NovelToon NovelToon
Berondong Plus-Plus

Berondong Plus-Plus

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Harem / Berondong / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Desau

🥇Juara 1 YAAW Periode 2 2024 Genre Pria
🏅Juara Tema Kreatif 'Harem'

Elang menjadi pemuas nafsu para wanita dewasa semenjak SMA. Ia terpaksa melakukan itu demi bertahan di kehidupan ibu kota yang keras. Sampai suatu hari Elang mendapat pelanggan yang membuatnya terjebak dalam masalah besar.

Takdir membawa Elang harus menjadi guru les privat putri dari salah satu pelanggannya. Terlebih putri pelanggannya itu adalah sahabat kekasihnya Elang. Parahnya ketiga perempuan itu sama-sama jatuh cinta pada Elang.

Inilah cerita Elang. Petualangannya dalam menghadapi banyak wanita di hidupnya. Bagaimana kelanjutannya? Apa Elang membiarkan banyak wanita berlabuh di hatinya? Atau dia memilih melabuhkan hatinya hanya untuk satu orang saja.

*Genre : Harem.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11 - Sahabat

Elang menarik sudut bibirnya ke atas. Dia berkata, "Kalau aku miskin, memangnya kenapa?"

"Mungkin aku bisa memberimu tambahan uang," tanggap Amanda sembari menopang dagu dengan satu tangan. "Kau benar-benar tipeku. Aku heran kenapa Papah bisa memilih orang yang sangat sesuai seleraku," komentarnya.

"Maaf, kalau kau tertarik padaku, sebaiknya aku beritahu dulu kalau aku sudah punya pacar," ungkap Elang.

"Wah... Itu malah semakin membuatku menyukaimu!" sahut Amanda yang kini menyatukan kedua tangannya.

"Kau pasti gila," cibir Elang.

"Cewek gila memang julukan yang diberikan teman-temanku untukku," sahut Amanda.

"Ya, itu memang sudah sepantasnya." Elang sudah kehabisan kata-kata menanggapi Amanda. "Jadi kita akan lanjut belajar kan?" tanyanya.

"Kau mau tahu kenapa aku semakin menyukaimu saat tahu kau sudah punya pacar?" Amanda sama sekali tak menanggapi pertanyaan Elang. Ia justru melanjutkan topik pembicaraan sebelumnya.

'Astaga nih cewek. Cantik-cantik tapi cerewetnya minta ampun,' batin Elang. Dia memilih diam dan hanya tersenyum kecut.

"Karena jadi perebut punya orang itu lebih menantang. Aku suka sensasi itu. Di mataku, punya orang adalah yang paling menarik," jelas Amanda.

"Apa itu berarti cita-citamu ingin jadi pelakor?" Elang bertanya begitu karena bermaksud menyindir.

"Entahlah. Mungkin..." jawab Amanda.

Elang memutar bola mata jengah. Dia lalu menutup buku pelajaran. "Kalau kau terus mengobrol, sebaiknya aku pulang saja," katanya.

"Jika kau pulang sekarang, aku akan bilang ke Papah kalau kau tak mau mengajariku," ancam Amanda dengan senyuman manisnya. "Apa kau tidak tertarik pada cewek sepertiku?" tanyanya.

"Apa sikapmu pada semua cowok begini?" tanggap Elang.

"Tentu saja tidak! Hanya pada cowok yang menarik perhatianku. Biasanya mereka tak ada yang pernah bisa menolak pesonaku, dan aku pastikan kau pun juga begitu," goda Amanda seraya mengerlingkan salah satu matanya.

"Bagaimana bila aku adukan pada Papahmu kalau kau tidak serius belajar?" Elang balas mengancam.

Amanda malah tergelak. "Dia tidak akan mempercayaimu. Papah sangat menyayangiku lebih dari apapun," sahutnya percaya diri.

Elang menghela nafas panjang. Dia membuang muka dan sudah malas bicara lagi.

Amanda lagi-lagi terkekeh. "Oke, oke. Ayo kita belajar," ajaknya yang memilih mengalah.

"Dari tadi kek. Ngebacot aja mulutmu!" timpal Elang.

"Kau semakin manis kalau marah," tukas Amanda.

"Bacot!" balas Elang. Dia segera kembali membuka pelajaran. Untung saja Amanda sudah mau serius memperhatikan pelajaran.

Dua jam berlalu, les pun berakhir. Elang sekarang bersiap untuk pulang.

"Kau pasti sangat populer kan di sekolah?" tanya Amanda.

"Nggak tahu. Lagian aku nggak peduli," jawab Elang.

"Sampai ketemu lusa ya," ujar Amanda seraya melambaikan tangan dan tersenyum dengan manis. Membiarkan Elang berlalu pergi.

Amanda bergegas mengambil ponsel. Dia menemukan ada panggilan tak terjawab dari sahabatnya. Buru-buru Amanda telepon balik sang sahabat.

"Kau kemana saja? Kok nggak diangkat-angkat teleponku," protes sahabat Amanda dari seberang telepon.

"Sorry... Tadi habis ngeladenin cogan," jawab Amanda.

"What?! Cowok mana lagi coba?"

"Dia guru les privatku, Ra. Papah aku pintar banget cariin guru les begitu."

"Yang benar? Lain kali coba di foto orangnya. Aku jadi kepo!"

"Nanti ya, Ra. Pokoknya dia ganteng banget. Btw, kenapa kau nelepon?"

"Aku cuman mastiin. Malam ini jadi kan kita pergi ke klub?"

"Jadi lah! Pokoknya siap-siap aja jam sembilan malam. Kita ketemu di sana."

Obrolan Amanda dan sahabatnya berakhir di sana. Sahabat Amanda itu tidak lain adalah Dara, kekasihnya Elang sendiri.

1
Mas Aang
ya tapi thor jngan ampek main sama2 lakinya....jijik
Mas Aang
masak iya guru lesnya pinteran muridnya .... hmmmm
Raj Unggar
pasti dgn Dara !🤭
Raj Unggar
dasar rizkinya bagus Elang dimanapun ketemunya m#m#k lgi m#m#k lgi sampei dipenjara pun masih axa ketemu apem🤣🤣🤣
jeon_niie
gak milih siapa2, nnti juga ada yang baru
Raj Unggar
kasihan yg jemurannya di colong🤣🤣
Raj Unggar
Pelit banget tambah lama tiap bab nya tambah pendek.
Raj Unggar
Dari bab ke babnya terlalu pendek 😄😄😄
Raj Unggar
ceritanya hampir mirip dgn Brondong++di sebelah lgi menyusui bedanya disebelah siwanita bernama Melli yg brondongnya Nathan.
Desau: eh benar kah kak? aplikasi apa? berarti itu plagiat kak
total 1 replies
Asa Anindya
josss
Daan Sjahtadji
Dara
Suddin Simandjuntak
makin asyiik
Djarot Budiyanto
Cerita sangat menggoda niih
Kusma Wati
Prilly untung banyak dapat perjakanya elang😄
Masita
serem
Haryantobollo Haryantobollo
kok ceritanya terputus
Haryantobollo Haryantobollo
tak ada unungnya
Queen Syaa
3 sekaligus
Yop Par
👍👍👍👍👍👍 lanjut terus
Gusti Abdul Nasir
itulah satu risikonya hidup diluar jalur yang benar suatu keburukan akan terbuka pada suatu waktu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!