NovelToon NovelToon
Mantan Rasa Pacar

Mantan Rasa Pacar

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:70.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Hana Fujiwara

Diputusin pas lagi sayang- sayangnya tentu membuat nyesek dan sakit hati. Itulah yang dialami oleh Vina yang di putus oleh Dafa. Putus tanpa kejelasan yang dilakulan Dafa membuat Vina pusing tujuh keliling memikirkan kesalahan yang mungkin diperbuatnya.

Namun, perlakuan Dafa yang sama ketika mereka masih berpacaran menambah pening Vina. Perhatian- perhatian diberikan pada Vina, membuat gadis itu yang belum move on hampir goyah.

Apa sebenarnya alasan Dafa memutuskan hubungan jika masih memberikan perhatian dan harapan? Lalu, apakah Vina dapat bertahan hingga akhir atau malah goyah dan kembali jatuh?

Ikuti kelanjutan hubungan keduanya yang penuh dengan lika- liku dan berbagai emosi yang menguras hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Fujiwara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jeritan Hati Seorang Istri

Vina mengibaskan tangannya yang terlihat memerah akibat kuah soto panas yang tumpah. Tadi dirinya tidak sengaja langsung berbalik dan menabrak seseorang. Semua yang berada di kantin spontan serempak menatap kearah Vina dan teman- temannya.

“Astaga, Vin. Gue nggak sengaja, gue kaget pas lo tiba- tiba balik badan,” ucap Fena merasa bersalah.

“Nggak usah sok polos lo! Lo sengaja, kan?” nyolot Lia.

Fena menggeleng panik, “Gue bener- bener nggak sengaja.”

“Udah sih, masalah sepele nggak usah dibesar- besarin. Ayo, Fen.”

Candra yang sejak tadi berusaha menahan emosinya pun tersulut saat Mesya berbicara tadi. Tangannya gatal hendak menjambak rambut Mesya.

“Lo nggak usah ikut campur! Fen! Lo selalu nggak sengaja kalo bersangkutan sama Vina. Minta maaf nggak lo tadi?!” bentak Candra dengan wajah yang sudah memerah.

Vina sedang mengelap tangannya dengan tisu dibantu Erin, tangannya masih terasa perih. Cewek itu juga sebal dengan Fena yang selalu berkata tidak sengaja padahal sudah sering membuatnya celaka.

“Ke UKS, Vin! Biar mereka gue yang urus!” perintah Candra masih menatap tajam Fena juga Mesya.

“Nggak usah aneh- aneh lo, Can. Jangan sampai urusan sama BK!” peringat Vina, ia tidak mau sahabatnya terkena masalah.

“Nggak masalah gue masuk BK, biar nanti gue bisa ceritain ke anak cucu gue,” jawab Candra tersenyum miring, “Bawa Vina pergi, Rin!” perintah Candra pada Erin.

Erin menurut dan menyeret Vina keluar dari kantin yang sudah ramai oleh anak- anak yang kepo. Berita cepat sekali menyebar, padahal itu hanya kejadian sepele. Erin dan Vina terlonjak kaget saat mendengar suara jeritan melengking disertai sorak riuh anak- anak.

“Ada apaan, Vin?” tanya Teo yang baru datang bersama dengan Bara, mereka tadi mendengar desas- desus kejadian di kantin.

“Ceritanya panjang, mending lo pisahin Candra sana. Dia ngamuk,” jawab Vina meringis.

“Di sana ada Lia juga. Gue sama Vina mau ke UKS dulu,” lanjut Erin dan mereka berlalu darisana.

“Si Lia? Perlu gue panggil pawang dia?” tanya Bara pada Teo.

“Siapa?” tanya Teo mengernyit.

“Si sipit. Anton maksud gue.”

“Nggak usah, noh mereka ke sini.”

Bara membalikkan badan dan melihat gerombolan anak- anak cowok berjalan menuju kantin. Bara terlonjak saat mendengar suara jeritan lagi.

“Makin rusuh kayaknya,” ucap Teo dan menyeruak masuk kerumunan.

Teo membulatkan mata melihat Candra menjambak rambut Fena dan Mesya sekaligus, sementara Lia tanpa ada akhlak menjadi cheerleader dengan tali rafia yang entah darimana. Bahkan para ibu kantin dan penjual yang ada di sana ikut memisahkan cewek bar- bar itu.

“Can, nyebut! Astagfirullah! Kemasukkan setan apa lo?!” pekik Teo histeris menarik Candra menjauh darisana.

“Heh! Kalo Pak Dio bawa pentungan dimari abis lo!” peringat Teo masih menarik Candra yang belum menyerah dengan rambut dua cewek itu.

‘Mampus lo! Gue botakin pala lo berdua,’ batin Candra dengan senyum bahagianya.

Mata Candra melirik pintu kantin, ia melihat Pak Dio bersama Pak Cahyo membawa pentungan menuju kearahnya. Spontan tangan Candra melepas rambut keduanya.

PLAK!

Suara tamparan yang terdengar nyaring membuat penghuni kantin berjamaah membulatkan matanya. Candra memegangi pipinya yang terkena tamparan Mesya, dalam hati cewek itu mengumpat. Belum puas menampar, Mesya balas menjambak rambut sebahu Candra. Sepertinya cewek itu belum menyadari situasi genting saat ini, sementara Candra hanya pasrah saja. Ia berteriak seadanya.

“Bubar kalian semua! Kalian siswi bar- bar! Ikut saya ke ruang BK!” teriak Pak Dio.

Mesya sudah pucat, begitu pula dengan Fena yang air matanya sudah membanjiri kedua pipinya. Candra berjalan mendekat ke arah Teo.

“Gue beliin minuman cogan ya, ion gue habis gara- gara war tadi,” bisik Candra pada Teo dan cewek itu melangkah santai mengikuti Pak Dio.

“Cewek sarap.”

Teo melirik ke arah Lia yang santai duduk dan menenggak air putih. Heran dengan cewek chubby itu, mengapa tidak ikut ke BK juga? Anak- anak kelas duabelas panik saat mendengar suara bel tanda istirahat telah berakhir berbunyi. Mereka terlalu asyik menonton pertarungan tadi hingga melupakan perut mereka.

“Lo kok nggak ikut ke BK?” tanya Teo duduk di depan Lia.

Para cowok IPA 5 juga ikut menatap heran Lia, padahal cewek tadi berada di tengah- tengah keributan.

“Gue di divisi tim sorak- sorak, lagian semuanya udah diatur sama Candra,” jawab Lia santai.

Serempak para cowok itu menggeleng dan bergidik ngeri membayangkan wajah Candra saat mengamuk tadi.

“Si Candra lagi PMS ya?” tanya Wildan mencomot gorengan di meja.

“Setahu gue kalo pas PMS lebih sangar lagi. Ah, gue jadi tambah nge- fans sama Candra,” jawab Lia tersenyum, “Gue mau jenguk Vina dulu, bubay para cowok buluk.”

Lia pergi darisana meninggalkan para cowok yang masih bertahan di meja kantin. Kantin mulai sepi, hanya diisi beberapa anak saja.

“Nggak usah heran lo pada. Mantan si Candra sangar orangnya, mungkin tuh cewek jadi ketularan,” celetuk salah satu di antara mereka.

“Kok lo tau?” tanya Andi mengernyitkan dahinya, sementara anak tadi hanya tersenyum miring tanpa berniat menjawab.

Sementara itu, Vina sudah selesai diobati. Cewek itu diberi salep oleh petugas UKS, tapi tangannya masih terasa perih. Erin meringis ngilu melihat luka milik Vina. Setelah selesai, Erin dan Vina memutuskan untuk kembali ke kelas. Namun mereka berdua bertemu dengan Lia yang sedang berjalan santai.

“Udah diobati, Vin?” tanya Lia.

“Udah, nih!” Vina menunjukkan tangannya, “Candra dimana?”

“Masuk BK mereka.”

Vina menghembuskan nafasnya, tidak menyangka jika sahabatnya itu benar- benar nekat. Entah apa yang Candra lakukan pada dua cewek itu. Sebenarnya Vina juga penasaran.

“Tenang aja, Vin. Paling Candra cuma di hukum cabutin rumput atau mungut sampah,” hibur Lia.

“Gue nggak khawatirin itu. Gue bingung mau balas si Candra apa, gue lagi kismin sekarang,” ucap Vina muram.

“Lo ajak aja ke angkringan perempatan depan, udah seneng dia,” usul Erin.

Seketika wajah Vina kembali cerah setelah mendengar usulan Erin. Begitu masuk kelas, Vina langsung dikerubuti oleh anak- anak cewek yang sudah memendam rasa ingin tau perihal kejadian di kantin.

“Silahkan yang mau bertanya, gue buka sesi tanya jawab. Tiga pertanyaan dulu, ya?” ucap Lia yang mendadak menjadi moderator Vina.

Vina menatap datar teman- temannya yang memberi pertanyaan tidak berfaedah sama sekali. Namun tidak lama fokus mereka teralihkan saat melihat Candra masuk ke kelas. Vina segera berdiri dari duduknya. Candra tersenyum pada Vina, seolah memberi kode pada cewek itu.

“Bayaran gue jangan lupa, Vin,” ucap Candra memamerkan giginya, “Huh, untung gue sering nonton Jeritan Hati Seorang Istri,” lanjutnya mengibaskan rambut.

...🐈🐈🐈...

Barangkali ada yang nggak tau minuman cogan, nih otor kasih liat 👇👇👇 Inspirasi datang dari adek laknatku 🙏🙏🙏

1
Erni Fitriana
ku baca thor
Dhina ♑
komennya cuma 8
dah punya gc ayo gunakan para membernya
Dhina ♑
Ya Allah, ini full Like, tapi belum nambah komen
Dhina ♑
Ya Allah Yarabbi
😂😂😂😂 lagi seru-seru, baca pertarungan mereka....tegang dengan emosinya Juno. Eh kox gambar mas Kardi mendelik 🤣🤣🤣

Si bunda juga iseng banget, sampe nyuruh semua anaknya beli minyak goreng promo
Untung sukses bund 👍👍😂😂

Eh Ekky, kamu kox sepertiku, yang suka maling mangga 🤣🤣 dan selalu sukses juga 😂😂 sumpah deh, nih cerita eh, episode....judulnya Maling Mangga yang Gesrek 🤣🤣🤣

pagi pagi absen dimari
kolom misi tertera karya Author lain 🤦🤦🤦
Omegot NT mah
HaFu: Ternyata Bunda juga hobi maling mangga 😳
total 1 replies
C̸s̸•Netha_10
gila to the point' banget ya
C̸s̸•Netha_10
'gue peduli karena teman' Thor please lah nyesek itu✌️
HaFu: Jleb yak 😗😗
total 1 replies
C̸s̸•Netha_10
ya ampun baper sendiri gue inget mantan dong😭✌️
HaFu: Jangan diinget-inget lagi 😌
total 1 replies
C̸s̸•Netha_10
sumpah suka sama ceritanya 😭🤚
HaFu: Makasih Kak 😭😭
total 1 replies
C̸s̸•Netha_10
humor gue sebatas 'minta di beliin tikus' 😭✌️
C̸s̸•Netha_10
duh gue yg baper dong🤧
Nunu Adelia93
hahaha udah seneng2 tau nya mimpi 🤪🤪
Nunu Adelia93
astaga mantan model gtu gmna mau move on 😂😂😂
Nunu Adelia93: bener banget ka 🤭🤭
aku gak ikut nimbrung d GC yah ka
tanggung LG baca 😂😂😂
total 2 replies
Dhina ♑
Dah full Like, tapi belum afdol kalau ga ulang buay komen
HaFu: Komen yang banyak, Bund
total 1 replies
Dhina ♑
Teman ga tuh
Dhina ♑
Ya Allah...pagi-pagi kalian iming-iming pake Batagor, Ya Allah....perutku meronta ronta
HaFu: Wkwk sarapan batagor enak, Bund
total 1 replies
Nur Ulsyah Musyarofah
Semangat...
HaFu: Tengkyu Akak
total 1 replies
Nur Hayati
si mercy lucu😍😍😍😍
HaFu: Lucu kayak Otornya ya, uhuk 😗😗😗
total 1 replies
Violla
Semangat kak Hana
Dhina ♑
jadi ngiler 🤤🤤🤤 teringat nonton ke Bioskop, makan Popcorn, minumnya Fanta
duh....nostalgila dehh

kalian bikin kepengen 😥😥
R. Yani aja
ih... sweet banget, Dafa...😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!