Dalam pengejaran, Elenio terjebak disebuah perkampungan dan bertemu dengan Zanna. Keduanya berakhir tinggal bersama. Elenio yang terlihat cool, ternyata sangat menyebalkan bagi Zanna, membuat cewe itu terus saja naik pitam dibuatnya. Namun ternyata kisah mereka tak sesimple itu. Orang-orang yang berhubungan dengan tempat Elenio berasal mulai berdatangan, mengacaukan ketenangan Elenio membuat cowo itu kembali ke kota asalnya bersama Zanna dan kisah yang sebenarnya pun dimulai.
Kisah Elenio Ivander Haidar dan Zanna Arabelle Jovita. Yang penuh teka-teki dengan dibumbui kisah-kisah manis ala percintaan remaja.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febriana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 26
"Ayo naik!"
Zanna menoleh, mendapati Elenio dengan motor matic miliknya.
"Eh gue duluan ya, Na! Bye!" seru Nora tiba-tiba dan segera memasuki bus mini.
Zanna pun hendak mengikuti, namun langsung ditahan tangannya oleh Elenio.
"Udah deh ayo sama gue, udah penuh itu!" cegah Elenio
Zanna berdecak, apalagi mendapati bus mini itu melaju. Dia melirik Elenio sinis, mau tak mau dia pun membonceng pada Elenio. Dia tak akan bodoh dengan memilih menunggu, karena bus mini jika sore hari seperti ini hanya ada satu. Mau naik apa dia entar?
Motor pun melaju keluar dari gerbang sekolah.
"Lo tuh aneh ya Na, padahal ada motor, kenapa gak dipake coba? Malah milih naik bus mini gitu padahal jareng banget ada," ucap Elenio tiba-tiba
Zanna meringis, malu juga mau jawab. "Gue gak berani ke sini, jalannya berkelok-kelok gitu," jelas Zanna
Elenio mengernyit. "Kalau gak berani kenapa milih sekolah di sini?" tanyanya heran
Zanna mendadak bingung ingin menjawab apa. Karena dia pun heran kenapa milih sekolah yang jauh seperti ini. Daerah pegunungan lagi.
"Gak tau gue, ngikut Nora paling!" jawabnya
Elenio menggeleng pelan. "Emang aneh ni anak satu," komennya
"Ya lo ngapain ikut gue sekolah ke sini? Kenapa gak yang deket aja? Ada SMA favorit padahal," tanya Zanna balik agak sewot dikit. Dia heran, minimal anak ibukota kaya Elenio terdampar di desa gini ya milih SMA favorit, lah ini malah ngintilin dirinya. Bukan berarti SMA Zanna buruk, SMA nya cukup bagus dengan banyak prestasi olahraga yang lebih unggul. Kalau akademik paling unggul ya di SMA favorit.
"Buat jagain lo, gimana? Romantis gak gue?" jawab Elenio menggoda diakhir
Zanna mendengus, dengan menggeplak pelan bahu Elenio. "Alay lo!" hardiknya
"Hahaha," Elenio tertawa mendengarnya
"Yang bener Len, kenapa?" tanya Zanna lagi, mencoba sabar.
"Serius, buat jagain lo. Nah buktinya bisa nganter lo pulang 'kan?" jawab Elenio
Zanna terdiam, bingung mau ngelak gimana.
"Ibu lo cerita, lo suka gak bisa pulang karena ketinggalan bus mini. Biasanya 'kan ada keponakan ibu lo, nah dia udah merantau sekarang, siapa yang bakal jemput lo coba?" tambah Elenio
Zanna tampak salah fokus mendengarnya. "Ibu gue cerita apa aja coba?" tanyanya. Dia curiga Ibunya tidak hanya bercerita tentang sekolahnya, siapa tau hal lain juga, 'kan?
"Engga ada tuh!" balas Elenio
Mata Zanna memicing, memandang Elenio dari kaca spion. "Bohong lo!"
Elenio terkekeh. "Beneran deh serius!" balasnya. Dia harus jaga rahasia, oke!
"Gak percaya gue," balas Zanna
"Ya udah!"
Ck, Zanna berdecak mendengarnya.
"Eh Na, lo pengin beli makan apa? Ibu lo pulang telat katanya," tanya Elenio menjelaskan
Zanna terdiam, tampak berpikir. Biasanya dia pas sampai rumah harus keluar untuk nyari makan, lumayan juga ada Elenio, dia bisa langsung beli makan diperjalanan pulang.
"Apa ya? Enaknya apa?" tanya Zanna balik
Elenio mendengus. "Malah tanya gue, gue aja gak tau di daerah sini ada makanan apa aja," balas Elenio
"Entar lo gak doyan lagi sama makanan sini,"
bela Zanna
Elenio mengernyit. "Apaan dah, gue gak gitu. Serius deh ini mau makan apa? Udah mau ke kecamatan, bentar lagi masuk desa lo," ucapnya. Dia juga tau diri kali, udah numpang segala kebutuhan dicukupin, masa masalah makan aja mau protes.
"Iya deh, entar pas pertigaan belok kiri dulu ya," ucap Zanna
Dan ternyata makanan yang dimaksud itu French chicken. Yaaa bolehlah