NovelToon NovelToon
Terjebak Di Tubuh Sang Antagonis

Terjebak Di Tubuh Sang Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / CEO / Time Travel / Mengubah Takdir
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Sabrina Rasmah

Yang Chi, seorang mahasiswi sekaligus penulis novel amatir, terbangun di dalam dunia ceritanya sendiri setelah menyelesaikan bab tragis tentang kematian sang Permaisuri, Yang Nan. Namun, bukannya menjadi pahlawan, ia justru terjebak dalam tubuh Xiao Xi Huwan, putri dari kerajaan tetangga sekaligus antagonis utama yang baru saja membunuh Permaisuri tersebut.
Kini, Yang Chi harus berhadapan dengan murka Kaisar Long Wei, pria yang seharusnya menjadi pelindung permaisurinya namun kini bersumpah akan memenggal kepala Xiao Xi dengan tangannya sendiri. Berbekal pengetahuannya sebagai penulis tentang rahasia istana dan plot masa depan, Yang Chi harus memutar otak untuk membersihkan namanya, menghindari hukuman mati, dan mengungkap konspirasi gelap yang ternyata jauh berbeda dari apa yang ia tulis di atas kertas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Sabrina Rasmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jebakan dan rahasia di lembah kabut

Kuda hitam Long Wei mendadak meringkik keras dan berhenti secara tiba-tiba di tengah rimbunnya pepohonan Lembah Kabut. Dari balik bayang-bayang pohon besar, puluhan prajurit berbaju zirah perak muncul mengepung mereka dengan busur panah yang sudah terhunus.

Di barisan depan, Deng Xiaoping muncul dengan senyum licik di wajahnya. Ia menunggangi kuda putih, menatap Long Wei dan Yang Chi dengan pandangan meremehkan.

"Hahahaha! Long Wei, lihatlah dirimu sekarang. Terjebak di tengah hutan seperti tikus," tawa Deng Xiaoping menggelegar. Matanya beralih ke arah Yang Chi yang masih berada di dalam dekapan Long Wei. "Apakah kau sekarang ingin menyerahkan kekasihku padaku secara baik-baik, atau kau ingin aku mengambilnya dari mayatmu?"

Yang Chi mencengkeram lengan Long Wei dengan sangat erat. Jantungnya seolah mau copot. Ia melirik ke sekeliling; jumlah mereka kalah jauh. Namun, ia teringat sesuatu. Di draf novelnya, daerah ini penuh dengan tanah amblas yang ditutupi dedaunan kering.

Gawat, Deng Xiaoping benar-benar nekat, batin Yang Chi panik.

Long Wei tidak gentar sedikit pun. Ia justru semakin mempererat pelukannya di pinggang Yang Chi, seolah menegaskan bahwa ia tidak akan melepaskan gadis itu. Tatapannya sangat dingin, siap membunuh siapa saja yang berani mendekat.

"Menyerahkannya padamu?" desis Long Wei dengan nada yang sangat rendah namun mematikan. "Kau bermimpi terlalu tinggi, Deng Xiaoping. Xiao Xi tidak akan pernah kembali ke tangan pria pecundang sepertimu."

Deng Xiaoping murka, wajahnya memerah. "Beraninya kau! Panah mereka!"

"Tunggu, Tuan! Jangan maju!" teriak Yang Chi tiba-tiba sambil menunjuk ke arah tanah di depan pasukan Deng Xiaoping. "Tuan, arahkan kuda ke kanan, sekarang! Ada jebakan alam di sana!"

Yang Chi tahu, jika Long Wei maju lurus, mereka akan terperosok. Ia harus menggunakan pengetahuannya sebagai penulis untuk membalikkan keadaan.

Long Wei tanpa ragu menarik kendali kudanya dengan kuat ke arah kanan, mengikuti instruksi Yang Chi sepenuhnya. Ia memacu kudanya melompati gundukan akar pohon besar tepat saat anak panah pertama melesat di tempat mereka berdiri tadi.

"Sial! Kejar mereka!" teriak Deng Xiaoping murka.

Pasukan Deng Xiaoping yang berada di barisan depan langsung merangsek maju untuk mengejar. Namun, tepat saat kaki kuda-kuda mereka menginjak area dedaunan kering yang ditunjuk Yang Chi tadi—

KRETEKKK... BRUAAKK!

Tanah di bawah mereka amblas seketika. Itu adalah lubang jebakan alam yang sangat dalam. Kuda dan prajurit Deng Xiaoping terjatuh ke dalamnya, menciptakan kekacauan besar. Suara ringkikan kuda dan teriakan kesakitan memenuhi hutan.

"Wah! Berhasil!" pekik Yang Chi kegirangan sambil tetap memeluk leher Long Wei erat-erat. "Tuan, jangan berhenti! Terus lurus ke arah pohon beringin kembar itu, di sana ada jalan rahasia!"

Long Wei menatap Yang Chi sekilas dengan tatapan takjub. Bagaimana mungkin gadis ini tahu detail medan hutan yang bahkan tidak ada di peta militer? Namun, ia tidak punya waktu untuk bertanya.

"Pegang erat!" perintah Long Wei. Ia memacu kudanya lebih kencang, membelah semak belukar.

Deng Xiaoping yang berhasil menghindar dari lubang itu berteriak histeris, "Xiao Xi! Kau mengkhianatiku?! Kau akan menyesal!"

Anak panah beracun kembali dilepaskan oleh sisa pasukan Deng Xiaoping yang masih berdiri. Long Wei dengan sigap menghunus pedangnya, menangkis anak panah yang mengarah ke punggung Yang Chi dengan satu tangan, sementara tangan lainnya tetap memeluk pinggang gadis itu.

"Jangan menoleh ke belakang," bisik Long Wei di tengah deru angin. "Fokuslah pada jalan itu. Aku akan melindungi punggungmu."

Yang Chi menelan ludah, hatinya menghangat mendengar janji itu. Mereka akhirnya sampai di balik pohon beringin kembar dan masuk ke dalam celah tebing yang sempit—sebuah jalan pintas yang akan membawa mereka langsung ke lokasi Air Terjun Merah, tempat persembunyian Yang Nan yang asli.

1
Fatur Fatur
thor bikin adegan romantis thor bikin adegan dia pas namnya pulih bikin dia kabur dari istana itu bikin kaisar kejar dia thor
Fatur Fatur
cepat update lagi thor cerita seru
Nur Sabrina Rasmah: like aja kagak /Sob/🙏🙏🙏🤣, bercanda
total 1 replies
Fatur Fatur
cepat bersihkan nama mcnya thor bikin kaisar itu jatuh cinta pada mcnya bikin mcnya pergi dari istana kaisar itu thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!