NovelToon NovelToon
Janda Desa Kesayangan Presdir

Janda Desa Kesayangan Presdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Janda / Slice of Life / Romansa pedesaan / CEO
Popularitas:17.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Lastri menjadi janda paling dibicarakan di desa setelah membongkar aib suaminya, seorang Kepala Desa ke internet.

Kejujurannya membuatnya diceraikan dan dikucilkan, namun ia memilih tetap tinggal, mengolah ladang milik orang tuanya dengan kepala tegak.

Kehadiran Malvin, pria pendiam yang sering datang ke desa perlahan mengubah hidup Lastri. Tak banyak yang tahu, Malvin adalah seorang Presiden Direktur perusahaan besar yang sedang menyamar untuk proyek desa.

Di antara hamparan sawah, dan gosip warga, tumbuh perasaan yang pelan tapi dalam. Tentang perempuan yang dilukai, dan pria yang jatuh cinta pada ketegaran sang janda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter²⁴ — Dia Akan Resmi Jadi Istriku.

Lastri berdiri tepat di ambang pintu, tubuhnya kaku seperti dipaku. Di halaman rumahnya yang kecil tiba-tiba terasa sempit. Lampu teras yang redup membuat wajah-wajah di depan sana tampak seperti bayangan. Namun satu suara itu… Lastri kenal sampai ke urat-urat.

Wanita tua itu melangkah maju, matanya tajam dan dingin seperti pisau. Di belakangnya ada tiga orang, mereka bukan warga biasa. Mereka terlihat seperti orang-orang suruhan.

Sinta yang masih tergeletak di lantai ruang depan menggeliat kesakitan. “ARGH…”

Lastri langsung berjongkok, menahan tubuh Sinta agar tidak terbentur.

Alya menangis pelan, tangannya gemetar memegang handuk.

Lastri menelan ludah, tapi ia menahan dirinya untuk tidak ikut panik. Ia menatap Ibu Surya tanpa mundur. “Bu, Sinta lagi kesakitan. Kalau Ibu masih punya hati, biarin saya bawa dia ke puskesmas.”

Ibu Surya tersenyum, tapi itu bukan senyum manusia. Itu senyuman orang yang merasa punya kuasa atas hidup orang lain.

“Hati?” Ibu Surya mengulang, seolah kata itu lucu. “Kamu ngajarin saya soal perasaan?”

Lastri menggertakkan gigi, wanita tua itu malah melangkah lebih dekat. “Lastri… kamu itu masih sama. Sok baik!”

Lastri menahan napas.

Ibu Surya menatap Sinta yang berdarah, lalu menatap Lastri lagi. “Saya cuma mau ambil milik saya.”

“Dia bukan milik Ibu, dia punya hak atas hidupnya sendiri!” Jawab Lastri tajam.

Ibu Surya mendengus. “Statusnya masih istri Surya, dia bagian dari keluargaku. Dan ingat... meskipun Surya dipenjara, kamu kira akan aman?”

Lastri tidak menjawab. Karena ia tahu… ia memang tidak aman.

Ibu Surya melirik ke orang-orang di belakangnya. “Ambil paksa!“

Lastri merentangkan kedua tangan, menghadang. “Jangan sentuh dia!”

Dua pria itu maju.

Lastri meraih sapu lidi yang tadi ia taruh di dekat pintu. Tangannya gemetar, tapi ia mengangkatnya seperti senjata.

Sinta menangis, lalu tiba-tiba menjerit.

“AAAAAHHH…!”

Lastri terkejut. Dan saat ia menunduk… darah mengalir lebih banyak.

Sinta memegang perutnya, tubuhnya kejang.

“Teh… aku… aku kayaknya… mau lahiran…”

Lastri seperti kehilangan napas. “Apa…?”

Sinta menangis, suaranya hancur. “Aku nggak kuat… perutku sakit banget….”

Lastri menelan ludah.

Ibu Surya melangkah maju, menatap dingin Sinta. “Bagus, biar kamu dan anakmu mati sekalian di sini!”

Lalu Ibu Surya menoleh ke arah Alya, senyumnya makin tajam. “Lastri, kamu ingin wanita muda ini terluka?“

Alya langsung pucat, Lastri refleks menutupi Alya dengan tubuhnya. “Jangan libatkan dia!”

Ibu Surya mendengus. “Kalau begitu, serahkan Sinta.”

Lastri menahan napas, ia menatap Sinta.

Sinta menatap balik, di matanya ada ketakutan yang sudah sampai batas. Ia menggeleng pelan. “Teh…” suara Sinta nyaris tidak keluar. “Jangan… jangan kasih…”

Lastri mengepalkan tangan, dan saat itu... Sinta tiba-tiba kembali menjerit.

“AAAAAH!”

Lastri langsung berjongkok.

Sinta menangis, napasnya tersengal. “Teh… perutku… sakit…”

Alya menjerit kecil. “Ya Allah… Teh… dia beneran mau melahirkan?!”

Lastri merasakan kepalanya berputar, ini sudah menyangkut dua nyawa. Ia menatap Ibu Surya, suaranya pecah. “Bu! Dia mau melahirkan! Kalau dia mati, Ibu juga dosa!”

Ibu Surya tersenyum tipis. “Aku sudah bilang, kalau dia dan anaknya mati... aku malah senang. Persetan dengan dosa!”

Lastri menahan napas. Dalam detik itu, Lastri benar-benar sadar... wanita tua itu tidak punya rasa kemanusiaan.

“Ambil Sinta!” Perintah Ibu Surya.

Dua pria itu bergerak.

Lastri langsung berteriak. “JANGAN!”

Satu orang langsung mencengkeram tubuh Lastri, menahannya agar tak bisa bergerak. Dan tepat saat itu lah… lampu mobil menyapu halaman, lalu terdengar ban berhenti mendadak.

Dan suara Kalvin terdengar duluan. “ALYA! TEH LASTRI!”

Alya menangis lebih keras. “Bang Kalvin!”

Ibu Surya langsung menoleh, wajahnya berubah. Malvin dan Kalvin turun dari mobil.

Kemeja Malvin kusut, rambutnya berantakan, tapi langkahnya cepat. Dan tatapannya... dingin. Ia melihat Sinta yang berdarah, lalu melihat Alya yang menangis.

Dan, ia melihat Lastri yang lengannya dipegang orang. Dalam hitungan detik, wajah Malvin berubah.

Malvin melangkah cepat. “Lepaskan Lastri!”

Ia menarik tangan Lastri dengan satu gerakan, lalu mendorong pria itu sampai jatuh ke tanah.

BUK!

Kalvin juga langsung maju. “Bang! Jangan kasih ampun!”

Ibu Surya tersentak, tapi ia cepat menegakkan dagu. “Kalian! Berani-beraninya?!”

Malvin menatap wanita tua itu dengan dingin. “Anda lah yang berani menyentuh Lastri! Dia adalah tangung jawab saya!“

Ibu Surya menyipit, ia tertawa kecil.

“Tanggung jawabmu? Memangnya kamu siapa? Suaminya?”

Malvin menatap Lastri sebentar, lalu ia menatap Ibu Surya lagi. “Belum, tapi sebentar lagi... dia akan resmi jadi istriku.”

Ibu Surya menatap Malvin tajam. “Kurang ajar!”

Malvin tersenyum menyeramkan. “Ini belum seberapa, Anda belum melihat bagaimana kalau saya benar-benar marah!”

Ibu Surya menahan napas. Salah satu pria di belakangnya bergerak, seperti mau menyerang Malvin.

Kalvin langsung maju. “Coba saja!”

Namun Malvin mengangkat tangan, memberi isyarat Kalvin mundur.

Malvin menatap Sinta. “Lastri, ini siapa?”

Lastri menelan ludah. “Abang masih ingat, kan? Perempuan muda yang hamil waktu itu. Dia... istri siri Surya. Dia kabur dari rumah ibu Surya, lalu datang ke sini minta tolong. Tapi… ibu Surya mau bawa dia.”

Malvin menatap Ibunya Surya, tatapannya makin dingin. “Kalau Anda mau ambil dia, silakan. Tapi bukan malam ini, dan bukan dengan cara begini.”

Ibu Surya menyeringai. “Kamu pikir kamu bisa ngatur-ngatur saya?”

Malvin menghela napas. Ia mengeluarkan ponselnya, lalu menekan nomor.

Panggilan tersambung, Malvin berkata singkat. “Denis, saya butuh polisi dan ambulans ke rumah Lastri. Sekarang juga!”

“Sialan!” Ibu Surya membentak. “Kamu pikir kamu bisa menang dari saya…!”

Dan ia memberi isyarat pada salah satu lelaki. Lelaki itu mengangkat kayu, Malvin menoleh. Dan dalam satu gerakan… Malvin menarik kerah lelaki itu, membantingnya ke dinding.

DUAGH!

Lelaki itu jatuh, dan yang satunya langsung mundur.

Dalam situasi menegangkan itu, Sinta kembali menjerit. “AAAAH!”

Lastri langsung berjongkok lagi.

“Ya Allah…”

Alya menangis, suaranya pecah. “Teh… darahnya makin banyak…”

Lastri menatap Malvin, panik. “Bang… kita nggak bisa nunggu ambulans. Dia harus segera dibawa ke rumah sakit.”

Malvin mengangguk cepat, ia menatap Kalvin.

“Kalvin, bantu angkat.”

Ibu Surya menatap orang-orangnya. “Ayo pergi!”

Mereka mundur. Ibu Surya melangkah pergi, tapi sebelum benar-benar keluar halaman, ia menoleh sekali lagi. Tatapannya menusuk Lastri. “Lastri.”

Lastri menoleh, Ibu Surya tersenyum menyeringai. “Ini belum selesai.”

Lalu ia pergi.

Kalvin dan Malvin mengangkat tubuh lemah Sinta dengan hati-hati.

Sinta menatap Lastri dengan mata berkaca-kaca. “Teh…”

Lastri menggenggam tangan Sinta. “Jangan takut, kamu akan selamat.”

1
Nie
mantap,keren Lastri..kamu memang perempuan hebat yg pantas mendampingi Malvin
anita
sinta biar di nikahi denis
Tiara Bella
mantap akhirnya ngaku dan langsung ditangkap polisi.....
Tiara Bella
viralin aja Lastri pak hadi biar kapok dia
Fia Ayu
Up lagi kak re,,,, 😁
Rere💫: Eh 🤣🤣🤣
total 1 replies
Juriah Juriah
tambah ga sabar aja aku nunggu kelanjutannya Thor semangat ya nulis 💪🙏
vj'z tri
ow ow ow tanggung jawab Thor cerita nya seruuuu up nya double double hayoooo 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Kelen si bapake
Evi Lusiana
lah anak manja msuk desa,justru kau tk sebanding dgn wanita setangguh lastri
Astrid valleria.s.
woww makin seru ya thor...semangat thor..sambil ngopi dulu☕️
panjul man09
lastri tidak boleh tinggal terpisah dgn malvin ,bisa culik sama orang pak hadi dan surya
panjul man09
sejauh ini , ceritanya sangat menarik apalagi di awal2 , ringan tdk banyak konflik. tata bahasanya lumayan , harus sesuai kehidupan di desa ..
panjul man09
thor , suruh pulang kekota itu si fahira , terlalu banyak pemeran bikin pusing saja
juwita
kades sm angota DPR sm" bejat saling menutupi kebohongan mrk.
Tiara Bella
ceritanya bagus aku suka....
Tiara Bella
langsung tangkap aja tuh Hadi sama aja sm Surya kelakuannya....11 12....
Aidil Kenzie Zie
wah-wah ternyata banyak rahasia si Surya
Tiara Bella
sombong sh fahiranya jd disasarin jalannya wkwkwkkw....
Fia Ayu
Kaga usah di jodohin pak,, mereka emang dah jodoh😁
Shee_👚
semangat lastri kamu bisa, jangan jadi wanita lemah yang selalu diem walai di tindas, saat nya kamu buktikan bahwa wanita juga mampu berdiri di kaki sendiri dan bisa maju bersanding dengan laki-laki💪💪💪🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!