NovelToon NovelToon
Ketika Istriku Berubah

Ketika Istriku Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:50.7k
Nilai: 5
Nama Author: hantari

Ketika pernikahan yang selama ini ku anggap sempurna,ternyata hanya sebuah kebohongan membuat kehidupan ku hancur lagi dan lagi.

Namun aku bertahan berharap bisa mengubah pernikahan palsu itu benar-benar nyata,namun semakin aku bertahan rasanya semakin aku jatuh dan hancur mengetahui lebih banyak hal yang lebih menyakitkan.

"Aku mau bercerai"

"Setelah kau membuat ku bergantung pada mu,kau ingin bercerai dengan ku?JANGAN HARAP!.KAU TIDAK AKAN BISA PERGI DARI KU SELAMANYA SAMPAI AKU MATI!"

"Kenapa tidak?,AKU AKAN PERGI SELAMANYA SAMPAI KAU TIDAK PERNAH MELIHAT KU SAMPAI KAU MATI!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak hadir

"Biarkan aku menyuapi mu"

Yasmine begitu senang, karena Oliver masih begitu penurut padanya sama seperti saat mereka SMA dulu saat masih pacaran.

Ia menyendok kan sayuran yang Ia masak,dan menyodorkan nya pada Oliver dengan senyum lembut dan halus.

"Jika aku tau sejak awal, pernikahan di antara kita tidak akan pernah terjadi.Dan kalian berdua sudah akan menjadi pasangan suami istri yang saling mencintai"

Namun ucapan Alessia kembali terngiang di kepalanya,hingga Ia menahan tangan Yasmine."Aku tidak lapar"

Ucapan dingin dan tatapan tajam itu membuat Yasmine sedikit terkejut,kenapa rasanya pria itu membencinya dan tatapan dingin itu?

Kenapa rasanya sangat asing.

"Oliver,aku membuatnya dengan susah payah"

Yasmine begitu sedih hampir menangis,Oliver tidak pernah bersikap seperti itu padanya.

Desahan kasar keluar dari mulut pria itu,"Aku tidak lapar,letakkan saja di sana aku akan memakan nya nanti"

Yasmine tak tahan lagi hingga air mata mengalir di wajahnya,"Kenapa kau jadi seperti ini?,apa kau tidak menyukai masakan ku?,aku akan memasakkan nya lagi di dapur kantor kalau kau tidak menyukai ini semua"

Oliver lagi-lagi mendesah kasar, Ia juga tidak tau ada apa dengan dirinya.

Sejak awal menikah dengan Alessia,Ia tidak pernah mencintai nya bahkan selama tiga tahun Alessia selalu memperhatikan nya, merawat nya dan mencintai nya dengan tulus,namun selama itu hatinya tidak pernah tersentuh atau mungkin Ia yang tidak pernah menyadari nya?,kenapa sekarang perasaannya begitu sakit dan tidak rela saat Alessia mengatakan ingin berpisah.

"Lapang dada wanita itu justru membuat ku merasa tidak rela melepaskan nya",gumamnya tidak bisa melupakan wajah istrinya di saat hal seperti itu.

Hal itu membuat Yasmine merasa kesal dan akhirnya menangis terisak, dan berlari keluar meninggalkan ruangan itu dengan harapan Oliver akan merasa bersalah dan membujuknya.

Glen dan Jackson yang melihat hal itu terkejut, terlebih Yasmine yang melewati mereka dengan menangis terisak.

Sementara di dalam Oliver terlihat tetap duduk dengan wajah tenang, menyingkirkan hal-hal di atas mejanya.

"Ada apa ini sebenarnya?",tanya Glen yang membuat Jackson mengendikkan bahunya tidak tau.

Saat ini Yasmine berdiri di lorong perusahaan yang sedikit sepi,duduk di kursi panjang yang bertengger di sana,melihat ke ujung lorong berharap melihat seseorang dari sana.

Namun setelah beberapa saat Ia menunggu,tidak ada yang datang untuk membujuknya seperti biasa saat Ia menangis, sedih atau terluka.

Tangan nya terkepal kuat, menahan sesuatu dalam dirinya untuk ingin meledak-ledak sekarang."Tidak, Oliver tidak bisa berhenti mencintai ku"

"Dia adalah milik ku dan selamanya harus seperti itu.Dia tidak boleh berpaling dengan wanita manapun"

Ia mengusap wajahnya kasar."Oliver dimana dirimu yang dulu,yang tidak pernah bisa melihat ku menangis bahkan bersedih dan terluka seperti ini"

"Kamu yang dulu selalu pentingkan perasaan ku"

"Tidak, semuanya tidak boleh berubah.Alessia aku tau ini semua pasti karna kamu kan?,kau yang membuat Olivier ku seperti sekarang yang membenci ku"

"Jangan salah kan aku Alessia,kalau aku akan mengambil kembali Oliver ku.Sudah cukup kau memilikinya selama beberapa tahun, sudah seharusnya dia kembali menjadi milik ku"

Setelah hampir setengah jam berdiam diri di sana, akhirnya Ia memutuskan untuk kembali terlebih karyawan-karyawan kantor itu yang melihat nya dengan tatapan aneh dan bertanya-tanya.

"Aku harus menemui Alessia sekarang, tidak bisa di tunda lagi"

***

Dret...

Oliver yang saat ini kembali fokus dengan pekerjaan nya, seketika berhenti saat melihat ponselnya dimana orang yang membuat nya seperti sekarang ini menelfon nya.

Namun saat panggilan baru saja Ia geser,suara amarah seseorang langsung menyembur nya hingga menjauhkan sedikit ponsel dari telinga nya.

"OLIVER APA KAU GILA!,KAMI SUDAH MENUNGGU DI PENGADILA AGAMA LEBIH DARI TIGA JAM!,DAN KAU BELUM DATANG BAHKAN TIDAK MEMBERIKAN KABAR!"

Alessia di ujung telpon benar-benar tidak bisa membendung emosinya lagi,sehingga menumpahkan nya pada orang yang membuat nya kesal sekarang.

Bahkan dua pengacara yang saat ini berdiri di samping nya terkejut dengan amarah nya yang tiba-tiba meledak saat panggilan baru saja masuk.

Yah,saat ini karena terlalu lama mereka akhirnya keluar dari gedung pengadilan agama itu.

"Oliver jangan salahkan aku,jika aku akan melakukan cara lain agar kita bisa bercerai secepat nya!", ancamnya dengan percaya diri dan yakin.

Oliver saat ini tanpa sadar mengepal kuat tangan nya,dada nya kembali sakit seperti sebelum-sebelumnya.

"Kau perlu tanda tangan ku kan?"

Pertanyaan tenang itu justru membuat Alessia merasa tidak tenang,dan merasakan firasat yang buruk namun bagaimana pun juga keputusan nya tidak bisa lagi di ganggu gugat.

"Datang ke mansion malam ini"

"Tidak bisa,kita bertemu di..."

Sebelum Alessia menyelesaikan ucapannya, telpon sudah lebih dulu di tutup oleh pria itu hingga membuat nya menarik nafas dalam menahan emosinya.

"Pak,nanti malam jam delapan tolong kesedian kalian untuk ikut dengan saya ke mansion"

Kedua pengacara itu mengangguk setuju.

Hal itu membuat Alessia lega, karna entah mengapa Ia merasakan firasat yang tidak baik jika Ia pergi sendiri menemui Oliver.

"Terimakasih pak"

Sementara itu saat ini di gedung pencakar langit,dimana dua orang pria yang sejak beberapa saat lalu terus berdiri di balik pintu ruangan CEO sedikit terkejut saat sang CEO keluar dari ruangannya.

"Apa yang kalian berdua lakukan di sini?",tanya pria dengan wajah dingin menakutkan itu menatap kedua bawahannya saat ini dengan lirikan tipis namun begitu tajam.

Membuat kedua orang itu tak berani menatap,"Maaf tuan,kami hanya menunggu tuan menunggu pekerjaan selanjutnya",jawab mereka bersamaan dengan menunduk.

"Lanjutkan pekerjaan kalian"

Glen akhirnya bernafas lega,karna Oliver akhirnya berhenti bekerja dan memutuskan untuk pulang.

Jackson segera mengikuti Oliver dari belakang.

"Tuan,apa anda akan kembali ke mansion?"

"Hmm"

Jawab Oliver tanpa menghentikan langkah nya dengan kedua tangan yang terus berada dalam saku.

"Bagaimana dengan pertemuan dengan group Adhitama?"

"Batalkan"

"Baik tuan"

"Satu lagi,batalkan kerja sama dengan group itu"

Meski sedikit terkejut namun Jakson tak berani membantah."Baik tuan", jawabnya sembari membukakan pintu mobil dimana mereka memang sudah sampai di parkiran.

Saat mobil dengan logo Rolls royce itu melaju pergi, Jakson langsung menghubungi seseorang.

"Untuk tanda tangan kontrak group Adhitama batalkan", perintahnya pada seseorang di balik telepon sebelum akhirnya langsung memutuskan panggilan telpon.

"Tidak tau apa yang sedang terjadi dengan tuan,tapi sepertinya ini ada hubungannya dengan group Adhitama"

***

Sejak pukul 6 sore Alessia sudah ada di mansion Oliver,memasukkan semua barang-barang milik pribadi yang Ia beli sendiri dengan uangnya sendiri.

Semua barang-barang nya hanya dua koper,ada begitu banyak barang-barang miliknya di sana.Namun semua itu di beli dengan uang milik Oliver jadi Ia tidak akan membawa nya.

"Al,kamu sedih ya pisah sama suami kamu?", tanya Lusia yang sudah memegang satu koper milik Alessia bersiap turun namun berhenti saat melihat sahabatnya itu mengambil sebuah foto di atas nakas.

Alessia menggeleng kemudian membuang foto yang Ia pegang ke dalam tong sampah,itu adalah foto pernikahan nya dengan Oliver yang selalu bertengger di atas meja nakas tepat di samping tempat tidurnya.

Selalu melihat nya setiap malam sebelum tidur.

"Tidak,aku hanya merasa lega karna aku mengetahui semuanya lebih cepat, daripada harus bertahan seumur hidup",ucapnya dengan tersenyum samar.

Pukul tujuh akhirnya semuanya barang-barang tentang dirinya di kamar utama itu akhirnya bersih, semuanya sudah Ia pindahkan dalam satu kardus dan meminta para pekerja rumah untuk mendonasikan nya.

Tidak ada yang tersisa,yah.

Tidak ada satupun yang tersisa di kamar itu.

Saat mereka turun ke lantai utama,para pelayan sudah menyambut kedatangan sang empunya rumah.

Jantung Alessia berdegup kencang saat melihat pria yang akan Ia temui untuk terakhir kalinya sebagai suaminya itu,kini berdiri di hadapannya.

***

Maaf ya beberapa hari terakhir jarang update,semoga untuk selanjutnya author tidak punya halangan lagi dan pasti akan update tiap hari🙇🙏🤧

1
Anonymous
OLIVER HARUS DIBUNUH
Ikramina Taufik
/Drool//Drool/
Ma Em
Thor jgn pertemukan dulu Alessia dgn Oliver biar Oliver dgn penyesalannya .
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
siapa cewek sombong itu..
Dinda Putri
semangat up thor... udah ku nanti" crazy up nya thot🤭
Mundri Astuti
jangan" masih ada hubungan keluarga sama Alessia.
rose lilian
author gadis dingin sang mafia enggak di lanjut kah, padahal seru banget loh cerita kamu
rose lilian
author lanjutan nya mana nih
Yeni Astriani
author kapan mulai up lagi nihhhh, saking penasaran akan kelanjutan ceritanya
Yeni Astriani
Oliver mencintai Alessia setelah tahu dia penyelamat nya atau saat Alessia pergi jauh.
tapi jika Yasmine benar2 penyelamat nya Oliver bakalan dilema antara pilihannya dan tidak akan memiliki ketegasan sikap.
jadi lebih baik Alessia pergi jauh saja menata hidupnya kembali sampai bertemu seseorang yang mencintainya dgn tulus, menerima apa adanya serta mampu melindunginya.
Asyatun 1
lanjut
Ma Em
penyesalanmu sdh terlambat Oliver , kamu sdh menyia nyiakan Alessia hanya untuk wanita seperti Yasmine , ternyata Oliver yg katanya cerdas bisa di bohongi sama Yasmine , biarkan Oliver dgn penyesalannya jgn dipertemukan dulu dgn Alessia .
Juna Dong
menarik
Teh Euis Tea
mudah2an si yasmine sakit kanker beneran karna udah menipu oliver
Mawar
bodohnya.
rose lilian
nama ig author apa ya, boleh gak aku follow?
abimasta
penyesalan itu datangnya brlakangan
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
gak semudah itu ferguso😏😏😏
mimief
preeet...
preeet....
CEO kok goblok.
maaf ya jadi keluar sumpah serapah
3 tahun mang sebentar.
Norinta Clara
lanjut thor😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!