seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
keadaan Lauren
Ke esokan harinya,para pejabat heboh saat mendengar berita seorang kepala prajurit di angkat menjadi pejabat tingkat 2, ada yang tidak terima ada juga yang merasa si prajurit mungkin telah melakukan hal baik yang membuat Ratu Aluna mengangkat nya sebagai pejabat tingkat 2.
Dan disinilah semua pejabat berada,mereka duduk menunggu kedatangan Aluna,dan beberapa dari mereka melirik Alex dengan tatapan sinis nya,tapi yang dilirik malah mengacuhkan nya.
Ya ternyata pagi-pagi sekali Alex sudah berada disana,dan baju yang dia kenakan itu baru di antarkan oleh Arjuna pagi sekali.
" kenapa bisa dia jadi pejabat,,aku saja yang sudah lama jadi pejabat tidak pernah naik pangkat,, tapi dia ?? Seorang prajurit langsung jadi pejabat tingkat 2. ?? benar-benar tidak masuk akal "
" memang nya kenapa kalau dia kepala prajurit? jika dia membuat yang mulia ratu kagum padanya apa nya yang tidak mungkin,, besok-besok mungkin seorang pengemis yang akan menjadi Kasim Ratu "
" heyy dengar-dengar anak dari pejabat tingkat 5 menghina keluarga tuan Alex, bagaimana nya reaksi mereka saat tau tuan Alex tiba-tiba jadi pejabat tingkat 2,,mereka pasti akan ketakutan "
Alex yang sedari tadi mendengar ucapan mereka hanya diam saja,dia menatap baju yang dia kenakan dan mengelus nya dengan tersenyum tipis.
" jadi begini rasanya memakai baju pejabat,, benar-benar nyaman dan juga wangi sekali " gumam Alex yang terlihat konyol.
" yang mulia Ratu Aluna memasuki aula "
semua para pejabat berdiri dan membungkuk,mereka memberikan hormat pada Aluna yang baru saja berjalan memasuki aula istana.
sedangkan Aluna yang memasuki aula melirik mereka satu-persatu,lalu pandangan nya jatuh pada Alex yang terlihat tampan memakai baju pejabat.
Aluna mengangkat sudut bibirnya,hingga akhirnya dia sampai di atas singgasana nya,dia duduk dan menatap semua orang dengan tatapan datar.
" salam kepada yang mulia Ratu,semoga anda selalu dilindungi dan sehat selalu " ucap mereka semua.
" duduklah " suara dingin nan tegas Aluna terdengar disana,mereka kembali duduk dan menatap Aluna yang semakin terlihat berwibawa.
" kalian semua harus mempersiapkan diri kalian,,karna hari ini kita akan kedatangan tamu,,bisa jadi tamu itu akan menjadi musuh kerajaan ini " jelas Aluna yang membuat semua para pejabat terkejut,mereka saling memandang dan menatap Aluna dengan penasaran.
dan penasihat kerajaan yang tidak bisa menahan diri berdiri dan sedikit membungkuk pada Aluna..
" maafkan kelancangan saya yang mulia,,tamu dari mana yang anda maksud ? Apa mereka memiliki niat jahat pada kerajaan kita yang mulia " tanya penasihat kerajaan yang kini sudah menerima kenyataan jika Aluna memang cocok menjadi Ratu.
Semua orang menunggu jawaban Aluna,tapi gadis kecil itu hanya tersenyum dingin dan menatap kearah pintu,dan benar saja mereka melihat prajurit sedang berlari dengan tergesa-gesa.
Prajurit itu langsung berlutut di hadapan Aluna..
" yang mulia saya membawa kabar penting,,putri dari Kaisar Julian dari kerajaan tetangga ingin bertemu dengan yang mulia " ujar prajurit itu dengan suara bergetar,dia merasa takut akan terjadi peperangan dari kerajaan tetangga.
Semua para pejabat terbelalak mendengar itu,mereka sontak menatap Aluna yang terlihat masih duduk santai diatas singgasana nya..
" bawa dia masuk" perintah Aluna yang sekarang tersenyum lebar.
prajurit mengangguk dan langsung pergi menjemput si Lauren yang sudah berdiri di samping pintu Aula.
Dan Lauren yang mendengar ucapan prajurit hanya mendengus dingin,dan langsung memasuki aula. Dia berjalan angkuh seperti dialah Ratu disana,para pejabat ? Menelan ludah melihat bagaimana penampilan Lauren yang terlihat seksi dan cantik.
" jadi kamu Ratu yang baru saja di dinobatkan? Haaha...hanya seorang anak kecil ? Benar-benar tidak pantas " Lauren tanpa basa-basi menghina Aluna.
Dan itu membuat sebagian para pejabat tidak senang,mereka berdiri dan menatap Lauren dengan tajam.
" kamu... lancang!!! Beraninya kamu menghina ratu kami !! " teriak Alex yang tidak terima dengan ucapan Lauren.
Lauren tertawa kecil tapi saat dia menoleh kearah Alex matanya berbinar,karna melihat ketampanan nya.
" wahh dia sangat tampan,,dia cocok menjadi pemuas nafsu ku,, tunggulah giliran mu setelah aku mendapatkan tahta itu " batin lauren yang terus menatap Alex.
" jadi ini seorang putri kaisar dari kerajaan tetangga?? Ha..tidak memilik tata Krama bahkan cara berpakaian nya seperti wanita penghibur" sindir penasihat kerajaan yang terlihat mendengus.
Mata para pejabat terbelalak mendengar ucapan penasihat kerajaan yang selama ini terlihat tegas.tapi sekarang? Ucapannya sungguh pedas sampai-sampai asap keluar dari hidup Lauren yang kembang kempis.
" kau ..dasar tua Bangka sialan beraninya kamu menghina ku !! kalian bunuh dia untukku ! " perintah nya pada pengawal nya yang memiliki ilmu beladiri tingkat tinggi.
Penasihat kerajaan terkejut,dia menatap Aluna yang terlihat sedang menaikkan alisnya dan menatap nya dengan santai.
" yang mulia ratu...tolong sayang " cicit penasihat kerajaan yang terlihat memelas pada Aluna..
Lauren tertawa sinis,dia melipat kedua tangannya dan melirik Aluna..
" memang nya dia bisa apa ? Dia hanya seorang anak kecil yang tidak berguna " ucapan Lauren membuat Alex ingin menampar nya,tapi dia terhenti saat mendengar ucapan Aluna..
Para pengawal Lauren yang menodongkan senjata nya pada penasihat kerajaan,membuat Aluna merasa tidak senang dia melirik pengawal nya yang berdiri di samping nya.
" kalian bunuh kedua pengawal putri Lauren karna dia telah berani mengangkat senjatanya dihadapan ku !!! " perintah nya.
kedua pengawal yang berwajah datar itu mengangguk, dan mereka berjalan mendekati kedua pengawal Lauren tanpa basa-basi.
Srekkkkkkkkkkkkkk
srekkkkkkkkkkkkkk
darah segar memercik mengenai wajah lauren,terlihat Lauren mematung ditempat dia menatap kedua Pengawal nya yang sudah tidak bernyawa.
para pejabat?? mereka menutup mulut melihat itu,,lalu pandangan mereka semua mengarah pada Aluna yang terlihat tersenyum menyeringai,dan itu membuat mereka merinding ketakutan.
" kamu... beraninya kamu membunuh kedua pengawal ku !! Apa kamu ingin berperang dengan kerajaan ayah ku haaa....!!! " teriak Lauren,dia benar-benar tidak menyangka Aluna berani melawan nya, bahkan membunuh kedua pengawal nya.
Bukankah dia hanya seorang anak kecil ? Tapi kenapa pembawaan nya terlihat seperti penguasa? Dan tatapannya sangat menakutkan bahkan jauh lebih menakutkan dibandingkan ayahnya Julian yang terkenal licik,itu lah yang ada di fikiran Lauren.
" berperang ? Oh...jadi kamu ingin melawan kerajaan kami ? Silahkan aku tidak takut,,," sekali lagi ucapan Aluna membuat semua pejabat shock?
" yang mulia maafkan saya bersikap lancang,,tapi sebaiknya peperangan jangan sampai terjadi karna Duke yang memilki kuasa militer telah tewas,, sedangkan simbol militer itu belum juga di temukan " nasihat Alex yang tidak ingin kerajaan ini hancur.
Lauren tertawa terbahak-bahak disana karna ternyata kerajaan ini tidak memilki prajurit? Dia akan semakin mudah menurunkan Aluna dari singgasana.
" hahhaaa... benar-benar lucu anak kecil menduduki tahta dan sekarang kerajaan ini tidak memilki pasukan ? Hhahahhaa... benar-benar bodoh,, tunggu saja sebentar lagi aku akan menurunkan mu dari singgasana itu dan kamu akan aku jadikan sebagai budak pemuas nafsu para prajurit ku " ucap Lauren di sela-sela tawa nya.
" kamu wanita JAHANNAM,,aku akan membunuhmu" teriak Alex yang sudah mencekik leher Lauren.
Para pejabat gemetar ketakutan,mereka menatap Alex dengan wajah pucat..
" tuan Alex lepaskan dia..jika kaisar dari kerajaan tetangga tau kamu memperlakukan putrinya seperti itu,,kita bisa dalam bahaya,,kerajaan kita akan hancur" teriak pejabat,dia tidak mau terkena masalah hanya karna Alex yang baru saja di angkat menjadi pejabat tingkat 2 ini.
" benar lepaskan dia tuan Alex,,kita tidak boleh gegabah,," teriak salah satu pejabat lagi.
" tapi dia sudah berani menghina ratu kita !! Apa kalian akan Diam saja ha ..??? Kalian benar-benar penakut,,,kalian semua pengecut " teriak Alex tak kalah dingin.
Lauren merasa kesulitan bernafas,dia memukul tangan Alex dan melirik Aluna yang sedang menyesap teh nya ? Dan dia tersenyum pada nya ? Lauren benar-benar marah,dia ingin sekali mencakar wajah Aluna yang terlihat menjengkelkan.
" Alex lepaskan dia.." setelah mendengar suara Aluna,dengan berat hati Alex melepaskan nya dan kembali duduk ketempat nya.
Lauren menghirup udara dengan rakus,dan setelah merasa cukup tenang dia menatap Aluna dengan mata memerah, tangannya mengepal.
" kamu... beraninya bawahan mu mempermalukan ku,,aku akan membunuhmu" teriak Lauren yang tiba-tiba berlari kearah Aluna dan dia mengangkat pisau yang dia bawa..
Alex dan semua pejabat berdiri,mereka melotot melihat itu,,dan Alex yang ingin menyelamatkan Aluna terdiam di tempat begitu juga dengan para pejabat.
Tranggggggggggggggg
pisau itu terlempar,dan Aluna yang telah berdiri di hadapan Lauren sekarang telah mencekik nya,dia naik keatas meja dan menatap Lauren dengan tatapan tajam.
" kamu wanita yang ceroboh,,sedikit saja kamu berani melukai ku aku akan menguliti mu,,dan setelah itu aku akan menggantung mayat mu di perbatasan!! " tekan Aluna dan.
Bugggggggggggg
brakkkkkkkkkkkkkkkk
aaaahhhhhhkkkkkkkkkkkk
Aluna dengan gaya kerennya berputar diatas meja dan dia menendang kepala Lauren dengan kaki nya,yang membuat Lauren terlempar ke arah pintu,,dan tubuhnya menabrak pintu aula.
Semua para pejabat berpelukan dan menatap Aluna dengan ketakutan, sedangkan Lauren dia menatap Aluna dengan tidak percaya.
" uhukkkkkkkkk....uhuuukkkkkkk " Lauren muntah darah,setelah itu dia pingsan.
" pengawal bawa putri Lauren kedalam penjara bawah Tanah !! Jangan kasih makan ataupun minum jika ada yang berani diam-diam membantu nya,,aku akan memusnahkan seluruh keluarga nya !! " perintah Aluna..
Para prajurit yang di dekat pintu langsung masuk dan menyeret tubuh Lauren begitu saja,ruangan menjadi sunyi,Aluna menatap dingin mereka satu persatu,dan dia memperlihatkan simbol militer itu pada semua para pejabat nya..
" kekuasaan militer ada ditangan ku,dan aku tidak takut dengan peperangan yang akan terjadi !! Jika kalian tidak memiliki rasa percaya diri aku menunggu kabar itu dan aku dengan senang hati mengusir kalian dari kerajaan ini !! " setelah itu Aluna pergi meninggalkan aula,dia terlalu lelah hari ini karna drama yang terjadi.
Tapi saat di pertengahan jalan,dia berpapasan dengan ibu suri dan permaisuri yang ternyata sudah di bebaskan dari hukuman nya.
tapi Aluna mengacuhkan mereka,dia pergi tanpa meliriknya ataupun menganggap mereka ada,,ibu suri merasa geram sedangkan permaisuri merasa heran,apalagi Aluna mengenakan baju kebesaran Ratu.
" ibu ada apa dengan anak itu ? Dan kenapa dia keluar dari aula istana ? " tanya permaisuri dengan penasaran,dia memang belum tau apa yang terjadi,dan saat ini dia ingin pergi menemui putrinya.
" sebaiknya kamu jangan mencari masalah dengan anak itu,karna sekarang dia sudah di nobatkan jadi Ratu,,,bahkan semua pejabat mendukung nya,,,sudahlah ayo,,, kita harus menemui Amanda" ibu suri tanpa melihat perubahan wajah permaisuri berjalan terlebih dulu.
Sedangkan permaisuri? Dia terkejut,nafasnya tercekat,dan wajahnya pucat,dia menggeleng dengan tidak percaya.
" itu tidak mungkin,, bagaimana mungkin dia bisa menjadi Ratu? Lalu bagaimana dengan putriku Amanda,,aku harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi sejak aku di asingkan di istana dingin " tangannya mengepal dan dia pergi menyusul ibu suri dengan wajah marahnya.
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤