NovelToon NovelToon
Married To My Enemy

Married To My Enemy

Status: tamat
Genre:Menikah dengan Musuhku / Enemy to Lovers / Cintapertama / Tamat
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Seorang penguntit telah dua kali menyusup ke rumah Stella. Ia merasa membutuhkan bantuan profesional. Karena itu, Kayson Sheridan, musuh bebuyutannya semasa kecil sekaligus pendiri Sheridan Securities, pun hadir untuk membantunya.

Kayson berjanji akan melindunginya serta menugaskan penyelidik terbaik untuk menangani kasus tersebut.

Mungkin Kayson tidak seburuk yang selama ini ia kira. Semakin lama bersama pria itu, Stella menyadari bahwa perasaannya jauh menjadi lebih rumit daripada yang pernah ia rasakan sebelumnya.

Namun, di sisi lain, seseorang telah mengincar Stella dan bertekad bahwa jika tidak dapat memilikinya, maka ia akan menghancurkannya.

୨ৎ SHERIDAN SECURITIES SEASON I ୨ৎ

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Stella & Kayson

"Gue enggak suka cara lo ngeliatin Stella, bro!”

Kayson melongo menatap Riggs. “Cara gue ngeliatin dia? Lah, dia juga lagi enggak ngapa-ngapain di sini sekarang!”

Mereka semua sedang berada di Sheridan Securities. Stella berdiri di ruang cctv, memperhatikan rekaman dari salah satu kamera lalu lintas di dekat galerinya.

Kayson memintanya melihat mobil mobil yang terekam, meski semua pelat nomor sudah ditangani timnya. Siapa tahu ada sesuatu yang menarik perhatian Stella.

Riggs saat itu ada di kantor Kayson, dan seperti biasa, sedang membuatnya kesal.

Igor jelas berada di Kota Tua. Joel sudah melacak transaksi kartu kredit pria itu, dan sebuah tim sedang melacak lokasinya.

Kayson berencana menemui pria itu dalam satu jam lagi, dan percakapan itu pasti tidak akan berjalan ramah.

“Lo tahu maksud gue.” Tatapan Riggs menyapu tubuhnya. “Di rumah lo tadi, lo udah masuk terlalu jauh ke ranah pribadinya.”

Kayson tertawa mengejek. “Rumah-rumah gue, gue bebas.”

“Lo tahu maksud gue! Lo ngeliatin dia. Lo neken dia! Lo pegang bahunya dan lo—”

Kayson langsung berdiri. “Gue enggak nyakitin dia. Gue enggak akan pernah nyakitin Stella.”

“Itu omong kosong, dan kita berdua tahu itu. Lo pernah bikin dia patah hati waktu dia lima belas tahun, dan setelah hari itu lo memperlakukan dia kayak sampah.”

Kata kata itu menyambar Kayson. “Apa?”

Riggs mengitari meja dan berdiri tepat di depannya. “Lo pikir gue enggak tahu? Serius? Stella enggak pernah bisa nyimpen rahasia waktu itu. Gue tahu ada cowok tolol yang bikin dia patah hati. Gue juga tahu dia tergila gila sama lo. Dan lo mulai ngehindarin dia.”

"Gue enggak ngehindarin dia. Gue ngehindarin kalian berdua. Terutama karena lo, saudara tolol tersayang!"

“Gue enggak tahu persis apa yang terjadi waktu itu. Dan gue juga enggak mau tahu. Apa pun itu, gue pikir itu udah selesai buat lo dan Stella.”

Selesai?

Tidak bisa.

“Lo jaga jarak dari dia bertahun tahun, dan itu bagus. Karena cowok kayak lo cuma bakal ngerusak dia.”

Kayson mengangkat alis. “Cowok kayak gue? Maksud lo apa?”

“Lo enggak pernah serius!” Riggs hampir berteriak. Wajahnya memerah. “Di hidup lo enggak ada ruang buat apa pun selain kerjaan. Stella enggak mau hidup kayak gitu.”

“Oh, ya? Dan lo tahu persis apa yang dia mau?” Kayson teringat bagaimana Stella benar benar kehilangan kendali bersamanya semalam. “Maaf ya, tapi kali ini justru lo yang enggak ngerti apa-apa! Dia itu udah dewasa. Dia bisa ngejar apa pun atau siapa pun yang dia mau. Itu pilihan dia. Bukan pilihan lo. Jadi meski Lo sahabatnya, bukan berarti lo punya hak buat ngatur hidupnya.”

“Gue enggak ngatur dia! Gue cuma bantu dia!” Riggs mendengus. “Pokoknya jauhin tangan lo dari dia. Jauhkan titit lo dan pastikan—”

Ketukan pelan terdengar di pintu kantor. Datangnya pas sekali, karena Kayson sudah membuka mulut untuk memberi tahu Riggs persis di mana Stella paling suka tititnya berada, dan jelas Riggs tidak akan suka mendengarnya.

Pintu terbuka dan Stella masuk. Tatapannya berpindah cepat di antara mereka. “Semua baik baik aja di sini?”

Riggs mengangguk kaku. “Cuma beresin beberapa hal sama saudara gue.”

Belum ada yang beres sama sekali.

“Ada sesuatu yang perlu lo tahu, bro …” Kayson memulai dengan nada mengancam. “Gue dan Stella .…”

Mata Stella langsung membesar. Ia terlihat menegang, bersiap menghadapi sesuatu. Ia tahu Kayson akan memberi tahu adiknya tentang apa yang sudah mereka lakukan.

Dan dia … takut?

Ya, jelas dia takut.

Tangannya terangkat ke arah telinganya.

Persetan dengan itu. Kayson berjalan menghampirinya. Ia meraih tangan Stella. Menggenggamnya erat.

Riggs memiringkan kepala. “Lo dan Stella kenapa?”

Kayson tidak jadi mengatakan apa pun.

Apa dia tidak mau?

Dia ingin hubungan mereka hanya jadi rahasia?

Baiklah.

Kalau dia menyelinap ke ranjang Stella setiap malam, atau Stella yang melompat ke ranjangnya, biarkan itu tetap jadi urusan mereka berdua.

Kayson berdeham. “Kita harus ngomong sama Joel. Sebentar lagi dia pasti dapat lokasi Igor, dan gue mau tahu.”

Ia merasakan sedikit ketegangan keluar dari tubuh Stella. Kayson menggerakkan bahunya. “Ayo, Stella!”

Kayson menggiring Stella keluar kantor, melewati Mateo dan meja kerjanya yang tertata rapi, lalu menuju lift terdekat. Begitu pintu lift menutup ...

“Sekarang gue jadi salah satu rahasia lo?” suara Kayson rendah. “Lo bukan anak kecil, Stella. Lo bisa milih sendiri siapa yang jadi kekasih lo. Kalau adik gue enggak suka kita sama-sama, biarin aja dia kesel.”

Dan jelas Riggs tidak suka. Barusan dia sudah menegaskannya.

“Riggs itu satu satunya yang gue punya. Satu satunya yang selalu ada.” Dagunya menunduk ke dada.

Kayson menekan tombol di panel kontrol, menghentikan lift di tempat. “Omong kosong.”

Stella mengangkat kepala.

“Dia bukan satu satunya yang lo punya. Dia bukan keluarga lo.”

Stella menarik napas tajam dan mundur selangkah.

Kayson mengangkat kedua tangannya dan menahannya, menempelkan telapak tangannya ke dinding lift di belakang kepala Stella.

“Lo pikir gue enggak peduli sama lo? Lo pikir gue cuma mewe sama lo buat senang senang?”

Mata Stella membesar. “Ya emang senang.”

Tentu saja senang.

“Tapi ini lebih dari sekadar seks. Dan Riggs bukan satu satunya yang lo punya.” Tatapan Kayson menancap padanya. “Gue ada di sini, Stella. Tepat di depan lo.”

“Gue tahu gue punya banyak teman.” Bibir Stella mengeras. “Gue beruntung punya teman teman baik dalam hidup gue, tapi Riggs lebih dari itu. Dia selalu ada di saat terburuk gue. Dia itu ....”

Stella terdiam. Kerutan muncul di antara alisnya.

“Lo juga ada.”

Garis tipis di antara alis Stella makin dalam. “Waktu gue memakamkan Mama gue, lo berdiri tepat di samping gue.”

“Memangnya gue harus berdiri di mana lagi?”

“Tapi waktu itu lo benci sama gue!”

Kayson menggeleng tegas. “Babby, lo harus tahu satu hal. Gue enggak pernah benci sama lo. Gue enggak akan pernah bisa benci sama lo.”

Stella masih terlihat agak linglung. “Waktu gue lulus kuliah, lo juga datang.”

Kayson melangkah lebih dekat. “Iya lah. Harus ada yang tepuk tangan.”

“Riggs bawain gue mawar, tapi lo—”

“Gue yang beli mawar itu. Riggs cuma ngasih ke lo karena gue pikir kalau gue yang ngasih, lo bakal buang ke tempat sampah.”

Mata Stella membesar. “Gue enggak bakal ngelakuin itu.”

Bagus.

“Coba pikirin momen-momen penting dalam hidup lo, Stella. Waktu semuanya baik baik aja, gue ada. Waktu semuanya hancur, gue datang lebih cepat lagi. Karena gue memang selalu ada. Lo udah jadi bagian tetap dalam hidup gue sejak dulu. Tapi beda sama Riggs, gue enggak mau cuma jadi teman lo.”

“Apa yang lo mau?”

“Semuanya.”

Kayson menunduk dan menempelkan bibirnya ke bibir Stella.

Ciuman lembut.

Hangat.

Kayson menginginkannya. Ingin menjadikan Stella miliknya. Ingin membuatnya tertawa. Ingin melindunginya. Ingin menua bersamanya.

Apa itu terlalu banyak?

1
Rita
like seru tegang
DityaR: Maacii kak
total 1 replies
Rita
bagus biarpun awal2 bingung ma obrolan nya ceritanya seru tebak2an siapa penjahaty semangat terus
Rita
sdh g sabar nervous
Rita
hhhmmmmmmm👀
Rita
😂😂😂😂saking kuaty
Rita
tegang,trauma,kecewa,sedih takut jadi satu kmu sdh bener
Rita
buruan mumpung lengah
Rita
seru g diduga
Rita
nah lho👀👀👀👀
Rita
😂😂😂😂
Rita
ini diluar pengamanan 🥰🥰🥰
Rita
👍👍👍👍👍👍bener
Rita
Mudah2n beneran selesai
DityaR: pembunuhnya aja belum ketemu, selesai gimana wkwkwk
total 1 replies
Rita
akhirnya
Rita
bikin deg2an Kayson
Rita
nikahin lah
Rita
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Rita
😂😂😂😂😂
Rita
hhmmm bnr2 sdh selesai blm?
Rita
🥰🥰🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!