NovelToon NovelToon
Pudarnya Cinta

Pudarnya Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:165.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Pernikahan yang terjadi karena cinta belum tentu akan membawa kebahagiaan.

Felisya harus menderita menerima perlakuan suami yang selalu berbuat sesuka hatinya.

Sikap Rangga yang berubah karena lingkungan membuatnya tak tahu diri sehingga tanpa di sadarinya rumah tangganya berada di ambang kehancuran.

Sanggupkah Felisya mempertahankan rumah tangganya bersama pria yang di nikahinya karena cinta, atau haruskah Felisya melepaskan pria itu...???

Yukk baca novelku...
Cerita yang di ambil dari kisah nyata, namun di poles dengan khayalan Author...

Chek it out yuk...!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Hai Readers...terima kasih ya udah mampir di karyaku....

Selamat membaca...happy Reading...

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=>>>>>

Aiza dan Aida mengikuti langkah bundanya dengan menoleh ke belakang seolah mereka tak ingin meninggalkan Ayah mereka.

Rangga berlari mengejar Aiza dan Aida, lalu menarik tangan kedua putrinya untuk ikut bersamanya masuk ke dalam rumah.

Felisya yang tak bisa memegangi tangan kedua putrinya karena barang-barang yang di bawanya membuat dia tak bisa menahan Aiza dan Aida.

Felisya yang malu di lihat oleh beberapa tetangga akhirnya pun melangkah ke dalam rumah kedua orang tua Rangga lagi.

Di dalam rumah, Felisya tak bisa menahan emosinya.

"Apa maumu bang???" bentak Felisya.

"Jika kau ingin pergi...pergilah...jangan bawa kedua putriku..." ujar Rangga berharap Felisya akan berubah fikiran jika Rangga menahan Aiza dan Aida bersamanya.

Felisya menghela nafasnya, dia pun berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan kedua putrinya.

“ Aiza...Aida...anak gadis bunda...Aiza sama Aida mau pilih siapa? Ayah atau bunda? “ Tanya Felisya pada kedua putrinya.

Aiza menarik tangan Rangga agar Rangga menjongkok agar ayahnya sama tinggi dengan tubuhnya. Aiza melingkarkan tangan kananya di leher bundanya, dan tangan kirinya di leher ayahnya lalu di ikuti oleh Aida.

“ Aiza tak bisa memilih salah satu di antara ayah dan bunda...karena Aiza dan adek sayang ayah bunda...” lirih Aiza dan tanpa di sadarinya buliran bening pun membasahi pipinya.

Saat itu, Felisya berhadapan dengan Rangg, jarak di antara mereka hanya ada Aiza dan Aida. Felisya menatap dalam pada manik Rangga, di dalam sana masih ada cinta teruntuk padanya, hanya saja Rangga tak sanggup mengatakan maaf atas kesalahannya yang telah menuduh Felisya sebagai wanita murahan.

Rangga pun memeluk tubuh kedua putrinya sehingga jarak mereka pun semakin dekat. “ aku masih mencintaimu...” bisik Rangga yang membuat hati Felisya luluh. Saat ini Felisya di hadapkan dengan situasi yang berat.

Felisya tak ingin kedua putrinya menyalahkan dirinya atas perpisahan yang terjadi antara Rangga sehingga akhirnya Felisya pun mau untuk mencoba kembali untuk melanjutkan rumah tangganya dengan Rangga.

Pak Hendra dan buk Fatimah sangat bahagia, namun di karenakan merekla yang sudah bercerai, setelah sholat isya pak Hendra memanggil seorang ustad dan dua orang tokoh masyarakat untuk menjadi saksi dalam rujuknya Rangga dan Felisya.

Walau dengan berat hati Felisya menerima Rangga kembali namun dia akan berusaha memaafkan kesalahan yang telah di perbuat oleh suaminya itu. Melupakan hal-hal yang menyakitkan lalu mengenang masa-masa bahagia yang telah di lalui bersama agar rasa sakit yang di rasakannya berkurang.

Setelah acara rujuk yang di lakukan seadanya, para tamu pun pulang meninggalkan kediaman pak Hendra, Setelah itu Pak Hendra dan buk Fatimah pun meninggalkan Rangga, dan keluarganya memberi ruang bagi mereka untuk berkumpul membahas rumah tangga mereka.

"Yah...Aiza mau bobok sama Ayah..." pinta Aiza yang tampak ceria melihat Ayah dan bundanya sudah akur.

"Aida bobo sama bunda aja..." Sang adik pun ikut-ikutan kakak.

Akhirnya mereka pun berpindah ke kamar, Rangga membarngkan tubuhnya di samping Aiza sedangkan Felisya membaringkan tubuhnya di samping Aida, saat ini Aiza dan Aida berada di antara mereka.

Rangga menodurkan Aiza sambil memanjangkan tangannya hingga dapat menggenggam tangan Felisya, Felisya pun tersenyum mematap suaminya.

Felisya membayangkan masa-masa indah yang telah di laluinya selama ini bersama rangga. Mencoba ikhlas menerima keadaan dan berkompromi dengan hati nurani.

Tak berapa lama, Aiza dan Aida pun terlelap, Rangga berpindah tempat mendekati Felisya.

Rangga memeluk tubuh istrinya yang sangat di rindukannya, dia sadar dengan kesalahannya. Rangga mencium tengkuk istrinya. Felisya membiarkan Rangga melakukan apa yang di sukainya.

Rangga pun semakin gencar menggoda Felisya, dia mulai memainkan tangan memyentuh bagian-bagian sensitif milik istrinya.

Felisya pun mulai merasakan getaran panas di dalam tubuhnya, sebagai seorang istri dia pun wajib melayani keinginan suaminya yang sudah memuncak.

Rangga yang memang merindukan layanan dari istrinya memghajar Felisya dengan penuh cinta, dan melepaskan hasratnya di dalam rahim Felisya.

Setelah Rangga puas, dia pun roboh di samping Felisya lalu memeluk tubuh istrinya dengan erat.

"sayang...ku mohon...jangan tinggalkan aku..." bisik Rangga pada Felisya.

Felisya sadar cinta Rangga masih teruntuk pada dirinya, Felisya juga tahu tak ada wanita lain yang ada di hati Rangga, namun hanya ke-egois-an dan pengaruh masyarakat membuat Rangga tak bisa menunjukkan rasa cintanya dengan baik.

Felisya pun tertidur dalam pelukkan Suaminya, sejujurnya Felisya sangat merindukan pelukkan suaminya, karena selama ini Rangga sibuk dengan dunianya, dan melupakan keberadaan Felisya.

Di pagi hari jam 5.00 subuh Rangga terbangun dari tidurnya, dia melihat wajah istrinya yang masih tertidur dengan lelapnya di dalam dekapan Rangga.

Rangga tersenyum, perlahan dia memindahkan kepala Felisya ke atas bantal, lalu Rangga bangun dan langsung melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan badannya, sebelum dia mandi Rangga memanaskan air untuk mandi Felisya karena bagi ini terasa begitu dingin.

Setelah mandi, Rangga menyiapkan air panas untuk Felisya mandi, lalu dia pun kembali ke kamar untuk membangunkan Felisya.

"Sayang..." bisik Rangga lalu mencium puncak kepala Felisya.

"Sayang bangun..udah subuh..." ujar Rangga dengan lembut.

"Mhm...jam berapa bang...?" tanya Felisya pada suaminya dengan suara serak khas orang bangun tidur.

"Udah lewat jam 5..." jawab Rangga dengan senyuman manisnya.

Felisya pun bangkit dari tidurnya lalu dia pun hendak melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.

"Sayang...kita shalat jama'ah ya..." ajak Rangga ada Felisya mengangguk lalu dia pun ke luar kamar dan melangkah menuju kamar mandi, di kamar mandi Felisya melihat air panas yang telah di sediakan oleh Rangga membuat hati Felisya berbunga-bunga kembali mendapatkan perhatian dari suaminya.

Setelah selesai mandi, Felisya pun bersiap-siap untuk melaksanakan shalat subuh berjam'ah dengan suaminya, Felisya pun mengenang masa-masa awal pernikahan mereka yang selalu melaksanakan shalat subuh berjama'ah.

Setelah selesai shalat dan berdo'a, Felisya meraih tangan suaminya untuk di salaminya, Felisya mencium punggung tangan Rangga, Rangga pun mencium puncak kepala Felisya.

Saat ini mereka tampak mulai memperbaiki rumah tangga mereka yang berantakan, Felisya pun mencoba menerima perubahan sikap suaminya.

Bersambung...

Hai reader jangan lupa tinggalkan jejak ya...

**Rate...

Favorite...

Like...

Koment...

Hadiah...

serta Vote...

di tunggu ya...biar semakin semangat...

Terima kasih🙏🙏🙏🙏🙏**

1
Zeya_
betul banget
Paulina
kisah sejuta rumah tangga...🤭🤭
Zeya_
hadir kembali untuk bersemangat 👏🏻👏🏻✨✨💪🏻💪🏻💪🏻
Zeya_
sudah like + favorit kaa.. 👏🏻👏🏻💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Sulati Cus
akibat mudah mengeluarkan kata cerai
Sulati Cus
he klu itu emang jas selingkuhan istri mu ngapain jg di bawa plg kt guru tp kok..
Sulati Cus
bohong
✨Happy_wolf◖⚆ᴥ⚆◗🐺❤️
mampir..
я𝓮𝒾𝓷A↠ͣ ⷦ ͣ𝓭𝓲𝓪𝓷✿
ini udh smw aku like
Dhiro Muna
pingin bgt y di sayang mertua dg tulus...tp kbnyakn mertua pd cari muka..giliran di blkng kita aj kejelekan kita di buka semua ke org2😔
Dhiro Muna
aku kasih 1 vote y kak😊...awal cerita yg bgs dan menarik😀
Endang Purwati
Ranggaaaaaaaa,.......... Ranggaaaaaaaa,..........
Ranggaaaaaaaa...........


loh tu yaaaaaahhhh 😡😡😡😡
Endang Purwati
klo sdh jauh, gkk ada dekat....

bilang sayang2, ...... telaaaaattt
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
♥️♥️♥️💚💚💚🖤🖤🖤
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💙💙💙💕💕💕🥀🥀🥀
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💕💕💕🥀🥀🌷🌷🌷🖤🖤🖤
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
♥️♥️♥️💚💚💙💙💙💙
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
🌷🌷🌷🌷🖤🖤🖤🥀🥀🥀
Qirana
Salam 🙏🙏 Dari Kami Pasukan
Era Berdarah Manusia
I Firmo
💕💕💕🖤🖤🖤💕💕💕
Dhina ♑
"Terimakasih Rita..." ucap Gery pada resepsionas

itu ☝️☝️ resepsionis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!