Apa jadinya jika bertemu dengan sosok pria dingin tapi tampan dan pria itu menjadi pacar bohongan kita?
Nasib percintaan seorang Alexa Stefani selalu gagal dimana dirinya yang selalu dikihanati cinta pertama nya hingga dikhianati sahabatnya sendiri. Hingga suatu hari dirinya bertemu dengan sosok pria dingin yang akhirnya menjadi pacar nya meskipun bohongan.
*
Mahendra Alan Angkasa, sosok pria dingin dan tampan membuat semua wanita selalu mendekatinya dengan takut takut. Hingga suatu hari dimana iya harus berpacaran bohongan dengan seorang gadis yang memiliki paras cantik namun ceroboh.
Akankah mereka selalu bersama selamanya?
#SEQUEL MY LITTLE WIFE
( ANAKNYA ALITA DAN IVAN)
#WAJIB BACA MY LITTLE WIFE YAHH GAESSS
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wdy_k26, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cemburunya Alan (2)
Alan menatap kesal ke arah langit -langit dikamarnya. Bayangkan saja ia sudah capek-capek ketaman namun apa yang di dapatnya? Gadis itu bercanda ria dengan seorang pria yang baru saja dikenal nya ckckc.
Drt....
Mama is calling
Alan menatap nama yang tertera di ponselnya kemudian ia menetral suaranya dengan sesantai mungkin.
"Halo ma" ucap Alan
"Astaga baby sayang.. maaf banget mama baru nelfon kamu. Kamu tau kan biasa papa kamu kalo ngambek ckckc kek anak kecil sampek berhari hari" cerocos Alita yang membuat Alan menjauhkan ponselnya dari telinganya itu.
"Iya tau, jadi ada apa mama telfon Alan?" ucap Alan dengan singkat.
"Anak ini ya memang sontoloyo kamu, orang tua telfon malah nanyak ada apa" ucap Alita yang membuat Alan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
"Okey, ada apa mama telfon Alan?" Ucap Alan dengan pelan.
"Oh iya mama mau nanyak kabar kamu. Gimana? Sehatkan? Alhamdulillah" ucap Alita yang membuat Alan menghela nafasnya.
Belom saja ia membalas ucapan mamanya tiba tiba mamanya sudah membalasnya saja.
"Iya baik ma" ucap Alan dengan pelan
"Oh iya Alan, mama sama oma mau jalan jalan ke tempat kamu tapi tanpa sepengetahuan opa dan papa kamu dong. Eh jangan bilang siapa siapa.. awas saja kamu"
Astaga baru saja dirinya terbebas dari mamanya, kenapa mamanya kesini lagi? Apalagi membawa omanya ckckx
"Alan woi" teriak Alita
"Iya ma, Alan disini" ucap Alan dengan kesal
"Senang kamu kan?" Tanya Alita lagi
"Iya senang" balas Alan dengan datar.
"Astaga si barakokok.. kamu bilang senang tapi nada kamu tidak senang ckck.. dah ya Alan.. see u sayang.. sampai jumpa 1 bulan lagi hehehe" ucap Alita yang langsung mematikan panggilannya dengan sepihak
"Satu bulan lagi?"
*********
Alexa menatap arlojinya, tanpa sadar matanya melotot. Berarti sudah hampir 4 jam dirinya di taman ini.
"Ehm maaf aku mau ke ruangan tetangga ku ini. Apakah kau jadi melihat teman mu itu?" Tanya Alexa dengan ragu.
"Tentu saja aku jadi. Bagaimana jika kita bareng masuk ke dalam rumah sakit ini, dan berpisah saat ke ruangannya" ucap Edward yang dibalas anggukan setuju Alexa.
"Ruangan berapa temannu itu?"
"Dia di ruangan 103 lantai 2" ucap Edward sambil membaca ponselnya.
"Oo.. Apa?" Ucap Alexa yang tersadar
"Kenapa? Kau tau ruangannya?" Tanya Edward dengan menatap heran Alexa
"Apakah temanmu namanya Alan?" Tanya Alexa dengan heran
"Iya.. apa kau kenal?"
"Dia tetangga apartemen ku" gumam Alexa.
*******
Alan menatap kosong ke arah jendela, saat ini ia sungguh kesal.. ingin rasanya ia mengetahui siapa pria yang ada di sebelah Alexa tadi.
Cklek
"Kau sudah dat-" ucap Alan terputus kala melihat Alexa bersama dengan Edward sahabatnya
"Ternyata kau tau aku mau datang?" Ucap Edward dengan heran yang membuat Alan menatap datar kedua orang tersebut.
"Kenapa kau disini?" Tanya Alan dengan datar
"Astaga dude, aku cuman melihatmu.. oh iya Alward meminta maaf karena gk bisa jenguk kau.. memang kembaranku itu sangat payah sekali ckckc"
Alexa menatap kedua orang tersebut dengan pandangan heran, ia merasa canggung dengan keadaan saat ini.
"Oh iya kenapa kalian bisa bersama?" Tanya Alan sambil mengangkat alisnya sebelah
"Aku melihat gadis cantik ini di taman dan yah seperti kau tau kami kenalan dan ternyata tetangga Apartemen yang dibilang gadis ini adalah kau ckckc"
"Oh" gumam Alan dengan dingin.
"Ehmm.. kalau begitu aku permisi keluar ya" ucap Alexa yang hendak pergi keluar
"Kau disini saja, aku sakit juga karena kau... Apa kau gk mau bertanggung jawab?" Ucap Alan yang membuat Alexa menghentikan langkahnya.
Alexa menatap nyalang pria dingin tersebut... Kemarin pria ini mengatakan bahwa sakitnya bukan salahnya tapi sekarang? Astagaa ia tidak percaya dengan peria ini...Apa pria ini sakitnya sampai merusak otaknya?
"Terserah kau saja" ucap Alexa malas.
*********
**voteeee dannn komennn sayangggg
stay safe semuaaa** :)))))