NovelToon NovelToon
One Night With Mr. Mafia

One Night With Mr. Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Mafia / Roman-Angst Mafia
Popularitas:38.1k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

​"Tugasku adalah menjagamu, Leana. Bukan mencintaimu."

​Leana Frederick tahu, ia seharusnya berhenti. Mengejar Jimmy sama saja dengan menabrak tembok es yang tak akan pernah cair.

Bagi Jimmy, Leana adalah titipan berharga dari seorang sahabat, bukan wanita yang boleh disentuh.

Hingga satu malam yang menghancurkan batasan itu. Satu malam yang mengubah perlindungan menjadi sebuah obsesi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5

Malam ini lampu kamar seolah ikut memanas saat Jimmy tidak lagi menahan diri. Segala dinding pertahanan yang ia bangun selama bertahun-tahun runtuh dalam satu hembusan napas yang berat.

"Ah... Jimmy!"

Leana men-desah panjang, kepalanya mendongak ke atas saat tangan besar Jimmy mulai menjelajahi dirinya.

Jemari pria itu merayap naik, melewati pangkal paha hingga sampai di daerah paling rawan yang membuat tubuh Leana menegang seketika.

Dunia seolah berhenti berputar bagi Leana. Dalam sekejap mata, posisi mereka berubah. Ia kini terbaring di atas ranjang king-size dengan tubuh tegap Jimmy mengungkungnya.

Jimmy tidak memberikan celah sedikit pun. Pria itu menyambar kedua pergelangan tangan Leana, menguncinya di atas kepala dengan hanya menggunakan satu tangan, sementara tangan lainnya tetap sibuk bermain di bawah sana, menciptakan sensasi yang membuat Leana hampir kehilangan kesadaran.

"Sakit... tapi enak, Jim... lebih... lebih dalam lagi," rintih Leana, air matanya nyaris menetes karena kombinasi rasa nikmat dan dominasi yang begitu kuat dari pria dewasa itu.

Jimmy tidak menyahut dengan kata-kata. Ia justru menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Leana, mengecup kulit sensitif itu, lalu menggigit kecil telinganya hingga Leana memekik.

Napas Jimmy yang panas memburu di permukaan kulitnya, memberikan sensasi gerah yang luar biasa.

Leana bisa merasakan betapa kerasnya kejantanan Jimmy yang menekan perutnya.

Gadis itu menggeliat, berusaha membebaskan tangannya untuk memeluk leher Jimmy, namun kuncian pria itu terlalu kuat.

"Kau ingin aku berhenti menganggapmu anak kecil, hm?" suara Jimmy terdengar sangat rendah, parau karena gairah yang sudah di ubun-ubun.

"Iya... tunjukkan... ah! Jimmy, ya di sana!" Leana memejamkan mata, pinggulnya bergerak tak keruan mengikuti permainan nakal jemari Jimmy yang kini semakin cepat dan ahli. Ia berada di ambang puncak, hanya butuh beberapa detik lagi sebelum seluruh tubuhnya meledak dalam pelepasan yang hebat.

Namun, tepat saat Leana sudah berada di titik tertinggi, Jimmy tiba-tiba berhenti.

Pria itu menarik tangannya. Tekanan di antara pa-ha Leana menghilang seketika.

Jimmy bangkit berdiri dari atas tubuh Leana seraya meraih handuk putih yang tergeletak di ujung ranjang, lalu dengan gerakan tanpa emosi, ia melemparkannya hingga menutupi tubuh polos Leana.

"Aku belum sampai dan kau meninggalkanku dalam keadaan seperti ini?!" seru Leana dengan nafas terengah.

Jimmy tidak menoleh. Ia merapikan kemejanya yang berantakan, mengancingkannya satu per satu seolah tidak terjadi apa-apa beberapa detik yang lalu.

Begitu sampai di ambang pintu, ia berhenti dan berbalik, memberikan senyum tipis yang terlihat sangat menyebalkan di mata Leana.

"Jimmy!! Brengsek! Kembali ke sini!" teriak Leana frustrasi. Ia duduk di tempat tidur, memeluk handuknya dengan wajah merah padam karena kesal. "Kau tidak bisa membiarkanku menggantung seperti ini!"

"Tugasku menjagamu, Lea. Bukan mencintaimu, apalagi menyentuhmu lebih jauh dari itu," ucap Jimmy santai, kembali ke mode pengawal kaku yang paling dibenci Leana.

"Tapi aku menginginkanmu! Aku tidak peduli dengan tugasmu!" Leana berdiri di atas kasur, membuat handuknya nyaris merosot. "Aku masih menjaganya untukmu Jim!"

Jimmy tertawa rendah, suara tawa yang terdengar sangat maskulin seksi di mata Leana tapi bagi Jimmy itu adalah penolakan yang halus.

"Dengar, Nona Kecil. Carilah pria seumuranmu yang masih sehat, energetik, dan bisa memuaskanmu atas di ranjang sampai pagi." Jimmy menyandarkan bahunya di pintu, menatap Leana dengan tatapan paman yang bijak seolah sedang menasehati keponakannnya dengan bijak. "Kau tidak tahu apa yang akan terjadi jika kau bersama pria tua sepertiku."

"Apa maksudmu?!"

"Mungkin beberapa tahun ke depan aku akan mengalami impoten," lanjut Jimmy dengan wajah datar tanpa dosa. "Kau akan menyesal jika sudah terlanjur menikah denganku lalu menyadari bahwa senjataku sudah tidak berfungsi, sementara kau masih di puncak masa suburmu. Itu akan sangat menyiksa bagimu, Leana."

Mata Leana membelalak.

"Kau berbohong! Tadi saja aku merasakannya! Milikmu masih sangat—"

"Tidur, Leana. Susunya sudah dingin. Jangan lupa cuci kakimu!" potong Jimmy cepat sebelum Leana memberikan testimoni lebih detail tentang asetnya.

"JIMMY! AKU MEMBENCIMU!"

Suara teriakan Leana menggema memenuhi kamar. Namun Jimmy tak peduli, ia terus berjalan menuju ruang tamu dengan senyum kemenangan yang tertahan.

Begitu sampai di sofa, Jimmy terduduk lemas, ia menyandarkan kepalanya dan memijat pangkal hidungnya yang berdenyut.

"Sial, Sedikit lagi aku benar-benar akan kehilangan kepalaku," umpat Jimmy pelan pada dirinya sendiri.

Lantas, Jimmy melirik ke bawah, ke arah celananya yang masih sangat sesak.

"Pria tua impoten, ya? Alasan bodoh macam apa itu, Jimmy?"

*

*

"Tua katanya? Pria tua mana yang punya tangan seberingas itu? Pria tua mana yang matanya bisa berubah jadi gelap seperti iblis saat menciumku?!" Leana memaki bayangan Jimmy di kepalanya.

"Dia pikir aku bodoh? Dia hanya sedang mempermainkan mentalku!"

Leana berhenti di depan cermin besar, menatap pantulan dirinya yang tampak kacau dengan bibir yang sedikit bengkak dan leher yang dipenuhi tanda merah samar hasil perbuatan Jimmy. Ia menyentuh tanda itu dengan jemarinya yang gemetar.

"Brengsek. Dia meninggalkanku dalam keadaan kacau, lalu pergi begitu saja seolah dia pria suci? Sialan kau, Jimmy!"

Jika Jimmy pikir dengan alasan impoten dan tugas menjaga itu bisa membuat Leana menyerah, maka Jimmy salah besar.

"Kau ingin bermain peran sebagai paman yang bijaksana, hah? Silakan," desis Leana pada cermin. "Tapi aku bersumpah, Jimmy. Aku akan membuatmu memohon padaku. Aku akan membuatmu berlutut dan mencium kakiku sambil mengakui bahwa kau gila karena menginginkanku."

Leana menyambar ponselnya, jarinya menari cepat di atas layar.

"Kita lihat saja, Mr. Mafia. Seberapa kuat pertahananmu kalau aku mulai bermain kotor yang sebenarnya. Kau ingin aku mencari pria lain yang bisa memuaskan ku, bukan? Baiklah, akan aku penuhi keinginanmu!"

Gadis itu melempar ponselnya ke ranjang dengan senyum licik.

1
Ayachi
gadis polos matamuu diegooo, dia nurunin sifat beringasmu
Senja: 🤣🤣🤣🤣😭
total 1 replies
Keysha Aurelie
keterlakuan kamu Jim parah banget kelakuan mu yang tidak bisa di banggakan itu🤣
apaan coba lagi lagi gak bisa menahan keinginanmu untuk menanam saham itu🤣🤣
ingat Lea terburu buru ada kelas pagi 😭
ini malah berharap kecambahnya tumbuh 🤣🤣
Keysha Aurelie: eh keterlaluan😂
total 1 replies
Lilik24
jangan sampe benihmu sudah tumbuh duluan sedangkan kamu belum kembali Jim
kiya
masih sempat nabur benih ya jim sblm ke kampus, weleh2...
Senja: /Facepalm/
total 1 replies
h-6
dasar pria tua mecum 🌚
h-6: 🌚🌚🌚 BANGET 🌚🌚🌚
total 2 replies
Nice1808
Benih premium jim bukan benih expired🤣Lea akn slalu mrnunggu mu jim jadi cepatlah selamatkan Ibumu dr tangan Daren💪
h-6
sumpah al ngakak bab ini 😭
Sri Wulandari
wkwkwk
Keysha Aurelie
James?
udah ganti sekarang bukan Jimmy lagi

Diego pria itu sudah menyentuh putrimu lebih dari satu kali
kecanduan dia pengen terus🤣
Senja: Wkek nama aslinya james, jimmy nama panggilan dari Diego tp nanti tetap jimmy🤭
total 1 replies
Keysha Aurelie
Halah halah Jim Jim gayamu mau membawa Lea ke ranjang hebat sekali kau ni
hadapi dulu calon mertua mu itu hahaha🤣🤣🤣
rasanya pengen tertawa ,menertawakan Wil Wil arogan itu
Tuan Wil mau nikah lagi anda?
bentar nanti di carikan sama pembuat cerita ini 😂
Marya Dina
nah lhoo jim di todong pertanyaan itu ma calon bamer mu.
.jawab jim😁😁
Kinara Widya
hayo lu Jim....🤣🤣🤣....tapi kayanya Diego sudah mengetahui lah...cuman pura2 saja nanya ...mau lihat reaksi jimmi
TRI SRI SULANJARI
jangan bohong jim katakan saja....siapa tahu langsung di nikahkan meski kena pukulan dulu........🤩😍😍👍
comelciripa
🤣🤣🤣perkara wes dicaplok🤭
Lilik24
diego sudah kecolongan itupun krn ulah calon mantu dr william.....jimmy selalu berusaha menahan diri walaupun selelu digoda lea tp krn obat jadilah
Nice1808
mampus kau jim diego dah curiga dan penasaran, jujur jim klo kau telah makan singa betina nya🤣🤣🤣🤣
Nice1808
ngeri william yg dipndang kasta dan kedudukan🤣dan jimmy gk takut atauoun mundur👍👍
mars
mati aku kata james🤣🤣🤣🤣🤣 jawab aja blm Diego,blm hamil maksudnya🤣🤣🤣🤣
Senja: Hahaha😭
total 1 replies
mars
hasil didikan mu tuh diego😀
Lilik24
udah cepetlah halalin Jim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!