NovelToon NovelToon
Bukan Gadis Culun Biasa

Bukan Gadis Culun Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Cinta setelah menikah / Hamil di luar nikah / Konflik etika / Nikah Kontrak / Pernikahan rahasia
Popularitas:264.4k
Nilai: 5
Nama Author: Qinan

Malam itu Lily gadis polos dan culun yang bekerja sebagai room service disebuah hotel mengalami nasib naas karena diperkosa oleh seorang pria yang sedang mabuk namun siapa sangka itu justru membuatnya terjebak dalam sebuah pernikahan tanpa cinta hanya demi status bayi dalam kandungannya agar tidak menjadi anak haram.

Dapatkah gadis itu diterima keluarga kaya raya Wilson atau justru ditendangnya begitu saja hingga membuatnya akan membalas dendam setiap kesakitan yang pernah dirasakannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qinan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab~34

"Benar nona, tuan Alexander semalam tidur di kantor sebenarnya tidak hanya semalam tapi beliau memang lebih sering tidur di kantor." terang tuan Miller sore itu saat dalam perjalanan mengantar Lily pulang.

"Tapi kenapa tidur di kantor, bukankah tuan Alexander memiliki apartemen yang berada tak jauh dari sana ya?" Lily semakin penasaran, apa bosnya itu memang gila kerja?

Tuan Miller nampak melirik gadis itu dari kaca spion depannya. "Sebenarnya sejak kecil tuan memiliki gangguan tidur dan beberapa tahun terakhir ini menjadi puncak dari gangguan tersebut jadi beliau memilih berada di kantor karena bisa menghabiskan malamnya dengan bekerja." terang pria itu menanggapi.

"Benarkah?" Lily nampak tak percaya, jadi benar pria itu memiliki insomnia akut? pantas saja terkadang emosinya kurang stabil.

Kini tak ada lagi pembicaraan diantara mereka karena Lily pun enggan ikut campur urusan pribadi pria itu begitu juga ia juga tak suka jika orang lain ikut campur urusannya, tak berapa lama mereka pun sampai dan bersamaan jeruk yang sejak tadi Lily makan sudah habis tak bersisa. Sebenarnya ia masih ingin dan besok akan membelinya lagi.

Setiap kali pulang Lily selalu disambut oleh beberapa pelayan di rumah tersebut, hidupnya bak seorang putri namun sekali lagi ia benar-benar tak ingin memanfaatkan hal itu sebagai aji mumpung karena ini semua hanya sementara dan setelah bayinya lahir ia akan kembali berjuang dengan hidupnya.

"Nyonya, tuan mengirim semua pakaian ini untuk anda." tiba-tiba pelayan masuk ke dalam kamarnya seraya membawa banyak pakaian.

Lily yang baru selesai mandi pun nampak terkejut melihatnya, tidak hanya pakaian rumah dan gaun namun juga pakaian kerja dengan merk ternama. Kemudian para pelayannya pun segera menyimpannya di dalam lemarinya namun gadis itu sedikit pun tak tertarik memakainya karena ia sudah bertekad takkan memakai apapun yang bisa mencuri perhatian lawan jenis diluar sana.

Keesokan harinya....

Pagi itu seperti biasa Lily berangkat bekerja diantar oleh sopirnya dan berhenti agak jauh dari kantornya agar tidak menarik perhatian karena Elizabeth dan Nancy pasti akan mencari masalah lagi dengannya. Ketika hendak masuk tiba-tiba ia melihat mobil Alexander datang, entah semalam pria itu tidur dimana karena sejak mereka menikah bosnya tidak pernah tidur di rumahnya.

"Selamat pagi tuan," sapa beberapa karyawan menyambut kedatangan Alexander dan juga tuan Miller.

Saat melewatinya Lily melihat wajah pucat bosnya tersebut, apa sedang sakit? dan pria itu pun hanya menatapnya sekilas lantas berlalu menuju ruangannya.

"Nona Lily!" panggil tuan Miller ketika ia hendak pergi.

Lily kembali berbalik badan menatapnya namun ia sudah tak melihat Alexander bersama pria itu. "Ada apa tuan Miller?" ucapnya kemudian.

"Bisa buatkan saya kopi!" ucap pria tersebut dan tentu saja itu membuat Lily langsung melebarkan matanya, apa ia tidak salah dengar?

"Tuan Miller minta kopi buatan saya?" ulangnya ingin memastikan.

"Hm," pria itu langsung mengangguk.

"Ba-baik kalau begitu tunggu sebentar." Lily pun bergegas pergi ke pantry diikuti oleh Sarah.

"Ly, aku sedang tidak bermimpi kan jika tuan Miller memintamu membuatkannya kopi?" ucap wanita itu kemudian.

"Aku juga tidak mengerti," Lily langsung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal lalu segera membuat pesanan asisten bosnya tersebut.

"Jangan-jangan tuan Miller suka padamu Ly?" Sarah nampak antusias karena jika itu benar maka ia punya bekingan yang kuat kalau Elizabeth dan Nancy membullynya.

"Apaan sih itu tidak mungkin," Lily langsung menyangkalnya masa ia harus berurusan dengan dua pria kutub sekaligus.

"Siapa tahu karena baru kali ini tuan Miller minta buatkan kopi sama karyawan kantor karena biasanya OB kepercayaannya yang melakukannya," Sarah benar-benar masih berharap jika keduanya memiliki hubungan. Bekerja di kantor ini memang mensejahterakannya tapi tidak ia pungkiri justru persaingan sesama karyawan yang sangat terasa.

"Mungkin karena pamanku salah satu orang kepercayaan beliau jadi beliau juga percaya padaku," sahut Lily beralasan. Sungguh sejak menikah dengan bosnya ia jadi semakin jago berbohong sekarang, sial.

"Kau benar juga," Sarah langsung mengangguk lemas padahal bukan itu yang ia harapkan lagipula jika dipikir-pikir tuan Miller mana mungkin tertarik dengan gadis itu yang dilihat darimana pun benar-benar katrok.

"Ly, kamu nyaman ya berpakaian seperti ini?" ucap Sarah beberapa saat kemudian setelah mereka mengantar kopi tuan Miller.

"Tentu saja ini pakaian favoritku," sahut gadis itu lagipula ia memang harus memakai pakaian longgar agar perutnya yang mulai membuncit tak di curigai oleh banyak orang terutama si duo biang gosip di kantornya.

"Siapa tahu kamu ingin merubah penampilanmu dan jika mau aku akan membantumu dengan senang hati," tukas Sarah mencoba untuk membujuknya karena jika dirubah sedikit gadis itu pasti sangat cantik.

Tiba-tiba Elizabeth menimpali mereka dengan gaya songong seperti biasanya. "Ck, mau kamu mandikan air kembang setaman pun dia takkan berubah karena dasarnya buruk rupa ya tetap buruk rupa." ledeknya.

"Apaan sih ikut campur urusan orang lain saja," balas Sarah dengan kesal namun Lily langsung mengajaknya ke mejanya untuk menghindari pertengkaran lebih jauh.

Sementara itu di tempat lain Alexander nampak sedang berada di dalam kamar mandi setelah mengeluarkan isi perutnya, sejak semalam badannya benar-benar lemah. Ia tak menyangka ternyata efek kehamilan seperti ini.

"Tuan, ini kopi yang anda minta." tuan Miller nampak datang membawakan secangkir kopi ketika pria itu baru keluar dari dalam kamar mandi.

Semalam bosnya dirawat di rumah sakit dan karena hari ini banyak pekerjaan jadi memutuskan untuk pergi ke kantor meskipun badannya masih lemah karena terus mual.

Setelah minum kopi tersebut pria itu merasa lebih baik dan itu tak luput dari pengawasan sang asisten, sepertinya kopi buatan Lily lumayan manjur.

"Siapa yang membuatnya kenapa rasanya tidak sama seperti biasanya?" Alexander menatap asistennya tersebut setelah kembali menyesap kopinya yang kini tinggal setengah, ia yakin itu bukan buatan OB seperti biasanya karena cangkirnya pun berbeda dan juga rasanya.

"Sebenarnya tadi saya minta tolong nona Lily buatkan kopi untuk saya, tuan." sahut tuan Miller jujur.

Mendengar itu pun Alexander langsung melotot menatapnya. "Kenapa kamu minta kopi buatan istriku? kamu sudah berani sama saya?" ucapnya dengan kesal, berani sekali asistennya meminta istrinya membuatkannya kopi.

Tuan Miller pun pun langsung menelan ludahnya. "A-anda salah paham tuan, sebenarnya saya sengaja meminta kopi itu atas nama saya takut jika atas nama anda nona Lily akan menolaknya." ucapnya menjelaskan karena ia tahu gadis itu tak menyukai bosnya dan pasti akan menolak dengan alasan akan dicurigai oleh teman kantornya.

"Oh," Alexander kembali mengubah mimik wajahnya sedikit lebih hangat kemudian kembali duduk di kursi kerjanya dan menyuruh asistennya itu untuk segera keluar.

1
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘷𝘪𝘤𝘵𝘰𝘳😂😂
Tuti Tyastuti
𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘤𝘢𝘣𝘶𝘭 𝘨𝘹 𝘣𝘦𝘳𝘶𝘣𝘢𝘩 𝘺𝘢 𝘭𝘪 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘢𝘫𝘫 𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘤𝘢𝘣𝘶𝘭🤣🤣🤣🤣
Ari Atik
perhiasan untuk mantan istri...
😍😍
Fitria Syafei
KK yang baik mungkinkah mereka bersatu kembali 😔 KK yang ganteng terimakasih 🥰🥰
Cicih Sophiana
apa kah Alex mengirim kan kalung berlian nya untuk Lily... seperti nya cinta Alex betul hanya untuk Lily...
Cicih Sophiana
balasan Lily pelan pelan akan mengusik hidup Lex... dgn pesona cantik nya Lily kamu akan tersungkur langsung bulak balik ke jurang penderitaan mu Lex.... selamat menikmati Alex Victoria
nyaks 💜
kan..kan 😅😅
nyaks 💜
wkwkwkwk
nyaks 💜
buat kamu Ly 😅
nyaks 💜
Wow 😅
nyaks 💜
semoga ya Ly 😅😅
༄༅⃟𝐐Loeyeolly𝐙⃝🦜
Jangan senang dulu Ly, belum tentu semua rencana mu akan berhasil, , ,
yumna
di kaaih m alex kah..???
Cicih Sophiana
knp tdk mungkin Alex... mungkin aja kan krn dia tdk meninggal seperti yg dokter bilang...
Rahmawati
perhiasannya di kasih ke Anastasya kah?
jumirah slavina
opone sing belas kasih Lek .. Lek....
Cicih Sophiana
si paman kanebo naksir Lily tuh... apa lg si bos nya tergila gila sama Lily dan mommy ...😄😄😄
Salim ah
waaahh...ly tanpa kamu jebak Alex sudah mendekat sendiri lho
Cicih Sophiana
aq jadi penasaran dgn pernikahan nya Alex dgn si borokokok... apa pernikahan mereka normal seperti umum nya
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛§𝆺𝅥⃝©Adinѕ⍣⃝✰
victim yakin banget jika kalung itu untukmu.
bukan buat wanita lain tapi kalung itu buat istri pertamanya 🤭.

nah kan kalung itu buat Anastasya wah apakah ini ikatan cinta Alex begitu kuat pada Lily mantan istrinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!