NovelToon NovelToon
Cinta Yang Lahir Dari Kekeliruan

Cinta Yang Lahir Dari Kekeliruan

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Hamil di luar nikah / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Pita Cantik

Lima tahun lalu, Olivia Elenora Aurevyn melakukan kesalahan fatal salah kamar dan mengandung anak dari pria asing. Ketakutan, ia kabur dan membesarkan Leon sendirian di luar negeri. Saat kembali ke Monako demi kesehatan psikologis Leon, takdir mempertemukannya dengan Liam Valerius, sang penguasa militer swasta. Ternyata, pria "salah kamar" itu adalah Liam. Kini, Liam tidak hanya menginginkan putranya, tetapi terobsesi memiliki Olive sepenuhnya melalui rencana pengejaran yang intens dan provokatif.

​Dialog Intens Liam kepada Olive
​"Setiap inci tubuhmu adalah milikku, jangan pernah berpikir untuk lari."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pita Cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 PERESMIAN SANG NYONYA DAN DEBUT MEMUKAU LUNA

​Sabtu, 10 Mei 2025, Musim Semi

​Malam perayaan ulang tahun ke-80 Valerius Defense & Security Group akhirnya tiba. Gedung opera megah di jantung Monte Carlo telah disulap menjadi istana bernuansa emas dan merah marun yang memancarkan kemewahan mutlak. Karpet merah membentang panjang, menyambut deretan mobil mewah yang mengantarkan para petinggi militer, pengusaha keamanan global, hingga anggota keluarga kerajaan Eropa.

​Namun, perhatian malam itu bukan tertuju pada dekorasi atau tamu-tamu politik yang hadir, melainkan pada sebuah mobil limusin hitam yang baru saja berhenti tepat di depan pintu utama. Saat pintu terbuka, empat wanita melangkah keluar dengan keanggunan yang mampu membuat waktu seolah berhenti berputar.

​Olive, Zee, dan Vera telah berhasil melakukan sebuah keajaiban. Luna Calista, gadis yang biasanya hanya mengenakan kaos polos dan jeans pudar, kini tampak seperti seorang putri bangsawan yang baru saja turun dari langit. Luna mengenakan gaun malam berbahan sutra satin berwarna merah marun gelap dengan potongan minimalis namun sangat berkelas. Rambut panjangnya ditata soft waves yang jatuh dengan sempurna di bahunya. Riasan wajah yang diberikan oleh Zee menonjolkan kecantikan lugu Luna, mengubahnya menjadi sosok yang sangat memukau hingga siapa pun tidak akan percaya bahwa dia adalah mahasiswa yatim piatu yang bekerja paruh waktu.

​"Tenanglah, Luna. Bernapas dengan teratur," bisik Vera sambil merapikan sedikit sarung tangan sutra Luna.

​Vera, sang Silent Oracle, meski belum lama mengenal Luna, merasa perlu memberikan perlindungan. "Ingat semua gerakan dansa yang aku ajarkan kemarin. Jangan menunduk terlalu dalam, kau adalah bagian dari rombongan kami sekarang. Jika ada yang mengganggumu, cukup sebutkan namaku atau Zee."

​Luna hanya bisa mengangguk kaku, tangannya gemetar hebat. Ia merasa sangat asing di tengah kerumunan yang berbau parfum mahal dan perhiasan berlian. Beruntung, ada Leon Alexander atau Alex yang sudah akrab dengannya. Alex yang malam itu mengenakan setelan jas mini buatan mamanya terlihat sangat tampan.

​"Tante Luna cantik! Jangan takut, ada Alex di sini," celetuk Alex sambil menggenggam jari Luna, membuat kegugupan gadis itu sedikit mereda karena kelucuan sang bocah.

​Kehadiran rombongan The Royal Lustre ditambah Luna segera menarik perhatian para pria lajang dari kalangan karyawan elit Valerius dan para pemegang saham muda. Mereka mulai mendekat, mengagumi kecantikan Olive, Zee, dan Vera yang sudah tersohor, namun mata mereka sering kali terpaku pada sosok Luna yang dianggap sebagai wajah baru yang menyegarkan.

​"Permisi, apakah nona cantik ini sudah memiliki pasangan untuk pesta dansa malam ini?" tanya seorang direktur muda dengan tatapan menggoda ke arah Luna.

​Sebelum Luna bisa menjawab dengan kegugupannya, Alex sudah melangkah maju ke depan Luna. Bocah berusia empat tahun itu berkacak pinggang dengan wajah yang meniru ekspresi dingin Liam.

​"Tante Luna tidak boleh dengan siapa pun! Tante Luna adalah milik Paman Marcus!" suara cempreng Alex yang lantang seketika membuat area tersebut sunyi senyap.

​Para karyawan Valerius yang berada di sekitar sana langsung terbelalak kaget. Mendengar nama 'Marcus', asisten pribadi Liam yang terkenal dingin, kejam, dan sama sekali tidak tertarik pada wanita, diklaim memiliki seorang kekasih adalah berita yang lebih mengguncang daripada kejatuhan harga saham. Luna sendiri nyaris pingsan karena malu, ia menunduk kearah Alex dengan tatapan kaku dan wajah merah padam.

​"Alex! Apa yang kau katakan?" bisik Zee sambil menarik Alex menjauh sebelum suasana semakin kacau. "Jangan bicara sembarangan, Sayang."

​Alex hanya menoleh ke arah Olive, meminta dukungan. Di kejauhan, Olive yang sedang memegang gelas minumannya hanya memberikan jempol secara sembunyi-sembunyi kepada putranya, lalu tersenyum penuh arti. Alex pun terkekeh senang, sementara Zee dan Vera saling pandang dengan ekspresi bingung, tidak menyadari bahwa Olive sengaja mengajarkan Alex untuk menjadi 'makcomblang' bagi Marcus dan Luna.

​Suasana berubah khidmat saat lampu aula meredup dan sorotan cahaya tertuju pada puncak tangga besar. Liam Maximilian Valerius, sang Iron Monarch, menuruni tangga dengan wibawa yang sangat mengintimidasi. Di belakangnya, Marcus mengikuti dengan langkah tegap, mengenakan jas buatan Olive yang sangat pas di tubuh atletisnya.

​Mata Marcus langsung terpaku pada satu titik di kerumunan: Luna. Ia sempat kehilangan fokus sesaat melihat betapa cantiknya gadis lugu itu dalam balutan gaun marun. Namun, ia harus tetap profesional mengikuti Liam yang kini sudah naik ke atas panggung utama.

​Liam berdiri di depan mikrofon, wajahnya dingin dan tampan luar biasa. Ia memberikan sambutan singkat mengenai kemajuan Valerius Group selama delapan dekade. Suaranya yang berat bergema di seluruh ruangan, menciptakan keheningan yang penuh rasa hormat.

​"Namun, malam ini bukan hanya tentang bisnis," Liam menjeda kalimatnya, matanya menyapu ruangan hingga menemukan sosok Olive. "Malam ini adalah tentang masa depan pribadiku. Aku ingin mengundang tunanganku, Olivia Elenora Aurevyn, dan jagoan kecilku, Leon Alexander, untuk naik ke atas panggung."

​Olive merasakan kakinya lemas. Ia merasa panas dingin karena ribuan pasang mata kini tertuju padanya. Ia takut akan ada bisik-bisik menghina tentang masa lalunya atau status Alex. Namun, Liam seolah bisa membaca pikirannya. Liam mengulurkan tangan dengan tatapan yang sangat meyakinkan.

​Saat Olive dan Alex sudah berdiri di sampingnya, Liam merangkul pinggang Olive dengan sangat posesif. "Aku tahu ada banyak rumor di luar sana. Tapi biarkan aku memperjelas satu hal malam ini. Siapa pun yang berani mengolok-olok, menghina, atau bahkan hanya menatap rendah Olive dan Alex, aku tidak akan segan-segan meruntuhkan seluruh bisnisnya dan membuat Monako menjadi tempat yang paling tidak nyaman bagi kalian malam ini juga."

​Ancaman itu nyata. Para tamu undangan hanya bisa tersenyum getir dan menelan ludah. Mereka tahu Liam tidak pernah bermain-main dengan ucapannya.

​"Pernikahan kami akan dilangsungkan bulan depan. Dan aku juga ingin mengumumkan secara resmi," Liam menatap Alex dengan bangga, "bahwa Leon Alexander Aurevyn adalah pewaris sah tunggal dari Valerius Group. Seluruh asetku akan jatuh ke tangannya saat ia menginjak usia dua puluh tahun."

​Pernyataan itu membuat para petinggi dan pemegang saham tua terkesiap. Mereka tidak setuju jika harta sebesar itu jatuh ke tangan anak yang bahkan tidak membawa marga Valerius. Namun, Liam memberikan tatapan tajam yang seolah menusuk jantung siapa pun yang ingin membantah. Seketika, ruangan itu kembali hening tanpa ada satu pun suara protes.

​Di sudut ruangan, Brian yang berdiri di samping Vera tersenyum puas. Ia merasa lega adiknya berada di tangan pria yang tepat. Kenzo dan Zee juga ikut menyenggol lengan Brian.

​"Kau benar, Brian. Menyerahkan Olive kepada Liam yang kejam itu adalah keputusan terbaik. Dia tidak hanya mencintai Olive, tapi dia siap membakar dunia demi melindunginya," bisik Kenzo dengan nada kagum.

​Sementara itu, di bawah panggung, Luna berdiri sangat kaku karena kini Marcus sudah berada tepat di sampingnya setelah turun dari panggung. Debaran jantung Luna semakin tidak beraturan, apalagi setelah pernyataan Alex tadi yang menyebutnya sebagai 'milik Marcus'. Ia merasa ingin menghilang dari bumi saat ini juga karena tatapan Marcus yang terus-menerus mengarah padanya dengan cara yang sangat berbeda dari biasanya.

1
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Aaaa jd ikut terharu 🙈🙈🙈
Kita pada pngen type cwo gini, Ade ❤️🤗😘
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Gk nyesel kn, Liam jd Pilihan ❤️🤗😘
Mg Liam selamat & segera sehat kembali y ❤️🤗😘
Erriz M'Prima
😭😭😭aku tersendu sendu Thor 🤧
Erriz M'Prima
aduh Thor jdi deg-degan 🤧🤧🤧
Erriz M'Prima
update yg byk Thor
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Arka ktahuan dnk ... Liam & Brian udh turun tangan 🔥🤟💪
Erriz M'Prima
Arkan sialan lu bisa bisanya lu culik olive. awas ya Thor pokonya jgn terjadi ppa sama olive titik
Erriz M'Prima
dih Arkan gila lu berani sentuh olive ma Alex, Liam akan habis lu ihhh greget bgt
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Cwo yg terobsesi akut, pasti bakal lakuin apa aja sih 🤦🤦🤦
Erriz M'Prima
aku malah emosi Thor 🤧 gendek bgt ma si sarkan itu dasar kampret licik
Erriz M'Prima
aduhhh bacanya sampe ngos ngosan karena emosi 🤧
Erriz M'Prima
awas ya Thor klu mereka gagal nikah 😀
Erriz M'Prima
idih Arkan gelooo lu g tau juga ceritanya gimane ye...Brian lu jgn terpancing dulu ye di sini yg salah bukan cuma Liam ye tpi juga olive karena olive memilih pergi gitu aje ye...cari tau dulu yg sebenarnya deh nnti lu juga nyesel wkwk
Butterfly🦋: aduh makasih ya kebetulan juga setelah tamat nanti mau bikin novel baru stay tuned terus ya💪🤭
total 4 replies
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Hrsny, Liam punya, De, gk mau kalah dr Arka dnk 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Tim Liam aja, gmana, Ade tp seru juga, klo bersaing ketat dulu ama Tim Arka 🤭🤭🤭
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱: hi hi oleng boleh tp akhir tetep hrs usahain sesuai mau ny Baby Alex, mau pny Daddy yg mana ya, De 🤭🤭🤭 ... Siap, Cama², Ade, kami tunggu kelanjutan ny ❤️🤗😘
total 2 replies
Mifta Nurjanah
cieelahh digempur hbis
Mifta Nurjanah
yaelah tujuh ronde gtuh
Mifta Nurjanah
cie mimpi basah
Nindy bantar
karya mu bagus banget thor saya suka,,,tetep semangat berkarya y thor up terus
Butterfly🦋: terima kasih kakak semoga suka dengan ceritanya🤭😍 enjoy ya
total 1 replies
Inah Ilham
kata katanya bagus,, kalimatnya rapi bahasanya keren
Butterfly🦋: terima kasih kakak semoga suka dengan ceritanya🤭😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!