Demon Emperor ( Kaisar iblis )
Bercerita tentang seorang anak yatim piatu yang hidup sebatang kara, umurnya 23 tahun. Pemuda tersebut memiliki catatan kriminal yang membuatnya tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.
Hingga suatu ketika disaat ia melakukan tindakan kejahatan, ia mati konyol karena berusaha melarikan diri dari kepungan petugas.
Kemudian pemuda itu bereinkarnasi menjadi iblis dan hidup di dunia lain bersama system.
Mimpi mempunyai keluarga akhirnya tercapai akan tetapi banyak sekali rintangan yang terus berdatangan.
Simak terus perjalanan Cyrus Alexander untuk menguasai dunia dan menjadi kaisar iblis.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M R H, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.25 - Putri Kerajaan Planet Allstar
Wanita cantik dengan pakaian layaknya putri tersebut menjadi kotor akibat tersentuh dengan tanah dan percikan darah yang mengenainya.
“Siapa dia? sangat tampan… berkharisma… tingkah lakunya sangat terhormat…” Gumam iblis cantik itu dalam hati. Sebagai sesama ras iblis, sikap arogan dan kejam termasuk salah satu sifat terhormat.
Beberapa saat kemudian iblis wanita itu beranjak dari tempat ia duduk dan segera bergegas mencari sosok penyelamat yang telah menyelamatkan hidupnya. Dia berlari mengikuti jejak Cyrus yang sedang melompat dari pohon ke pohon lainnya, menuju tempat semula dia tertidur.
“Tunggu.. tungguu… hei pria tampan…”
Cyrus berpura-pura tidak mendengarnya dan terus melanjutkan perjalanan menuju tujuannya, “Wanita memang merepotkan…” Ucap Cyrus dalam hati.
Tidak lama setelah itu, Cyrus akhirnya telah sampai di tempat semula, sedangkan wanita cantik itu tertinggal jauh darinya.
Sebelum Cyrus melanjutkan tidur siangnya diatas pohon seperti hari-hari sebelumnya, dia teringat dengan status miliknya yang telah mendapatkan exp dan jiwa iblis yang di dapatkan dari membunuh iblis berzirah itu.
“Qwerty, buka status.” ucapnya sambil tiduran santai diatas batang pohon besar.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
**STATUS
NAMA : Cyrus Alexander
RAS : Iblis
LEVEL : 90 ( Exp : 10.572 / 90.000 ) *Double Exp.
HP : ( 200.000 / 200.000 )
MP : ( Infinite )
+ Soul Eater : Tahap 1 [ 310 / 1.000 Jiwa ]
+ Jiwa/Roh : 2 jiwa manusia
10 jiwa iblis
528 jiwa monster
Poin Kehormatan : 32.423 Poin
Skill : Memperkuat tubuh, Sihir darah.
Job : Warlock.
Keterangan : Makhluk pertama, Tubuh abadi, Berbicara dengan makhluk kontrak, Raja Iblis.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
”hehehe.. lumayan, berkat mereka berdua selama tiga hari ini aku mendapatkan exp, jiwa monster dan poin kehormatan tanpa harus bersusah payah.” gumam Cyrus sambil tertawa kecil.
Setelah bergumam seperti itu, Cyrus tertidur kembali dengan ekspresi tersenyum bahagia karena mendapatkan keuntungan yang melimpah.
Ketenangan dan kenyamanan tersebut tidak bertahan lama setelah datangnya wanita iblis cantik itu.
“Huft… huft… huft…”
Setelah menghela nafas, wanita itu berteriak. “Hei… lelaki macam apa kau ini…” suara keras iblis cantik itu menusuk telinga Cyrus.
Dengan terkejut Cyrus terbangun dari tidurnya sekali lagi, “Ahh… kau wanita berisik… kau selalu saja mengganggu tidurku!” Ucapnya sambil mengusap-usap wajahnya berulang kali.
“Aku hanya ingin berterima kasih padamu dan meminta pertolonganmu sekali lagi.” ucap wanita itu dengan lembut dan memasang ekspresi wajah imut.
“Aku tidak peduli denganmu…” jawab Cyrus dan kembali memejamkan matanya.
Setelah mendengar jawaban Cyrus, iblis cantik tersebut mengeluarkan suara nafas terisak-isak karena hampir menangis.
“A-aku… ibuku…” iblis cantik itu tidak dapat melanjutkan perkataannya karena sedang menahan kesedihan dan berusaha untuk tidak meneteskan air matanya.
Wanita iblis cantik yang sedang menahan tangis itu berhasil mencuri perhatian Cyrus karena dia mengucapkan kata ' Ibu ' dari mulutnya. Cyrus pun membuka matanya lalu berkata.
“Berhenti menangis… aku tidak akan membantumu jika kau terus menangis.” ucap Cyrus dengan nada acuh.
Akhirnya iblis cantik itu pun menuruti perkataan Cyrus untuk berhenti menangis. Beberapa saat setelah dia berhenti menangis, Cyrus melanjutkan perkataannya. “Perkenalkan dirimu dan apa maksudmu menghampiriku?” ucapnya dengan nada datar.
“Ahh, maafkan aku lupa untuk memperkenalkan diri... namaku Eliza Charlotte, aku berasal dari planet Allstar.” ucap Eliza dengan gaya anggun seperti putri kerajaan.
Sekali lagi Cyrus terkejut dibuatnya, “Charlotte? planet Allstar? siapa dia?” ucap Cyrus dalam hati.
Cyrus tidak menjawab dan bahkan tidak memperkenalkan dirinya juga, karena ia masih terkejut dengan nama keluarga Charlotte. Karena Cyrus terdiam, keheningan mulai terasa.
Beberapa saat keheningan berlanjut, Eliza melanjutkan perkataannya. “Aku dan ibuku beserta pengawal kerajaan sedang menuju ke Kerajaan Horns of Hell, karena kami mendengar kerajaan itu telah hancur jadi kami khawatir dengan keadaan disini.” Eliza menjelaskan tujuannya datang ke planet Pixma.
Cyrus hanya mendengarkan penjelasan Eliza tanpa berkata apapun, kemudian Eliza melanjutkan perkataannya. “Aku dan ibuku sedang diperintah oleh raja iblis yaitu kakekku yang berada di planet Allstar untuk menemukan anak kandungnya, tetapi disaat kita sampai di kerajaan Horns of Hell kami semua ditahan oleh prajurit dan pengawalku mati dibunuh oleh raja iblis Horns of Hell.”
“Lalu, dimana ibumu?” tanya Cyrus dengan nada datar.
“Ibuku ditangkap oleh prajurit, dia mengorbankan dirinya sendiri agar aku bisa melarikan diri dari prajurit.” ucap Eliza dengan mata berkaca-kaca karena air mata.
“Kau salah faham… kerajaan Horns of Hell telah hancur, sekarang kerajaan yang berada disana bukan lagi kerajaan Horns of Hell.”
“Hahh.. apa maksudmu? Bagaimana bisa?” Eliza terkejut.
“Kerajaan Horns of Hell memiliki symbol tanduk, sedangkan saat ini kerajaan itu memiliki symbol sayap.” ucap Cyrus dengan tenang.
Setelah penjelasan Cyrus selesai, Eliza mengingat mayat iblis yang sedang mengejarnya tadi memiliki symbol sayap di dadanya. “Ahh… berarti yang mengejarku tadi bukan prajurit kerajaan Horns of Hell.” ucap Eliza.
“Ya.” Cyrus berkata dan menganggukkan kepalanya. Kemudian Cyrus bertanya, “Siapa nama ibumu?”
“Namanya Jessica Charlotte.” jawab Eliza.
Setelah menjawab pertanyaan Cyrus kini Eliza bertanya, “Aku belum mengerti namamu, siapa namamu pria tampan?” ucap Eliza sambil tersenyum kecil.
“Cyrus Alexander.” Cyrus menjawab dengan cepat.
Setelah mengetahui nama Cyrus, kini Eliza meminta pertolongan sekali lagi ke Cyrus untuk membantu ibunya. “Apa kamu mau membantu menyelamatkan ibuku dan mengawal kami pulang ke planet Allastar, tuan Cyrus?” ucap Eliza dengan raut wajah imut dan manja.
Cyrus menjawab tanpa berfikir, “Aku tidak peduli denganmu. Kau mengganggu waktu tidurku… dasar wanita genit!” ucap Cyrus sambil memejamkan matanya.
Sebenarnya Cyrus tidak menolak permintaan Eliza karena Cyrus juga bertujuan untuk menghancurkan kerajaan bersymbol sayap tersebut. Ketika Cyrus memejamkan matanya, dia sebenarnya sedang berbicara dengan Shadow.
“Shadow, pergilah ke tempat para tahanan berada dan cari seorang wanita iblis yang baru-baru ini ditangkap, namanya Jessica Charlotte. Setelah menemukannya selamatkan dia dan bawa kesini.” ucap Cyrus dalam telepati.
“Baik yang mulia.” jawab Shadow.
Disisi lain setelah mendengar jawaban Cyrus dan kembali memejamkan matanya, Eliza melanjutkan perkataannya. “Aku… aku bersedia menjadi istrimu jika kau bersedia membantuku.” ucap Eliza dengan raut wajah serius.
Cyrus tidak memperdulikan perkataan Eliza dan melanjutkan tidurnya yang berharga. Sedangkan dengan Eliza hanya terdiam duduk disamping Cyrus sambil menunggunya terbangun.
Hari mulai gelap, Terlihat sosok iblis dan monster sedang berjalan menghampiri Cyrus dan Eliza, kedatangan mereka membuat Eliza terkejut dan berusaha membangunkan Cyrus yang sedang tertidur.
“Cyrus… Cyrus… bangun… ada monster…” Eliza panik sambil mengoyang-goyang tubuh Cyrus.
Karena goyangan tersebut membuat Cyrus terbangun, “Ada apa?” tanya Cyrus.
“Ada monster dan iblis yang sedang menuju kesini.” ucap Eliza sambil menunjuk kearah monster dan iblis yang dia lihat.
Cyrus melihat kearah monster dan iblis yang ditunjuk Eliza, “Hahaha… biarkan saja monster itu memakanmu yang selalu berisik.” ucap Cyrus sambil tertawa melihat raut wajah lucu Eliza.
“Cyrus… tidak lucu.” ucap Eliza dengan cemberut sambil berusaha memeluk tubuh Cyrus.
Tidak lama kemudian sosok iblis tersebut mendekat ke Cyrus dan berlutut sambil berkata, “Master, saya kembali.” Sedangkan dengan monster itu dia hanya menundukkan kepalanya.
Sosok iblis dan monster yang menghampiri mereka tidak lain adalah Brush dan Buldog.
lu nggak ngapa ngapain