NovelToon NovelToon
LORA_Terjebak Jerat Papa Tiri

LORA_Terjebak Jerat Papa Tiri

Status: tamat
Genre:Misteri / Keluarga / Harem / Satu wanita banyak pria / Mafia / Tamat
Popularitas:742.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nuna Nellys

- Lora sadar bahwa hidupnya telah hancur Karena jebakan kenikmatan sesaat yang di berikan oleh papa tirinya.
-
Dia mencoba untuk kembali ke jalan yang benar, tapi sudah terlambat
-
Lora Jatuh Lebih Dalam dan Lora semakin terjebak dalam kehidupan liar dan kehilangan semua yang dicintainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna Nellys, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2. Tatapan Papa Tiri

...0o0__0o0...

...Sudah sebulan sejak pernikahan Mama dan Papa barunya, Tapi Lora masih belum bisa sepenuhnya menyesuaikan diri dengan kehadiran Papa tirinya itu....

...Lora masih merasa aneh dan tidak nyaman hidup satu rumah dengan Papa Tirinya dan kini dia memiliki sosok lain yang begitu dominan di dalam mansion ini....

...Setiap Hari Lora harus terbiasa melihat Rico duduk di meja makan, tangan memegang Tablet untuk ngecek pekerjaan'nya sambil menyeruput kopi....

...Lora juga harus terbiasa dengan aroma parfum-nya yang memenuhi udara setiap kali Rico melintas....

...Tapi Bukan itu yang membuat Lora Gelisah, Melainkan tatapan mata Rico yang terasa begitu mengganggu'nya. Tatapan mata yang berbeda setiap kali mengarah padanya....

...Entahlah itu sangat membuat Lora Tidak nyaman dan merasa selalu was-was setiap harinya....

...0o0__0o0...

...Hari Minggu Jam 7 pagi, Lora baru membuka kedua matanya sambil merentangkan kedua tangannya ke atas....

...Hoooamm..!...

...Lora menguap lebar sambil duduk bersandar di ranjang, Mengumpulkan nyawanya yang belum pulih 100%. Ia mencepol asal rambut panjangnya lalu turun dari atas tempat tidur menuju kamar mandi....

...10 menit kemudian, Lora keluar dari kamar mandi dengan wajah segar sehabis cuci muka dan gosok gigi....

...Lora berganti pakaian hot pants pendek dan kaos oblong kebesaran yang menutupi celana pendeknya dan menampilkan paha putih mulusnya....

...Di usia 17 tahun Lora nampak sangat cantik dan sexy, di dukung dengan kulit putih mulus dan body Goals yang membuat siapa saja menatapnya akan terpesona dan tergoda....

...Di balik kecantikan-nya Lora hanyalah remaja polos, bahkan di saat usianya masih remaja....

...Di sekolahnya Lora bahkan jadi Primadona, Banyak dari murid perempuan dan laki-laki yang mengagumi wajah cantik polosnya dan juga tubuh'nya yang menjadi banyak incaran kaum buaya....

...0o0__0o0...

...Tap..! Tap..! Tap..!...

...Suara langkah kaki Lora menuruni anak tangga, Dia membawa langkahnya menuju ke arah dapur. Karena perut mungil'nya sudah keroncong Perlu di isi....

...Saat sampai di dapur Lora terkejut, karena Rico sudah duduk tenang Ruang makan dengan berpakaian santai....

..."Selamat pagi anak gadis Papa", Sapa Rico Lembut dengan tatapan tidak beralih dari tablet yang ada di tangan'nya....

..."Eh, Pagi Juga Papa". Sautnya gugup karena dia merasa tidak enak dengan gaya pakaian yang terlalu minim....

...Tadinya Lora berpikir bahwa Papanya sudah berangkat ke kantor, Namun yang gadis itu dapati Rico malah ngejogrok di ruang makan dengan santai....

...Mata Lora bergerak liar mencari keberadaan sang Mama, Namun Ia tidak menemukan keberadaan-nya....

..."Mama ke mana, Pa ?" tanya Lora sambil berjalan menuju ke arah kulkas untuk mengambil air dingin....

..."Ke supermarket, Katanya mau belanja bahan makanan untuk nanti malam". Jawaban'nya santai....

...Lora hanya mengganggu singkat, Lalu duduk ke ruang makan dan meminum segelas susu. Ia bisa merasakan tatapan sang Papa yang mengarah kepadanya, tapi Ia berusaha untuk abai....

...Lora duduk gelisah sambil meminum susunya, Hingga akhirnya Ia tidak tahan untuk melirik sekilas ke arah Papa Tirinya yang sedang menatapnya....

...Rico menatap Lora bukan seperti tatapan seorang Papa yang melihat anak tirinya, Tapi tatapan itu lebih dalam dan lebih Menelisik....

...Bulu Kuduk Lora terasa berdiri semua, tanpa sadar ia meng-genggam erat gelas yang ada di tangan-nya seolah mencari kekuatan....

..."Papa, Apa ada yang salah ? Kenapa sedari tadi papa melihat ke arahku ?" Tanya Lora memberanikan diri....

...Rico hanya tersenyum tipis sambil menggeleng pelan, "Enggak, Papa hanya berpikir kamu sekarang sudah tumbuh besar ya ?"...

...Rico menatap Lora semakin dalam, "Rasanya baru kemarin pertama kali ketemu kamu dan sekarang kamu sudah tumbuh jadi gadis yang sangat cantik". Sambung'nya lagi....

...Lora terdiam membeku, Ada sesuatu yang Tersembunyi dalam cara Papanya memuji dirinya dan itu membuat nafasnya tercekat....

..."Cantik..!"...

...Kata yang tidak asing terdengar di telinga Lora setiap hari, Namun ketika Ia mendengar Papa Tirinya yang mengatakan. Rasanya begitu berbeda....

..."Papa bisa aja, Aku masih sama aja kok Pa". Ucap'nya pada akhirnya. Lora mencoba mengabaikan debaran aneh di dadanya....

...Rico hanya tersenyum Tipis, lalu melanjutkan ngecek kerjaannya yang ada di tablet....

..."Makan sarapan kamu dan habiskan" Ucapan'nya Lembut namun terdengar tegas di telinga Lora....

...Lora hanya mengangguk singkat tanpa ada niatan untuk menjawab langsung....

...Meskipun Rico sudah tidak menatap'nya lagi, namun Lora masih bisa merasakan bekas tatapan itu melekat di kulitnya. Dan entah kenapa ia tidak bisa menghilangkan perasaan aneh yang tidak boleh tumbuh di dalam dirinya....

...Lora memakan cepet sarapannya, Lalu segera kembali ke kamarnya tanpa sepatah kata seolah ia sedang dikejar-kejar hantu....

...Rico hanya menyeringai Tipis melihatnya dan ia membiarkan putrinya itu lepas dari tatapan mata'nya....

..."Untuk saat ini Aku akan melepaskan Mu Lora, Namun aku tidak bisa menjamin untuk hari Esok". Guman'nya Datar dengan tatapan penuh tanda tanya....

...0o0__0o0...

...Di dalam kamarnya, Lora berdiri di atas balkon. Ia menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong, dada'nya masih terasa aneh sejak kejadian di ruang makan tadi....

...Banyak pertanyaan yang bersarang di otaknya, Lora menggelengkan kepalanya cepat, mencoba mengusir pikiran-pikiran aneh yang mulai muncul di otak kecilnya....

..."Mungkin aku hanya terlalu sensitif", bagaimanapun juga dia adalah suami mama jadi tidak mungkin pria itu memandang ku berbeda". Guman'nya mencoba meyakinkan dirinya walaupun ia sendiri ragu....

..."Tapi Kalau tidak ada yang aneh Kenapa sejak awal perasaan gelisah ini selalu menghantui ku". Ungkapnya kembali gelisah....

..."Bodoh amat Lah, Aku Benar-benar pusing terus-menerus memikirkan hal yang sama" Guman'nya geram, lalu masuk kembali ke dalam kamarnya....

...Lora pergi mandi untuk mendinginkan pikiran-nya. Setelahnya ia tetap diam di kamar tidak mau turun sampai sang Mama pulang berbelanja....

...0o0__0o0...

...Jam 1 siang, Lora baru turun dari kamarnya karena hari ini gadis itu ada jadwal les....

...Lora menghampiri sang mama ke dapur untuk mengantar-nya pergi les seperti biasa, namun kali ini Maya tidak bisa mengantar....

..."Ma, Terus aku pergi Les'nya gimana dong ?" Rengeknya sambil mengekori sang Mama yang lagi sibuk memasak di dapur bersama pelayan....

..."Kamu tidak usah khawatir Sayang, sementara biar Papa yang akan mengantar kamu. kebetulan Papa juga lagi free tuh". Balas Maya santai....

..."Tapi Ma, Lora tidak pernah pergi berdua bareng Papa dan Lora merasa tidak nyaman" Ungkapnya mencoba menjelaskan....

...Maya memutar tubuhnya menghadap ke arah Putrinya, "Mulai sekarang kamu harus belajar terbiasa sayang, Karena Mama tidak selalu bisa mengantar kamu" Ucapan'nya mencoba memberi pengertian....

...Sampai akhirnya Lora hanya bisa mendesah pasrah dan mengangguk singkat....

..."Baiklah Ma, Lora mengerti" Jawab'nya Lemas....

...Karena waktunya sudah mepet akhirnya Lora terpaksa mau di antar oleh Papa tirinya. Perasaan tidak nyaman mulai menghantui-nya, Namun gadis itu segerah menepisnya....

...0o0__0o0...

..."Sudah Siap ?" Tanya sang Papa yang sudah standby di samping mobil mewahnya....

...Lora hanya mengangguk singkat, Lalu langsung masuk ke dalam mobil tanpa sepatah kata....

...Mobil mulai melaju dengan tenang tapi suasana di dalamnya terasa begitu sunyi, Lora hanya menatap keluar jendela berpura-pura sibuk memperhatikan jalanan....

...Rico melirik sekilas ke arah Lora, "Apa kamu selalu pendiam seperti ini ?" Tanya'nya tiba-tiba....

...Karena Ini pertama kalinya Lora satu mobil berdua dengan papa tirinya. Biasanya gadis itu kemana-mana akan di antar oleh mamanya....

...Lora menoleh sekilas lalu mengangkat bahunya sekilas, "nggak juga", balasnya singkat....

..."Kamu masih canggung ya, sama papa ?" Tanyanya dengan suara lembut....

...Lora menggigit Bibir bawah'nya gelisah, "enggak..Aku cuma belum terbiasa aja". Cicitnya menjawab dengan suara pelan....

...Rico tertawa kecil mendengar itu, "wajar Ini baru pertama kali Kita pergi berdua"....

..."Maaf, ya Sayang ! Karena Papa sibuk kerja Jadi jarang punya waktu buat kamu" Sambung'nya Dengan raut wajah menyesal....

...Lora mengangguk "Tidak masalah, Lora mengerti kesibukan Papa". Meskipun dalam hatinya ia tahu bukan itu alasan utamanya....

...Mendadak Rico meng-hentikan mobilnya di sebuah lampu merah, Saat itulah Lora kembali merasakan tatapan itu....

...Tatapan yang sama seperti sebelum-sebelumnya yang gadis itu rasakan....

...Deg..!...

...Jantung Lora berdetak cepat....

...''Kenapa Pa ?" Tanya'nya gugup....

...Rico hanya tersenyum tipis, "Nggak apa-apa... Cuma kamu benar-benar sudah besar sekarang"....

...Lagi-lagi kalimat itu yang terlontar. Lora menggigit Bibir bawahnya kembali....

..."Papa sudah bilang itu tadi pagi". Ucapnya Lirih....

..."Tapi Papa baru sadar, Kamu benar-benar bukan anak kecil lagi". Balasnya Santai,...

..."Papa ingat pertama kali ketemu kamu dulu, Saat itu kamu masih pakai seragam SMP dengan rambut di kepang dua". Sambungnya sambil terkekeh ringan....

..."Papa tau aku sejak SMP, Kenapa dulu aku tidak pernah mengetahui-nya ?" Guman'nya bertanya-tanya dalam hati....

...Lora berdehem singkat, ia merasa dadanya semakin tidak karuan....

..."Sekarang aku sudah SMA" Ucap'nya cepat berharap percakapan ini segera berakhir....

..."Tepat sekali" Ucap Rico yang masih menatap ke arahnya. Lalu tiba-tiba.. Ia mengulurkan tangannya dan menyelipkan rambut Lora ke belakang telinganya....

...Gerakan itu begitu tiba-tiba, begitu sangat lembut. Tapi itu cukup membuat Lora terpaku di tempat dengan tubuh kaku....

...Lora meng-genggam sabuk pengaman-nya dengan sangat erat, Seolah menyalurkan rasa tegang yang saat ini ia rasakan....

...MeLihat ke terpakuan Lora, Rico hanya menyeringai dalam hati, Dia segera menarik kembali tangan'nya. Lalu melajukan mobilnya kala rambu lalu lintas sudah berubah hijau....

...Rico mengendarai mobilnya dengan santai seolah tidak ada yang terjadi. Tapi Lora masih bisa merasakan kulitnya panas, di tempat pria itu menyentuh daun telinganya....

..."Kenapa Rasanya seperti ini ? Kenapa Papa bisa bersikap seperti ini ? dan yang paling menakutkan Kenapa ia hanya diam tidak bisa melawan"....

...Guman Lora bertanya-tanya dalam hati....

...0o0__0o0...

...Malam Hari Di Mansion sudah dipenuhi oleh beberapa orang dari kerabat dekat Maya. Di sana juga ada para sepupu Lora yang ikut hadir untuk acara makan malam kecil yang di adakan oleh Mamanya....

...Saat acara berlangsung Lora mencoba menghindari tatapan dari Papa'nya sebisa mungkin....

...Lora menyibukkan dirinya dengan mengobrol bareng sepupunya, ia pura-pura sibuk makan apa saja Asal tidak perlu Bertatapan dengan sang Papa....

...kejadian siang tadi Masih Membekas di benak'nya, Lora merasa sangat tidak nyaman dengan itu semua....

...Namun...Lora hanya bisa memendam'nya sendiri. Lora ingin cerita sama Mama'nya namun gadis itu terlihat takut....

...Lora masih bisa merasakan tatapan itu bahkan saat Rico tidak melihatnya, ia tetap tahu bahwa sedang di perhatikan oleh Papa Tirinya....

...Setiap gerak-gerik Lora tidak pernah luput dari tatapan Elang Rico....

..."Kelinci kecilku yang penakut" Guman'nya membatin....

...Saat Lora berdiri untuk mengambil minuman, saat dia tertawa dengan lebar bareng sepupunya bahkan saat dia menunduk untuk mengambil sesuatu yang jatuh. Semua itu tidak lepas dari tatapan mata Elang Rico....

...Saat Lora melirik ke arah Papa'nya, Bahkan Rico tidak mengalihkan pandangan'nya. Seolah ia tahu bahwa Lora menyadarinya....

...Lora merasa sangat ketakutan, tubuhnya gemetar dan peluh membanjiri dahinya....

..."Kenapa Dia selalu nampak menyeramkan di mata ku ?" Guman'nya membatin....

...0o0__0o0...

...Jam 11 malam, akhirnya acara makan-makan dan kumpul-kumpul itu berakhir juga. Lora langsung lari ngibrit naik ke lantai atas menuju ke kamarnya. Ia merasa sangat tertekan tinggal di bawah terlalu lama....

...Tatapan itu berhasil membuat sekujur tubuh Lora merinding dan bergetar ketakutan....

...Di tempat tidur Lora menatap langit-langit kamarnya dengan pikiran yang berkecamuk....

...Apa yang sedang terjadi selama sebulan tinggal bersama Papa Tirinya ?...

...Lora tahu, tidak seharusnya berpikir seperti ini. Tapi semakin mencoba mengabaikan-nya semakin kuat perasaan aneh itu menghantui-nya....

..."Huft...!"...

...Lora menghela nafas kasar, "Papa Rico adalah suami Mama, Aku terlalu berpikir berlebihan" Ungkapnya bingung sendiri....

..."Papa Rico seharusnya hanya menganggap Lora sebagai anak tiri tidak lebih, Tapi kenapa tatapan itu terasa begitu..intim ?" Guman'nya bertanya-tanya....

...Lora bergumam frustasi di atas tempat tidurnya, semakin di pikirkan maka semakin jelas terekam di otaknya....

...Lora mencoba menutup rapat-rapat kedua matanya, ia benci situasi ini dan ia benci Perasaan Ini....

...Tapi jauh di dalam Lubuk hatinya. Lora tahu bahwa malam ini adalah pertama kalinya ia mulai melihat Papa tirinya dengan cara yang berbeda....

...Dan itu berhasil membuat Lora Semakin Ketakutan sendiri. Dia terus tenggelam dalam pikiran buruknya....

...0o0__0o0...

1
mrahboy Hboy
sad ending /Sob//Sob//Sob//Sob/
Ristieriswanharti
sebenarnya aq kurang suka karena part per episode panjang bgt kek kereta
tp penasaran mau baca
mrahboy Hboy
komplit ceritanya
E H Mukti
😭😭😭😭😭😭
Briania Nafusah
bagus, paket lengkap
Briania Nafusah
sad ending /Sob//Sob//Sob//Sob/
Celine Jehira
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Azka Alazkiyah
komplit sih ini... hot, sedih, menegangkan. dapat semua.
Radhita Indrawati
huuujhh... dari tegang sampe banjirrr airmata aku Thor /Sob/
Merey Terias
sad ending /Sob//Sob//Sob//Sob//Sob/
Anna Rakhmawaty
polos sm bego beda tipis🤣🤣
Nindia Tunistiana
lagi kuda kudaan nak🤣🤣🤣🤣
Melta
Singgah
Merey Terias
sebenarnya cerita di sini paket lengkap ya, sayangnya sad ending dan menguras bawang 😭😭😭😭
Johnzzz
dari judul TERJERAT GAIRAH AYAT TIRI tapi semua Kn**l masuk ke lubang nya yg buat kita malas dan kesel bacanya, kalau gitu termasuk kategori jalang jadinya bukan terjerat lagi kalau terjerat cuman 1 orang tapi ini semua bruuh thor masih butuh inspiri buat tulis novel 🤔😒
Johnzzz
iya sih cerita fiksi...tapi mana ada cewe polos yg gatau sama kn**l dan ciuman kaya gimana😭
Arsifa Masyid
bagus banget, hot, tegang, tapi sad ending
Soleh Jihan
poloss nya gmn si ya. mengerikan polosnya🤭🤣
jigong Majong
good
Rismawati Damhoeri
untunglah pendeta yg melepaskan.....
Nuna Mochi: Xixi sudah mengikuti kisah Lora, jangan lupa mampir di karya-karya aku yang lain, kak. 🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!