NovelToon NovelToon
BABY-NYA OM GALAK

BABY-NYA OM GALAK

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Sugar daddy / Cinta Seiring Waktu / Duda / Konflik etika
Popularitas:22.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda SB

Ketika gadis SMA memilih kerja sampingan sebagai seorang sugar baby.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda SB, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburunya Bastian

Edo berusaha keras untuk kembali menjalin ikatan chemistry antara dirinya dan Yuna. Tetapi sayangnya, semua yang Edo lakukan hanya semakin menambah daftar kebencian dan muak pada diri Yuna terhadapnya.

Edo memberikan semua perhatian dan kelembutan hanya untuk Yuna. Tapi Yuna, sedikitpun tidak tergerak. Bahkan gadis itu hanya diam sambil bertukar pesan dengan Bastian.

"Yuna, ayo dimakan baksonya! Ini bakso favorit kamu loh!" tawar Edo untuk yang kesekian kalinya. Tetapi Yuna, bahkan sama sekali tidak menyentuhnya.

"Aku gak suka bakso!" jawab Yuna. Karena semua yang berkaitan dengan Edo, benar-benar masuk ke dalam daftar kebenciannya.

Edo terkejut mendengarnya. "Gak mungkin. Dulu kamu setiap Minggu pasti selalu ngajak aku makan bakso disini! Gak mungkin sekarang tiba-tiba jadi gak suka!"

"Yaudah kalau gak percaya!" Yuna berdiri, ia melangkah keluar tanpa peduli dengan Edo yang mengejarnya.

Yuna menghentikan ojek yang kebetulan lewat. Ia langsung naik dan pergi begitu saja, tanpa mendengarkan teriakan Edo yang terus memanggil namanya.

"YUNA! YUNA! KAMU MAU KEMANA?"

Sekeras apapun usaha Edo untuk berteriak. Yuna sama sekali tidak memiliki niatan untuk mendengarkan, apalagi mengurungkan niatnya untuk pergi. Karena saat ini, Yuna sedang dalam perjalanan menuju ke apartemen untuk bertemu dengan sugar daddy-nya yang merindukan dirinya.

Kriiing! Kriiing! Kriiing!

Ponsel Yuna terus berdering. Tanpa melihat pun, ia sudah tahu siapa yang menghubungi.

"Dasar nggak tahu diri!" umpat Yuna, yang sudah sangat muak melihat tingkah laku pria itu. Tapi sayangnya, selama masih ada naik Rasmi... ia tidak bisa berbuat apapun, selain berpura-pura baik. Padahal sebenarnya, ia sangat ingin memukul dan membakar pria itu hidup-hidup.

Begitu sampai di apartemen. Yuna langsung menuju ke unit, di mana biasanya mereka tinggal bersama. tidak terasa tanya, sudah dua minggu lebih ia tidak menginjakkan kaki di apartemen tersebut. Karena selama 2 minggu itu pula, mereka biasanya bertemu di hotel atau sekedar makan bersama di restoran.

Di dalam apartemen, Bastian menunggu kedatangan Yuna sembari memeriksa laporan di laptopnya. karena terlalu serius, Bastian sampai tidak mendengar suara langkah kaki Yoona yang memang sengaja Gadis itu buat sepelan mungkin.

"Kangen aku nggak Om?" Yuna memeluk leher Bastian dari belakang lalu memberikan satu kecupan di pipi.

"Kamu ini, buat aku terkejut saja!" Bastian menarik tangan Yuna hingga gadis itu jatuh terduduk di atas pangkuannya.

Tanpa basa-basi, Bastian langsung mencium bibir Yuna dengan rakus, dalam, dan lama. Yuna yang tak kalah rindunya, dengan senang hati membalas setiap ciuman, hisapan, dan belitan lidah mereka.

"Om aku hampir mati!" kata Yuna, dengan nafas yang ngos-ngosan.

Bastian tersenyum, mencium bibir Yuna sekilas tapi berkali-kali. "Siapa suruh kamu buat aku rindu!" balasnya, menatap wajah Yuna yang ia rasa semakin bertambah cantik.

Saat mereka sedang bermesraan. Lagi-lagi ponsel milik Yuna terus berdering. Bastian yang mendengarnya merasa terganggu dan mengambil alih ponsel milik Yuna.

"Siapa Edo?" raut wajah Bastian sedikit berubah, saat melihat nama pria lain ada ponsel Yuna.

"Oh itu mantan gak tau diri!" jawab Yuna, ingin turun dari pangkuan Bastian. Tapi tentu tidak diizinkan oleh pria itu.

Mendengar nama mantan, dada Bastian terasa panas. Ia tahu saat ini tengah cemburu, tapi ia sendiri juga belum terlalu yakin akan perasaannya terhadap Yuna.

"Ceritakan secara lengkap tentang pria itu?" pinta Bastian dengan suara tegas, yang hampir tidak pernah Yuna dengar.

"Dia cuma orang yang nggak penting Om!" Yuna menolak. bukan bermaksud untuk menyembunyikan, hanya saja ia tidak ingin membahas tentang pria itu lagi.

Tetapi Bastian yang sudah kadung cemburu. tetap meminta Yuna untuk menceritakan padanya.

"Om cemburu ya?" goda Yuna, menyadari perubahan mood Bastian yang sangat ketara.

"Aku minta ceritakan!" suara Bastian sedikit meninggi.

Sadar akan mood Bastian yang sedang tidak bisa diajak bercanda. Yuna pun menceritakan semuanya dengan jujur, tanpa ada yang ditutup-tutupi sedikitpun, termasuk ancaman Edo terhadapnya.

"Jadi sampai sekarang, dia masih berusaha mendekati kamu dengan ancaman itu?" rahang Bastian menegas dan sorot matanya berubah tajam.

"Iya Om!" Yoona memeluk dan menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Bastian. "dia memanfaatkan nenek agar aku kembali dekat padanya. Dia tahu, kalau nenek segalanya buat aku... jadi dia memanfaatkan hubungan aku sama Om!"

Kedua tangan Bastian yang melingkar di pinggang ramping Yuna terkepal kuat hingga urat-uratnya menonjol.

"Tapi ya udahlah Om jangan bahas dia lagi, bikin mood memburuk aja! Lebih baik sekarang kita nikmatin waktu berdua!"

Bastian mengangguk. Ia kembali menyerang bibir Yuna dengan ciuman yang menggebu. Kedua tangan besarnya membawa Yuna ke dalam gendongannya. Lalu, dengan langkah lebar ia membawa Yuna menuju ke peraduan. Dimana mereka saling memberi kepuasan satu sama lain, tanpa memikirkan yang lainnya.

 

Beberapa jam sudah berlalu. Riuhnya suara peraduan dua kulit bercampur dengan desahan dan teriakan mereka kini berhenti total. Yuna berbaring lelah, di dada bidang Bastian yang menatap puas akan pelayanan baby-nya yang selalu memuaskan.

"Aku capek Om!" ucap Yuna. Dadanya naik turun, tenaganya terkuras habis oleh aktivitas mereka.

Bastian tersenyum. Ia mencium kening Yuna. "Siapa suruh kamu sangat menggoda!" bisik Bastian dengan suara serak.

Kedua mata Yuna yang sayu kini terbuka. "Jangan mulai lagi Om! Aku udah kehabisan tenaga!" rengek Yuna, yang sudah tidak bisa melakukan apapun. Bahkan saat ini ia masih belum memakai apapun.

"Iya aku tahu. Kamu istirahatlah!" Bastian mengusap lembut puncak kepala Yuna. Membuat gadis itu merasa nyaman dan ingin sekali tertidur.

Tapi sayangnya, keinginan itu ia urungkan. Karena hari sudah sore, dan ia pun harus segera pulang.

"Mau kemana?" Bastian menahan, saat Yuna ingin beranjak.

"Aku harus pulang Om! kalau kesorean nanti nenek bisa marah!" jelas Yuna. Sebenarnya ia ingin lebih lama menghabiskan waktu bersama Bastian.

"Kapan sih nenek kamu pulang? Aku kesepian tidur gak ada kamu!" Bastian memeluk Yuna.

"Aku juga kesepian Om. Karena tidak ada yang bisa menggantikan pesona Om Bastian Dimata aku. Apalagi..." Yun sengaja menjeda, membuat Bastian penasaran.

"Apalagi apa?"

"Apalagi... Om itu kuat dan tahan lama..." Yuna terkekeh. Lalu ia lari ke kamar mandi dengan wajah yang memerah.

Bastian tersenyum, baru kali ini Yuna memujinya. "Dasar gadis nakal. Lain kali kamu harus tahu seberapa kuat dan tahan lama aku!..." senyum misterius timbul di wajahnya.

Setelah mandi dan kembali memakai pakaiannya. Yuna berpamitan dengan Bastian yang terlihat enggan ditinggalkan oleh gadis itu.

"Ingat ya? Kamu itu punya aku!" Bastian kembali mengingatkan. Membayangkan Yuna tinggal satu atap dengan mantannya, sudah membuat dadanya kembali teras panas.

"Iya Om! Aku cuma punya Om aja!"

Karena hari yang kian semakin sore. Yuna segera pulang ke rumah. Di jalan perasaannya mulai tidak enak. Karena ia sudah terlambat satu jam dari batas akhir yang di berikan oleh neneknya. Yuna tidak bisa memastikan akan semarah apa neneknya nanti. Sebab Yuna yakin, Edo pasti sudah mengatakan hal yang tidak-tidak. Mengingat tadi ia pergi begitu saja meninggalkan pria itu.

1
Ayesaalmira
ayo yuna,cari kata2 yg g bikin om bas ngerti
Ayesaalmira
ta smuanya berakhir baik..smga Hasya berubah ,STP pekerjaan pasti da resikonya..
Ayesaalmira
mulai ketergantungan ma yuna
Dew666
💃💃💃💃💃
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
makin jijik sama si Edo anak miskin...jadi males banget kalo ada dia 😌
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
kenapa sih gak ada yang gebuk itu si Edo ..manusia sampah miskin masih aja usaha ke Yuna
Aisyah Aisyah
cerita nya menarik
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
geli sih sama si Edo ...gak mau nabokin aja gitu kalo deketin kamu lagi Yuna ...

duh2 gimana ya kalo Bastian mau Nina ninu kan yuna lagi di rumah mama nya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
seru juga cerita nya 🤣
Ira Janah Zaenal
Yuna kamu terlalu menggoda... jangan salahkan Bastian yg menempel terus padamu😍
Dew666
👍👍👍👍👍
Erita Simanjuntak
ceritanya bagus
Bunda SB: terima kasih
total 1 replies
Erita Simanjuntak
sangat bagus
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Dew666
💎💎💎💎
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Nurhartiningsih
lanjut
Nurhartiningsih
yuk lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!