NovelToon NovelToon
Gigolo Terakhir

Gigolo Terakhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Romantis / Komedi
Popularitas:912
Nilai: 5
Nama Author: @120

kisah seorang Pria yang berdedikasi menjadi lebih keren namun salah jalan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Layu sebelum berkembang

langit jingga yang tertelan kegelapan malam menambah suasana suram sebuah rumah tradisional dipinggiran kota tokyo,dengan berdirinya pohon Shinboku yang rindang.suara gemercik air menghapus rintihan seseorang yang merasakan sakit luar biasa.

"buk...!! Bukk..!!!

"ampun....,ampuni aku...!!!

Teriakan seorang pria yang sedang mendapatkan penyiksaan memecah keheningan malam yang sunyi.

"cukup...!!!

Seorang pria dewasa yang memakai Yukata berjalan ke arah pria yang bersimpuh dengan penampilan berantakan dan berdarah-darah.

"aku tidak ingin melihat kesalahan lagi...!!!

"ba...baik ketua....,,

Diatas ketua masih ada Kaicho,namun tindakan pria ini seperti sudah menggenggam seluruh dunia pada tangannya,sifat sombong dan dengkinya memakan hati dan pikirannya dan selalu berbuat tidak sejalan dengan peraturan.

"lapor ketua....,,,saya sudah menyelidikinya,mereka bekerja di bar bersama murayama.

Dengan langkah pelan pria yang memiliki tato khas sendiri menyeringai dengan menyilangkan tangannya dan tertawa terbahak-bahak,

"hahaha.....jadi gogolo itu membuat peternakannya sendiri..? Dasar pencuri..!!dia ingin sejajar denganku dengan mendedikasikan dirinya menjadi gigolo..? Menjijikan,,ya..ya...memang murayama menjadi kandidat paling kuat setelah pengabdiannya,cih....menyebalkan..!!

"terus awasi pergerakan mereka dan jangan sampai ketahuan..!!

"baik...ketua...,,

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"hei...naoya...tumben sekali kau diam..??

Tsukisima yang memperhatikan naoya duduk didepannya dengan wajah datar membuatnya penasaran dengan isi dalam pikirannya itu yang tidak biasa.

"perhatian sekali,seperti bukan dirimu saja..!!

Naoya melirik ke arah tsuki yang selalu sibuk dengan gelas-gelasnya.

"kau juga bukan seperti dirimu, ada apa sebenarnya..??apa kau membuat masalah..??

"aku tidak yakin, sepertinya aku tidak bisa melanjutkan misi ini..,"jawab naoya dengan nada lesu.

Tsuki memperhatikan naoya yang menundukan kepala dan punggung yang membungkuk.

"lemah...!!!

"apa yang lemah..??

Naoya melirik tsuki dengan wajah suram.

"hei tsuki...,,apa kau bisa mengedit video..?aku akan berikan bukti pada manager tapi aku malu.

"haa....."jawab tsuki dengan wajah jengkel.

"dasar bodoh...!!! Ikuti aku..!!

tsuki berjalan ke arah ruangan yang menjadi kamarnya dan naoya membuntutinya dibelakang.

"hei...bukankah itu terlarang,.?

"apa kau pikun ? Aku sudah katakan aku tinggal disini kan.?

"serius..??aku pikir kau bercanda..!!

Naoya sangat antusias saat memasuki ruangan itu dan melihat-lihat dengan seksama.

"huaahh....ini lebih nyaman dari pada kosan miliku...!!! Apa aku boleh tinggal disini juga..?

"memangnya kau siapa..??

Semirik mata tsuki sambil memperlihatkan wajah jutek nya pada naoya.

"hah...aku jadi membawanya kemari,padahal aku sudah memperingatkan pada runa," gumam tsuki.

"mana ponselmu...

Naoya mengambil ponsel disaku dan memberikannya pada tsuki yang langsung mengambil laptop dan duduk disofa.

"kenapa ada komputer juga disini..?apa yang kau kerjakan didalam sini..??

"hanya rekapan.,

"ah...sejak runa belajar disini,aku memindahkan komputer itu dari ruang arsip agar lebih nyaman belajar,untung saja manager mengizinkannya."gumam tsuki.

Naoya berjalan-jalan mengitari komputer itu dan duduk dengan tenang,

"kau hebat juga tsuki..,,apa kau juga anak kuliahan..??

"tidak...aku hanya lulus SMA saja,,

"woo....kita sama tsuki,,!!"

"jelas berbeda, kau bodoh..dan aku jenius..!!

"gaaahhh.....kata-katamu selalu saja menyakitkan tsuki..!!

Tsuki fokus dengan melihat video rekaman naoya bersama aoi.

"hei tsuki...jangan memasang wajah seperti itu,,apa kau ereksi...hahaha...."

"bodoh...!! Apa kau bocah kemarin sore..?kenapa wajahmu sangat jelek..!!kau benar-benar lemah..!!

"berisik..!! Aku punya alasan sendiri tau..!!

"ya..ya..baiklah,akan aku hapus wajah jelekmu itu...,,

"kurang ajar...!!

Naoya memalingkan pandangan pada tsuki yang sibuk mengedit videonya dan melihat kebawah kaki meja komputer dan membungkuk.

"rambut...??

Naoya memungut sehelai rambut dan mencocokannya dengan rambutnya,

"bukan...,warna nya coklat,apa miliknya ? Tidak juga,rambut tsuki hitam, dan ini sedikit panjang." gumam naoya.

"hei tsuki....,,apa kau menyimpan wanita didalam sini..??"teriak naoya.

"bodoh...,,mana mungkin..!!

"aku menemukan rambut wanita disini.."

"oohh...mungkin milik runa..."

Dengan lantang tsuki membuka rahasianya karena terlalu fokus pada pekerjaannya.

"gawat...aku keceplosan..!!!" gumam tsuki.

"eeh....jadi runa kesini juga.?apa yang kalian lakukan..??

Naoya berjalan mendekati tsuki dan duduk disampingnya dengan wajah penasaran.

"ayo jawab...apa yang kalian lakukan..??

"apa yang kau pikirkan naoya bodoh..!!

Wajah tsuki seketika memerah dan merasa tersipu,naoya semakin penasaran dengan hubungan mereka berdua.

"apa kau menyukainya..??

tsuki tidak bisa menjawab pertanyaan naoya karena merasa malu untuk mengungkapkannya.hanya melihat wajah tsuki,naoya sudah tahu artinya.

"kita menyukai orang sama ternyata..,,apa kita akan bersaing..??gumam naoya.

"sepertinya aku menyukainya sejak dia mulai belajar membuat minuman denganku,kemudian kami semakin akrab meskipun tampangku seperti ini,dia tetap saja memintaku membantunya belajar,"

"wah....itu sudah sangat lama tsuki,apa kau sudah mengatakan perasaanmu...??

Naoya membuat ekspresi biasa dan antusias agar tsuki tidak tau perasaanya pada runa juga sama sepertinya.

"belum...,,aku tidak tau perasaannya kepadaku sama atau tidak,aku belum pastikan itu.."

"kau harus mengatakannya..,,lagipula siapa lagi yang dekat dengannya selain kau, kau pasti akan berhasil."

"benarkah...??apa kau tidak dekat dengannya..??

Tsuki menatap naoya yang sedari tadi membuatnya bersemangat dengan perasaannya.dan sedikit memojokannya dengan pertanyaannya.

"aku..??kau tau kan kami terus saja bertengkar,mana mungkin,lagipula aku sudah punya bidadariku itu,kau lihat kan dia sangat cantik...,,

"emm...memang wanita ini cantik,tapi apa kau yakin dia orang yang baik..??

"kenapa kau berpikir seperti itu tsuki..??

"tidak...aku hanya memperingatkanmu saja,kau kan menjalankan misi bukan untuk menjalin hubungan sungguhan, kan..??

"kau benar..,,bahkan dalam sekejap,angan-anganku lenyap hanya dengan sekali kibasan."

"ha...apa yang kau katakan itu.."

"ahhh tidak...tidak ...lupakan,,

"jembleng...!!!

Suara pintu yang bertabrakan dengan dinding membuat naoya dan tsuki terkejut dengan kedatangan murayama yang memasang wajah menyeramkan..,,

"oi...bocah sialan,kau meninggalkan stand begitu saja...!!!

"gawat....semua gara-gara kau bodoh"

"kenapa kau menyalahkanku.."

Bisik-bisik tsuki dan naoya jelas terdengar ke telinga murayama dan menatap mereka berdua yang tertunduk melihat laptopnya.

"ini bukan waktunya melihat video dewasa bocah sial...!!!

"dia aktornya...manager"

Tsuki menunjuk ke arah naoya yang tertunduk ketakutan dan merasa malu.

"oh...benarkah...?? Bagus...bagus....aku juga mau lihat..."

Seketika murayama terlihat senang dan ikut bergabung dengan mereka dan menyaksikan bersama.

"gawat....ada ada saja orang ini,kenapa kami bertiga harus berhimpitan dalam sofa kecil ini..??" gumam tsuki.

"aku serasa mau mati saja..,,kenapa aku harus dipertontonkan seperti ini..??"gumam naoya sambil memangku laptop dan duduk di barisan tengah.

"wah....ternyata gadis itu agresif juga ya,kau tidak perlu menggodanya dahulu, bagus...!!!

Murayama memukul pundak naoya sedikit keras dan memujinya sambil tersenyum.

"haha...terimakasih manager."

"dia bisa tersenyum juga, tapi menyeramkan" gumam naoya.

"baiklah karena video sudah diedit dengan bagus oleh tsuki, maka kalian harus kembali bekerja, sekarang..!!!

"baik manager...!!! Permisi...!!!"jawab serempak.

Naoya dan tsuki bangkit dari sofa dan berjalan keluar ruangan kamar tsuki dan bernafas lega.

"hei tsuki...,,manager itu bukan hanya seorang gigolo kan..?

Naoya menatap tsuki dengan penuh harap akan jawaban pasti darinya.

"kalau kau berpikir begitu,maka diamlah..!!"

"pantas saja tsuki selalu mengejeku untuk tidak mengejarnya, benar saja tsuki pasti dimanfaatkan juga oleh manager murayama kan ?atau lebih tepatnya kaki tangannya, lalu aku..??aku juga sudah terlibat dengannya..?aku juga dong..?huhu...bukankah keren kalau kami bekerja sama seperti ini..?"gumam naoya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!