NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ibu Susu

Mendadak Jadi Ibu Susu

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Ibu susu / Menikah Karena Anak / Janda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:171.2k
Nilai: 5
Nama Author: annin

Alea adalah wanita malang yang terpuruk dan hampir gila karena kehilangan bayi dan suaminya dalam satu waktu. Namun di saat itulah ia bertemu dengan seorang wanita asing yang memberikan bayi laki-laki padanya. Tanpa menaruh curiga Alea menerima bayi itu.
Siapa yang sangka jika bayi tersebut akan merubah masa depannya. Sebab bayi laki-laki itu ternyata adalah putra dari seorang konglomerat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon annin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 28 Informasi

Di kamar Alea, Maria segera pergi setelah tahu Shane sudah tidur. Bayi itu meny*su sangat lahap sampai kenyang dan akhirnya tidur.

Tinggallah Alea dan Sena sendiri. Sana membantu Alea merapikan baju ke dalam lemari.

"Kenapa bajumu sangat sedikit, Nyonya?" Bukan tanpa alasan Sena bertanya, sebab baju yang ia pindahkan dari koper ke dalam lemari tak mengisi setengah dari lemari. Lebih banyak baju-baju milik Shane.

Alea yang juga ikut membantu Sena pun menjawab, "Jangan panggil aku Nyonya. Status kita sama. Sama-sama pelayan di rumah ini."

Sena sudah tahu semuanya dari Juan. Kalau putra majikannya itu akan datang bersama pengasuhnya yang sekaligus menjadi ibu susu bagi Shane.

"Tidak, kata Tuan Fernandez kami harus memanggilmu begitu."

Alea mengernyit. Sedikit heran kenapa Juan meminta yang lain memanggilnya dengan sebutan 'Nyonya'. Padahal dari cerita yang ia katakan Alea harus mengaku jika ia hanya pengasuh sekaligus ibu susu bagi Shane. Itu artinya Alea hanya pelayan bagi Fernandez.

"Kau tidak perlu heran. Mungkin saja Tuan Fernandez ingin menghormatimu karena kamu sudah memberikan asi-mu untuk putranya, yang berarti menyumbang kehidupan untuk penerus keluarga Fernandez," ujar Sena

Alea tersenyum masam. "Benar begitu."

*****

Celeste yang hendak mengambil air di dapur justru tanpa sengaja melihat Juan sedang menelepon seseorang. Awalnya Celeste tak peduli, toh itu urusan majikannya. Sampai ia mendengar sesuatu tentang bayi yang baru saja datang dan mencuri perhatian semua orang di rumah ini. Yang membuat Celeste semakin penasaran adalah saat Juan mengatakan tentang sebuah sandiwara.

Ia tergerak untuk menguping pembicaraan Juan di telepon.

Dengan jelas ia bisa mendengar apa yang Juan katakan, dan ini akan sangat menguntungkannya untuk merebut hati Paula kembali. Ia tahu kalau hubungan Paula dan Juan tidak baik, dan ia ingin memanfaatkan ini demi keuntungan pribadinya. Celeste bahkan mendadak merancang cerita untuk ia sampaikan pada Paula nantinya.

Majikan wanitanya itu terlalu naif hingga berita apa pun yang ia sampaikan selalu dipercaya dan berani membayarnya mahal. Seperti dulu ketika ia selalu sembunyi-sembunyi melaporkan semua kegiatan yang dilakukan oleh Louisa. Paula begitu royal mengeluarkan uang untuknya demi mengetahui apa pun tentang Louisa.

Saking semangatnya ia sampai tak sadar ketika tangannya menyenggol sebuah guci. Celeste panik dan memilih untuk segera berlari dari tempatnya menguping. Begitu Juan mencari sudah tidak ada orang lagi. Hanya pecahan guci yang berserakan di lantai.

Juan tersenyum miring. Umpan sudah dimakan oleh mangsanya.

*

Celeste terus berlari sampai ia melakukan kecerobohan untuk kedua kali.

"Celeste, apa yang kau lakukan? Dasar pelayan bodoh!" Paula terhuyung, untung tak sampai jatuh.

"Maaf ... maafkan aku, Nyonya." Celeste menoleh ke belakang. Takut jika Juan mengikutinya.

"Kenapa kau berlarian di dalam rumah, apa kau sudah gila, hah?" bentak Paula.

Celeste menoleh sekali lagi ke belakang. Memastikan jika Juan benar-benar tidak mengikutinya. Merasa aman Celeste menarik Paula kembali ke kamar majikannya itu.

"Celeste!" Paula menyentak tangan pelayan yang menariknya.

"Dasar kurang ajar. Apa lagi yang kau lakukan sekarang?" hardik Paula. Ia memegangi tangannya yang sedikit sakit karena ulah pelayan ini.

Saking kesalnya Paula ingin menampar Celeste. Tangannya sudah terangkat ke atas, siap mengayun untuk melepas satu tamparan di wajah pelayan yang sudah berani kurang ajar ini.

"Eits ... tunggu dulu, Nyonya. Jangan marah dulu," sergah Celeste. Ia menahan tangan Paula yang akan mendarat di pipinya.

"Lepaskan, Bodoh!" Paula geram menghadapi pelayan ini.

Celeste tak langsung melepaskan tangan Paula seperti yang diminta majikannya tersebut. "Aku ada berita bagus untukmu, Nyonya."

Paula mendesis kasar. Ia pun memalingkan muka dari Celeste. Seakan tak percaya akan apa yang pelayannya ucapkan.

Celeste tahu ini pasti akan terjadi. Paula tidak akan serta merta percaya padanya. Ia pun lanjut berkata, "Ini tentang bayi Tuan Fernandez."

Paula masih bergeming. Tak mau menatap Celeste.

"Ada rahasia besar tentang siapa bayi itu sebenarnya," imbuh Celeste. Kali ini ia yakin Paula akan meresponnya.

Benar saja. Paula kontan menoleh. Menatap penasaran pada Celeste.

Bravo!

Celeste sudah menduga semua. Majikannya pasti akan segera mengorek informasi darinya. Dan saat inilah ia akan pasang harga. Dalam hati Celeste tersenyum menang.

Ia pun melepaskan tangan Paula perlahan. "Tapi, maafkan aku Nyonya Paula. Aku tidak bisa memberimu informasi apa pun meski aku tahu kebenarannya. "

Paula kembali memegang tangan yang baru saja dilepaskan oleh Celeste. Dengan angkuh ia berkata, "Berapa harga yang kau minta?"

Celeste tersenyum. Ia pura-pura malu meski sebenarnya dia teramat senang karena ia berhasil membuat Paula percaya padanya. "Aku takut pada Tuan Fernandez jika aku ketahuan menyebarkan identitas bayinya. Aku mohon maaf, Nyonya. Aku tidak bisa mengatakannya padamu."

Paula mulai marah. Ia benar-benar kesal dengan pelayannya ini.

"Berhenti berbelit-belit, Celeste. Katakan saja berapa yang kau mau dan cepat katakan informasi apa yang kau punya, atau kau angkat kaki sekarang juga dari rumah ini!" Paula menunjuk pintu keluar.

"Tidak ... tidak, Nyonya. Jangn usir aku. Aku masih mau bekerja di sini. Aku akan memberikan informasi itu." Celeste berpura-pura takut. Padahal ia tahu benar Paula tidak bisa memecatnya karena yang berkuasa untuk urusan pegawai di rumah ini hanya Juan.

Tak banyak basa-basi lagi. Celeste menyebutkan nominal yang ia inginkan.

"Aku belum bisa memberimu uang sekarang, tunggu David pulang dan aku akan mengirimnya padamu." Paula jujur. Ia memang tidak memegang akses uang sekarang ini karena rekeningnya dibekukan oleh Juan. Sementara David tak pernah memberinya uang sama sekali.

"Kau jangan takut. Aku pasti membayarmu," sambung Paula meyakinkan.

Celeste pun percaya. Ia mulai menceritakan apa yang ia dengar dari pembicaraan Juan di telepon.

Paula tersenyum-senyum sendiri. Seakan ia punya celah untuk bisa membuat Juan takluk.

"Bayi ... bayi siapa yang kalian bicarakan?" David tiba-tiba datang dan sedikit mendengar percakapan istrinya dan pelayan.

"David, kau sudah pulang?" Paula tersenyum senang melihat kedatangan suaminya.

"Ya, aku sudah pulang. Tapi tadi aku dengar kau dan Celeste membicarakan soal bayi. Bayi siapa yang kau maksud?"

"Ayo duduk dulu, aku akan ceritakan berita besar untukmu." Paula seakan tak sabar untuk bercerita pada suaminya.

Di samping Paula, ada Celeste yang mengangguk-angguk menyetujui ucapan Paula.

"Untuk apa kau masih di sini. Keluar!" usir Paula yang tak suka dengan keberadaan Celeste.

"Maaf, Nyonya." Celeste pun pamit. Sebelum benar-benar pergi, Celeste mengingatkan Paula akan janjinya untuk memberikan uang pada Celeste.

"Iya, aku akan mentransfernya segera. Sekarang pergi?"

"Baik, Nyonya." Celeste peri dari kamar Paula dan David.

Setelah mengajak David untuk duduk, Pula menceritakan kejadian tadi pagi saat Alea dan Shane pulang, juga menceritakan apa yang Celeste katakan.

"Jadi maksudmu, Juan membayar wanita itu untuk meminjamkan anaknya dan mengakuinya sebagai anak Juan sendiri. Sementara ibunya disuruh berpura-pura menjadi pengasuh sekaligus ibu susu bayi tersebut?" tutur David. Menyimpulkan semua cerita Paula.

Paula mengangguk yakin.

David tersenyum miring. Mendadak ia punya ide brilian untuk kembali masuk ke perusahaan Fernandez.

"Kau lihat nanti, Juan. Siapa yang akan kalah!"

1
astr.id_est 🌻
akhir yang bahagia thanks untuk ceritanya thor ☺
annin: Terima kasih, Kak Astr.id_est, sudah mengikuti sampai akhir kisah❤️
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya perjuangannya Juan berhasil, sekarang Alea udah balik normal kembali
Juriah Juriah
Alhamdulillah masih rezeki kak author hp nya ketemu jadi bisa nulis kelanjutan crita nya LG dong semangat kak author 💪🙏
annin: Iya, Kak, alhamdulillah banget. Makasih supportnya, Kak❤️
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya Alea melahirkan bayi cantiknya dengan selamat jadi sekarang kakak Shean punya adik
astr.id_est 🌻
Aaaa ikut bahagia, selamat menjadi kakak shane
astr.id_est 🌻
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya adiknya Shean launching,kira2 cewek apa cowok iya🤔🤔🤔
annin: Akhirnya, yak. Cewek pa cowok yak debaynya🤭
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
Juan perjuangan mu demi anakmu nggak sebanding dengan perjuangannya Alea mengandung anaknya jadi nikmati lah dengan ikhlas
annin: Iya, ya. Kalau dipikir2 menjauhi suami saat hamil tuh pasti ada rasa gak enanknya juga, bersalahnya juga. Tapi mau gimana, debaynya gak tahan deket2 bapaknya🤣
total 1 replies
Lisa
Selamat y utk Juan & Alea..sehat y utk Alea & debaynya
Lisa: 😊 ya Kak..kita diundang jg nih
total 2 replies
olyv
😅😅😅👍👍👍👍👍
annin: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
sungguh teganya diri kakak Author, setelah sekian lama Juan memperjuangkan cintanya ke Alea sekali nya udah bersama dan itu juga belum lama,lea langsung hamil dengan kehamilannya ini Juan dipisahkan lagi dengan Lea, sungguh teganya diri mu kakak Author
annin: Hahahaha, Biar Juan makin tahu bagaimana memperjuangkan wanita Kak. 🤭
total 1 replies
astr.id_est 🌻
😍😍😍😍😍
annin: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
olyv
next lah thor
Uba Muhammad Al-varo
Juan benar kata Daniel,bawa Alea ke dokter dan pasti ada kabar gembira yang kau dapatkan 😏😏😏
astr.id_est 🌻
otewe adik shane, smg cewek biar sepasang 🤭
Lisa
Alea hamil tuh
Sumini Mini
alea hamidun
astr.id_est 🌻
mampus kau celeste maka nya mulut jangan ember, astga juan calon anakmu g mau dekat2 dgn daddy nya 😅
Anbu Hasna
hamidun
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya Shean mau mendapatkan adik,ini nih orang tua siapa yang ngaku papanya Louisa jangan2 papa tiri nya Louisa.🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!