Farasya mengorbankan diri demi sesuatu yang tidak pantas ia korbankan . penghianatan kekasih dan sahabat membekas dalam dihatinya.
mempunyai darah keturunan bangsawan justru membuat farasya kesulitan mendapat cinta sejati .
perjodohan dan penolakan mewarnai kisah hidup farasya dilain pihak muncul pria misterius yang tidak percaya cinta yang semakin membuat farasya bingung .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon na fadila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
" do you trust me "
sinar mentari pagi perlahan masuk dari sela sela tirai sebuah kamar dimana terdapat sepasang anak manusia yang masih melepas rindu setelah sekian lama terpisah karena ego masing masing .
Archie menatap dengan penuh cinta gadis yang masih terlelap dipelukannya entah sejak kapan rasa cinta itu muncul pada gadis kecil ini padahal banyak wanita yang lebih cantik dan sexy disekitarnya yang siap melakukan apa saja demi archie . Rambut panjang sasa nampak berantakan dan memberikan kesan ayu pada wajahnya archie mencoba merapikan beberapa helai rambut yang menutupi wajah sasa dan secara tak sengaja berhasil membuat gadisnya membuka mata .
" morning sunshine " bisik archie lembut .
" morning " jawab sasa malas karena rasa kantuknya belum pergi .
" ayo bangun sarapan ,ini udah jam sepuluh kalau kau masih menahanku disini aku tak bisa menjamin masih bisa menahannya " ucap archie menggoda .
" nooooo !!! sana kau dulu mandi " teriak sasa seketika kemudian menarik selimut untuk menutup rapat tubuhnya .
archie tersenyum melihat kelakuan sasa kemudian dia beranjak menuju kamar mandi .
setelah pintu kamar mandi tertutup sasa baru berani keluar dari gulungan selimut yang membalut tubuhnya . sasa menatap pintu kamar mandi dimana archie sedang ada didalamnya .
sasa mengingat kejadian tadi malam antara dirinya dan archie betapa archie sungguh memperlakukannya dengan sangat terhormat .
" ayo kekamar " ajak achie lembut .
" apa apa yang mau kau lakukan " ucap sasa ketakutan .
" look ini udah jam 2 malam kau masih mau kita duduk di ruang tamu ini sampai pagi ? " tanya archie
" aku mau pulang !! bik marni pasti khawatir padaku ayo antar aku pulang " teriak sasa panik
" no terlalu beresiko keluar jam segini lebih baik kau tidur disini " archie bangkit dari kursinya dan mengajak sasa masuk kamar .
" aku mau pulang " teriak sasa sambil menangkis tangan archie yang mencoba menarik tangannya .
" kau takut aku melakukan itu " tanya archie lembut karena melihat wajah sasa menjadi pucat karena ketakutan .
" dengar princess aku memang laki laki brengsek yang bisa tidur dengan wanita manapun yang aku mau tapi denganmu aku tak akan memaksa aku akan melakukannya disaat kau siap dan dengan ikhlas melakukannya denganku " terang archie dengan hati hati .
mendengar ucapan laki laki dihadapannya sasa terdiam batinnya bergolak bagaimana mungkin seorang laki-laki dewasa yang normal dapat menahan nafsunya ketika berada dalam satu ranjang dengan seorang wanita , sasa sungguh dalam pilihan yang sulit ini adalah pertama kalinya dia berada di rumah seorang laki laki lain di malam hari .
" do you trust me ?" ucap archie lembut mencoba menyakinkan sasa yang masih terdiam .
" yes but i'm affraid lagipula aku tak membawa baju tidurku " jawab sasa lirih
" kau bisa memakai bajuku untuk tidur " bisik archie nakal kemudian menarik sasa masuk kamar .
dengan memakai kemeja putih milik archie membuat sasa terlihat seperti anak kecil yang memakai baju kebesaran , archie hanya tersenyum melihat sosok sasa dihadapannya . kemudian mereka tertidur dengan berpelukan dan archie menepati ucapannya dengan tidak memaksa sasa melakukan hubungan intim .
pintu kamar mandi terbuka membuat sasa tersadar dari lamunannya , wajahnya memerah melihat archie hanya memakai sehelai anduk untuk menutupi tubuh bagian bawahnya sedang dada bidangnya dibiarkan terbuka tanpa tertutup apapun memperlihatkan susunan otot dada dan perut yang begitu jantan ditambah masih ada beberapa tetes air yang melekat membuat siapapun wanita normal yang melihatnya merasa gundah .
archie menangkap perubahan ekspresi sasa dan itu membuatnya tersenyum kemudian terlintas pikiran nakal untuk menggoda gadisnya yang masih polos ini.
" jangan melihatku dengan tatapan seperti itu atau kau akan berubah pikiran " goda archie .
" ka kauu bicara apa " teriak sasa dengan wajah merahnya menahan malu . " pergi dari situ aku mau masuk kekamar mandi kau menghalangi jalanku " imbuh sasa kemudian melompat cepat dari ranjang masuk kekamar mandi .
archie terkekeh melihat tingkah sasa yang kekanak-kanakan.
" kau akan melahirkan anak yang sempurna untukku sasa .. ucap archie menatap pintu kamar mandi .
sementara sasa masih berdiri menatap kaca mengutuk kebodohan yang baru saja dia lakukan .
" terima kasih sudah menepati janji untuk tak menyentuhku archie " batin sasa.
sasa merapikan riasan diwajahnya dengan menambah lipgloss warna merah muda untuk memberikan kesan segar pada wajahnya , sasa memang selama ini tidak pernah menggunakan make up tebal dia hanya memberikan sentuhan kecil pada bibir tipisnya .
diruang makan terlihat archie sudah menunggu sasa datang dimeja sudah tersedia dua gelas almond milk susu kesukaan sasa yang sengaja archie siapkan kemudian ada dua porsi toast dengan satu telur mata sapi . sasa tersenyum melihat makanan yang ada dimeja.
" maaf lama " ucap sasa mengagetkan archie yang sedari tadi sibuk memainkan keyboard laptopnya .
" nope tapi kalau kau berdiri lebih lama disana cacing cacing diperutku akan mati karena kelaparan " jawab archie dengan nada kesal .
" hehe maaf , ayo makan " cicit sasa . " ini meja makan buat meja kerjamu selesaikan makanmu setelah itu kau bisa melanjutkan perkerjaanmu lagi " ujar sasa seraya merebut laptop yang sedang dipegang archie .
" kau seperti ibu ibu yang cerewet " ejek archie .
" biarkan saja " balas sasa cepat kemudian memasukan potongan roti bakar ke mulutnya .
" boleh aku tanya sesuatu ? " ucap archie terdengar serius .
" yes "
" seingatku waktu bersama denganku tak ada segores luka pun ditubuhmu lalu apa itu dilehermu !!" cecar archie tiba tiba .
sasa terdiam mendapat pertanyaan seperti itu kemudian dia menangis mengingat bagaimana bisa dia mendapatkan luka dilehernya .
" FFUUCCCKKKKK ..... teriak archie dengan emosi begitu mendengar bagaimana sasa mendapatkan luka di lehernya .
" para bajingan itu dimana mereka ?? " tanya archie
" yang kudengar dari om rudi mereka dipenjara selama 10 tahun dengan tuduhan percobaan perkosaan dan pembunuhan " jawab sasa lirih .
prankkkk
archie membuang piring yang ada dimeja ingin rasanya dia bunuh para bajingan yang mencoba gadisnya .
" maafkan aku sasa karena aku kau begini " ucap archie terbata dipipinya mengalir cairan bening dari mata .
" no ini bukan salahmu archie " hibur sasa lembut , sasa membersihkan air mata diwajah archie ditatapnya dalam mata biru langit yang membuat nya jatuh hati dari pertama bertemu .
" aku gagal , aku telah gagal menepati janjiku untuk menjagamu sasa maafkan aku yang bodoh ini " isak archie .
" jangan bicara seperti itu aku akan marah padamu kalau kau begini , ini bukan seperti archie yang kukenal setahun lalu "
archie terdiam mendengar ucapan sasa ditatapnya wajah sasa seorang gadis yang tak sengaja ia temui , seorang gadis asing yang membuatnya merasa hangat , satu satunya gadis yang membuatnya berjuang melawan maut karena takut membuat luka pada nya , seorang gadis sederhana yang merubah pandangannya bahwa masih ada wanita baik didunia ini .
" be my wife please .....ucap archie lembut
gimana sih...jd bingung