NovelToon NovelToon
Life After Divorce

Life After Divorce

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / CEO / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: Yayalifeupdate

Dua bulan lalu, Luella Brynn dipaksa menikah dengan seseorang Bernama Edric Alton yang tidak ia inginkan dan tidak ia kenal. Hanya untuk mengikuti permintaan mendiang orangtua Edric. Pernikahan hanya sebatas formalitas di hadapan orangtua Edric, dan begitu orangtua Edric meninggal. Luella di ceraikan begitu saja oleh Edric. Tidak ada kata perpisahan, hanya ada selembar cek dengan nominal fantastis sebagai rasa terimakasih karena Luella bersedia membantu Edric. Lalu bagaimana dengan kehidupan Luella dan Edric pasca bercerai? Dengan status baru yang akan mereka bawa satu sama lain, sedangkan usia Luella terbilang masih sangat muda bahkan usianya terpaut 15 tahun dengan Edric.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yayalifeupdate, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33

Hari-hari Luella sudah mulai tenang saat ia mulai tinggal di kediaman milik Edric. Tidak ada Henry, dan tidak ada tetangga yang setiap hari akan mengganggunya.

 

Semua yang Luella gunakan, adalah fasilitas dari Edric, termasuk belanja setiap minggunya.

 

Dengan begini, Edric akan memiliki kesempatan untuk mendekati Luella tanpa membuat Luella hawatir atau takut karena masalalu mereka.

 

“Pagi Luella” Sapa Melly

 

“Hai Mel, tumben udah di kantor”

“Iya nih, tadi belu bubur samping. Biasanya siangan dikit habis, tapi kali ini agak sepian”

“Iya, tumben. Tadi aku lewat depan penjual bubur juga sepi”

“Mau sarapan gak?”

“Aku udah makan Mel, aku temenin aja yuk. Masih terlalu pagi untuk naik”

“Betul. Mana Sarah? Kalian akhir-akhir ini selalu berangkat bersama”

“Sarah lagi gak fit, jadi dia gak kerja”

“Surat dokter gimana? Jangan sampai ada tampar menampar part dua hahaha”

“Melly hahaha takut banget ada yang dengar”

 

“Pak Cal gimana?” bisik Melly

 

“Apanya Mel?

“Hubungan kalian”

“Mana ada Mel, jangan ngaco”

“Hahaha sudah full effort Luella”

“Gak, gila nih kamu ketularan Sarah”

 

“Hahaha… Astaga. Sudah setahun menjanda, gak gimana gitu?”

“Gimana? Apanya?”

“Perasaannya, butuh kasih sayang kan?”

“Mel, mending makan. Dari pada ber halusinasi”

“Hahaha”

 

Luella dan Melly masih menikmati waktu sebelum jam kerja di mulai di pantry, namun sepertinya kebersamaan mereka mengusik ketenangan HR.

 

“Kalian ngapain disini?” Tanya Via

 

“Makan Bu” jawab Melly

 

Sementara Luella tidak menjawab, dia masih sibuk membalas pesan yang masuk. Dan lebih tepatnya, Luella tidak ingin merespon Via.

 

“Tidak bisa makan di tempatnya? Kalian harus bekerja” Ucap Via

 

“Bu, lebih baik dilihat dulu jamnya sebelum marah-marah. Sekarang jam 8.15 dan jam kerja jam 9. Lagi pula kami di pantry, bukan makan makan di ruangan. Kalau tidak boleh makan di kantor, bongkar saja pantrynya” jawab Luella

 

“Luella, jangan karena kamu dekat dengan Pak Cal kamu bisa seenaknya”

“Saya tidak dekat dengan Pak Cal. HUbungan saya sebatas atasan dan bawahan. Saya tidak seenaknya, justru Ibu yang seenaknya. Kalau ada masalah dirumah, jangan dibawa ke kantor Bu”

“Jaga bicara kamu Luella”

“Jaga bicaramu Via! Kamu datang marah-marah gak jelas apa maumu?”

 

Via terkejut, ini pertama kalinya Luella memanggilnya dengan sebutan nama. Via mulai geram kemudian meninggalkan pantry begitu saja.

 

Sementara Luella hanya duduk dan kembali bermain dengan ponselnya. Sedangkan Melly hanya bisa terdiam karena terkejut.

 

“Luella, ini gak akan jadi masalah kan?” tanya Melly

 

“Inia da rekaman dia datang marah-marah. Kalau dia berulah, kita pakai ini untuk melawan” jawab Luella

 

Kali ini Luella benar-benar tidak ingin membiarkan Via bertindak semaunya, kalau kali ini Luella akan mendapat surat teguran pertema, dan ini juga akan menjadi teguran untuk Via.

 

Luella memang tidak merencanakan apapun, dia hanya tidak ingin HR bertindak arogan hanya karena HR memiliki masalah pribadi dengan karyawannya.

 

Waktu menunjukan pukul 8.45 Luella dan Melly meninggalkan pantry kemudian menuju ke ruangan masing-masing.

 

Sampai di mejanya, Luella segera menyalakan komputer dan kemudian mulai mengerjakan desain milik kliennya.

 

Beberapa karyawan lain juga baru datang, mereka menatap kearah Luella dengan tatapan aneh.

 

Luella memahami karena pasti HR sudah membuat cerita yang bukan-bukan sehingga beberapa dari mereka terlihat sedang menghakimi dengan tatapannya.

 

Ting!

 

HR keluar dari lift kemudian memberikan surat teguran pertama untuk Luella, karena memanggilnya dengan sebutan nama dan berperilaku tidak sopan.

 

Luella hanya tersenyum sinis, kemudian ia sibuk dengan desainnya tanpa mempedulikan Via selaku HR.

 

Setelah Via meninggalkan ruangannya, Luella mengirim hasil rekaman tersebut kepada Cal, dan mengirimkan foto dari surat teguran tersebut.

 

Tidak membutuhkan waktu lama, Cal membalas pesan Luella dan mengatakan jika Via akan membuat surat teguran untuk dirinya sendiri hari ini.

 

“Terimakasih Pak Cal” – Luella

“Tapi kamu tidak keberatan dengan SP itu?” – Cal

“Tidak Pak, saya mengakui kesalahan saya memang saya tidak sopan” – Luella

“Oke Luella, dan Via juga akan menerima surat teguran yang sama” – Cal

“Baik Pak, terimakasih” – Luella

“Kalau ada apa-apa, jangan sungkan untuk hubungi saya” – Cal

“Baik Pak” – Luella

 

Luella sudah tidak ingin menjadi Luella yang hanya diam dan menerima keadaan ketika di perlakukan tidak baik. Ia sudah memutuskan untuk melawan siapapun yangh akan bersikap melewati batasannya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!