NovelToon NovelToon
Jodohku Suami Kakak Ku

Jodohku Suami Kakak Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Ibu Pengganti / Dijodohkan Orang Tua / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Naik ranjang/turun ranjang
Popularitas:445
Nilai: 5
Nama Author: Yora Yul Martika

Tangisan bayi merah itu membuat Kiara menyerah dan menerima keinginan kedua orang tuanya. Menikah dengan ayah kandung dari bayi merah yang baru saja di tinggal kan ibu nya. Kiara mengorbankan cinta dan masa depan nya bersama kekasih hati untuk hidup dengan Bryan dan bayi yang baru saja hadir. Bagaimana kah kisah mereka???? Akankah Kiara kembali lagi ke kekasih nya, atau malah menjalankan rumah tangga bersama Bryan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yora Yul Martika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Dengan tentengan yang memenuhi kedua tangan nya, Kiara memasuki rumah megah bak istana tersebut. Bughhh salah satu paper bag tersebut jatuh dari tangan Kiara

" Apa kau tidak bisa meminta tolong ke pada orang lain?" Bryan mengambil papar bag yang jatuh tersebut

" Aku tidak terbiasa selalu memintan bantuan ke pada orang lain, apa lagi dengan hal kecil seperti ini " ujar Kiara , tentu saja dia berani menjawab ucapan Bryan . Bukan nya tidak mau memanggil pekerja yang ada di rumah ini tapi dari dulu Kiara tidak terlalu suka di perlakukan seperti ratu. Apa lagi memanggil para mbak mbak yang bekerja di rumah hanya untuk menenteng paper bag tersebut. Kiara memang di manja oleh kedua orang tua nya tapi di dalam dirinya terdapat sifat yang mandiri

" Saya baru tahu hal lain dari diri kamu, selain heboh sendiri kamu juga tipe penjawab" Bryan langsung meninggal kan Kiara yang sedang melongo

" Heboh sendiri lebih keren dari pada kaku seperti es kutub huuu" gumam Kiara sendiri sambil berjalan menuju pintu

" Aku turut berdukacita atas kepergian mbak Kinan , maaf aku baru bisa pulang sekarang" Kiara hanya berdiri di depan pintu setelah mendengar dan melihat pemandangan di depan matanya

" Siapa lelaki yang memeluk mas Bryan tersebut, sedikit mirip mas Bryan tampan dan ganteng tapi masih cute mas Bryan lah. Oups ya ya aku tahu pasti dia yang pernah di cerita kan mbak Kinan dulu, adik nya mas Bryan hmmm tidak salah memang" Kiara berbicara sendiri di dalam hatinya

" Terimakasih, tidak apa aku memaklumi kesibukan mu di sana " Bryan melepaskan pelukan dari lelaki tersebut

" waw aku baru tahu ada bidadari nyata dari surga yang hadir di rumah ini" lelaki tersebut berjalan menuju Kiara dan pandangan mata Bryan tentu tidak lepas dari apa yang di lakukan oleh adik nya tersebut

" Halo bidadari, apa kau adalah bidadari nya mbak Kinan yang berasal dari surga sana? Karena mau mirip dengan Kaka ipar ku yang sudah meninggal, aku akui jika mbak Kinan masih hidup dia harus cemburu dan takut karena sudah ada yang menyaingi kecantikan nya sekarang, hmmm dan aku takut kau mengalah kan Kaka ipar ku karena kau memiliki senyum yang indah " Kiara tersenyum mendengar ocehan dari lelaki yang berdiri di hadapan nya

" Aku Bara adik satu satu nya pemilik rumah ini " bara mengulurkan tangannya sambil melirik Bryan yang sedang mengamati mereka dengan intens

" Aku Kiara adik satu satunya mbak Kinan dan aku bukan reinkarnasi atau bidadari mbak Kinan yang seperti kau bilang tadi " Kiara menjabat tangan Bryan tersebut namun sepanjang kalimat yang dia utarakan , tidak ada satu kata suami dari Bryan yang ia sebut kan dan itu membuat Bryan tersenyum kecut

" Oooo adik nya mbak Kinan, pantas saja kau sangat cantik sama seperti mbak Kinan, tapi kalau boleh jujur kau jauh lebih cantik dari mbak Kinan, jangan bilang bilang mas Bryan ya nanti dia marah " Bara sedikit memelan kan suara nya dan berbicara di samping telinga Kiara dan itu membuat rasa aneh di hatinya Bryan

" Hahha hahaha kamu lucu dan humoris hahah" Kiara tertawa besar karena locehan locehan bara tadi

" Ekhm Bara seperti nya Kiara capek dan dia juga akan mengurus Alana di atas kasihan dari tadi di tinggal sendiri" Bryan Melirik Kiara dengan ekspresi seperti menyindir perkataan Kiara di mall tadi

" Oohh ya Alana lagi tertidur, dia barusan mandi , aku juga akan ke atas. Ayok barengan, dan kemari semua paper bag ini , auu kau ternyata habis shoping ya" bara dengan lihai mengambil semua paper bag tersebut dari tangan Kiara , Kiara ingin menolak namun sudah terlambat karena semua paper bag tersebut sudah berpindah alih ke tanga nya Bara

" Terimakasih Bara, sebenarnya kau tidak perlu melakukan semua itu" Kiara tidak enak tentunya , bagaimana pun ada Bryan di rumah ini , meskipun bara adalah adik ipar nya tetap saja ada sungkan di dalam hati Kiara

" Tidak Masalah, ayo silakan first ladies" Bara mempersilahkan Kiara duluan menuju lift untuk ke lantai atas . Kiara hanya mengangguk dengan senyuman

" Mas Bryan kami ke kamar Alana dulu ya " tippp pintu lift tertutup

" CK apa dia tidak tahu jika Kiara sudah menjadi istri ku " gumam Bryan yang tengah membawa satu paper bag tadi

" Kau masih belum bisa mengambil hati nya? " Ucapan itu membuat Kiara melirik ke samping nya , yahh dari awal Bryan menikah dengan Kiara , Bara telah mengetahui semua nya tentu saja dari mama Astrid dan papa Bram. Bahkan tujuan Bara pulang ke Indonesia dan langsung ke kediaman Bryan tidak lain dan tidak bukan untuk misi dan visi khusus dari mama dan papa nya .

Tentu saja mama Astrid dan papa Bram mengetahui semua tentang rumah tangga Bryan Kiara . Bik Sumi adalah orang kepercayaan mereka , bik Sumi melaporkan semua apa pun kejadian di dalam rumah ini terutama tentang Kiara dan Bryan

" Kau mengetahui nya?" Ucap Kiara tidak percaya " sudah aku duga sebelum nya " Kiara menetralisir keterkejutan nya

" Hmmm kau butuh bantuan ku , untuk membuat nya mencintai mu. Jika dia sudah mencintai mu jati dirinya yang sebenarnya akan kembali lagi " Bara meyakinkan Kiara untuk mendapatkan cinta Bryan

" Apa kau tidak melihat di seluruh ruangan rumah ini tidak ada yang tidak terpampang photo nya mbak Kinan, bahkan di kamar utama tidak ada dinding yang kosong , apa kau tahu apa itu artinya, cinta mas Bryan sudah di bawa pergi oleh mbak Kinan untuk selamanya " Kiara berbicara sambil keluar dari lift tersebut

" Hmmm aku melihat nya, kau tahu sendiri bukan? Jika aku tidak lah buta . Kau benar cinta mas Bryan sudah di bawa mati oleh mbak Kinan tapi tidak dengan hati mas Bryan " Bara menekan kan kata terakhir yang di ucap kan nya

" Kau tahu apa itu artinya? Hati mas Bryan masih ada di dalam dirinya, dia masih bisa mencintai siapa pun termasuk kamu Ki, jika kamu berusaha dan itu pun kalau kamu juga mau membuka hati mu untuk mas Bryan . Kecuali kamu masih mencintai kekasih mu itu " Bara mengetahui semua nya tentu saja dari kedua orang tua nya .

Mendengar ucapan bara , Kiara hanya menunduk karena ia sendiri tidak tahu apa kah hatinya telah membuka untuk Bryan atau masih tertutup rapat , karena di dalam hatinya masih ada nama Leo , entahlah hanya kiara yang tahu

" A aku , aku....." Kiara gagap untuk menjawab ucapan bara

" Jangan berharap mas Bryan bisa membuka hatinya untuk mu jika kamu masih menutup nama orang lain di hati kamu Kiara . Jika kamu inginkan cinta dari mas Bryan, bersihkan hati mu terlebih dahulu dari nama orang lain , setelah itu silakan berjuang untuk mendapatkan cintanya mas Bryan demi keutuhan rumah tangga kalian dan kebahagiaan alana" setiap kalimat yang keluar di bibir Bara seperti benda tajam yang menusuk hatinya Kiara

" Entah lah bara, aku tidak pernah lagi berkomunikasi dengan Leo , aku bahkan sudah tidak lagi memikirkan nya, sekarang hari hari ku di sibukkan oleh Alana . Jika kamu bertanya apa aku mencintai Leo?jika aku menjawab jika tidak lagi mencintai nya, apa kamu percaya? Tidak bukan?" Hubungan yang telah berjalan bertehun tahun, lalu di putuskan oleh pernikahan paksa an yang baru berusia satu bulan saja, apa masuk logika jika tidak ada lagi nama mantan kekasih di dalam nya

" Tidak , aku tidak percaya, aku tahu kalian berdua adalah korban disini. Hanya ada satu yang bisa membalikkan keadaan yaitu dengan cara menerima takdir ini hingga hati kalian saling menerima satu sama lain " ujar bara kepada bara untuk sesaat mereka saling lirik untuk mencerna apa yang sedang mereka bahas dan bicara kan klenggg pintu lift terbuka dan mereka berdua melihat ke arah lift

" Mas Bryan " ujar kedua nya

' kenapa? Bukan kah Kalian tadi nya ingin ke kamar Alana , dan sekarang kenapa masih di sini? Kalau ingin mengobrol cari lah tempat yang nyaman " ujar Bryan Melirik mereka berdua sambil berlalu masuk ke kamar Utama

" Seperti nya kau tidak perlu berusaha terlalu ektra untuk mendapatkan mas Bryan , bahkan sekarang dia lagi cemburu kepada ku " ujar bara tersenyum kepada Kiara

" Tidak perlu repot untuk menghibur ku , aku bukan anak kecil yang di kasih permen maka akan bahagia " ujar Kiara melihat bara

" Mau saya buktikan?" tanya bara kepada Kiara

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!