Alice Geraldine Williams, Seorang mahasiswi cantik, cerdas dan berprestasi dikampusnya. Ia terkenal dengan pribadi yang bar-bar, keras kepala dan ambisius untuk mengejar cita citanya dan karirnya sebagai seorang model.
Hingga suatu hari sebuah insiden membuatnya harus menjalani sebuah pernikahan kontrak untuk menyelamatkan perusahaan Ayahnya dari kebangkrutan dengan seorang CEO kejam yang bernama Alexander Jonathan Smith.
Sang suami yang ternyata mempunyai dendam besar terhadap wanita yang sudah mencampakkanya, membuatnya ingin melampiaskan semua dendamnya kepada istri kontraknya dengan cara menyiksanya.
Namun seiring berjalannya waktu, rasa dendam yang ia miliki justru membuatnya terjebak dan jatuh cinta kepada istri kontraknya yang ternyata punya kepribadian yang unik dan menarik.
Hingga pihak ketiga pun datang untuk menguji seberapa kuat benteng pertahanan rumah tangga mereka akan bertahan.
Akankah dia menemukan tambatan hatinya yang sesungguhnya ? Novel ini menjadi saksi sebuah perjuangannya dalam menemukan kebahagiaan dan cinta sejatinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ice Princess ❄️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 25
...~Chapter 25~...
"Lalu apa yang anda inginkan dariku, apa Tuan menikahiku hanya untuk dijadikan pelayan saja atau untuk balas dendam ?"Netra mata Alice menatap tajam ke arah Alex dengan tatapan penuh kebencian, ia sudah tak takut lagi menghadapi amarah suaminya yang kini sudah mencapai level menakutkan itu
"Hah, kenapa menatapku seperti itu ? apa kau mau melawanku !"Alex menghempaskan tubuh Alice didekat rak bukunya yang berisikan buku-buku bacaan tebal hingga beberapa buku itu terjatuh dan akhirnya menimpa kepala Istrinya
Darah segar nampak mengalir di tepi pelipis Alice, ia terkena ujung buku yang cukup tajam hingga merobek bagian atas pelipisnya
Lagi-lagi Alice hanya menggigit bibirnya menahan perih yang akibat pelipisnya yang robek itu. Alice bisa merasakan badannya mulai gemetaran hingga tak mampu untuk berdiri lagi l
Kenapa dia bisa semarah itu padaku, aku bahkan sudah minta maaf padanya tapi kenapa dia malah memperlakukan aku seperti ini. Alex aku benar-benar membencimu, Dasar pria Arogan...!
Thing....
Sepersekian detik tubuh Alice terasa menegang sebelum akhirnya gadis itu kehilangan kesadaranya setelah tak mampu lagi untuk menanggapi kemarahan Alex yang tidak beralasan itu. Tubuhnya Alice semakin terasa lemas dan akhirnya ia ambruk tak sadarkan diri
"Alice jawab aku ! hei... apa sekarang kau berusaha memperdayai aku lagi agar kau bisa lolos dari hukumanmu ?Kamu pikir aku akan percaya aktingku itu, tidaak ! Alice hei Are you okay...?." Mulai panik ketika melihat darah segar mulai mengalir dari pucuk kepalanya
Darah ??? sial !!! kenapa aku jadi semurka ini hanya karna aku kesal melihat Alice jalan bersama pria lain, tidak mungkin aku cemburu karna hal itu kan ? kenapa semuanya jadi kacau seperti ini, ada apa denganku sih ???
"Hei bangun gadis bodoh...!",Alex berusaha menepuk-nepuk wajah Alice yang dingin dan pucat itu agar dia bisa segera sadar
Darah segar terus mengalir dari wajah Alice hingga merembes mengenai wajah mulusnya dan juga baju yang dikenakannya
"Alice benar-benar pingsan ! apa aku terlalu kasar padanya ? Siapa suruh kau tidak peka, bukanya minta maaf kau malah menantangku jadi jangan salahkan aku bersikap kasar padamu Alice."Alex berusaha membela dirinya sendiri
Melihat darah segar menetes dari pelipisnya membuat Alex jadi cemas dan panik, bagaimanapun gara-gara ia yang tidak bisa mengontrol emosinya membuat Alice harus berakhir seperti itu ditangannya
"Aakhh...gadis menyebalkan ini selalu saja menyusahkan aku, bahkan saat ia tak sadarkan diri !"Gerutu Alex, jauh dalam hatinya ia merasa panik ketika melihat darah terus mengalir dari pelipis istrinya, Alex pun langsung menggendong tubuh Alice ke tempat tidurnya
Alex mulai mencari kontak adiknya yang seorang Dokter, namun ia baru teringat kalau adiknya sedang tugas keluar negeri. Akhirnya Alex memilih untuk menelfon dokter kepercayaan keluarganya. Alex kemudian mencari kontak Dokter Candra yang tak lain adalah sahabat Adiknya sendiri
Dokter Candra yang menerima panggilan mendadak dari Alex pun langsung meluncur kekediaman Alex dengan segera saat pria itu memintanya untuk datang ke Mansionya saat itu juga
"Apa yang terjadi dengan gadis ini Tuan ?"Sahut Dokter Chandra ketika memeriksa Alice, ia mendapati banyak luka lebam di badan Alice
"Keterlaluan sekali Tuan Alex, apa dia baru saja menyiksa seorang wanita cantik yang tidak berdosa ini ! siapa sebenarnya wanita ini, kenapa bisa ada di kamar Tuan Alex ?"Batin Dokter Candra yang semakin penasaran dengan Alice, pasalnya ia tidak mengetahui kalau Alice ternyata adalah Istri Alex
"Aku tidak menyuruhmu untuk bertanya banyak hal tentangnya, tolong cepat obati wanita ini, aku tidak mau sampai terjadi apa-apa dengannya !"Pinta Alex dengan nada sedikit tinggi
"Baik Tuan !"Dokter Candra sedikit terkejut ketika seorang Tuan Alex mengucapkan kata tolong
"Apa kepalanya baru saja terbentur sesuatu ? kenapa dia terlihat sangat peduli dengan gadis ini, walaupun Sikapnya masih saja sama, keras dan Arogan."Batin Dokter Candra sambil menggelengkan kepalanya.
Dokter Candra pun mengeluarkan beberapa peralatan medisnya untuk memeriksa keadaan Alice.
"Apa yang terjadi dengannya?"tanya Alex penasaran
"Gadis ini mengalami sindrom PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres dan serangan panik yang menyebabkan penderitanya bisa pingsan sewaktu-waktu. Syndrom ini bisa muncul setelah seseorang mengalami peristiwa yang membuatnya trauma berat, seperti kecelakaan, stress dan juga sering mengalami kekerasan fisik."Terang Dokter Candra
"Apa masih ada lagi ?"
"Gadis ini juga menderita penyakit lemah jantung bawaan dari kecil, sehingga dalam kondisi tertentu bisa memperburuk keadaannya, namun diagnosis sementara penyebab gadis ini pingsan adalah karna ia merasa shock dan terkejut atas kejadian yang baru saja dialaminya." Terang Dokter Candra
"Baguslah kalau begitu, yang penting tidak terjadi sesuatu yang buruk padanya."Alex berdehem
Dokter Candra mencoba membersihkan darah yang mengalir di pelipis Alice, sejenak ia memperhatikan wajah gadis yang terbaring lemah dihadapannya itu. Dokter Candra berulang kali menelan salivanya karna terpesona melihat kecantikan wajah Alice
"Gadis ini cantik juga ! apa mungkin dia salah satu wanita yang dipanggil untuk menghibur Alex ? sayang sekali wanita secantik dirinya harus melayani pria seperti Alex yang suka kasar dan Arogan itu."Batin Dokter Candra
Tak sengaja Dokter Candra mengelus wajah mulus Alice, melihat hal itu Alex tidak tinggal diam."Apa yang dilakukan oleh dokter ini, beraninya dia menyentuh Alice seperti itu ! " Alex kemudian menepis tangan Dokter Candra dari wajah Alice
"Jangan mencoba menyentuhnya wanitaku seperti itu, atau aku akan mengirimmu ke kutub selatan sekarang juga !"Geram Alex tak terima wanitanya diusik
Dokter Candra hanya menelan ludahnya dengan kasar, Bukankah Alex tidak pernah main-main dengan perkataannya. Dia punya kekuasaan dan juga kemampuan untuk menindas orang lain sampai benar-benar tidak berkutik
"Kalau saja dia bukan kakak dari teman dekatku dan juga pemegang saham Rumah sakit tempatku bekerja aku tidak sudi melayani orang semacam dirinya Cih...."Umpat Dokter Candra.
Candra pun langsung menarik tangannya dengan cepat lalu mencoba mengalihkan pembicaraan mereka dengan mengambil beberapa obat yang akan diberikannya untuk Alice
"Maaf Tuan saya tidak bermaksud seperti itu, Oh ya sebaiknya Tuan memberikan obat-obatan ini setelah gadis ini sudah sadarkan diri."Dokter Candra menyodorkan beberapa obat kepada Alex
"Oh satu lagi Tuan, sebaiknya gadis ini jangan terlalu bekerja keras dan berat itu tidak baik bagi kesehatan jantungnya."Pesan Dokter Candra
Dokter Candra sebenarnya sangat kasian dengan Alice, aku tidak tahu hubunganmu dengan Alex, tapi sepertinya dia adalah salah satu wanita yang menjadi korban kekejaman dari Alex, sungguh gadis yang malang
"Aku mengerti, kamu sudah bisa pergi sekarang !"
"Terimakasih Tuan kalau begitu saya permisi duku Tuan."Dokter Candra pun segera meninggalkan kamar Alex dan diantar keluar oleh pelayannya
Alex mendekati Alice perlahan, mengamati lengan Alice yang terdapat luka lebam kemerahan karna ulahnya. Luka di keningnya tampak tercetak jelas dan semua itu dikarenakan kemarahannya yang sulit dia kendalikan
"I'm Sorry Alice. Aku tidak akan melakukannya lagi padamu. Promise."Lirih Alex dengan penuh rasa bersalah.Setelah mendengar penjelasan Dokter Candra tadi, membuat rasa bersalah Alex semakin besar dalam hatinya
Sementara Alice sedang berkelana di alam mimpi bertemu dengan Momnya yang sudah meninggal akibat kecelakaan. Namun ia juga nampak ketakutan saat ia melihat Ibu dan adik tirinya mencoba mengejarnya dan ingin membunuhnya. Sontak hal itu membuat Alice gelisah dan mengigau ketakutan
Alex yang melihat keadaan itu langsung menggenggam tangan Alice dengan erat, sepertinya Alice memiliki trauma yang berat semasa hidupnya
Alex merasa curiga kalau Alice diperlakukan tidak baik oleh keluarganya apalagi setelah Alex tahu kalau ibu kandung Alice sudah meninggal. Alex juga bisa menangkap gelagat tidak baik kalau ibu tiri Alice nampak tidak suka dengan putrinya dan berlaku kasar padanya saat di hari pernikahannya. Alex tidak mau kalau Alice disiksa oleh orang lain, cukup dirinya yang boleh melakukan hal itu padanya
Alex pun akhirnya mengirimkan pesan kepada sekretaris Lee, untuk mencari latar belakang Ibu tiri Alice dan juga adik tirinya.
Bulir-bulir keringat dingin mulai membasahi kening Alice, Alex mendekat dan mencoba mengelap keringat Alice
Tiba-tiba Alice menarik tangan Alex dengan erat lalu berteriak minta tolong untuk diselamatkan
Alex merasakan getaran yang berbeda saat Alice menggenggam tangannya. Terasa hangat dan nyaman. Namun saat Alice tiba-tiba tersadar, ia bisa melihat ekspresi Alice yang nampak sangat kaget saat manik mata mereka bertemu
"Sial, apa aku masih hidup ? dan kenapa pria ini ada dihadapanku, apa dia akan menyiksaku lagi !"Alice terlihat sangat ketakutan melihat wajah Alex
"Kau sudah sadar Alice ?"
Alice tidak bisa bicara, dia hanya terus ketakutan melihat wajah Alex dan dia merutuki dirinya saat dia menyadari bahwa ia tengah memegang tangan Alex dan berada di kamar orang yang hampir saja merenggut nyawanya secara cuma-cuma
"Alice apa yang kau lakukan, apa kau benar-benar sudah bosan untuk Hidup kenapa kau malah menyentuh tangan pria Arogan ini."Batin Alice
"Istirahatlah! maaf karna telah membuatmu jadi seperti ini karna perbuatanku." Ujar Alex lalu bergegas berdiri meninggalkan Alice yang menatap horor kepadanya
"Hah, apa aku tidak salah dengar, aku pasti sedang bermimpi kan ? dia meminta maaf padaku setelah apa yang dilakukannya kepadaku. Dasar pria Arogan Ck....." batin Alice mendengus kesal.
...~~~...
Di sisi lain Verren terlihat bahagia karna sisa 3 hari lagi masa Dinasnya menjadi seorang relawan kesehatan di Ukraina akan segera berakhir. Itu artinya dia akan segera pulang ke London dan menemui tambatan hatinya
"Alice aku akan segera pulang menemuimu calon istriku, aku benar-benar tidak sabar untuk bertemu denganmu dan yang pastinya aku akan segera melamarmu."Monolog Verren sambil terus memperhatikan Foto Alice yang sedang tersenyum manis di ponselnya.