NovelToon NovelToon
HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

HANABI ( Antara Dendam & Cinta )

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Mafia / Fantasi Wanita / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi / Misteri
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kasmawati

Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .

Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .


Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰

Happy Reading 📖
.
.
.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nama Yang Sama

.

.

Siang ini Hanabi mengendarai mobil baru nya di bawah trik sinar matahari , selama tiga tahun kepergian nya dan akhirnya ia kembali ke negara nya ini dengan penampilan nya yang sangat berbeda.

Kembali nya ke negara Hongkong ,Hanabi ingin membalaskan dendam nya kepada pria yang bernama Zilong atau lebih di kenal dengan Delvin Johnson , terutama kematian ayah nya , ia akan membalas semua nya darah di balas dengan darah dan nyawa di balas dengan nyawa .

hingga ia tak sengaja lewat di sebuah taman yang berada di kompleks Mansion orang kaya . Hanabi menghentikan mobil nya ia melihat ke arah taman itu , dan ingatan nya kembali terlintas tiga tahun yang lalu .

" pasti sekarang sih pum - pum cantik itu sudah besar " ucap Hanabi seraya tersenyum membayangkan wajah lucu Crystal yang tak sengaja ia temui tiga tahun yang lalu di taman ini .

Hanabi keluar dari mobil nya , hari ini ia ingin menghabiskan waktunya menyusuri kota Hongkong sebelum ia memulai semua permainan nya .

Tetapi baru beberapa langkah ia melangkah ke arah taman itu ia mendengar suara tangisan seorang anak perempuan .

" Hiks .... Hiks ..... Hiks..... "

Hanabi mengerutkan alis nya , ia melihat ke seluruh taman itu tapi ia tidak melihat siapapun kecuali diri nya , karena memang siang ini matahari sangat lah panas .

" Hiks..... Hiks ... Hiks.... "

" siapa di sana. " ucap Hanabi ia mencari dimana sumber suara itu

Seorang anak perempuan dengan rambut panjang nya yang di biarkan terurai itu mengehentikan tangisan nya .

" siapa sih .... masa di siang seperti ini ada hantu " ucap Hanabi lagi karena suara tangisan itu tidak terdengar lagi .

Hingga ia melihat pohon bunga bergerak , Hanabi diam tetapi ia tetap harus waspada apa lagi saat ini ia hanya sendiri saja .

Dan muncullah sosok anak kecil dan langsung menatap nya dengan datar , Hanabi menghela napasnya dengan kasar , ternyata suara tangisan itu berasal dari anak kecil itu .

Hanabi menghampiri nya dan gadis cantik itu tersenyum lembut kepada anak perempuan itu.

" Hallo " ucap Hanabi melambaikan tangan nya seraya tersenyum lembut.

anak perempuan itu masih menatap nya dengan wajah yang datar , dan mata nya sebab mungkin sejak dari tadi anak perempuan itu menangis sendirian di taman ini .

" ayo kemari .... Aku bukan orang jahat .... " ucap Hanabi lagi

Dan dengan perlahan anak perempuan itu menghampiri nya dengan berjalan pelan seraya menunduk .

" kau sedang apa disini hhhhmmm.... ? dimana orang tua mu ... ,? " tanya Hanabi dengan suara lembut nya saat anak perempuan itu sudah berdiri di hadapan nya .

tapi anak perempuan itu tetap diam , Hanabi berjongkok di hadapan nya " Baiklah jika kau tidak ingin menjawab pertanyaan kakak .... Tidak masalah .... tapi apa boleh kakak kenalan sama kau .... Namaku Merry ... Namamu siapa. ? " tanya Hanabi , mulai hari ini ia mengubah nama dan indentitas nya menjadi Merry Rosseanne.

" Crystal " ucap anak perempuan itu dengan suara pelan nya .

Hanabi terdiam nama itu sama seperti nama seorang bocah kecil yang ia temui tiga tahun yang lalu di tempat ini .

Ya anak perempuan yang sedang menangis sendirian di taman itu adalah Crystal , sepulang dari sekolah Crystal pulang lebih dulu dan ia tidak menunggu sopir menjemput nya , ia memilih naik taksi dan meminta sopir taksi menurungkan nya di taman ini, ia juga masih memakai pakaian sekolah nya .

Tapi tak lama Hanabi tersenyum " nama yang cantik .... Oh ya kalo boleh kakak tau kenapa kau menangis sendirian disini .... ? " tanya Hanabi

tetapi Crystal hanya diam saja seraya ia kembali menunduk " baik lah .... kakak tidak akan bertanya lagi maaf .... Dimana rumah mu biar kakak antar " ucap Hanabi , matahari sangat panas siang ini dan ia tidak akan membiarkan Crystal berada di tempat ini sendirian .

Crystal menggelengkan kepalanya " aku gak mau pulang kak.... " ucap Crystal

Hanabi mengerutkan alisnya mendengar apa yang di katakan oleh Crystal " kenapa .... ? apa kau mempunyai masalah... ? Atau orang tuamu menyakitimu ..... ? "

Crystal menggelengkan kepalanya " aku hanya tidak ingin bertemu papi itu aja " jawab Crystal

" baik lah kakak mengerti ..... tapi disini cuacanya sangat panas kulit mu bisa terbakar jika kau berada di bawah trik sinar matahari terlalu lama " ucap Hanabi

" aku mati aja papi gak peduli juga sama aku kak " ucap Crystal matanya kembali berkaca-kaca

" kemari " ucap Hanabi , Crystal mendekat dan kini keduanya duduk di atas rumput yang ada di bawah pohon rindang .

" kakak tidak tau apa masalah mu .... tapi kakak hanya ingin mengatakan kepadamu , tidak ada seorang ayah yang tidak peduli kepada putri nya , semua ayah yang ada di dunia ini semua nya peduli kepada putri nya ... Kau sangat beruntung karena kau ma___"

" itu menurut kakak tapi menurut Crystal bedah .... Papi Crystal gak sayang sama Crystal dia hanya sibuk dengan pekerjaan nya , dari kecil Crystal di asuh oleh bibi Zora , papi hanya mementingkan dirinya sendiri .... Dan sekarang .... sekarang papi ingin menikah dengan wanita yang tidak Crystal sukai " Crystal memotong ucapan Hanabi , ia menatap Hanabi dengan menangis seraya mengeluarkan semua unek-unek yang ada di dalam hati nya .

Hanabi terdiam ia merasa iba dengan Crystal , " Hiks....Hiks..... Crystal benci papi .... papi gak pernah sayang Crystal .... dan jahatnya lagi setiap kali Crystal bertanya dimana ibu kandung Crystal papi tidak pernah mengatakan nya , justru dia membentak Crystal kak .... Hiks ...hiks .... " lanjut Crystal

Hanabi meraih tubuh rapuh gadis kecil itu ia membawanya kedalam pelukan nya , di elusnya kepala Crystal dengan lembut " kasian sekali anak ini .... " ucap Hanabi dalam hati nya .

setelah sudah dirasa cukup tenang Crystal melepaskan pelukannya dari Hanabi , " apa kakak bisa berbicara " tanya Hanabi dengan pelan , Crystal menganggukkan kepalanya .

" Crystal tidak boleh berkata seperti itu lagi ya .... menurut Crystal papi Crystal itu tidak sayang sama Crystal tapi yang sebenarnya papi Crystal itu sayang banget sama Crystal mungkin dia ingin menikah lagi supaya Crystal mendapatkan kasih sayang yang lengkap dan supaya ada yang menemani Crystal di rumah karena papi nya Crystal mungkin tidak bisa selalu menemani Crystal " Hanabi memberikan pengertian kepada gadis kecil itu

" tapi gak harus sama wanita itu kak .... aku tidak menyukai nya ... Wanita itu mempunyai banyak drama ... yang ada aku nanti di perlakukan seperti pembantu di rumah ku sendiri " ucap Crystal lagi

" baiklah kalo begitu Crystal bicara baik - baik sama papi nya ya .... Ini sudah mulai sore pasti keluargamu mencari mu .... biar kakak antar pulang dimana rumah mu " ucap Hanabi

Crystal diam tapi tak lama ia beranjak berdiri " di sana kak " ucap Crystal

Hanabi juga ikut berdiri " ayo kakak antar " ucap Hanabi

Dan kini kedua nya melangkah masuk kedalam mobil , dan Hanabi menjalankan mobil nya , Crystal hanya terlihat diam ia tidak berkata apapun lagi .

" yang mana rumah mu " tanya Hanabi

" pagar warna hitam kak " jawab Crystal

Hanabi menjalankan mobilnya menuju pagar berwarna hitam yang di tunjuk oleh Crystal , setelah sampai di depan pagar itu Hanabi mengentikan mobil nya .

" sudah sampai " ucap Hanabi

" terimakasih kak Merry .... semoga kita bisa bertemu lagi " ucap Crystal

Hanabi tersenyum " bisa .... ini hari kamis dan setiap hari kamis sepulang sekolah Crystal temui kakak di taman yang sama ya " ucap Hanabi

Crystal tersenyum " ok kak .... Aku pergi dulu " ucap Crystal , Hanabi menganggukkan kepalanya setelah nya Crystal keluar dari mobil nya.

.

.

.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!