NovelToon NovelToon
Telepati Cinta Sang Mafia

Telepati Cinta Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Pulau Terpencil
Popularitas:464
Nilai: 5
Nama Author: Kartini Quen

davindra Shaquille adijaya ,,, adalah seorang anak tunggal dari Narendra adijaya yang terkenal sebagai mafia kejam di seluruh jagat raya dunia hitam,
ia selalu menjadi anak kebanggaan ayah nya ,namun sejak ibu nya meninggal Narendra adijaya menikah lagi dengan seorang perempuan yang sudah memiliki satu anak , Gilbert Robert adalah saudara tirinya ,sejak saat itu kehidupan Davindra mulai berubah , kepercayaan sang ayah yang mulai memudar , kasih sayang sang ayah yang mulai luntur dan terbagi, membuat davindra tumbuh menjadi seorang yang keras kepala dan tidak mau mengalah ,,
di masa remaja nya ia menyukai gadis yang bernama
Aurora zahera ,gadis cantik dan manis yang membuat hari hari nya berwarna ,namun warna itu seketika hilang Ketika Aurora pergi dan pindah ke luar negeri ,,
mungkin kah mereka akan bertemu kembali

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kartini Quen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

semesta memang baik

di sebuah gedung pencakar langit seorang pria paruh baya sedang duduk di meja kerjanya bersama dengan orang kepercayaan yang ada di hadapannya

" bagaimana pengiriman barang nya saya harap tidak ada kendala apapun!" ucap nya

" pengiriman barang aman bos ,cuma kita harus lebih berhati hati agar tidak bisa ter deteksi oleh agen manapun terutama oleh AGEN FBI"!

" sudah sampai mana sejauh ini?"

" mereka hampir sampai bos , sekarang posisinya ada di laut selatan"

" bagus , pastikan semuanya aman"

" baik bos "

Adijaya group adalah perusahaan yang di pimpin oleh Narendra Adijaya, perusahaan ini cukup di kenal di dunia hitam, atau di sebut dengan perusahaan angin ,bergerak di bidang keamanan ,namun perusahaan ini bisa di katakan ilegal , Narendra sendiri mendirikan perusahaan ini di Balik bayangan pemerintahan,dia memanipulasi sistem keamanan pemerintah , Nama Narendra sendiri sudah cukup terkenal di telinga para mafia,dan dia termasuk salah satu mafia paling di segani.

" Davin ,Davin , harusnya kamu yang memimpin perusahaan ini,tapi kamu terlalu keras kepala "monolog nya

" theo ?"

" iya pak"

" saya mau, kamu pastikan kalau misi ini berhasil,saya tidak mau mengecewakan client saya di sana "

" baik pak,saya akan pastikan"

" good" ucap Narendra

Tak lama suara ponsel Narendra berdering

" ada apa Gilbert?"

" pa, aku punya client baru buat papa,dia dari Eropa"

" berapa banyak dia membutuhkan barang itu"

" sangat banyak pa,dan dia mau membayar 3X lipat, jika barang itu sampai dalam kurang waktu 24 jam"

" apa kamu mau bantu papa Gilbert?"

" of course"jawab Gilbert

" good , lakukan "!

" dengan senang hati pa,aku akan menggunakan jalur ku"

" atur saja Gilbert,dan pastikan semuanya aman "

" tentu" jawabnya di sebrang sana

Narendra menutup telponnya

" Davin ,papa mau kamu yang bantu papa ,tapi kamu sangat keras kepala ,coba saja kamu mau menerima Mama Sandra dan Gilbert "

Tepat pukul 15:00 Davin dan Raka berangkat ke RS kasih ibu

" pak"panggil raka

" kenapa?"

" gimana pak"

Apanya?"tanya Davin

" gadis yang di apartemen itu, bapak udah kenalan belum?"

" dia kabur"

"apa pak" Raka ngerem mendadak

" aduh,kamu gila ya ,kamu mau saya celaka"

" maaf pak saya cuma kaget aja"

" kaget kenapa?"

" kenapa kok dia bisa kabur ya"

" ya ,bisalah dia kan udah gede"

" bukan gitu pak,emang nya bapak gak sempat ngobrol sama dia?"

" kan saya udah bilang dia kabur ,biru"

" panggil saya Raka pak, jangan biru ,saya gak suka warna biru "Astaga Raka ini

tak lama mereka sampai di RS KASIH IBU

" kita langsung ke ruangannya saja ya pak" ucap Raka

" oke"

Mereka berjalan menyusuri koridor rumah sakit ,ketika hendak masuk ke ruangan profesor Raka melihat seorang gadis yang tidak asing sedang memasuki beberapa ruangan pasien di sana

" tunggu pak,itu bukan cewek yang kita tabrak itu ya?"

Davin berhenti sejenak

" Aurora " batin nya

" di mana Raka?"

" eh ,kok ilang ya ,tadi saya lihat di sana "

" kamu salah lihat kali"

" bener pak ,tadi saya lihat ,tapi kok gak ada ya"

pintu ruangan pun terbuka

" selamat sore Davin " ucap profesor

" pagi prof" ucap Raka, Raka Eman kadang kadang

" ini udah sore Raka" sela davin

" maaf , selamat sore juga prof" sapa keduanya

" ayok ,masuk ,saya perlu bicara"

" baik prof"

Mereka pun masuk ke dalam ruangan "

" Silahkan duduk " tawar profesor

" terimakasih "

" maaf ya ,saya minta bertemu dadakan ".

" iya prof ,tidak apa apa ,ini suatu kehormatan untuk kami"

" apa yang membuat profesor sampai ingin bertemu di sini , bukan kah kita bisa bertemu di tempat lain , seperti kafe atau restoran mungkin?"

"kebetulan saya lagi banyak yang harus di urus di sini ,gak apa apa kan?" tanya profesor Lukas

" tidak apa apa prof ,ini sungguh kehormatan bagi saya" ucap Davin

" jadi begini Davin, kemarin itu kan ada bencana alam yang lumayan besar di kota x, jadi saya mau memakai jasa kapal pesiar di perusahaan kamu untuk para relawan dan tim medis berangkat kesana , karena jarak nya lumayan jauh jika di tembus oleh transportasi umum darat !"

" oke prof dengan senang hati ,nanti biar Raka yang urus semua nya" ucap Davin

" betul begitu raka?"

" betul prof, serahkan saja pada saya " ! Jawab Raka

" iya prof , " tambah Davin

" baiklah Davin saya sangat berterima kasih atas bantuan dan kerjasamanya!"

" tentu prof ,kami akan bantu sebisa mungkin,dan kebetulan kami juga akan menyumbang berupa logistik untuk mereka " jawab Davin

" wah ,bagus kalau begitu ,saya juga akan menyiapkan beberapa tim medis dan relawan untuk membantu di sana dan mungkin beberapa bantuan lainnya!"

" iya prof ,kita akan membantu mereka sama sama " jawab Davin

" baiklah kalau begitu terimakasih untuk kedatangan kalian ,"

" bagaimana kalau kita jalan jalan sebentar di sekitar sini," tawar profesor Lukas

" boleh prof , kebetulan saya juga ingin tahu ruangan ruangan di sini"

" oh iya bener kamu sudah lama juga tidak kesini ya ?"

" iya prof akhir akhir ini saya sangat sibuk"!

" bagaimana perusahaan mu ,ada kendala?"

" sejauh ini aman prof ! Terimakasih karena berkat bantuan profesor saya bisa membangun perusahaan dengan baik !!!"

" gimana Raka apa kamu betah bekerja dengan davin ,dia sangat tegas loh ,apa kamu merasa tertekan sejauh ini ?" tanya profesor

" ah itu prof ,tentu" jawab Raka !"

" apa kamu bilang ,jadi sejauh ini kamu tertekan ikut saya ?" tanya Davin

" maksud saya ,tentu saya sangat betah ,pak Davin ini sangat baik Ya walaupun sedikit suka semaunya" !

Profesor Lukas tertawa

" ya , begitulah Davin ,kamu harus kuat ya !"

" tentu prof saya sangat kuat dan bisa dia andalkan!"

" good Raka" ucap profesor

" mari Davin Raka ,saya temani kalian untuk melihat lihat keadaan di sini"

" terimakasih prof ,saya sangat ingin tahu beberapa ruangan di sini "jawab Davin

" untuk apa pak ,kan namanya rumah sakit sama ruangan nya?"

" justru di sini sangat beda Raka " jawab Davin

" iya di sini sangat beda ,kami mempunyai beberapa anak yatim dan anak jalanan di ruangan khusus di sini"!!

" serius prof ,wah sangat sangat menakjubkan ya ,terus tidur nya di mana prof mereka"?

" di belakang rumah sakit ini ada panti asuhan nya dan juga ada rumah bagi anak Anak jalanan yang tak punya tempat tinggal" jawab Davin Davin

" loh pak Davin tahu"?

" saya tahu udah sejak lama Raka ,saya malah sering ke sini dulu ,tapi dua bulan ini saya belum lihat lagi sih"

" iya nak Davin ini ,salah satu investor untuk panti asuhan dan rumah KASIH IBU ini" ucap profesor Lukas

" tidak prof apa yang saya sumbangkan ke sini tidak sebanding dengan apa yang profesor lakukan pada saya " jawab Davin

" waah ,pak bos ini keren deh pokoknya "

" biasa aja Raka"

" oh iya Davin saya mau ngenalin kamu sama dokter anak yang baru di sini bagaimana ! apa kamu keberatan?"

" boleh pak "

" ayok mari kita ke panti, biasanya jam segini dokter Aurora sedang mengecek kesehatan anak anak di sana"

" Aurora?"

" iya namanya Aurora ,dia lulusan kedokteran di Paris ,cukup lihai dalam menangani anak anak ,dan dia juga sangat dekat dengan mereka "

profesor Lukas pun mengajak Davin dan Raka ke panti asuhan

" sepertinya agak berubah ya prof?" tanya Davin

" betul kemarin sempat kami renovasi "

" bagus kok prof"

" nah itu dia dokter Aurora dan suster mika "!

Aurora yang melihat kedatangan profesor pun langsung menyapa dan menghampiri,

" profesor "sapa Aurora

" selamat sore dokter Aurora , bagaimana anak anak ?"

" Alhamdulillah semuanya aman"

" dokter Aurora , suster mika perkenalkan ini pak Davin dan pak Raka, mereka kerabat saya dan perusahaan pak Davin ini salah satu investor besar di rumah sakit ini!"

"saya Raka, " Raka mengulurkan tangan ke arah mika

" mika " mika menyambut uluran tangan Raka.

" cantik namanya kaya orang nya" ucap Raka

" mulai deh" tegur Davin

" kenalan doang pak"

" saya Davin" Davin mengulurkan tangannya sambil menaik turunkan alis nya dengan tengil

" saya Aurora " Aurora pun mengangguk dan langsung menurunkan tangan nya kembali

" gak usah takut gitu " ucap Davin dengan senyuman tengilnya

" akhirnya , semesta memang baik pada saya" bisik Davin

1
Panda
typonya kak tolongg

semoga next chapter tidak terlalu banyak yang bertebaran

biar lebih enak bacanya 😊
Kartini Quen: oke, terimakasih kak kritikan nya,, nanti aku perbaiki lagi,🙏🥰
total 1 replies
Kartini Quen
yukkk baca teman teman ,agar author pemula ini lebih semangat lagi nulis nya , jangan lupa saran dan kritikan nya nya ,,🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!