NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Mafia Pada Gadis Jogja

Obsesi Sang Mafia Pada Gadis Jogja

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Obsesi / Penyelamat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Elang Erlangga seorang mafia kejam berdarah dingin. Suatu malam Erlangga di kepung oleh para musuhnya di kota Jogja, saat sedang menjalankan sebuah misi untuk mencari ibu nya. Karena kebocoran informasi pada tentang keberadaan nya, dia nyaris mati. Untung nya dia di selamatkan oleh seorang gadis desa baik hati. Tersentuh akan kebaikan dan kelembutan sang gadis desa. membuat Elang ter obsesi untuk bisa memiliki gadis desa tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Terlalu lelah dalam perjalanan Meisya tertidur pulas di dalam mobil. Elang turun sambil mengendong Meisya ala bridal style. Dan membawanya masuk ke tempat penginapan yang telah mereka pesan. "Biarkan saya saja yang menggendong nona tuan!" kata salah satu pengawal nya.

Niat baiknya itu malah mendapatkan tatapan membunuh dari Elang. "Tak ada yang boleh menyentuh gadis ku, walaupun itu ujung kuku nya sekalipun!!" Kata Elang tajam.

Mereka semua langsung menjauh, membiarkan Elang membawa Meisya seorang diri, memasuki tempat penginapan. Dengan hati-hati Elang menidurkan Meisya di tempat tidur. Tidur nya terlihat lelap dan tak terusik oleh pergerakan yang Elang ciptakan saat membaringkan nya di atas kasur. Seperti nya Meisya benar-benar kelelahan.

Elang tersenyum simpul, memandang Meisya yang tidur dengan damai. "Kamu ajaib, entah kenapa saat bertemu dengan mu, seolah banyak hal yang ingin aku pelajari dari mu. kau bagaikan air sedangkan aku adalah api. Apakah kita tak pernah bisa bersama?" Kata nya sendu. Memandang dengan dalam wanita yang tidur dengan nyenyak tersebut.

*

*

*

Meisya merenggang tubuhnya pelan. matanya mulai menyesuaikan dengan cahaya yang masuk. Senyum nya pun perlahan mengembang karena tubuh nya terasa rileks. Namun berapa detik kemudian. Meisya terduduk karena terkejut. Ia baru sadar bahwa dia sekarang sedang berada di sebuah kamar yang asing.

Meisya langsung mengecek semua pakaiannya yang ternyata semuanya masih lengkap tanpa di ganti. Bahkan jilbab nya pun, masih melekat di kepala nya. Meisya bernafas lega. Ternyata Elang pria yang cukup baik. Dia tidak memanfaatkan keadaan nya yang sedang tertidur lelap. ada getaran rasa yang aneh di hati Meisya. Tetapi ia mengabaikan nya. Baginya tujuan utamanya tetap bisa pulang ke tanah air.

Meisya melangkah menuju jendela. Meisya terpukau ketika matanya langsung melihat sebuah pemandangan yang teramat indah dari sebuah gunung salju naga giok. Gunung berwarna putih yang di lapi salju abadi itu terlihat sangat memukau, dan pemandangan di sekitarnya tak kalah indah. Meisya baru sadar bahwa kamar tersebut di desain dengan desain tradisional, dengan ukiran kayu dan atap keramik yang mungkin jarang di temui di tempat lain.

Meisya membuka jendela kamar itu dan udara yang sejuk langsung menyambutnya. Kekaguman nya belum usai namun suara ketukan di pintu akhirnya mengalihkan nya.

Tok...

Tok..

Tok...

"Ya, sebentar!!!" Teriak Meisya , lalu melangkah untuk membuka pintu kamar itu. Dan ternyata yang berada di depan pintu adalah Elang. Elang terlihat sangat tampan dengan jas hitam nya yang rapi. Dan rambutnya yang ternyata rapi di tambah kulit nya yang seputih susu. Menambah kadar ketampanan nya berkali kali lipat.

Namun sangat di sayangkan, amarah dalam diri Meisya membuat nya tidak dapat menyadari itu. Padahal beberapa staff perempuan di penginapan tersebut saja, banyak yang Curi-curi pandang ke arah Elang. Bahkan tak jarang juga mereka dengan sengaja menggoda Elang. Tetapi Elang memang tidak terlalu suka dekat dengan wanita. Terkecuali Meisya , ibu dan juga nainai nya.

"Oh, kau belum bersiap? Aku hanya ingin mengajak mu sarapan pagi." kata Elang dengan nada lembut.

Meisya memaksakan ter senyum pada Elang. "Kau ingin menunggu nya di dalam, aku akan segera bersiap!"

"Tidak perlu, aku bisa menunggu mu di kamar ku, kabari aku jika kau sudah selesai." kata Elang, lalu berbalik pergi menuju kamar yang ia sewa. Elang sudah mempelajari kepercayaan Meisya, dia akan berusaha menghargai apa yang Meisya percayai.

Meisya agak terkejut dengan sikap Elang. Kini dia merasa seolah dia tidak lagi Tawan. Dia bisa bebas namun dalam batasan yang Elang buat. Dan Meisya kurang suka itu. Jika saja, Elang tak begini mungkin saja hati Meisya akan luluh. Ah.. Tapi siapa yang bisa menjamin itu. Sedangkan Meisya yang begitu bulol dengan Dwika.

*

*

Meisya keluar dengan menggunakan pasmina putih yang yang di balut indah di kepalanya, di padukan dengan gamis kuning yang ringan serta kardigan putih yang tipis, di tambah dengan tas Selempang putih mini. Membuat penampilan Meisya begitu manis. Begitu ia membuka pintu kamar nya. Ternyata Elang sudah ada di sana menyandarkan punggungnya ke dinding dengan tangan di lipat didada.

Elang tersenyum melihat penampilan Meisya yang begitu manis menurut nya. Jantung nya berdebar kencang lagi. Membuat nya jadi sedikit salah tingkah. Bagaimana pun, ini adalah kisah cinta pertama nya. Dia sebenarnya juga tidak terlalu mengerti, bagaimana harus memperlakukan wanita yang ia cintai. Mau bertanya pada anak buah nya gengsi nya terlalu tinggi. Hingga akhir Elang hanya bisa mempelajari nya dari beberapa drama, yang sengaja ia tonton.

Meisya sedikit mengeryit ketika Elang tak lagi menggandeng tangan nya, dia berjalan di samping Meisya namun tetap memberikan jarak sedikit. "Sikap mu sedikit aneh, ada apa?" tanya Meisya.

Elang menggaruk leher nya yang tidak gatal karena sedikit salah tingkah. "Emm.. aneh bagaimana? Kurasa aku biasa saja.

Meisya memicingkan matanya sambil tersenyum tipis. "Kau tak lagi mengandeng tangan ku, atau memaksa untuk merangkul pundak ku. Dan kau juga memberi jarak dari ku?"

Elang tersenyum penuh arti, mendengar pertanyaan Meisya. Ia mencondongkan tubuhnya sedikit ke arah telinga Meisya. Jarak wajah mereka terlalu dekat, yang tanpa sadar membut Meisya dapat dengan jelas melihat wajah tampan Elang dari dekat. Wajah nya menjadi sedikit merah karena malu. Sedangkan Elang berbisik pelan di dekat telinga Meisya. "Kenapa kau ingin aku, bisa selalu menempel pada mu, seperti hari-hari yang telah berlalu. Bukan kah di agama yang kau yakini kita harus menikah dulu, agar bisa lebih menempel satu sama lain?" goda Elang. Yang membuat wajah putih Meisya menjadi sangat merah.

Elang hanya tertawa pelan menyaksikan Meisya yang sedang nge blush. Padahal dirinya tak jauh berbeda, kuliah nya yang seputih susu itu sekarang menjadi bersemu merah muda, bahkan telinga nya menjadi sangat merah. Akibat gerogi.

Elang mengajak Meisya menikmati sarapan di rumah makan tradisional di kota tua linjiang. Meisya sangat terpesona dengan keindahan kota tersebut. Meski sangat jauh berbeda dengan Jogja karta, tetapi suasana pedesaan yang damai dan sangat tradisional. Mau tak mau membuat Meisya rindu dengan kampung halamannya.

di sepanjang tepi sungai bermekaran. Bunga mawar merambat di tembok kota, bunga rapeseed (kanola) berwarna kuning keemasan, bunga persik merah muda, serta pohon pir dan sakura yang mekar, menciptakan pemandangan lanskap menakjubkan. Tanpa sadar Meisya terus tersenyum di sepanjang jalan, menuju rumah makan yang akan mereka singgahi. Sedangkan Elang, menatap penuh puja, pada gadis yang menurutnya mampu memberikan warna di hidung nya yang gelap itu.

1
Limian
Antara sapaan dan perintah ini cukup mendadak, yang harusnya bisa jadi tegang di sini. Walaupun tadi saat mereka masuk pace nya bisa diperlambat, pakai show don't tell untuk menyeimbangkan alurnya.
Limian: Lebih tepatnya, sisi dan rasa yang harusnya ada malah hilang.
total 1 replies
Limian
Malah jadi teroris😂/Facepalm/
sang senja: yaelah, kirain beneran 🤣🤣
total 5 replies
Limian
Jika dipikir-pikir, sebelum berangkat ke indo, ini pakai bahasa apa ya🗿
Limian: Aman aja sih, kan novel bahasa indo😂
total 2 replies
Limian
... Mommy," kata Elang menagih janji.

Untuk setelah dialog ada dialog tag, itu pakai huruf kecil ya. Akhiran dialog itu pakai koma, jika bukan tanda tanya atau tanda seru, kecuali selanjutnya adalah aksi setelah dialog jika pakai titik.
sang senja: kamu membantu banget soalnya.
total 3 replies
PenaMardhova
Yah, di PHP in mamahnya/Facepalm//Facepalm/
Greta Ela🦋🌺
Semua kamu lakukan demi mommy kamuu🥰
Greta Ela🦋🌺
Erlangga hebat dong bisa hindarin tembakan itu
Greta Ela🦋🌺
Haii kembali lagi bersama Erlanggaaa
Pliss namanya aestheticc bgt lhoo🫣
Sishrye
gantengnya visual Erlan
Limian
Tanda petik di akhir hapus, serta untuk orang yang baru bangun dari mimpi buruk ini terlalu cepat sih.
Limian: Iya, kalau mau tanya-tanya bisa langsung di grup aja.
total 2 replies
Limian
Bagian ini lebih baik ditunjukkan bagaimana kondisinya.
Contoh:

Dadanya bergedup kencang dan wajahnya peluh oleh keringat dingin yang membasahinya.

Ini contoh sederhana yang masih bisa disempurnakan.
Limian
Tanda petiknya itu ada salah penempatan, jadi dialognya kayak narasi. Sebelum ini juga ada, hapus yang di tengah nya.
Limian: Jadi ada tiga tanda petik
total 1 replies
Limian
Maaf nih ya, ada pendapat dariku. Daripada menceritakan panjang lebar kayak gini, lebih baik mengungkapkannya pelan-pelan. Kenapa? Karena jika diceritain semuanya di awal, rasanya bisa jadi kurang untuk ke depannya. Ini cuma masukan aja, jangan dijadikan beban, yo.
Limian
Cukup "misi" aja tulisnya
한스Hans
Thor mau tanya nama China nya si Elang apa Thor 👉👈
Limian
Itu ada pengulangan dikit, lalu huruf kapital di kata "Dingin" itu kecil aja gaess.

→ Dengan hasutan...
→ Karena hasutan...

Tanpa menyebut lagi pun ini sudah menjelaskan.
Limian: Sedikit aja aku koreksi, masih ada tapi untung awalan aku baca cukup lah ya penilaiannya. So, santai aja gaess kalau bicara sama aku.
total 1 replies
한스Hans
Thor itu si Elang nggk pake marga bapaknya ya Chau...👉👈
sang senja: gak dia ikut emaknya
total 1 replies
한스Hans
thor cowoknya kek gantengan, yg cwe kek b aja gitu... 🤣 tapi ok lah 🙏🙏
sang senja: eh belum kepikiran sih aku wk wk wk
total 1 replies
💕𝓴𝓪𝓼𝔂𝓬𝓱𝓪𝓷🥀
wih.. hebat
Alyaaa_Lryyy.
argh cowo cina juga idaman syaa thorr, mna cwo nya gnteng lgi🤭
sang senja: bungkus kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!