NovelToon NovelToon
PENYESALAN DI UJUNG TALAK

PENYESALAN DI UJUNG TALAK

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Duda
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Gibrant Store

Rangga rela banting tulang siang-malam sebagai kuli dan tukang ojek demi membahagiakan istrinya, Laras. Tapi bagi Laras, kerja keras Rangga cuma "recehan" yang memalukan. Puncaknya, Laras tertangkap basah berselingkuh dan malah berbalik menghina Rangga hingga meminta cerai.
Dengan hati hancur, Rangga menjatuhkan talak dan pergi membawa putri kecil mereka, Rinjani, ke Bandung. Di tengah perjuangan hidup dari nol, hadir Syakira—gadis salafi yang tidak cuma membawa kesuksesan pada usaha Rangga, tapi juga menjadi ibu sambung yang dicintai Rinjani.
Saat Rangga mulai meraih kebahagiaan dan kesuksesan, karma datang menjemput Laras. Hidupnya hancur, disiksa suami barunya, hingga menderita penyakit kronis. Laras merangkak memohon ampun, tapi bagi Rinjani, ibunya sudah lama mati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gibrant Store, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TAMU DARI MASA LALU

Malam di Bandung kali ini terasa hidup sekali. Lampu-lampu kota berpijar cerah, bersaing dengan ribuan bintang yang bertebaran di langit. Di trotoar depan ruko Pak Haji yang luas, Angkringan Berkah tampak seperti oase bagi mereka yang lapar akan kehangatan. Asap dari panggangan sate mengepul cantik, membawa aroma jahe bakar dan kecap manis yang menggoda siapa saja untuk mampir. Suasana ramai sekali, penuh dengan tawa para pelanggan yang sebagian besar adalah anak muda dan pekerja kantoran yang baru pulang kerja untuk menghilangkan penatnya bekerja.

Rangga berdiri di balik gerobak dengan gerakan yang sangat luwes. Penampilannya berubah total. Dia memakai kemeja flanel rapi dengan lengan yang digulung sampai siku, menampakkan lengan kokoh yang kini sudah tidak lagi dipenuhi oli hitam lagi. Wajahnya tampak segar, auranya memancarkan ketenangan seorang pria yang sudah selesai dengan badai masa lalunya yang pahit. Dia tertawa kecil sambil menyapa pelanggan, tangannya lincah membakar sate usus kesukaan langganannya. Dia tampak sangat gagah, tipe pria yang dihormati karena kerja kerasnya, bukan karena warisan.

Di seberang jalan, di balik bayang-bayang pohon peneduh yang gelap, seorang wanita berdiri mematung. Laras menatap pemandangan di depannya dengan mata yang terasa panas. Jantungnya berdegup kencang sekali sampai terasa menyesakkan dada. Dia hampir tidak mengenali pria yang sedang tertawa di sana adalah Rangga—suami yang dulu dia usir di tengah hujan deras. Rangga yang dulu kumal dan selalu menunduk di hadapannya, kini tampak begitu bersinar.

"Itu... itu beneran Mas Rangga?" bisik Laras lirih. Suaranya gemetar, tertelan bising knalpot kendaraan yang lewat.

Laras menatap sekeliling angkringan itu. Tempatnya bersih sekali, estetik dengan lampu-lampu gantung kekinian. Pelanggannya pun bukan sembarang orang; ada mobil-mobil bagus terparkir di depannya. Dada Laras terasa seperti dihantam palu besar. Dia membayangkan, harusnya dia yang duduk di sana sebagai nyonya besar pemilik usaha ini. Harusnya dia yang menikmati semua hasil keringat Rangga. Tapi sekarang, dia cuma berdiri di kegelapan sebagai orang asing yang bajunya sudah lusuh dan baunya apek karena perjalanan jauh.

Seketika, tatapan Laras beralih ke arah seorang gadis yang sedang membawa nampan berisi gelas-gelas teh hangat. Gadis itu, Syakira, bergerak sangat anggun dengan gamisnya yang sederhana tapi elegan. Yang bikin hati Laras makin hancur adalah saat dia menatap Rinjani berlari kecil menghampiri Syakira. Rinjani tertawa lepas, memeluk pinggang Syakira dengan sangat manja. Mereka berdua tertawa bersama, seolah-olah sudah ada ikatan batin yang sangat kuat di antara mereka.

Laras merasa dunianya benar-benar runtuh. Posisinya sebagai ibu dan istri sudah digantikan seutuhnya oleh wanita lain yang tampak jauh lebih tulus dan lembut. Kenapa bukan aku yang ada di sana? Kenapa anakku malah lebih bahagia sama orang asing? batin Laras penuh kecemburuan yang membakar jiwa. Dia merasa sangat kerdil menatap Syakira. Gadis itu punya semua yang tidak dimiliki Laras: ketenangan, kesantunan, dan cinta yang tulus.

Dengan kaki yang terasa berat seperti diseret beban berton-ton, Laras memberanikan diri menyeberang jalan. Dia melangkah ragu menuju area terang angkringan itu. Penampilannya benar-benar menyedihkan. Bajunya lecek, wajahnya kuyu dengan kantung mata yang menghitam karena tekanan hidup di Jakarta. Dia tampak jauh lebih tua dari usia aslinya. Orang-orang di sekitar sana sempat meliriknya dengan pandangan heran, mungkin mengira dia adalah peminta-minta yang tersesat.

Laras berhenti tepat di pinggir meja paling pojok. Napasnya tersengal. Dia menatap punggung Rangga yang masih sibuk membelakangi jalan.

"Mas... Mas Rangga..." suara Laras keluar dengan sangat kecil, hampir tak terdengar.

Rangga menghentikan aktivitasnya. Bahunya sedikit menegang. Dia mengenali suara itu—suara yang dulu pernah sangat dia cintai, tapi juga suara yang menghancurkan hatinya berkeping-keping. Rangga perlahan memutar tubuhnya. Begitu dia menatap sosok di depannya, matanya yang tajam tidak menunjukkan emosi apa pun. Tidak ada kemarahan, tidak ada dendam, cuma ada kekosongan yang sangat dingin.

"Mau apa kamu ke sini, Laras?" tanya Rangga datar sekali. Nada bicaranya begitu tenang sampai-sampai Laras merasa lebih sakit daripada dimaki-maki.

"Mas... aku... aku mau minta maaf," Laras mulai terisak. Air matanya jatuh, merusak riasan wajahnya yang sudah berantakan. "Aku sudah sadar Mas. Badru cuma tipu aku. Hidupku hancur sekali di Jakarta. Aku diusir dari apartemen, dikejar utang... tolong aku, Mas."

Rangga cuma menatapnya tanpa kedip. "Lalu, hubungannya sama aku apa? Bukannya kamu sendiri yang bilang kalau aku ini parasit yang cuma bisa bikin hidupmu susah?"

"Aku salah, Mas! Tolong kasih aku kesempatan lagi demi Rinjani deh. Dia butuh ibunya, Mas!" Laras mencoba meraih tangan Rangga, tapi Rangga dengan cepat menarik tangannya menjauh.

Seketika, Rinjani yang tadi asyik bermain dengan Syakira menoleh karena mendengar keributan kecil. Mata bulat bocah itu menatap ke arah Laras. Laras langsung memasang wajah memelas, berharap anaknya akan berlari dan memeluknya seperti dulu. "Rinjani... Sayang... ini Ibu, Nak. Sini sama Ibu..."

Tapi yang terjadi justru sangat menyayat hati Laras. Rinjani tidak berlari mendekat. Bocah itu malah menunjukkan raut wajah ketakutan. Bayangan tentang Laras yang sering membentaknya, yang mendorong ayahnya keluar rumah, seolah kembali menghantui ingatannya. Rinjani justru mundur perlahan, lalu dengan cepat bersembunyi di belakang kaki Syakira. Dia memegang erat ujung gamis Syakira sambil mengintip ketakutan.

"Nggak mau... Ibu galak. Rinjani mau sama Kakak Cantik aja," bisik Rinjani lirih, suaranya bergetar mau nangis.

Syakira yang tidak tahu apa-apa cuma bisa terdiam kaku. Dia merangkul bahu Rinjani untuk menenangkannya, lalu menatap Rangga dengan pandangan bertanya-tanya. Di posisi itu, Laras merasa seperti benar-benar terbuang dari dunia. Anak kandungnya sendiri lebih memilih berlindung di balik punggung wanita lain daripada menyentuhnya.

"Rinjani... kok gitu sih sama Ibu? Ini Ibu kandung kamu, Nak!" jerit Laras pilu, dia jatuh bersimpuh di atas paving blok.

"Kamu dengar sendiri kan, Laras?" Rangga bicara pelan, matanya menatap tajam mantan istrinya itu. "Anak kecil nggak bisa bohong. Dia tahu siapa yang tulus sayang sama dia, dan siapa yang cuma jadi sumber ketakutannya. Mending kamu pergi sekarang juga deh, sebelum suasana makin berantakan."

Laras menangis makin kencang, menunduk hingga dahinya hampir menyentuh tanah. Dia benar-benar merasakan apa itu karma. Dulu dia membuang berlian demi sampah berlapis emas, dan sekarang saat sampah itu membusuk, dia tidak punya tempat lagi untuk kembali. Dunianya sudah hilang, dan Rangga bukan lagi pelabuhan tempatnya bisa bersandar seenaknya.

1
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Kar Genjreng
semoga punya istri yang ke dua amanah benar benar tulus bisa menjadi istri dan menjadi ibu pengganti yang baik
Kar Genjreng
nah ras penyesalan memang datangnya belakangan,, kalau duluan namanya lamaran,,jadi sekarang nikmat rasa yang pernah kamu torehkan kepada Rangga dan Rinjani,,, sombongmu seperti malaikat pencabut nyawa ,,, sekarang justru mirip seonggok sampah 😆👍👍
Kar Genjreng
😮😮kapok tempe mu sudah ga laku mau balik ke mantan suami yang Lo buang Lo ko enak ,,,,ketika Lo senang ninggalin Suami yang bau oli,,, sekarang begitu si bau oli sudah mandiri bersama putrinya Lo ngemis ihhh menjijikan
Kar Genjreng
sekarang mau mencari pria sampah dan menjijikan ga malu dih kalau Ak jadi mantan Amel ogah amat ga usah di terima barang sudah di jamah pria lain ,,
Kar Genjreng
👍👍harus semangat ya Mas agar kelak bisa meraih kesuksesan Aamiin 🙏🙏
Mistikus Kata: ya harus itu
total 1 replies
Kar Genjreng
Oalah nasib kalau beruntung baru satu malam laku hanya lima ribu,,,dan toko itu sudah di sewakan semoga ada tempat lagi yang lebih ramai dan ramah lingkungan nya 😭😭
Mistikus Kata: semoga mas
total 1 replies
Kar Genjreng
semangat. menjemput rezeki
Mistikus Kata: itu suatu kewajiban
total 1 replies
Kar Genjreng
👍👍 semogaa berhasil ya Rangga tekatmu pasti akan terwujud bismillah,,🙏
Mistikus Kata: kita berdoa saja
total 1 replies
Kar Genjreng
😭😭mudah mudahan ketemu orang baik' dan menolong ayah dan putrinya,, kelak akan hidup bahagia dan bisa membagakan ayahnya,, aamiin 🙏🙏
Mistikus Kata: kerasa banget di bab ini
total 1 replies
Kar Genjreng
seru dan bagus,,
Kar Genjreng
biarpun laki laki jelaskan kumuh tetapi berjuang untuk menyenangkan mu apa balasan nya Lo hina suami li dan ayah dari Putrimu,,,lihat Lo hanya berdagang barang
doa laki laki yang terani Aya juga bisa merubah nasibmu seperti debu
Kar Genjreng
pergi saja Rangga kalau tidak biar binimu yang suruh pergi dan kamu tinggal berdua dengan Rinjani,,
Kar Genjreng
😭😭 terkadang seperti ini suami kerja kasar wanita kerja halus,,,tapi biasanya Wanita nya baik ini beda Wanita nya kejam
jahat selingkuh dan membiarkan suami dan Anaknya ,,
Kar Genjreng
mampir semoga bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!