Menikah dengan bos iblis musuh bebuyutan di kantor. Apa yang akan kamu lakukan?
Begitulah yang di rasakan Shera,ia harus menikah dengan bos sekaligus musuh bebuyutannya di kantor.
"Kalian benar benar jahat! menjodohkan aku dengan lelaki macamnya yang selalu bermain dengan banyak wanita!"
Tentu saja sebagai sekretaris pribadi,Shera sangat paham berapa banyak wanita yang menggelantung di sisi kiri dan kanan pria iblis itu.
Bagaimana Shera menjalani kehidupan rumah tangga bersama sang iblis?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rain Asny Dakarai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 26
"hey kamu natap papa serius banget, emang kamu ngerti cerita papa?" tanya Leon sembari menjawil hidung Kenzo sementara Kenzo hanya mengangguk anggukkan kepalanya.
Leon merapikan posisi tidur shera lalu menyelimutinya,setelah itu ia meletakkan Kenzo disisi shera dan dirinya berbaring di sisi Kenzo.
Sore hari matahari terik menyinari kamar shera membuat shera menyipitkan matanya karena silau.
'rasanya udah lama gak tidur senyenyak ini' bathin shera lalu tiba tiba ia terjengkat.
"bisa bisanya aku enak enak tidur, Kenzo dimana ya?" gumam shera sembari hendak menyibakkan selimutnya. Namun ia melihat Kenzo tidur lelap dalam pelukan Leon.
"akhirnya kamu pulang juga" gumam shera lalu mengecup kening Leon bergantian dengan kening Kenzo.
Shera turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi lagi lagi ia terjengkat karena tiba tiba sepasang tangan kekar memeluknya dari belakang. shera menolehkan kepalanya saat merasakan sebuah kepala menyandar di bahunya,ia usap lembut pucuk kepala itu.
"kenapa?" tanya shera sembari mengecup pucuk kepala Leon.
"aku kangen kamu" ucap Leon sembari menjilati tengkuk shera.
"aahhh eemm,, geli" ucap shera sembari menjauhkan kepala Leon dari lehernya.
"aku kangen desahan kamu" ucap Leon sembari memeluk tubuh shera semakin erat
"aku mau mandi dulu" ucap shera sembari melepaskan pelukan Leon namun tidak terlepas juga.
"tapi nanti malam kita bikin adik untuk Kenzo" ucap Leon sembari menciumi tengkuk shera.
"iya,iya udah sana aku mau mandi dulu" ucap shera jengah dengan kelakuan mesum Leon.
"berapa ronde?" tanya Leon sembari memamerkan deretan giginya.
"terserah kamu" finall shera sembari masuk kedalam kamar mandi.
"AKU AKAN BUAT KAMU MENDESAH SEMALAMAN" teriak Leon membuat shera menutup telinganya
"JANGAN TERIAK TERIAK, KENZO LAGI TIDUR"balas shera kesal.
Setelah mandi,shera pergi ke dapur untuk masak makan malam. sementara leon sejak tadi sudah bermain dengan Kenzo di ruang keluarga.
"mau pulang ke Jakarta gak?" tanya Leon menghampiri shera sembari menggendong Kenzo.
"aku gak tau, aku takut" ucap shera tanpa mengalihkan fokusnya.
"takut apa? kan ada aku!" tanya Leon
"kamu masih gak mikir kenapa banyak yang cari aku?" tanya shera sembari menoleh kepada Leon
"emang karena apa? karena kamu istri aku?" tanya Leon
"BUKAN, tapi karena aku memegang banyak data rahasia perusahaan WID Corp Singapura, itu juga yang menyebabkan aku dulu tidak bisa pulang ke Indonesia" ucap shera sembari meletakkan pisau. "di tambah saat ini WID Corp cabang Singapura sedang bermasalah. ini adalah masa dimana para pesaing mencari keuntungan untuk mereka belum lagi WID Corp Australia yang kehilangan pemiliknya" lanjut shera menatap Leon serius.
"sekarang kamu istirahat ya, biar aku yang masak. kamu sudah banyak mengeluarkan tenaga dan pikiran kamu" ucap Leon sembari melepaskan celemek shera.
Sherapun berjalan menuju kamar sembari menggendong Kenzo. didalam kamar shera duduk di tepi ranjang sembari membuka laci nakasnya.
"andai tau akhirnya seperti ini,aku akan kabur lagi dari perjodohan waktu itu. huft,, ini benar benar melelahkan" ucap shera sembari membolak balik berkas yang sudah lama tidak ia sentuh.
shera membuka laptopnya dan mencari tau informasi terkini tentang WID Corp Singapura, shera benar benar terkejut saat melihat berita terpopulernya yaitu CEO WID Corp Singapura yang meninggal karena pembunuhan.
"LEONNN" teriak shera histeris.
Leon bergegas mematikan kompor dan berlari menuju kamar.
"ada apa sayang?"tanya Leon dan masih mengenakkan celemek berwarna merah muda.
"kamu lihat ini. aku sudah lama tidak membuka berita terbaru dan ini bagaimana bisa seperti ini?" ucap shera sembari memeluk Leon.
"sudah,sudah, sekarang kamu istirahat ya! aku gak mau kamu sampe sakit" ucap Leon sembari membaringkan tubuh shera di ranjang dan menyelimuti tubuh shera.
lalu Leon mematikan laptop shera dan membawa pergi semua berkas berkas milik shera. Leon keluar kamar shera sembari menggendong Kenzo agar Kenzo tidak mengganggu istirahat shera.
"zozo duduk sini ya, papa masak dulu" ucap leon mendudukkan Kenzo di kursi bayinya.
Leon pun melanjutkan memasak sembari mengawasi Kenzo yang sedang mengoceh sendiri entah apa yang Kenzo obrolkan dengan Leon,Leon hanya membalas dengan anggukan kepala.
"sayang, bangun yuk kita makan malam dulu. aku udah buatkan Sop ayam kesukaan kamu" ucap Leon sembari mengusap wajah shera
Shera pun mengerjapkan matanya sembari tersenyum kepada Leon.
Malam harinya saat Kenzo sudah tertidur dan sudah di pindahkan kedalam kamar Kenzo. shera dan Leon masuk kedalam ruang kerja Leon untuk menyelesaikan permasalahan WID Corp Singapura dan Australia. Leon memulai video konferensinya dengan para pemegang saham.
"pak Leon,bagaimana ini? kondisi perusahaan semakin menurun di tambah banyak pemegang saham yang mulai menjual saham mereka kepada perusahaan pesaing" ucap salah satu pemegang saham.
"Dengarkan semuanya, seluruh saham yang sudah di jual usahakan untuk di beli kembali lalu kita akan memutuskan CEO baru untuk setiap cabang,jangan sampai membuka peluang bagi pesaing untuk menjatuhkan perusahaan" ucap Leon "lalu disini ada seseorang yang ingin bertemu kalian"ucap Leon membuat para pemegang saham bertanda tanya.
"Selamat malam semuanya, saya Sheranita atmadja atau kalian lebih mengenal saya sebagai Asher. saya mantan asisten pribadi tuan Adi Surya widjaja" ucap shera membuat para pemegang saham terkejut
"syukurlah Miss Asher, saya pikir anda sudah tertangkap oleh mereka" ucap salah seorang lelaki tua yang dulu sangat akrab dengan shera.
"terimakasih Mr.Shen karena mengkhawatirkan saya. syukurlah saya baik baik saja hanya terlibat kecelakaan kecil" ucap shera "Selama saya masih hidup maka WID Corp Singapura akan tetap berdiri bagaimanapun dan siapapun nanti yang akan menjadi CEO baru saya akan membantu mereka membangun kembali WID Corp Singapura" ucap shera dan di sambut tepuk tangan serta rasa terimakasih para pemegang saham.
malam itu mereka mengadakan konferensi serta pemilihan CEO baru sampai tengah malam di lanjut strategi yang shera berikan lalu setelah itu tepat pukul 02:00 pagi waktu Indonesia mereka menyelesaikan segala permasalahan WID Corp setelahnya tergantung kepada CEO baru dan juga para karyawan disana.
sejak Rey di bawa plg dr singapore...koq ga ada kabar lg...?
Dan wkt Shera kabur sembunyi di pobtianak hny membawa Zozo....bgmn dgn Rey....
and ank siapakah Rey koq bisa mirip Leon....apakah anak Ray kembarannya Leon...?