Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana apapun itu,sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik.
Mau berakhir tragis, bahagia, atau menggantung sekalipun, setiap cerita tentang cinta selalu ada hikmah yang bisa kita ambil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daetsma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 26
Suasana Kantor
Hari senin, hari dimana orang-orang melakukan aktivitas menyambung hidup. Pekerjaan yang begitu banyak dan sudah mengantri untuk dikerjakan satu persatu. Gilang dan Ayu memang sering berangkat lebih pagi di hari senin agar mereka tidak terlambat masuk kantor dan menjadi contoh yang baik buat karyawan lainnya. Tapi sekarang Gilang dan Ayu berangkat sendiri-sendiri, walau begitu mereka datang ke kantor di waktu yang sama.
Ayu jalan duluan dan menuju lift selanjutnya untuk sampai ke ruangan tempat kerjanya. Sedangkan Gilang berjalan dengan santai di belakang Ayu.
Karena masih begitu pagi kantor terlihat masih sepi hanya ada beberapa orang saja dan hanya karyawan, OB serta OG yang bekerja membersihkan meja karyawan.
Ayu sendiri masih santai di ruangan sekretarisnya yang langsung terhubung ke ruangan CEO. Di sana dia sedang menikmati secangkir susu hangat untuk menghangatkan tubuhnya akibat hawa dingin di pagi hari.
"Pagi non Ayu" Ujar salah satu OB yang datang untuk membersihkan meja milik para karyawan bagian sekretaris.
"Pagi juga pak" Ucap Ayu sambil tersenyum kepada bapak itu.
"Tumben Non Ayu datang nya ga bareng sama Presdir Gilang, datang nya pagi banget pula." Kata OB
"Iya berangkatnya sendiri-sendiri, saya kan setiap hari berangkat pagi Pak" jawab Ayu sambil menumpuk map nya menjadi satu dan membereskan berkas-berkas yang harus di siapkan untuk hari ini.
"Saya bersih-bersih dulu ya non" ujar pak Ahmad yang mulai merapikan meja-meja dan menyapu kotoran atau debu yang ada di lantai.
Beberapa menit kemudian ada suara langkah yang datang semakin dekat. Gilang baru saja datang dengan wajah datar tanpa ekspresi berjalan menuju ruangannya fokus mata tertuju pada Ayu yang sudah duduk di tempat kerja nya. Sementara Ayu menatap sebentar kepada Gilang lalu mengalihkan pandangannya lagi pada pekerjaannya. Gilang kesal dengan Ayu karena tidak menyambut dan menyapa dirinya, lalu Gilang langsung duduk di tempat CEO dan membanting kertas yang ada di atas meja nya sontak membuat Ayu dan pak Ahmad terkejut dengan kelakuan Gilang barusan.
Ayu hanya diam dan melanjutkan aktivitasnya, Gilang langsung membuka laptop dan fokus kepada benda itu, lalu Gilang menyuruh pak Ahmad untuk membuatkan secangkir susu hangat.
"Pak Ahmad, buatkan saya secangkir susu hangat" ujar Gilang menyuruh pak Ahmad yang kebetulan masih ada di ruangannya untuk membuatkannya susu. Setelah mengatakan itu Gilang kembali fokus pada laptop yang ada di depannya itu.
"Biar saya saja yang membuatkannya" kata Ayu berbisik kepada pak Ahmad saat pak Ahmad mulai melangkah pergi menuju dapur kantor.
"Non Ayu serius mau buatkan susu untuk Tuan Gilang?" tanya pak Ahmad.
Ayu mengangguk lalu berjalan menuju dapur kantor untuk membuatkan secangkir susu hangat untuk Gilang. Dia membuatkan susu untuk Gilang sebagai tanda permintaan maaf karena telah mengabaikannya.
"Mau kemana kamu" tanya Gilang yang melihat Ayu berjalan keluar ruangan.
"Kepo, fokus aja sana pada laptop dan lanjutkan aktivitas mu" jawab Ayu yang langsung keluar dan menuju ke dapur kantor.
"Ayu kenapa sih gitu amat sama gua, emang gua punya salah apa sampai dia gini in gua." Gumam Gilang
Setelah selesai membuat susu di dapur kini Ayu berjalan menuju ruangan Gilang dan dirinya dan langsung menaruh secangkir susu di meja Gilang.
"Kamu, bukannya tadi aku menyuruh pak Ahmad yang membuatkan susu" Ucap Gilang
"Pak Ahmad sedang sibuk jadi aku yang membuatkan susu itu" Ayu berjalan ke tempat meja kerja dirinya.
"Oh yaudah makasih ya, tumben mau buatkan susu untukku, apakah kamu sudah tidak marah lagi sama Gilang." Kata Gilang
"Sudahlah diam lanjutkan tugas masing-masing dan jangan ganggu, Ayu masih banyak kerjaan yang masih belum beres." Ucapan Ayu
"Hm dasar cewek aneh" gumam Gilang.
Kini Gilang dan Ayu fokus pada tugasnya masing-masing, setelah tiga jam datang lah laki-laki yang langsung masuk ke dalam ruangan mereka tanpa ketuk pintu. Lalu Gilang dan Ayu langsung melihat ke arah pintu tersebut dan ternyata orang itu adalah Surya.
sukses selalu buat karyamu
mampir juga di karyaku Thor
kisah Aluna
My Kids My Hero