan orang yang jago bersandiwara. Aku hanya memberinya sedikit pertunjukan nyata."

Nicholas terdiam. Ia melihat bayangan dirinya yang dulu dalam diri Rein, pemberontak dan keras kepala. Namun, ia juga tahu bahwa keluarga Aleena bukanlah orang sembarangan. Mereka adalah rival bisnis Madam Rousseau yang paling sengit.

Malam itu, di sebuah restoran paling eksklusif di Menara Eiffel, Nicholas dan Serena harus bertemu dengan orang tua Aleena untuk meminta maaf atas kekacauan yang dibuat Rein.

Aleena hadir di sana, duduk dengan tegak di samping ayahnya, menatap Rein yang dipaksa memakai setelan jas oleh Serena.

"Tuan Feng," ujar ayah Aleena dengan nada sombong. "Putra Anda sepertinya tidak diajari cara berperilaku di kalangan elit Paris. Dia bertingkah seolah dia memiliki kota ini."

Sebelum Nicholas menjawab, Rein memotong pembicaraan sambil menatap tajam ke arah Aleena. "Aku tidak ingin memiliki kota ini. Aku hanya ingin membuktikan pada putrimu, bahwa pria murahan ini bisa menghancurkan dunia sempurnanya dalam satu malam."

Serena menjepit paha Rein di bawah meja, sementara Nicholas menatap putranya dengan tatapan yang sulit diartikan, antara marah dan bangga karena nyali besar putranya.

Drama baru telah dimulai di Paris. Jika dulu Nicholas bertarung demi cinta, kini Rein bertarung demi harga diri melawan wanita yang paling membencinya.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Happy Reading Dear 😍😍😍

1
Fbian Danish
ceritanya bagus bgt. aku suka.... satset tanpa banyak drama, tapi alurnya enak untuk diikuti... suka..suka..suka..
Fbian Danish
baguuuuussss bgt ceritanya kak. cerita sat set tanpa banyak drama tapi alurnya enak dan konflik yg tidak terlalu pelik. aku suka bgt asli.....
Fbian Danish
bapaknya memberi jaminan kancing, anaknya gantungan kristal... like father like son😄
Salsabiell Jannah
sukaaaaa bangetttt sama novel ini 😍😍😍😍
Ros_10: Makasih 😍
total 1 replies
Fbian Danish
bagus bgt karyamu Thor... 🔥🔥🔥🔥
Fbian Danish
happy bgt kak❤️❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!