Rose Gabriel Putri Dhekson dia putri sulung dari Arka dan Raihana
Dia gadis yang sangat cantik dan imut namun siapa sangka wajah seimut itu memiliki sifat yang nakal bahkan sangat bar-bar,dia bahkan berani mengajak pria yang dia sukai untuk berpacaran bahkan dia mau melakukan apapun
Dia juga orang yang sangat keras kepala,sulit diatur jika diluar rumah tapi jika dirumah dia sangat penurut bahkan manja
Arka menugaskan Willy Lorenzo yaitu sahabatnya sendiri untuk menjaga Putri sulung nya itu,sejak Gabriel masih bayi membuat Willy bisa hapal bagaimana cara menjinakkan Gabriel
Tapi suatu ketika Gabriel melakukan sesuatu yang sangat fatal sampai membuat Arka kecewa padanya yaitu bermalam di hotel dengan laki-laki
Dan Gabriel sudah kehabisan akal membujuk sang Papah jadinya dia menjaminkan Willy bahkan meminta dinikahkan dengan Willy
Jadi bagaimana kelanjutan langsung mampir aja yuk gass ngeng!!!!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isma wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gabriel sakit
Hari kerangkatan Willy pun tiba
Gabriel bergegas pergi kebendahara ingin mengantar Willy tapi dia terlambat karena Willy sudah pergi
Willy bahkan tak berpamitan pada Gabriel dia juga tidak tau kapan jam berapa Willy berangkat tapi dia tadi sebelum kebendahara dia pergi kekantor Willy tapi Willy tidak ada menanyakan keresepsionis
Gabriel semakin merasa bersalah pada Willy tapi dia juga belum ada keberanian untuk memutuskan hubungan dengan Melky, hubungan dengan Melky sudah berjalan 2 Minggu walaupun Gabriel 1 Minggu terakhir sudah mulai menjauhi Melky tapi Melky tetap sabar dengan sikap Gabriel
Gabriel pun pulang kerumahnya Arka bukan kerumah Willy,dia langsung masuk kamar, Ponsel Gabriel terus berbunyi dari tadi telpon dari Melky dan chat-chat dari Melky tapi dia tidak mau mengangkat dan membalas chat Melky
Gabriel tak berani bercerita pada Mamah dan Papah nya sudah jelas pasti dia akan disalahkan bahkan akan mendapat amukan dari Arka
Gabriel mengirimkan pesan kepada Willy
"Om Riel minta maaf,Riel janji gak bakal buat om semarah ini lagi"Tulis Gabriel
"Riel Mohon balikin Om Willy yang dulu,Riel gak mau Om Willy yang sekarang"Tulis Gabriel
Tak ada balasan dari Willy karena Willy mungkin masih ada didalam pesawat
3 hari berlalu
Semua chat yang dikirimkan oleh Gabriel tak ada balasan satupun bahkan dibaca oleh Willy pun tidak
Selama tiga hari itu Gabriel masuk kuliah dia hanya dikamar sambil menunggu kabar Willy
Hana masuk kedalam kamar Gabriel tapi Gabriel hanya tiduran dibalik selimut
"Riel kamu kenapa kuliah?"Ucap Hana
Gabriel hanya diam dan Hana mengelus rambut anaknya itu dia kaget karena tubuh Riel sangat panas
"Astaga kamu demam sayang?"Ucap Hana
Hana langsung menelpon Arka untuk memberitahu jika Gabriel sakit, setelahnya dia menelpon Nisa
"Mah telpon Om Willy juga aku mau dia tau aku sakit"Ucap Gabriel
"Riel?"Ucap Hana yang tak tega dengan Gabriel
30 menit kemudian Arka datang bersamaan dengan Nissa
Arka masuk dengan wajah khawatir diwajahnya
"Cepat periksa putri Nissa!"Ucap Arka
Nissa langsung memeriksa Gabriel
"Dia kenapa sayang?kok bisa sakit?"Ucap Arka
"Aku juga gak tau honey!aku masuk kedalam badan dia tau-tau panas"Ucap Hana
"Apa gara-gara Willy yah?"Ucap Arka
"Kayanya Iyah deh honey soalnya dia nyuruh aku kabarin Willy"Ucap Hana
"Aku udah kabarin tadi tapi gak tau sih dia bakal datang atau gak"Ucap Arka
Nissa sudah selesai memeriksa Gabriel
"Riel kenapa Nisa?"Ucap Hana
"Kayanya dia stress makanya dia sakit"Ucap Nissa
"Hah?"Ucap Arka dan Hana bersamaan
"Tapi dia memiliki gejala tipes"Ucap Nissa
"Tapi syukur nya gak perlu kerumah sakit,ini bisa dirawat dirumah aja"Ucap Nissa
"Aku kasih obat penurun panasnya dan lain-lain nya"Ucap Nissa
"3-5 hari lagi dia bakal sembuh dan makan juga harus dijaga"Ucap Nissa
"Syukurlah"Ucap Hana dan dia duduk disamping Gabriel
"Willy mana?ini istrinya sakit kok dia gak ada?"Omel Nissa
"Dia sedang ada tugas diluar kota"Ucap Hana
"Lagi?pasti kamu kan Arka yang tugasin?tega banget sih hah?udah tau pengantin baru malah dipisahin kan gini jadinya"Ucap Nisaa
"Kamu kan bisa tugasin yang lain kan?kenapa malah Willy sih?"Ucap Nissa
Arka hanya diam karena Omelan Nissa karena apa yang diucapkan Nissa ada benarnya
"Ini 2 kalinya Gabriel kaya gini dan Willy gak ada itu semua gara-gara kamu Arka!"Ucap Nisaa
"Kalau 3 kali dapat kulkas aku kalau kesini"Ucap Nissa
"Ah lama-lama darah tinggi aku, baik lah aku permisi"Ucap Nissa
Nissa pergi dan Arka duduk disampingnya Gabriel
"Apa yang diucapkan Nissa benar banget sayang,Willy gak ada disamping Riel gara-gara aku"Ucap Arka
"Aku kan udah kasih tau kamu bisa kirim Hero atau Gio kan?"Ucap Hana
"Jadi gimana?"Ucap Arka
"Gimana aku juga gak tau"Ucap Hana
"Maafin Papah ya Riel karena buat kamu kepisah sama suami kamu"Ucap Arka
Wajah Riel pucat sambil tertidur
"Aku suruh pelayan ambilin konfres dulu yah"Ucap Arka
"Iyah"Ucap Hana
Hana mencium pipi dan kening anaknya itu,Gabriel anak yang jarang sakit jika dia sampai sakit berarti itu benar-benar darurat
Hari sudah malam
Arka membatalkan semua meeting-meeting nya demi memantau kondisi Gabriel tapi panas Gabriel tak kunjung turun bahkan Gabriel sering mengigau
Pintu kamar Gabriel terbuka yang adalah Willy dengan wajah khawatir dan panik,dia setelah Arka menelponnya memberi kabar jika Gabriel sakit dia langsung bergegas pergi menuju bandara untuk pulang
"Riel kenapa?"Ucap Willy
"Dia dapat gejala tipes Willy"Ucap Hana
"Kenapa gak dibawa dikerumah sakit?"Ucap Willy
"Kata Nisa gak usah"Ucap Arka
"Riel....Riel...."Ucap Willy sambil menggenggam tangan Gabriel dengan erat
"Panas sekali!"Ucap Willy
"Bisa tinggalkan aku berdua dengan Riel?"Ucap Willy
Hana menganggukan kepalanya tapi Arka seperti tak ikhlas meninggal kamar Gabriel tapi Hana menariknya keluar
Mereka berdua sudah keluar
"Riel om maafin kamu!Riel..."Ucap Ucap Willy dengan khawatir
Gabriel masih tertidur pulas karena efek obat yang diberikan oleh Nissa
"Om janji gak akan diemin kamu lagi"Ucap Willy sambil mengelus rambut Gabriel
Gabriel terbangun dan memegangi tangan Willy sambil tersenyum
"Aku salah Om"Ucap Gabriel
"Aku baru sadar ternyata aku sudah jatuh cinta sejak aku lahir sama om tapi aku gak pernah mau sadar"Ucap Gabriel
Willy tersenyum dan dia mengingat saat Gabriel menangis ketika digendong siapapun bahkan digendong oleh Hana dia tetap menangis tapi berbeda dengan Willy Gabriel tiba-tiba diam bahkan tertidur pulas digendongan nya
"Sekarang Om ada disini,Riel jangan sakit lagi yah"Ucap Willy
"Iyah om"Ucap Gabriel dengan lemah
"Om gak akan tinggal Riel lagi"Ucap Willy
Gabriel tersenyum dan kembali menutup matanya karena dia masih mengantuk
Willy terus menggenggam tangan Gabriel sambil mencium-cium punggung tangannya
"Gabriel kamu milik saya!kamu milik saya"Ucap Willy
"Seharusnya saya bertindak bukan malah diemin kamu sama laki-laki itu"Ucap Willy
"Saya akan selalu menjaga kamu Riel, walaupun kamu gak suka"Ucap Willy
aku ngakak pas baca "mempelai"
jadi "pembelai" sama "pembeli"
😂😂😂😂
prince sama arka tuh, gw sampek mikir kok ramdom ya?
tapi pas nubrukin dada tuh kek pengen
muntah gitu