NovelToon NovelToon
Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Gadis Yatim Dan Ruang Ajaibnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Ruang Ajaib / Time Travel / Fantasi Wanita
Popularitas:78.2k
Nilai: 5
Nama Author: bubun ntib

Su Ran terbangun ketika mendengar suara melengking keras dan tangan kasar yang mengguncangnya..

Heh~ Apakah ini layanan Apartemennya, kenapa begitu kasar pijatannya?
Lalu, kenapa kedap suaranya sangat jelek?

Begitu sadar, ia ternyata masuk kesebuah era dinasti Ping yang tidak tercatat dibuku sejarah manapun.

Hee.. ingin menantangku soal bertani? dan menjual barang?
Jangan panggil aku Su 'si marketer andalan' jika tidak bisa mendapat untung apapun!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bubun ntib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

27

Berita tentang keempat pemuda – pemudi desa Fen Tong mendapatkan pekerjaan di restoran terkenal kota berkat Su Ran langsung tersebar.

Awalnya tidak ada yang memperhatikan pulang perginya keempat pemuda itu dengan kereta Su Ran. Berpikir jika kelimanya tengah berjalan – jalan biasa karena memiliki alat transportasi sendiri.

Siapa yang menyangka, entah siapa yang mulai menyebar langsung tersiar jika ternyata selama ini keempatnya sedang menjalani sebuah magang, dan bukan pekerjaan sembarangan, tetapi di restoran ternama.

Jangan dipandang hanya sebagai pelayan restoran, nyatanya pekerjaan di sana memungkinkan untuk mengenal orang dari berbagai kalangan. Belum lagi masalah gaji, tunjangan – tunjangan lainnya membuat bisa mengumpulkan uang yang tidak sedikit.

Langsung saja, begitu tersebar banyak sekali yang tampak senang, iri, gelisah bahkan ada yang sangat marah. Siapa lagi jika buka keluarga cabang pertama FEN, tempat nenek Su Ran berada.

Kediaman Fen, ruang keluarga

Entah berapa kali terdengar gerutuan dan juga cacian terdengar dari mulut Fen Rui. Dikursi batu panjang, duduk pula nyonya tua Fen dan paman besar Fen. Lalu Ma Liu, Fen Jin. Semuanya menekuk wajah mereka, bermuram durja.

“ Aku sudah tahu jika gadis itu begitu bodoh! Jelas – jelas pekerjaan bagus, tetapi malah diberikan kepada orang asing,” entah sudah berapa kali kalimat ini keluar dari mulut Fen Rui.

Gadis ini tentu saja merasa iri. Ternyata kepergian Su Ran yang membawa para tetangga dekatnya tempo hari adalah untuk menjalani magang!

Atas dasar apa? Gadis j*lang itu malah memberikan pekerjaan kepada orang lain daripada kepadanya atau kakaknya?

Fen Rui mendengar gosip di luar jika anak kepala desa bahkan menduduki posisi sebagai kasir! Orang yang setiap hari melihat arus masuk uang – uang itu.

Fen Rui sudah membayangkan jika ia bisa menduduki posisi tersebut, ia bisa menyelewengkan sedikit uang untuk dirinya sendiri.

“ Nenek, nenek harus bertindak. J*lang itu sungguh tidak tahu berterima kasih. Kita selama ini merawatnya tetapi sikunya malah mengarah keluar!” ucap Fen Rui dengan geram.

“ Benar kata adik, nenek. Sepupu kali ini sungguh sangat keterlaluan. Coba saja pekerjaan itu diberikan kepadaku, Yuan’er pasti akan langsung menghargai lamaran kita,” keluh Fen Jin ikut mengompori api.

“ Jangan seperti itu. Anak Ran itu pasti memiliki alasan sendiri. Bisa saja ini adalah desakan dari tetangga – tetangganya,” bela Ma Liu terlihat bijak.

“ Tetapi anak Ran itu memang sedikit berlebihan. Seharusnya ia masih menyisakan kuota untuk dua sepupunya,” lanjutnya lagi. Di Permukaan mungkin terlihat bijak dan membela Su Ran, tetapi siapa yang tahu jika ia semakin mengobarkan api.

“ BENAR – BENAR KURANG AJAR, SUNGGUH ANAK YANG TIDAK TAHU DIUNTUNG. PANGGIL DIA KEMARI, AKU AKAN MEMINTA IA MENYERAHKAN PEKERJAAN ITU UNTUK JIN’ER,” geram nyonya tua Fen.

“ Bu, jangan lupa jika kita sudah berpisah,” ingat paman pertama. Di keluarga cabang pertama, yang bisa sedikit berpikir jernih adalah Fen Shui. Ia memang menampilkan kesan bijaksana tetapi sebenarnya cukup licik dan egois.

“ Heh, berpisah apa. Bagaimanapun juga, ia pernah menjadi anggota Fen selama lebih dari 10 tahun! dia masih banyak berhutang budi pada kita!” teriak nyonya tua Fen.

Paman pertama hanya diam tetapi dalam hati mengangguk puas.sedari kecil ia sama sekali tidak menyukai adiknya, Fen Hou yang selalu mengunggulinya dalam segala hal.

Secara naluriah, ia juga ikut membenci anak yang ditemukan oleh sang adik. Sejak kecil, kehidupan adiknya sangat beruntung. Istri yang cantik, kemampuan berburu yang tinggi sehingga bisa membangun rumah bata yang indah.

Nyonya tua meninggalkan ruang keluarga, lalu disusul oleh Fen Jin dan Fen Shui yang akan keladang, menyisakan pasang ibu dan anak Ma Liu dan Fen Rui.

“ Bu, bagaimana dengan rencana ibu? Kenapa si bodoh itu tidak datang ke desa kita?” tanya Fen Rui dengan kesal.pasalnya, sang ibu sudah bilang jika mereka akan memberi pelajaran kepada Su Ran sejak setengah bulan yang lalu. Tetapi hingga kini tidak pernah terlaksana, malah membuat Su Ran membuat banyak peningkatan dalam taraf hidupnya.

Ini tidak benar, semestinya apa yang bagus dari Su Ran tentu harus jatuh kepadanya!

“ Sssstttt, pelankan suaramu,” Ma Liu segera menutup mulut Fen Rui yang memang blak – blakan.

Ma Liu menjulurkan kepalanya ke arah pintu belakang. Kearah nyonya tua Fen dan para laki – laki pergi tadi. Begitu ia tahu jika tidak ada orang, Ma Liu melotot ke arah sang putri. Fen Rui hanya menjulurkan lidahnya.

“ Diam, jangan banyak bicara. Nenek dan ayahmu sama sekali tidak tahu tentang rencana ini,” bisik Ma Liu sedikit tidak berdaya dengan putrinya.

“ Mereka pasti juga akan setuju, bu. Ibu ingat, waktu keluarga Fu menawarkan mahar 100 ribu lebih itu, mata Nenek hampir lepas dari rongganya. Jelas sekali Nenek bahagia,” cibir Fen Rui. Ia tentu saja tahu dengan sifat sang nenek yang sangat mengutamakan keuntungan.

“ Ya sekarang sudah tidak seperti dulu. Secara harfiah, kita sudah berpisah dengan Su Ra. Bahkan dalam surat pemisahan jelas dikatakan jika kita tidak boleh mencampuri urusan pernikahannya,”

“ Jika kita ketahuan memiliki campur tangan untuk urusan tuan muda Fu, Su Ran bisa langsung membawa perihal ini ke pengadilan,” jelas Ma Liu. Fen Rui sampai ternganga mendengarkan penjelasan ibunya.

“ Sampai sebegitunya? Ini adalah pernikahan keluarga, kenapa harus membawa pengadilan segala,” kekeh Fen Rui yang lebih bandel dari noda minyak.

“ Sudahlah, ibu sudah bilang, kita harus berhati – hati. Ibu sudah mengatur semuanya,” tandas Ma Liu.

“ Jadi, kapan dia akan datang?” tanya Fen Rui dengan tidak sabar.

“ Besok lusa, ibu sudah membuat janji dengan bibi kedua keluarga Fu. Ibu menyuruhnya untuk menggiring tuan muda keluarga Fu untuk pergi ke sungai dekat desa. Nantinya, kau yang harus mengatur, bagaimana caranya anak Ran itu pergi kesana,” mata Ma Liu berkilat tajam. jangan bilang jika ia kejam, bagaimanapun uang keluarga sudah hilang dan itu semua karena Su Ran.

Anggap saja ini sebagai gantinya!

.

Su Ran sama sekali tidak tahu jika kabar ia membawa teman – temannya bekerja ternyata menimbulkan banyaknya omongan. Tetapi, meskipun Su Ran tahu ia sama sekali tidak peduli. Baginya, niatnya hanya menolong.

“ Paman, sepertinya sudah waktunya untuk memberikan pupuk kompos,” ucap Su Ran ketika melihat tanaman cabai yang sudah setinggi lututnya.

“ Benarkah? Baiklah. Aku dan bibimu akan mulai memupuknya nanti sore,” paman Ma mengangkat wajahnya dan langsung setuju dengan usulan Su Ran.

Meskipun tanaman cabai ini merupakan tanaman yang baru ia tanam, tetapi Paman Ma dan yang lainnya bisa menanganinya dengan mudah. Hanya perlu penangan ekstra terutama harus memperhatikan penyiraman dan waktu pemupukan.

Cuaca hari ini sedikit tidak menentu, kadang panas cerah berawan, kadang mendung dan hujan.

Setidaknya, lebih cerah daripada awan mendung yang menerpa Su Ran.

“ SU RAAAN... DASAR ANAK TIDAK TAHU DIRI..!”

1
Shai'er
ikutan ngiler wehh 🤤🤤🤤
Shai'er
👍👍👍👍👍
Shai'er
🥰🥰🥰🥰🥰
Shai'er
🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑🤑
SENJA
tuh dari pada kamu kasih resep mulu mending kamu buka resto sendiri 😳
SENJA
sukur lu , males ada benalu gini😳
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
Lanjut Bun 😉
vivi oh vivi
siapakah itu mau ikut serta 😆😆😆
vivi oh vivi
gasssss kan,,,
@Mita🥰
pasti si be ...
yachan
aduh jadi ngiler nih, jadi pengen makan juga masakannya su ran.
Narimah Ahmad
lanjuttt 👍
Shai'er
👍👍👍👍
Shai'er
🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄🙄
Shai'er
💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Shai'er
👍👍👍👍👍
Shai'er
mantap👍👍👍
Shai'er
tidurnya terlalu miring lu 😏😏😏
Shai'er
hayoo loh 😏😏😏
Lala Kusumah
good job paman Fang 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!