"Dari kepahitan menjadi kebahagiaan. Hidup memang begitu, kalau bahagia terus bukan kehidupan namanya."
.
.
Anastasya di diagnosis sebagai pasien dengan gangguan mental . Dia dirawat di salah satu Rumah Sakit Jiwa yang ada di kota celebes saat ini, dan beberapa bulan kemudian saat Anastasya di nyatakan sembuh oleh dokter, tiba-tiba semuanya berubah saat dia melihat seorang pasien baru masuk ke rumah sakit jiwa tersebut yang merupakan seorang Perwira berpangkat Letda yang bernama Alex.
Seorang pria berbadan tegap dan sangat tampan, sayangnya dia memiliki gangguan mental yang hampir sama dengan yang di alami Anastasya.
Setelah dinyatakan sembuh, Anastasya memutuskan untuk tetap tinggal dan ingin membantu Alex agar dia kembali normal dan selama dirawat mereka menjalin persahabatan yang begitu baik. Namun, diam-diam Anastasya menaruh perasaan lebih dari sekedar persahabatan itu.
Saat Alex dinyatakan sembuh karena drama perang yang terjadi di rumah sakit, akankah Alex mengingat Anastasya? Akankah Alex membalas perasaan Anastasya saat ia tahu kalau Anastasya menyukainya?
Ikuti kisahnya..
Note : Semua cerita, karakter dan pemeran dalam novel ini hanya berupa fiktif. Maaf jika ada kesan dalam cerita ini nampak memasukkan sesuatu yang menghina dan menyinggung 🙏
Saya menceritakan cerita ini dengan menggunakan sudut pandang orang ketiga.
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ig : nurulnull14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ep. 29
Apa yang salah dengannya? Dia tentu saja tersanjung oleh pujian Alex, tapi itu tidak berarti bahwa dia harus berlebihan.
"Oke." jawabnya dengan nada lembut, "aku tahu kau gadis yang sangat baik."
Hati Anastasya meleleh karenanya. Dia ingat kalau dia mengatakan hal yang sama padanya saat ulang tahun dokter Jason tempo hari. Setelah itu, dia membungkuk untuk mencium dahinya tapi sekarang di bibirnya.
Jika kata-kata ledakan digunakan untuk menggambarka perasaan saat seseorang di cium, Anastasya berpikir itu tidak cukup. Ciuman itu memberinya perasaan yang begitu indah sehingga dia merasakan semuanya lenyap. Dia merasa kalau mereka tidak lagi berada di gazebo selama satu detik itu.
Itu adalah ciuman pertamanya.
Tapi dia berpikir hal itu salah dan ciuman pun berakhir.
Apa Alex benar-benar mencintainya atau apakah itu karena Clara telah meninggalkannya dan dia merasa kesepian atau apapun itu. Bahkan Alex sendiri yang bilang padanya kalau dia membenci segala sesuatu yang berhubungan dengan cinta. Jika dia berpikir kalau Alex hanya seseorang dengan siapa dia bisa mengisi ruang di hatinya untuk beberapa waktu. Dia salah!
"Apa yang kau lakukan?" Anastasya berkata.
"Aku baru saja menciummu." Jawab Alex dengan nada lembut.
"Aku tahu kau baru saja menciumku, aku tidak bodoh, kau tahu itu Alex." Dia menjawab.
"Dengar Anastasya," Alex tiba-tiba mengubah nada bicaranya saat dia menangkap pundaknya, "saat kita berada di rumah sakit, kau begitu ramah padaku, tapi sekarang aku tidak tau kenapa kau tiba-tiba seperti memusuhiku. Hari ini kau harus menjelaskannya padaku!"
"Aku akan menjelaskannya padamu, jangan khawatir." Anastasya memulai. Alex menariknya.
"Clara meninggalkanmu dan aku tahu kalau kau pasti sangat menderita dan kesepian. Kau pasti merasa hancur dan putus asa. Kau bahkan mengatakan kalau kau sangat membenci segala sesuatu yang berhubungan dengan cinta dan sekarang kau disini memuji kecantikanku dan kau bahkan menciumku, apa yang terjadi padamu Alex?" Anastasya menjelaskan.
Pengakuan Anastasya membuat Alex kaget. Dia menatapnya dengan mata melebar dan tidak mengatakan apa-apa.
"Aku mencintaimu Anastasya." Nadanya menunjukkan sedikit terluka. "Aku jatuh cinta padamu dan beginilah caramu memperlakukanku?"
Anastasya menarik napas dalam-dalam dan menyadari kalau dia sudah agak sedikit bersikap kasar padanya.
"Aku minta maaf jika terdengar kasar, aku sedang marah." kata Anastasya. "Tapi bukan berarti aku menolakmu atau menjadi sombong. Aku pikir itu normal jika kau naksir dengan seseorang setelah putus dari pacarmu sebelumnya karrna kau merasa kesepian tanpa Clara dan karena kita sangat dekat satu sama lain bukan berarti kau pikir itu cinta. Aku yakin itu bukan."
Kalimat terakhir membuatnya benar-benar sakit hati. Tapi lebih baik mengatakan yang sebenarnya padanya. Anastasya tahu jika mereka berdua akan menderita jika suatu hari nanti Alex akan menyadari kalau dia benar-benar tidak mencintainya. Jika Alex jatuh cinta pada model cantik seperti Clara maka pasti dia bukanlah tipe wanita yang Alex inginkan. Dia hanya seorang gadis yang sangat sederhana.
"Apa yang kau katakan itu?" Alex bertanya dengan nada bingung.
"Aku bilang kau sedang kebingungan sekarang." Anastasya melanjutkan ketika dia berdiri, "kau perlu waktu untuk berpikir untuk melupakan Clara dan menciptakan awal kehidupanmu yang baru."
" dan bagaimana jika awal hidupku adalah dirimu?" Alex bertanya padanya, "bagaimana jika aku benar-benar jatuh cinta padamu? dan itu bukan sekedar naksir belaka.
"Kalau begitu kau akan tahu sendiri." Anastasya tersenyum.
"Aku sudah tahu itu," Alex membalas dengan marah.
"Tidak!" Anastasya tersenyum sedih, "Kau hanya kebingungan sekarang. Aku harus pergi. Pasti Sarah sudah menungguku."
Setelah mengatakan itu, dia pergi meninggalkan Alex yang bingung dan patah hati.
aku vote y Thor
semangat Thor...