NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28

" ayolah Ki, sesekali kasih pelajaran kepada kulkas dua puluh pintu tersebut, aku saja berani untuk off kan ponsel ku, apa kau tidak membayangkan bagaimana murkanya mas Bryan jika dia tahu istri nya bersama aku yang tampan ini? " Ucap Bara kepada Kiara, Bara memang sengaja mematikan ponsel miliknya demi memberi pelajaran kepada sang Kakak yang telah menyia-nyiakan gadis baik seperti Kiara

" Tapi ini udah panggilan yang ke dua puluh tujuh kali nya , kalau dia tambah marah gimana?" Kiara yang sudah tidak enak dengan panggilan telfon Bryan yang selalu dia acuhkan alias tidak di peduli kan nya

" Marahkan balik dong, ampun deh .Tadi aja nangis nangis sakit hati karena ucapan mas Bryan , sekarang malah ngak enak karena mengabaikan nya, wanita memang aneh sulit di mengerti" cecar Bara yang tidak habis pikir dengan Kiara

Itulah Kiara, sangat gampang memaafkan seseorang dengan lapang hati. Ucapan dan perkataan Bryan barusan memang menyakiti nya tapi dia berusaha mengerti dan memahami kenapa Bryan mengatakan semua itu.

" Bukan gitu juga kali Bar" jawab Kiara kesal

" Terus apa dong? Apa kamu sekarang ngak marah lagi karena hanya mas Bryan berusaha menghubungi kamu puluhan kali? Hanya gitu doang marah nya Kiara?" Ujar bara tidak percaya

" Untuk apa marah terlalu lama hanya untuk menyakiti diri dan hati sendiri. Aku memaafkan semuanya tapi bukan berarti aku melupakan atau pun diam Bar, aku akan melakukan saran dan ide kamu. Jika nanti masih gagal , aku akan mencari ide yang lain hingga aku lelah sendiri atau berhasil merebut hati mas Bryan " ujar Kiara kepada Bara yang melihat Kiara dengan kagum atas kepribadian yang dimiliki oleh gadis yang di samping nya tersebut

" Itu baru Kakak ipar aku, tapi sebelum itu apa hati kamu masih terisi oleh lelaki masa lalu mu? Jika masih maka aku berharap dengan berjalan nya waktu masa lalu mu pelan pelan terkikis oleh mas Bryan , dan begitu juga dengan mas Bryan , hatinya yang baru terisi oleh mu. Posisi kalian hampir sama , hanya saja disini kalian tidak ada bekerjasama tapi percayalah Ki, perjuangan kamu tidak akan sia sia apa lagi sudah hampir magrib dan perut juga mau di isi ayok kita cari tempat sepi hahaha" ujar Bara di ujung kalimat membuat sedikit lelucun untuk mencair kan suasana

" Hahaha hahaha sepi? Kuburan, kamu aja sendirian yang kekuburan aku mah Oga " Kiara berdiri dan ingin berjalan

" Ayok kita cari tempat makan , hitung hitung ucapan makasih ke aku, karena udah nemenin kamu setengah hari . Dan menyogok driver kamu " ucap Bara yang juga berdiri

" Menyogok driver?" Tanya Kiara

" Iya, saya menyuruh driver kamu pulang dan tentunya menyuruh dia sedikit berbohong kepada suami kamu hahhaha" ujar Bara tertawa. Sebelum mengikuti Kiara ke dalam taman Bara terlebih dahulu meminta kepada driver yang mengantar kan Kiara untuk segera pulang dan meminta tidak membocorkan kepada siapa pun Kiara dimana dengan alibi Masalah keluarga

" Masalah suami istri? Kamu bilang seperti itu kepada driver nya? " Ujar Kiara tidak percaya

" Iya, aku bilang kamu lagi merajuk sama mas Bryan hahaha eh pak driver nya langsung paham dan mengerti karena dia juga pernah mengalami ya sudah pulang deh " Bara memasuki mobilnya

" Cepatlah masuk Kakak ipar , jika tidak ingin Bryan mengutus para anak buah nya untuk mencari keberadaan kita " teriak Bara dari dalam mobil

'' apa dia bisa melakukan semua itu? " Tanya Kiara tidak percaya setelah menduduki bokong nya di mobil

" Menurut kamu? Apa sih yang ngak bisa di lakukan oleh suami mu itu ? Selain mengubah takdir tapi hahahah hshshs" jawab Bara

" Bara Bara kamu kapan serius nya sih jadi orang, bercanda terus " Kiara yang kebingungan melihat perbedaan yang signifikan antara suami nya dan adik ipar nya ini

" Satu Minggu lagi saya akan bergabung di B.A.W group. Maka kamu akan melihat keseriusan saya tapi bohong hahaha hahaha "

" Bara !"

" Iya satu Minggu lagi aku akan ikut membantu mas Bryan , karena biang kerok akan kembali ke tanah air tapi mungkin tidak sampai satu Minggu lagi, tergantung si biang kerok tersebut " ujar bara dengan nada dan ekpresi yang serius

" Biang kerok?" Tanya Kiara bingung

" Hmm kamu belum tahu ya Ki? Nanti kamu juga akan tahu, keluarga besar kita memiliki sisi buruknya dan itu dari pihak papa . Papa memiliki adik tiri yang bernama Beni . Mungkin untuk saat ini sampai di situ dulu kamu tahu Ki " ucap Bara mengobati sedikit penasaran Kiara

" Aku baru tahu, dan Om beni akan kembali ke Indonesia?" Tanya Kiara

" Bukan tapi anak nya Alex , Alex yang brutal , brengsek, penjahat kelamin , pencandu, semua ada dengan dirinya serta ingin merebut semua hak papa " jawab Bara sedang kan Kiara hanya Mangut Mangut mendengar kan Ucapan Bara

" Aku tahu kamu baru tahu semua ini, karena mbak Kinan pasti tidak pernah menceritakan hal hal negatif dari keluarga suami nya sendiri. Itulah salah satu hebat nya Kakak kamu Ki, tidak heran jika kamu juga tidak kalah hebat dari mbak Kinan " sambung Bara dengan ekspresi kagum kepada wanita yang telah meninggal tersebut

" Kamu benar Bar, dan aku masih banyak belajar dari mbak Kinan. Semoga kamu dan mas Bryan selalu bersama dan bersatu ya Bar untuk mempertahankan  hak dan milik kalian berdua" ujar Kiara bersungguh sungguh

" Bukan milik kalian, tapi kita , kau Alana dan generasi penerus selanjutnya termasuk istri dan anak saya nanti meskipun hilal nya masih jauh dan belum jelas "

" Phfftttt hahaha hahhs hahha Bara bara kadang aku bingung mana yang serius dan mana kamu yang bercanda " ujar Kiara tidak tahan lagi untuk tertawa

" Sama saya juga bingung hehehhe. Tapi Ki mungkin hari hari kedepannya akan lebih berat dari ini oleh mas Bryan jadi aku mau bilang , tapi sebelumnya kamu jangan tersinggung dulu ya....'

" Bar, aku mengerti dengan kekhawatiran kamu, dan apa yang akan kamu ucap kan. Akan aku pastikan aku meletakkan semua pada tempat dan waktu nya. Akan aku usahakan masalah internal kami tidak akan mempengaruhi pekerjaan kantor mas Bryan " jawab Kiara meyakinkan Bara meskipun dia sendiri tidak yakin dengan hal tersebut

" Kamu terhebat, yaess kita sampai" Bara turun dari mobil

" Aku ngak nyangka kamu bisa makan disini di tempat ini " Kiara kagum dengan kesederhanaan Bara

" Kenapa kamu ngak Suka?" Tanya Bara

" Suka dong, wangi nya malah sampai ke sini , yok makan "

" Iya dong, meskipun di pinggir jalan , tapi ini sate Ter enak di kota ini " Bara duduk di kursi yang telah di sediakan yang di ikuti oleh Kiara

" Sate dua seperti biasa mang" teriak Bara kepada penjual sate

" Oke den " ujar mamang penjual sate

" Wah satenya emang seperti biasa, tapi Aden kesini tidak seperti biasa, ada perempuan cantik di samping nya " ujar istrinya nya mamang tersebut

" Hahaha iya dong, Kakak ipar saya . Istrinya pak bos " ujar Bara memperkenalkan kepada suami istri penjual sate tersebut

" Ha' istrinya mas Bryan? Kok beda ya? Mirip sih tapi ini bukan mbak Kinan ya?" Ucap ibu ibu tersebut yang tidak tahu jika Kinan telah meninggal dunia

Dan siapa sangka Bryan bahkan juga langganan dengan sate pinggir jalan ini " iya mang buk, cerita nya panjang biar nanti mas Bryan yang cerita kan ya, soalnya saya lapar " Bara tidak akan mau membicarakan mengenai masalah keluarga orang lain meskipun itu keluarga mas nya sendiri Bryan

" Tapi mungkin mamang dan ibu belum tahu jika mbak Kinan Kakak kandung saya sudah meninggal dunia ketika melahirkan anak semata wayangnya" Kiara merasa mempunyai kewajiban untuk menyampaikan berita duka ini kepada orang orang yang mengenal Kinan

" Apa? Astaghfirullah innalilahi wainnailaihi rojiun. Jadi mbak Kinan udah meninggal dan mbak ini adik nya ? Yang sekarang menjadi istri nya mas Bryan? " Tanya ibuk tersebut

" Iya buk , mohon doanya untuk Kakak saya ya buk mang, dan doakan juga supaya Alana anak nya mbak Kinan dan mas Bryan selalu sehat " ujar kiara dengan lembut

" Aamiin ya rabballalamin, inshaAllah mbak Kinan Husnul khatimah dan Alana putrinya Selalu di beri kesehatan dan umur yang panjang. Sekarang saya Baru paham dan mengerti kenapa mbak kiara ini sekarang menjadi istri mas Bryan. Tidak mudah memang , tapi ibuk yakin mbak Kiara bisa " ucap perempuan paro baya tersebut dengan tulus

" Terimakasih buk "

" Udah buk, biarkan mas Bara dan mbak Kiara nya makan, jangan di ajak ngobrol toh " ujar mamang dari depan sana

***

" Halo , berani menghubungi saya ? Kalian sudah menemukan istri saya?" ujar Bryan yang masih dalam mobil

[Sudah bos , nyonya dan mas Bara lagi makan sate mamang pinggir jalan , sate langganan mas dan mbak Kinan dulu ] tutttt Bryan mengakhiri panggilan telepon nya setelah mendengar laporan dari orang orang nya. Dengan cepat kilat langsung menuju tempatnya yang di maksud

" Hmmm saya sudah hampir gila mereka enak enakan makan sate " umpat Bryan di dalam mobil

Tidak lama kemudian Bryan sampai, sedikit tertegun karena tempat ini sering di kunjungi Kinan tentu berdua dengan nya. Banyak kenangan dan cerita indah disini , sangat berat menginjak kan kaki namun demi Kiara Bryan menguatkan hati dan pikiran nya

" Mas Bryan" ujar Bara yang melihat ke parkiran mobil

" Huukk hukk " Kiara yang keselek mendengar ucapan bara lalu menoleh ke belakang, siapa sangka orang yang membuat nya terkejut malah kini tepat di belakang nya dengan mata yang beradu pandang

" Enak ya sate nya? Sampai sampai keselek gitu mendengar nama saya ?" Ujar suara Bariton tersebut tanpa ekspresi

Gluk gluk gluk air ludah kasar yang di telan Kiara bahkan berbunyi " siapa sangka ucapan bara ternyata benar, Sangat muda dia menemukan aku" gumam Kiara di dalam hati yang melihat Bara dengan santai nya makan sate tanpa mempedulikan tatapan mata mintak tolong nya

" Mas kok berdiri aja, ngak makan sate? Enak apa lagi ada ceker ayam dan tukang tulang nya mantap , ayok duduk " ucap Bara seperti tidak ada kejadian apa apa

" Enak sate nya?" Ujar Bryan tetap melihat arah Kiara

' enak banget malahan tapi terasa Ambar saat mas ada disini ' tentu saja kata kata ini hanya terucap di dalam hati

" Enak banget kok mas " jawab kiara berusaha santai namun tidak menawarkan makan kepada Bryan

' jangan harap aku menawarkan mas makan sate, kalau mau pesan aja sendiri. Biar tau rasa nya gimana ngak di hargai ' ucap Kiara di dalam hati

1
Khairunisa Laras
semangat kak, jangan lupa lanjut kak
Yora Yul Martika: oke kk,jngn lupa untuk mampir trus ya kk🙏🙏
total 1 replies
Khalisa Aprilia
ceritanya bagus Thor, lanjut yaaa
Yora Yul Martika: terima kasih kk,jangan bosan2 mampir ya kk 🙏🙏
total 1 replies
Khairunisa Laras
kak semangat ❤️
Yora Yul Martika: oke,makasih kk 🙏🙏
total 1 replies
Khairunisa Laras
lanjut kak
Yora Yul Martika: siap kk🙏🙏
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
aku kasih bunga mawar. semangat terus untuk karya nya 🌹
Yora Yul Martika: okee,terima kasih kk 🙏🙏
total 1 replies
ⁱˡˢ ᵈʸᵈᶻᵘ💻💐
halo kak, aku mampir😍
Yora Yul Martika: hallo jga kk,
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!