Zachraina Alexandria Wijaya adalah seorang siswi kelas 3 SMA dan dia adalah anak dari pemilik Toko Laundry "Jaya Abadi" yang cukup terkenal didaerahnya, karena hasil Laundrynya yang sangat rapi, bersih dan juga harum, sehingga membuat Toko tersebut terkenal dan sangat ramai. Tak hanya dari kalangan biasa, namun dari kalangan atas seperti para pengusaha, publik figur atau pejabat lainnya seringkali menitipkan pakaiannya kepada jasa laundry ditempat tersebut.
Pada suatu hari, datanglah seorang pria memakai pakaian serba hitam dan meminta untuk mengantarkan pakaian laundry kedalam mansion seorang CEO Tampan dan juga ditakuti para kolega bisnisnya, lalu apakah yang akan terjadi ketika barang pesanan telah sampai?
Pantau terus ya kelanjutan ceritanya, Happy Reading 🥳
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rika Arianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Amarah
Sebelum membaca, Please klik tombol Like Komen dan juga Vote nya ya. Tinggalkan jejak kalian🌺 Mohon dengan sangat untuk Like, Vote dan juga Komentarnya🙏
***
Raina telah berada di area taman komplek, dirinya mendudukkan tubuhnya disalah satu kursi kosong yang disediakan di setiap sudut taman, seketika air matanya mengalir begitu deras tanpa ia sadari dan terdengar suara isakan tangis yang begitu memilukan.
"Dasar, tuan muda sialan." Gerutunya
"Bisa-bisanya dia bermesraan di depanku."
"Tapi gua kan cuma pelayannya, kenapa gua bisa sesedih ini." Makinya kembali
Tiba-tiba terlihat sebuah sapu tangan yang ada didepannya, dengan spontan Raina mendongakkan kepalanya dan melihat siapa gerangan.
"Rangga?"
"Hai, apa kabar sedang apa kau disini." Tanyanya
Raina hanya diam membisu dan Rangga menyodorkan sapu tangannya.
"Nih pakai, apa kau sedang dimarahi kakakmu lagi karena telat pulang?"
Raina menerima sapu tangan tersebut dan mengusapkannya pada wajahnya.
"Terimakasih." Ucapnya lirih
"Sama-sama." Rangga tersenyum
"Sedang apa kau disini?" Tanya Raina
"Aku hendak ke rumah kolega Bisnisku, tapi ku urungkan karena aku bertemu denganmu duluan, apa kau mau berjalan-jalan denganku?"
"Hem, tapi aku --?" Raina nampak berpikir
"Sudahlah, ayo ikut aku shoping di mall dan temani aku untuk memilihkan kemeja untukku."
Rangga menarik tangan Raina dan menuntunnya masuk kedalam mobil dan Rangga bergegas masuk dan melajukan mobilnya.
*Mall Plaza Indonesia*
Rangga dan Raina berjalan beriringan, Rangga memaksa Raina untuk memeluk lengannya dan menuntunnya berjalan dengan begitu mesra.
"Rangga, tolong jangan begini." Tolak Raina
"Sudahlah biarkan begini, jadi tidak ada yang mengira jika kau berjalan sendiri."
"Tapi kan kita berjalan beriringan."
"Sudahlah."
Rangga segera menarik Raina ke salah satu Brand Clothing yang berada didalam mall tersebut. Para pelayan toko segera menghampiri mereka berdua dan menawarkan produk terbaru yang mereka miliki.
"Rain, tolong pilihkan kemeja yang sangat bagus untukku." Ucapnya
"Tapi aku tidak bisa memilih." Tolaknya
"Sudahlah, pilihkan yang menurutmu bagus saja."
Rangga mendorong tubuh Raina kearah pelayan dan para pelayan toko dengan sigap membantu Raina untuk menawarkan produk terbaru dan juga dengan harga yang begitu fantastik.
Setelah Raina memilihkan, dirinya menyodorkan kemeja tersebut dan meminta Rangga untuk mencobanya. Seusai Rangga mencobanya dan keluar dari ruang ganti, Raina dibuat melongo dengan ketampanan yang terpancar dari wajah Rangga dan juga terlihat berwibawa ditambah dengan kemeja pilihannya.
"Bagaimana menurutmu?" Ucap Rangga
Raina memberikan kedua jempolnya sehingga membuat pipi Rangga merona merah.
Rangga dan Raina keluar masuk kedalam Brand Clothing yang berada didalam Mall tersebut, tak hanya membeli untuk keperluannya saja, melainkan Rangga meminta Raina untuk membeli yang disukainya.
"Apa kau tidak ingin membeli yang lainnya?"
"Tidak, ini sudah cukup ayo kita pulang." Ajaknya
"Tapi kita belum makan."
"Makan dirumah saja, kakakku pasti sedang mencari ku." Pinta Raina
Tanpa berpikir panjang lagi, Rangga menggenggam tangan Raina menuju parkiran dan masuk kedalam mobil. Tak lama mobil mereka segera melesat pergi.
Perjalanan dari Mall Plaza Indonesia menuju ke mansion membutuhkan waktu sekitar satu jam belum lagi ketika jalan raya macet yang mengharuskan mereka memakan waktu satu setengah jam.
Nampak mobil Rangga yang telah terparkir didepan gerbang mansion, Raina terburu-buru keluar dari dalam mobil dan berjalan kearah gerbang. Rangga melihat barang belanjaan Raina yang masih berada didalam mobil, dengan cepat ia membuka kaca mobil dan memanggil Raina.
"Rain, belanjaan mu ketinggalan." Ucapnya
Raina berhenti, kembali menuju arah mobil dan menerima barang-barangnya dari tangan Rangga lalu melambaikan tangannya dan masuk kedalam gerbang mansion.
Rangga tersenyum melihat tingkah Raina yang baginya begitu sangat lucu, namun dari arah kejauhan nampak seorang pria yang sedang menahan amarahnya, berdiri didepan jendela kamar lantai 2 menatap tajam kearah mobil yang sedang terparkir didepan gerbang Mansion.
Dear Readers, jangan lupa yang untuk selalu mendukung karya Author ini, tanpa kalian Author tidak ada apa-apanya. maka jangan lupa untuk selalu support, Like, Komen dan Vote ya!
Hai, Hai, Hai Author udah Crazy Up ya. Tolong support author selalu. Terimakasih and Happy Reading 💕
dripda terus2 an marah2 mlu..pusing akuutu😆😆
ngpain aja itu pembantu,,😅
Dave.... sabar dikit napaaaaa