NovelToon NovelToon
Pelukan Untukmu ASHILLA

Pelukan Untukmu ASHILLA

Status: tamat
Genre:Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Beda Usia / Gadis nakal / CEO / Duniahiburan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: MissSHalalalal

Ashilla, seorang buruh pabrik, terpaksa menjadi tulang punggung keluarga demi menutupi utang judi ayahnya. Di balik penampilannya yang tangguh, ia menyimpan luka fisik dan batin akibat kekerasan di rumah. Setiap hari ia berjuang menembus shift pagi dan malam, panas maupun hujan, hanya untuk melihat gajinya habis tak bersisa.
Di tengah kelelahan, Ashilla menemukan sandaran pada Rifal, rekan kerjanya yang peduli. Namun, ia juga mencari pelarian di sebuah gudang kosong untuk merokok dan menyendiri—hal yang memicu konflik tajam dengan Reyhan, kakak laki-lakinya yang sudah mapan namun lepas tangan dari masalah keluarga.
Kisah ini mengikuti perjuangan Ashilla menentukan batas antara bakti dan harga diri. Ia harus memilih: terus menjadi korban demi kebahagiaan ibunya, atau berhenti menjadi "mesin uang" dan mencari kebebasannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MissSHalalalal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26 : TERBARING LEMAH

Pagi itu, saat kabut demam mulai terangkat dari kepalaku, aku menatap Erlangga yang masih setia di sisi ranjang. Wajahnya yang kaku tampak sedikit melunak karena kelelahan. Aku tahu ini adalah celah kecil dalam obsesinya.

​"Erlangga," panggilku parah, tenggorokanku masih terasa kering.

​Dia menoleh, tangannya yang hangat segera menyentuh keningku. "Ya? Apa yang kau butuhkan? Aku akan panggilkan dokter lagi."

​"Aku ingin satu hal," potongku pelan. Aku menatap matanya dalam-dalam, mencari sisa kemanusiaan di sana. "Sebelum pernikahan itu terjadi... aku ingin menemui ibuku. Hanya sebentar."

​Erlangga terdiam. Rahangnya mengeras, sebuah reaksi spontan setiap kali aku meminta akses ke dunia luar. Aku tahu dia takut aku akan lari, atau mungkin dia takut dunianya yang sempurna akan terusik oleh kenyataan bahwa aku memiliki kehidupan sebelum dia membeliku.

​"Hanya ibu," tambahku dengan nada memohon yang paling rendah. "Kau bisa mengawal setiap langkahku. Kau bisa mengawasi setiap kata yang keluar dari mulutku. Aku hanya rindu."

​Suasana hening menyelimuti kamar mewah itu. Aku bisa melihat peperangan batin di balik matanya yang gelap. Setelah helaan napas panjang yang terdengar seperti kekalahan, dia mengangguk pelan.

​"Baik," ucapnya rendah. "Besok, setelah kondisimu benar-benar pulih. Aku sendiri yang akan mengantarmu."

​Dia meraih tanganku, mencium punggung jemariku dengan posesif. "Tapi ingat satu hal, Ashilla. Jangan pernah mencoba melakukan hal bodoh. Karena setelah ini, tempatmu hanya di sini, di sampingku."

​Meskipun itu adalah sebuah izin, aku tahu itu hanyalah rantai yang dipanjangkan sedikit. Namun, bagi tawanan sepertiku, menghirup udara di luar penjara emas ini—meski hanya sesaat—adalah kemenangan kecil yang sangat berarti.

Erlangga menepati janjinya. Dengan kawalan ketat, dia membawaku menuju rumah masa kecilku yang kini terasa asing. Sepanjang perjalanan, dia menggenggam tanganku begitu erat, seolah-olah jika dia lengah sedikit saja, aku akan menguap tertiup angin.

Saat mobil mewah itu berhenti di depan gerbang, jantungku mencelos. Pemandangan di depanku jauh lebih menyakitkan daripada penjara emas Erlangga.

Di teras, aku melihat Ayah. Pria yang dulu begitu kokoh kini duduk tak berdaya di atas kursi roda. Kakinya yang lumpuh akibat kecelakaan tertutup selimut tipis, wajahnya nampak jauh lebih tua dari usia aslinya. Tatapannya kosong, menatap jalanan dengan sisa-sisa keputusasaan.

"Ayah..." bisikku tertahan. Erlangga hanya diam, namun cengkeramannya di bahuku memberiku kekuatan sekaligus tekanan.

Aku segera berlari masuk ke dalam rumah, menuju kamar Ibu. Pemandangan di sana lebih menghancurkan lagi. Ibu terbaring lemah, tubuhnya nampak kurus dan wajahnya pucat pasi. Alat bantu pernapasan sederhana terpasang di sana.

"Ibu sakit setelah mendengar pertengkaran Andra dan kak Reyhan tentangmu, Ashilla," suara Bi Ijah, tetangga yang membantu merawat, memecah keheningan. "Mereka meributkan bagaimana kau bisa 'menghilang' dan uang yang kau titipkan pada Andra. Ibu tidak kuat menanggung kenyataan itu."

Aku jatuh berlutut di samping ranjang Ibu, tangis yang selama ini kupendam pecah seketika. Aku meraih tangan Ibu yang dingin, menciuminya berulang kali. Ibuku jatuh sakit karena memikirkanku—karena dosa yang kutanggung demi menyambung hidup keluarga ini.

Di ambang pintu, Erlangga berdiri mematung. Dia menyaksikan kehancuran yang secara tidak langsung adalah buah dari obsesinya. Untuk sesaat, aku melihat kilatan rasa bersalah di matanya saat dia menatap orang tuaku yang sekarat. Namun, pria itu tetaplah Erlangga. Dia melangkah maju, meletakkan tangannya di bahuku, mencoba mengklaim kepemilikannya bahkan di tengah duka keluargaku.

"Jangan menangis," bisiknya dingin namun ada getaran di sana. "Semua biaya pengobatan mereka sudah aku tanggung. Mereka akan mendapatkan perawatan terbaik, asalkan kau tetap menjadi milikku."

Aku mendongak, menatapnya dengan mata yang basah oleh air mata dan amarah. "Kau tidak hanya membeliku, Erlangga... kau menghancurkan seluruh duniaku agar aku tidak punya pilihan selain lari padamu."

***

Bersambung...

1
Meris
Kalau lg enak2 manggilnya mas, klo hari2 biasa manggil lang..pie toh..
kalea rizuky
hmmm
Anonymous
mengucur aer mataku/Cry/
kalea rizuky
entah jijik aja q klo inget dia nganu ma sarah meski pake obat dan ahh males pokokny
kalea rizuky
erlangga ttep aja egois males lu itu bekas jalang suka g suka lo ttep tidurin jalang kn meski kena perangsang tp lu doyan
kalea rizuky
murahan uda lah males
kalea rizuky
cih najis jangan mau sila dia bekas sarah takut bawa penyakit
partini
hemmmm what the****
partini
udah banyak kejadian si El malah semedi ga nongol
kalea rizuky
luka lebih beruntung di cintai Andra dripada elu Luna yg cm di jadiin ban serep di jadiin. lacur doank. saat butuh saat sarah balik dia. nikah ma sarah nganu ma sarah dan lupa ma. lu. hahaha kasian uda. gt lu mau balik ma erlangga aduh tolol. nya
kalea rizuky
ada cwek. bodoh yg mau balik pdhl uda di buang cm di jadiin cadangan doank/Puke/
kalea rizuky
ketebak ujungnya. balikan. males. amat Thor keledai aja. g bakal jatuh dua kali
partini
hemmmm
partini
lah si El ke jakarta si Kunti ke Jogja Weh Weh kata Erlangga gitu apa yg ga bisa ehhh ini apa ?
aduh El El Ternyata kamu tidak seberapa 🤭🤭🤭🤭
partini
ko bisa tau no hp shila
MissSHalalalal: yap betul
total 3 replies
partini
Erlangga kan ga tau hamil Thor di abaikan gimana yah
kalea rizuky
jangan ampe balik males q klo balik kayak gk ada bedanya ma novel lain ujung nya maafin balik Heleelhhh bulsit
kalea rizuky
klo dia ngira dia kena couvad karena sarah berarti dia uda tidur ma sarah donk dihh menjijikkan jangan mau balik masak mau ma bekas secara mereka uda berbulan nikah jelas sering nganuu
kalea rizuky
berarti erlangga uda tidur ma jalang donk secara uda nikah awas jangan mau balik
partini
OMG lima bulan loh Erlangga lima bulan masih juga tuh BEGE ga ilang" emang dasar kamu nya yang lemot jirrr di kadalin ma Sarah ayo Yo CEO cap 🦎
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!