NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:442
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 12

POV Kiara

Ucapan yang di lontarkan oleh bik Sumi, selalu saja terngiang-ngiang di telinga ku. Apa aku bisa membuat nya jatuh cinta? Sedangkan hati nya mas Bryan sudah tertutup rapat. Mbak kenapa semua ini terjadi, kenapa harus seperti ini ya Allah

Aku pandangi Alana, bayi ku yang Mungil dan cantik , bukan dari rahim ku tapi aku menyayangi nya .

Apa mas Bryan akan kemari melihat dan menanyakan tentang kami , aku dan Alana yang tidur disini ? Ahhh mana entahlah mungkin saja mas Bryan lega karena aku ngak ada di kamar nya.

" Rebut hati pak Bryan dan buat beliau mencintai buk Kiara " ucapan bik Sumi terus saja bergema di kepala dan telinga hingga mata ku terpejam sendiri.

****

POV Bryan

Kehilangan Kinan membuat hidup ku seperti tidak berguna dan tanpa tujuan. Jika bukan karena alana aku ingin terbang dan menetap di luar negri untuk sesaat, hingga bisa sedikit melupakan sakit ini.

Malam setelah mama dan papa mengumumkan perjodohan aku dengan Kiara adiknya Kinan istri yang sangat aku cintai. Mama dan papa bahkan tidak membiarkan tanah kuburan Kinan kering sebelum melakukan semua ini.

" Kau harus menikah dengan Kiara adik nya Kinan, jika kamu masih ingin melihat mama hidup Bry" ancam mama waktu itu

"Bryan, Alana butuh sosok ibu yang menyayangi dengan tulus , tidak ada yang terbaik selain kiara nak " bahkan papa yang selama ini tidak ingun ikut campur tentang kehidupan pribadi mu , malah sekarang beliau yang memasak untuk menikahi Kiara , perempuan yang telah aku Anggap seperti adik sendiri

" Apa tidak bisa menunggu kuburan istri ku kering dulu baru kalian membicarakan ini" aku hanya menunduk menahan emosi dan amarah

" Minggu depan atau bulan depan itu sama saja Bryan. Lebih cepat Lebih baik "

" Jika aku menolak kalian bisa apa? Saya bahkan bisa menjaga dan merawat Alana seorang diri paah, jadi hentikan semua nya " namun tidak seorang pun mendengar apa yang saya ucapkan

" Jika kamu tidak melakukan yang kami inginkan, tinggalkan kami . Pergilah mencari kebahagiaan mu sendiri, jangan kwatir kan kami, kami akan hidup berdua saja hingga maut menjemput. Tentang Alana, biarkan Alana di bandung bersama Kiara beserta Roy dan Ajeng. Mungkin sudah suratan kami akan seperti ini , lagi pula adik mu yang di luar negri tersebut juga tidak mengingat kami bukan? Ayo mah kita masuk kamar , kita akan membiasakan diri untuk hidup hanya berdua saja " usai berbicara seperti itu , papa membawa mama untuk pergi

Bagaimana bisa aku pergi dan meninggalkan mereka berdua. Mau tidak mau aku terpaksa menikahi Kiara , bahkan mereka seperti tidak mengetahui tentang Kiara yang memiliki kekasih hati.

Aku dan Kinan bahkan mengetahui lelaki yang di cintai oleh Kiara. Kiara bahkan sudah bermimpi dan menghayal menikah dengan lelaki tersebut namun sama seperti ku, dia pun tidak bisa berkutik

Malam ini , setelah keluar dari ruang kerja aku tidak menemukan Kiara dan Alana hingga aku melihat asisten rumah tangga keluar dari kamar nya alana , kamar yang telah di siapkan oleh Kinan sebelum dia pergi ke bandung

" Dimana Kiara dan Alana " tanya ku langsung kepada bik Sumi

" Ada di kamar non Alana pak " bik Sumi pun berkata yang sejujurnya

Aku kebingungan, dengan tindakan yang akan aku ambil sekarang, apa aku harus menemui mereka dan meminta untuk pindah kamar ? Ah sudah lah lebih baik aku istirahat dan tidur saja .

***

POV AUTHOR

Malam ini, berlalu begitu cepat, jiad dan Alana sudah bangun begitu pun dengan Bryan yang juga sudah bangun dari tidur nya . Kiara niat hati untuk ke kamar Bryan untuk mengambil charger ponsel milik nya mematung melihat Bryan yang sedang berdiri tegap di depan photo besar nya Kinan

" Bahkan kedatangan ku, tidsk membuat mas Bryan menoleh sedikit pun , bagaimana bisa aku melakukan apa yang di bilang oleh bik Sumi tadi malam" ucap Kiara berbicara di dalam hati

Karena Alana yang tidur kembali, Kiara memutuskan untuk mandi di dalam kamar Alana . Dengan gerakan cepat dan sedikit terburu-buru Kiara menyelesaikan kegiatan mandinya karena ia takut jika alana bangun dan menangis.

Drakkk Kiara melotot kan mata nya dengan sempurna sesaat setelah membuka pintu kamar mandi .

" Mas mas Bryan kenapa disini?" Ujar Kiara gugup karena malu dan tidak enak lantaran Kiara hanya memakai handuk sehelai yang menutupi badan nya hingga paha

" Ini rumah saya, suka suka saya mau berada di mana saja lagi pula Alana anak saya . Apa ada Masalah jika saya disini sekarang?" Jawab Bryan tanpa memandang Kiara yang masih mematung

" Ini memang rumah mu, dan kamu berhak dimana saja berada dan mau ngapain saja terserah, tali Masalahnya saya habis mandi dan hanya memakai sehelai handuk" ujar kiara melangkah kan kaki ke arah Bryan dan Alana tentu saja Bryan melihat dengan sudut matanya , jika Kiara mendekati nya

" Mau apa kau?" Tanya Bryan seperti orang panik

" Minggir lah mas" ujar Kiara menunduk

" Jangan macam macam Kiara, jangankan menyentuh kamu bahkan ......'

" Siapa yang ingin di Sentuh oleh mas Bryan, aku hanya ingin mengambil ini ' Kiara menarik pakaian ganti yang di himpit oleh Bryan

Bryan yang mendengar dan melihat hal tersebut seperti malu sendiri dengan apa yang di ucapkan nya dan apa yang ia pikirkan

" Untuk selanjutnya berfikir lah yang jernih mas, karena aku juga tidak ingin di sentuh oleh lelaki yang tidak mencintai ku dan sebaliknya" Kiara bergegas meninggalkan anak dan ayah tersebut ke kamar mandi untuk memakai pakaian ganti

" Sial, memang nya siapa yang ingin di Sentuh? Apa mas Bryan pikir aku serendah itu? Aku juga memiliki hati dan perasaan" ujar Kiara mengumpat di dalam kamar mandi sambil memakai pakaian

'" sial apa yang aku pikir kan tadi, kenapa juga aku mengucapkan kalian tersebut ahhhh gila" umpat Bryan meninju kasur tanpa sengaja mengejutkan alana, dan gadis mungil tersebut menangis karena terkejut. Kiara yang mendengar suara tangisan Alana buru buru untuk keluar dan Melihat Bryan membujuk alana

" Husstt husstt jangan nangis sayang, nanti papa belikan ice cream ya' namun tangis bayi yang belum penuh satu bulan tersebut malah tambah kencang

" OOO tidak mau Baiklah baiklah, papa akan membeli kan kamu coklat , sepeda, mainan, boneka atau...."

" Dia bahkan belum mengenai siapa aku dan kamu mas, apa lagi Ic cream, boneka, sepeda dan lain nya . Yaang dia ingin hanya ini, susu atau di gendong seperti ini " Alana langsung berhenti menangis setelah berada di tangan kiara

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!