NovelToon NovelToon
Akan Ku Ubah Diriku Di Dunia Lain

Akan Ku Ubah Diriku Di Dunia Lain

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: penulis tapi ending sesuai mood

Riana... ia sempat berpikir Apakah ada dirinya di dunia lain tapi ia tidak tahu? Pertanyaan itu terus melanda di pikiran Riana. namun...

Brakk! ia tertabrak oleh mobil laju karena Ada seseorang yang mendorongnya.. dan...

Apa yang terjadi dengan riana? selamat? mati? atau semacamnya? Ayo lihatt!

.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon penulis tapi ending sesuai mood, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ingatan kelam

Setelah zane dan riana pergi dari lisa, mereka berhenti di Koridor Kerajaan

"Haha, dia gampang banget di baca" Gumam riana dengan puasnya Mempermainkan lisa

Zane pun Menyandarkan dirinya di Dinding Lalu menatap Riana dengan Tatapan intens yang membuat riana sedikit tidak nyaman

Riana pun menatap Zane dengan Tajam, Menatap nya dari bawah ke atas "kenapa kau melihat ku begitu?"

Zane pun mengalihkan pandangannya "Tidak"

Riana pun menghela nafas "Jadi, Ayo antar aku pulang"

Zane pun langsung berjalan Pergi "Ayo"

Zane pun membawa Riana ke Kediaman nya, Setelah sampai. Riana Hanya melambaikan tangannya lalu zane mengangguk dan pergi ketika riana Masuk ke dalam Kediaman villa itu, ia di kejutkan oleh Pelayannya yaitu irina

"Nona!! Nona dari mana sajaa???" Panik Irina, memegang kedua lengan riana untuk mengecek apa ada luka atau tidak

Riana Pun tersenyum "Aku baik baik saja, merindukan ku ya? Padahal aku menginap Hanya satu malam" Jawabnya dengan santai

Irina pun terkejut, menatapnya dengan wajah panik "Nona.. Nona menginap di kerajaan?"

Riana Mengangguk "Aku tidak sengaja Tertidur, dan di bangunkan oleh Tuan zane"

Irina pun semakin terkejut "T-tuan zane!?"

Riana mengangguk lagi dengan santai "Yap, kenapa?"

Irina pun melepaskan kedua tangannya lalu menghela nafas "katanya.. Nona Tidur bersma Tuan zane.."

Riana terdiam, Lalu menyeringai. Wah.. Secepat itu Dia menyebarkannya? normal, tapi ini lisa "Oh ya? Pasti lisa yang mengatakannya"

irina mengangguk gugup "Apa.. Apa benar nona Tidur bersama tuan zane itu?"

Riana pun diam lagi, menyusun kata katanya "Mungkin? Oh ya, Apa pak tua itu mencariku? Seprtinya Ada hawa aneh disini"

Irina diam, tidak mau menjawab. Takut Riana takut dan pasrah, namun Sekarang riana Hanya menatap irina dengan mata Tangguh, bukan kepasrahan dan kelemahan

"Kenapa kau tidak menjawab?"

Irina pun tersentak sedikit, kepanikan nya melanda pikirannya namun tiba tiba riana Menepuk pundak irina dengan lembut "Tak apa, Katakanlah"

Irina pun terdiam, mengepalkan tangannya erat. Lalu akhirnya menghela nafas dan menjawab "Tuan.. Tuan verios.. Ingin menemui anda di ruangannya.. T-tapi Saya akan menolong nona! Saya akan melindungi nona kok! Jangan takut!" Ucapnya dengan kepercayaan diri

Riana terkejut dengan pernyataan Irina namun ia tersenyum kecil "Irina.. Aku bisa melawan mereka sekarang, tenang saja"

"T-tapi.."

riana pun tersenyum lembut "Percaya aku, Irina. Sekali ini.."

Irina pun menatap riana dengan wajah yang tidak tegaan, Irina tidak mau seperti dulu. Melihat riana di cambuk dan dis*ksa, Memasrahkan diri ke Ayah br*ngsk itu, dan tidak bisa melawan karena lemah. Tapi sekarang.. Tatapan riana yang kali ini berbeda.. Tidak lagi lemah, takut, dan pasrah. Tapi sekarang kuat, tangguh, dan tidak takut yang membuat Irina akhirnya menjawab

"B-baiklah, nona.."

Riana pun tersenyum lagi "Kalau begitu Ayo Bimbing saya ke ruangannya"

setelah dibimbing, Akhirnya mereka sampai di depan ruangan Ayahnya. Irina sedikit ragu untuk melihat riana, namun riana berjalan ke depan pintu dan menggenggam gagang pintu dengan tekad membalas dan Menghapuskan Orang orang yang Sudah men*iksa dirinya dulu

Kringg.. (suara pintu dan bel yang terbuka)

Riana pun masuk, melihat ayahnya yang duduk di tempat kerjanya. membelakangi Riana dan juga melihat seorang wanita yang ada di sebelah Ayahnya itu yang tak lain adalah lisa

Riana pun menutup pintu lalu berdiri tegak menghadap kedua orang ini, Ia tahu. bahwa ia harus Menjalaninya karena Riana ingin Memperbaiki dirinya yang lemah ini

Riana menatap ayahnya itu lalu menghela nafas "Ada apa?"

Tiba tiba cambukan Menyentakkan meja yang membuat riana tersentak lalu kembali waspada

"Dari mana saja?" tanya ayahnya dengan dingin

"Hanya bersenang-senang seperti lisa" Ucap Riana dengan santai

Lisa terdiam, Ia diam menggenggam Gaunnya itu dengan erat

"Bersenang-senang? Lisa, bersama siapa?" Tanya Ayahnya itu lagi

Riana pun menaikkan kedua bahunya "Entah, Aku juga melihat Seseorang yang mirip lisa tapi bersama seorang pria, aku lihat mereka di koridor istana sambil... Bercumbu?" Ucapnya dengan santai, Drama sedikit tidak ngaruh yakan?

Lisa pun langsung menyentakkan Pernyataan nya riana dengan panik"Tidak! kau salah lihat, kemarin Aku.. Aku lagi. Bersama teman temanku"

Tuan verios pun Menyentakkan Cambukannya di meja dengan keras "Jangan Mengarang, Riana!"

Riana hanya mengangkat kedua pundaknya "Aku tidak mengarang"

"Lagian kak.. Pasti kakak salah lihat.." Ucap lisa dengan lembut

"Mungkin? Aku salah lihat" Ucap riana dengan santai

"Sekarang, apa benar kau Tidur bersama Seorang pria?!" Tanya ayahnya dengan keras

"Tentu tidak-"

"Bohong, paman.. Tadi kakak bilang padaku bahwa semalam kakak bercumbu dengan kak zane.." Ucap lisa dengan wajah khawatir dan polos

Padahal polos kyk setan, ew

Riana pun menoleh ke lisa, Lalu akhirnya melanjutkan dramanya. "lisa.. Kau salah dengar~"

"Riana! Jangan Menuduh Lisa! Kau pikir itu bisa membuatku berubah pikiran!?" sentak Tuan verios dengan marah

Riana Pun Tampak tidak peduli tapi ia harus drama "Tapi Aku melihat-"

Tiba tiba Ayahnya Mencambuknya, tapi riana dengan crpat menghindarinya

"Oh.. Sudah pintar Melawan, HAH!?" Teriak Ayahnya "Dasar anak durhaka!"

"nyenyenye, dasar Orang tua bodoh, tua bangka, Sudah sedikit lagi bau tanah" Ucap riana dengan wajah yang mengejek

"apa kau bilang!? Dasar!!" Ayahnya pun Mencambuknya lagi, Namun Riana dengan cepat Menendang Tangan Verios yang membuat Cambuk nya terlepas dari genggaman verios

Setelah Cambuknya lepas, Riana memukul Wajah Tuan verios dengan kuat yang membuat Tuan verios terjatuh sambil Mengerang kesakitan

"Argh! Sialan.."

Lisa terkejut dengan perlawanan riana terhadap ayahnya, Tidak tahu mau melakukan apa

Riana pun mengambil cambuknya

"Hey! Apa yang kau lakukan!?" Tanya ayah nya dengan panik

"Mencambukmu, apa lagi?" ucapnya dengan wajah Yang gelap

Ayahnya pun mundur "Jangan Melakukannya! Atau aku akan membuat mu menyesal!!"

Riana pun semakin maju dengan cambuknya, Langkah demi langkah "Oh ya? Menyesal? kau tidak akan bisa membuatku menyesal, tapi Kau bisa membuatku... Puas!" Riana pun langsung Mencambuknya dengan keras

Ctass!!

"Arghhh!!!!"

Ctass!!!

Ctass!!!

Lisa tampak Terpaku dengan penyiksaan dan Kejahatan riana sekarang, Tidak menyangka ia akan melawan nya

"Berhentii!! Arghhh!!!"

Lisa pun mendekati riana "Kakk!! Hentikann!!"

Riana terdiam, lalu menatap Lisa dengan seringai "Apa? Kau mau seperti pak tua Ini?"

Lisa terdiam, Tubuh nya mulai gemetar akibat ketakutan. Melihat ayahnya yang mulai babak belur karena riana saja sudah bikin ia merinding "a-aku..."

"Sudahlah, banyak bac*t!" Riana pun mengayunkan cambuknya namun

"Nona, hentikann!!" Irina langsung menahan kedua tangan riana untuk berhenti

Riana terkejut melihat irina menahannya "Lepaskan, irina! Aku ingin membalas perbuatan Mereka!!"

irina menahannya dengan erat "Tidak bisa, nona! Hentikan lahh! Anda keterlaluan!"

Riana pun terkejut, terdiam dengan kata keterlaluan itu. Ia menunduk ke bawah.

mengingat masa-masa sebelum ia mati

"Kau keterlaluan.. Riana..."

darah berceceran kemana mana.

tidak.. Bukan aku...

Riana pun melihat Ayahnya yang terluka akibat cambukannya serta lisa yang menatap riana dengan wajah takut

"Kumohon... berhenti.. Aku tidak kuat...."

"Biarlah! Kau pantas mendapatkannya!!"

Ctass!!

Riana menggelengkan kepalanya, Mendapatkan Memori dirinya di dunia ini.

"Kau akan ku buang ke utara dan membiarkan mu mati kedinginan karena telah mencoba meracuni ku, dasar anak durhaka!"

Ctass!!!

"Tidak.. Bukan salahku... Bukan salahku!!"

Riana semakin berontak di genggaman irina

"Nona! Sadar!!"

kepala riana semakin sakit mengingat Masa masa nya dulu di dunia Ini

"Mati saja kau, dasar Anak tidak berguna"

"Kau tidak seharusnya menjadi Begini"

"Nona...!!!"

"TIDAKKK!!!!"

1
Uthie
coba mampir
Sishrye
kenapa gambarnya mengecil Thor di layar aku. nyaris engga terlihat samsekali
Zee: iyah, di hapus sama app nya sendiri
total 3 replies
Sishrye
sruk sruk aku pikir suara ngusap ingus😂maap 😂
Sishrye
eh tritagonis baru denger thor🤭
🦇ᛝ ࣪ ‹ ヴェリツト 🕷️ ᝰ.ᐟ⌗
kalo boleh tau nolep apaan? 😭
Zee: Tidak punya kehidupan kak 🤗
total 1 replies
🦇ᛝ ࣪ ‹ ヴェリツト 🕷️ ᝰ.ᐟ⌗
padahal bagus ko ga rame 😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!