Jangan lupa follow IG baru author
"@queenzah.aquine"
Hai teman-teman
Ini novel pertamaku.
Menceritakan, Syifa seorang gadis yang sangat gengsi dan selalu acuh tak acuh bila bertemu orang asing. Dan, Luthfi, seorang pria dengan temperamennya yang cuek serta dingin kepada siapapun yang asing baginya
100% karya ini milik, Queen Izzah.
Apabila ada Nama tokoh dan Tempat yang sama, Queen Izzah mohon maaf.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queen Izzah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lapar atau doyan
Kini, Syifa dan Reza sudah berada di sebuah kafe dekat kampus mereka. Syifa memilih tempat tersebut agar tidak terlalu jauh dari rumahnya. Dan, Reza hanya menuruti permintaan, Syifa
"Mau pesan apa?" tanya, Reza saat, Syifa terlihat membolak balikkan buku menu yang tertera
"Jus avokad" jawab, Syifa sambil menutup buku menu
"Makannya?" tanya, Reza lagi
"Kentang goreng aja deh" balas, Syifa
Reza hanya mengangguk kemudian memanggil pelayan untuk memesan makanan.
"Loh tinggal dimana?" tanya, Reza memecah keheningan
"Dekat dari sini kok" sahut, Syifa yang melipat kedua tangannya diatas meja
"Tinggal sama orangtua?", Reza mengulik informasi tentang, Syifa
"Ngga", Syifa hanya menggeleng. "Gue tinggal bareng, Risa sahabat gue. Rumah kami jauh" imbuhnya
"Oh", Reza membulatkan bibirnya. "Jadi loh sama, Luthfi teman sekolah?", Syifa tiba-tiba menatap, Reza karna pertanyaannya
"Tadi gue dengar, Risa bilang kalian satu sekolah dulu", Reza kembali bertanya saat, Syifa diam
"Ia", Syifa kemudian memalingkan wajahnya menghadap jendela
"Kalian akrab?", Reza masih tidak ingin menyudahi pertanyaannya
"Ngga. Gue ngga sekelas sama dia dulu" jawab, Syifa tanpa menoleh
"Hmmm gitu", Reza terlihat mengangguk
Pelayan datang membawa pesanan mereka. Beruntung pelayan datang disaat situasi mulai tidak bersahabat bagi, Syifa
"Reza?" panggil, Syifa
"Ia", Reza langsung menoleh kearah, Syifa
"Hmmm. Ngga jadi", Syifa tersenyum pekik karna malu
Reza hanya menggeleng sambil tersenyum. Syifa ingin cepat-cepat pergi dari sana. Pikirannya terus berlarian kerumah. Entah mengapa, Syifa ingin cepat sekali pulang. Bahkan tanpa sadar, setengah dari minumannya sudah habis
"Haus banget yah?", Reza tersenyum melihat, Syifa yang sangat antusias menghabiskan setengah minumannya
Syifa hanya tersenyum lalu mengangguk. Ia kemudian mengambil potongan kentang lalu memasukkan ke dalam mulutnya hingga kentang itu habis. Saat kentang tersebut habis, ia dengan cepat menghabiskan jus avokad nya
"Lapar atau doyan nih" ledek, Reza saat pesanan, Syifa sudah habis
Syifa hanya terkekeh. "Lapar plus doyan" sambil mengelap bibirnya dengan tissu
"Mau pulang sekarang?" tanya, Reza saat makanan mereka sudah habis
"Ia nih. Pengen istirahat gue" sahut, Syifa yang sudah bersiap-siap
"Gue antar yah?" tawar, Reza
"Eh ngga usah. Dekat kok rumah gue dari sini", Syifa menolak karna tidak enak
"Ngga apa-apa", Reza menawarkan kembali
"Beneran, Reza. Gue ngga apa-apa. Gue pulang sendiri aja. Gue tau, loh juga butuh istirahat" ucap, Syifa sambil menepuk pelan lengan, Reza
Reza hanya tersenyum. "Beneran ngga apa-apa?", Reza memastikannya sekali lagi
Syifa dengan mantap menganggukkan kepalanya
"Kalau gitu, gue duluan yah" pamit, Reza yang langsung diiakan oleh, Syifa
**
"Sudah selesai" seru, Luthfi yang langsung menyandarkan punggungnya di sofa
"Udah selesai?", Risa terkejut. "Seriusan loh, Fi?" tanya, Risa tidak percaya
"Cek aja" sahut, Luthfi yang enggang bergeming
Risa kemudian mengambil buku catatannya dengan, Luthfi. "Eh ia. Gercep banget loh, Fi", Risa mengacungkan jempolnya
"Gue mau pulang", Luthfi berdiri untuk bersiap-siap pergi dari rumah, Risa
"Ngga nunggu, Syifa pulang dulu?" tanya, Risa yang sebenarnya ingin menggoda, Luthfi saja
"Ngga" jawab, Luthfi
"Bentar dong. Tunggu, Syifa pulang dulu. Masa gue dirumah sendiri" cetus, Risa yang ingin menghentikan kepergian, Luthfi sebelum, Syifa pulang
Saat, Luthfi hendak membuka mulutnya ingin bersuara, pintu kemudian terbuka perlahan yang diikuti suara langkah kaki milik, Syifa
"Risa. Gue pulang" teriak, Syifa yang membuka sepatunya tanpa melihat ke ruang tamu
Disana, Luthfi dan Risa hanya berdiam diri tanpa menyahut kepulangan, Syifa. Saat, Syifa berbalik badan, dirinya terkejut melihat, Luthfi dan Risa berada disofa yang sedang memperhatikan dirinya
"Kalian? Disini?" tanya, Syifa dengan malu
"Daritadi juga gue disini" sahut, Risa
"Kok loh ngga bilang-bilang sih?" gerutu, Syifa yang sudah mendekat
"Ini gue udah bilang" sewot, Risa yang melipat tangannya di atas perut
Syifa memutar malas bola matanya. Ia kemudian duduk dan langsung memperhatikan, Luthfi yang sedang berdiri
"Kenapa berdiri? duduk" perintah, Syifa kepada, Luthfi
"Gue mau pulang" sahut, Luthfi tanpa menoleh
"Kok cepat?" tanya, Syifa dengan rendah
"Udah dari tadi kali dia disini. Lohnya sih, pulangnya lama" cetus, Risa
"Kan gue ngerjain tugas" tukas, Syifa dengan polos
"Masa ngerjain tugas dari tadi ngga kelar-kelar. Ngerjain tugas atau main loh?" selidik, Risa dengan memicingkan matanya
"Enak aja loh ngomong", Syifa menoyor pelipis, Risa. "Habis ngerjain tugas, gue ke kafe dulu sama, Reza. Baru deh ini gue pulang. Ngga ada gue main-main yah" ujar, Syifa
"Ngapain loh ke kafe sama, Reza?" tanya, Risa yang mengerutkan keningnya
"Loh lupa? Dia kan teman kelompok gue" seru, Syifa
"Ia itu juga gue tau. Maksud gue, loh ngapain ke kafe segala?" kini, Risa menghadap kearah, Syifa
"Tadi, Reza traktir gue" jawabnya polos
Risa tidak melanjutkan pertanyaannya, ia melirik, Luthfi sekilas. Luthfi hanya mematung tanpa bersuara, dan pandangannya menatap jauh entah kemana
'Ini anak waras atau gimana sih? Jelas-jelas, Luthfi ada dihadapannya, dia malah cerita tentang, Reza' - batin, Risa
"Gue pulang dulu" pamit, Luthfi tanpa menunggu jawaban dari kedua gadis tersebut
Susah banget soalnya nemu novel yang bagus gitu buat di baca.
Terakhir aku baca yang judulnya "(Siapa) Aku Tanpamu)", bagus banget ceritanya tapi yang baca dikit, kasian otornya.
Dan jangan lupa, searchnya pakek tanda kurung