NovelToon NovelToon
Benih Titipan Sang Milyarder

Benih Titipan Sang Milyarder

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Slice of Life / Single Mom / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Komedi
Popularitas:13.8k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Apa jadinya jika air ketuban pecah di malam kencan pertamamu?

Panik dan syok, itulah yang dirasakan Maggie saat menjalani kencan pertamanya dengan Kael, seorang miliarder tampan dan karismatik.

Kencan romantis itu mendadak berubah kacau ketika air ketubannya pecah di tengah acara makan malam.

Alih-alih ikut panik, Kael justru sigap mengangkat Maggie dan membawanya ke limusin mewahnya untuk segera menuju rumah sakit.

Namun, apa yang terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiba di Keraton

Kael menunggu sebentar untuk melihat apakah Maggie akan muncul lagi setelah mengurus bayinya. Namun, setelah sekitar satu jam, ia mengintip lewat pintu yang terbuka dan mendapati mereka berdua sedang tertidur pulas di ranjang.

Sepanjang hidupnya, ia sering dibombardir meme, kartun, dan lelucon tentang hidup dengan bayi sebagai sindiran para netizen.

Saat terbangun keesokan paginya, Kael mendengar Maggie bernyanyi. Kael mengenakan celana panjang lalu berjalan ke ruang tengah. Maggie sedang memasukkan botol susu ke dalam kulkas, Biann bertengger di bahunya.

Maggie mengenakan celana pendek biru yang sangat kecil dan atasan senada. Rambutnya diikat membentuk sanggul berantakan, dan ia tersenyum ke arah Kael. Ia berbalik agar Kael bisa melihat Biann. Mata bayi itu yang berwarna abu-abu terbuka, mengamati sekeliling.

"Gimana kabar si bocah pagi ini?" tanya Kael.

Biann memasukkan kepalan tangannya ke mulut, meleset, lalu menepuk hidungnya sendiri. Ia tidak menyerah, hanya berkedip beberapa kali dan mencoba lagi.

"Dia mau mandi," kata Maggie. "Mumpung ada wastafel besar." Pandangannya turun ke dada telanjang Kael dan celananya yang rendah. "Kalau kamu?"

"Baik. Perlu pesan sarapan? Kita masih punya beberapa jam sebelum berangkat."

"Boleh."

Kael berjalan ke telepon untuk memesan, sementara Maggie setengah berjalan, setengah menari mengelilingi ruangan dengan bayi itu. Tadi malam, pergulatan mereka sempat terputus, dan Kael merasa berat.

Maggie menghilang, dan Kael membuka menu di pangkuannya, memesan hampir semua menu breakfast.

...────୨ৎ────...

Perjalanan berlangsung tenang tanpa hambatan. Saat mereka tiba di pedesaan, Joann dan Monica mengirim mobil beserta sopirnya,.

Maggie tak bisa mengalihkan pandangan dari pemandangan yang memikat, hamparan padang rumput bergelombang dan ladang-ladang yang dibatasi tembok berbatu. Biann tertidur lelap di kursi bayinya.

Kael mulai bertanya-tanya apakah seharusnya kencan pertama mereka dilakukan di dalam mobil saja agar tidak ada gangguan.

Rambut keemasan Maggie terikat dalam ikal longgar, mengenakan gaun pink muda yang sederhana dan segar. "Itu keratonnya?" tanyanya.

Kael membungkuk untuk melihat ke arah yang sama. "Itu yang lain. Aku rasa masih setengah jam lagi sebelum kita sampai ke keraton kita."

"Gila," katanya. Mata birunya yang besar menyerap semuanya. "Bunganya banyak sekali, ladangnya luas banget."

Ia meraih tangan Kael di jok mobil dan menggenggamnya. Kael mengangkat tangan itu ke bibirnya. Ia belum pernah merasa jatuh cinta sedalam ini pada seorang perempuan.

Padahal, tadi malam seharusnya tidak akan berakhir seperti itu, jika mereka punya sepuluh menit saja.

Namun malam ini mustahil. Keraton itu memiliki tiga puluh suite di delapan villa, diatur berdasarkan keluarga.

Kael akan berada di bagian bersama Joann, Monica, dan Sierra. Maggie dan Biann akan dekat dengan keluarga Adiputra, karena saudara perempuan Maggie bertunangan dengan keluarga itu.

Joann tiba di Keraton tadi malam dan memberi tahu Kael bahwa tempat itu seperti labirin. Keluarga Adiputra berada sangat jauh, di sisi lain Keraton, melewati taman, dan jalur berliku.

Joann sempat mencoba menemui mereka untuk mengucapkan selamat, tetapi gagal. Ia bahkan butuh pemandu jalan untuk menyeberang dari satu ujung ke ujung lain.

Komentar terakhir Joann soal itu adalah, "Mungkin lebih baik kamu bisa ke taman kalau mau ketemu."

Ucapan itu langsung mematahkan rencana Kael untuk menyusuri Keraton tengah malam dan menyelinap ke tempat tidur Maggie.

Rencana itu bergantung pada kakaknya yang tidur bersama Davis, karena Maggie dan kakaknya berbagi kamar.

Taman bisa jadi jalan masuknya. Mereka akan terbantu dengan kehadiran para kakek-nenek untuk menjaga Biann. Itu keuntungan besar, mengingat betapa sulitnya mereka sejauh ini mencari waktu berdua.

Saat Keraton mulai terlihat di cakrawala, mobil berbelok ke jalan putih berkilau yang mengarah ke sana.

Maggie terengah. "Kayak langsung masuk ke cerita kerajaan."

Kael paham maksudnya. Tempat itu menakjubkan. Gapuranya design batu bata, sementara villa-villa nya beratap daun lontar. Dengan langit cerah sebagai latar, tempat itu benar-benar terlihat seperti kisah kerajaan Majapahit.

"Nanti aku mau jatuhin sepatu cinderalaku," kata Maggie.

"Dengan senang hati aku akan mengambilnya."

Namun Maggie tidak mendengarnya. Ia menemukan panel pembuka atap mobil, dan berhasil membukanya. Dalam hitungan detik, ia sudah melepas sepatunya dan berdiri di jok, mengintip ke luar, hanya bagian bawah tubuhnya yang terlihat dari dalam mobil.

Kael mendengar teriakan keras dan sopir pun menoleh ke belakang. Si sopir jelas tidak senang melihat Maggie berada di atas.

Kael tak bisa menahan tawa. Saat Maggie sudah merasa nyaman dalam suatu situasi, jelas sekali perempuan ini melakukan apa pun yang ia mau.

Saat mobil melaju memasuki jalur melingkar menuju pintu depan, Maggie kembali duduk. Atap langsung menutup, disertai komentar dari sopir. Maggie bahkan tidak menyadarinya.

"Lihat foto-foto yang kuambil!" katanya sambil menunjukkan HPnya. Ia mengambil sekitar lima puluh foto. "Aku bisa bikin dongeng di Instagram cuma dari perjalanan ini."

"Kamu bisa aja buatkan hidangan dari toko kamu dan take gambarnya di sini," katanya.

"Itu ide brilian. Aku bakal lakuin itu." Ia mencondongkan badan dan mengecup pipi Kael. "Ini emang hari terbaik!"

Saat mereka tiba, dua pria mendekati mobil, mengenakan seragam tradisional yang samar-samar terlihat militer, setengah seperti pelayan, tapi pas dengan gaya dan warna tempat itu.

Salah satunya membuka pintu. "Sugeng rawuh, Ndoro."

Ia meraih tangan Maggie, dan perempuan itu berdiri seakan sedang bermimpi. "Rasanya jauh berbeda dari Jogjakarta," katanya.

"Udara pedesaan, Ndoro," ujar pria itu. "Perlu saya bawakan keranjangnya?"

Maggie tertawa. "Itu anakku, Biann."

"Oh!" Pria itu ikut tertawa. "Kalau begitu saya akan ekstra hati-hati, Ndoro."

...𓂃✍︎...

...Salahku terlalu percaya, salahmu terlalu pintar berjanji. Sekarang aku hanya bisa kecewa & menyesali pada semua yang pernah aku yakini....

...────୨ৎ────...

1
Adellia❤
tau gak sih nyengirr teruss q selama baca ini sumpah ini momen paling sempurna buat momy yg baru lahiran berada di kota yg sejuk makan di pinggir jalan bayi yg tidur aroma kopi yg wangii dan... cowok ganteng di sebelah enggak perlu mati dulu buat ke surga ya maggie... 😍😍😍
Adellia❤
jangan lupa main ke candi borobudur ya kael enggak harus naik ke candi karna pasti repot bawa bian kasian juga panas stay ajah di kampoeng seni borobudur ada kuliner pertunjukan seni dan mini konser dari artis" daerah termasuk dari jatim juga loh😍😍
Adellia❤
kael... ya ampuun kasian bangett km iih gemezzz sini q bantu😂😂
Adellia❤
kebayang paniknya kael 😂😂
Adellia❤
kayak mimpi ya maggie bahkan untuk bayanginya ajah maless pergi" dgn bayi baru lahirr rasanya enggak mungkin😂😂
Adellia❤
ya ampuun tuh pesawat dah kayak apartemen komplitt km gak akan kesusahan maggie😍
Adellia❤
ya ampuun ampe nangiss q 😭😭 seorang cowok single tampan kaya raya punya jett pribadi datengin emak" baru lahiran punya bayi kecil kira" segede apa cintanya kael ke maggie😭😭
Adellia❤
hidup sesuka hati manusia lenyap dalam sekejap😂😂
Adellia❤
seriuss 200 galon?? banjir bandang donk.. 😂😂 ah jadi ingett mas" yg nyumbang ratusan milyar di sumatra kemaren dan dy bener" memastikan sumbanganya utuh sampai ke masyarakat tanpa di potong ini itu😍😍
Adellia❤: iya loh sumpah salut banget dy tuh bener" manej sendiri sumbangan dari donatur bener" utuh jadi bener" sampe ke masyarakat yg membutuhkan😍😍
total 2 replies
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
sipuuttt
lagii saii😍
Cindy
lanjut
Dwi ratna
kirain kael bpknya bian, berarti judulnya benih titipan musisi nmanya bukan milyader
Cindy
lanjut
Dwi ratna
s bian anknya kael bukan si? 😤
Cindy
lanjut
Putri Salju
lanjuutt💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!