NovelToon NovelToon
From Debt To Riches: An Unexpected Marriage

From Debt To Riches: An Unexpected Marriage

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:611
Nilai: 5
Nama Author: WesternGirl10

Kevin adalah definisi pekerja korporat yang malang: terjepit di antara makian bos yang toksik dan tumpukan dokumen yang tak ada habisnya. Pelariannya hanyalah dunia anime dan manga di sela waktu lembur yang menyiksa.
​Namun, hidupnya berubah total saat sang ayah kalah judi dan terlilit hutang raksasa pada rentenir. Sebagai penebusan dosa finansial ayahnya, Kevin "dijual" dalam sebuah pernikahan kontrak kepada Ashley—pewaris konglomerat yang dingin, perfeksionis, dan terobsesi pada kemewahan.
​Kevin mengira hidupnya akan menjadi neraka di bawah telapak kaki Ashley. Namun, kenyataannya justru terbalik.
​Di mansion megah itu, Kevin menemukan surga bagi seorang wibu introvert. Tanpa tekanan kantor, tanpa bos yang marah, dan didukung uang bulanan yang melimpah, ia resmi menjadi "pengangguran kaya" yang dilayani 24 jam. Di balik dinding marmer dan kemewahan Ashley, Kevin bebas menikmati hobi dan kemalasannya.
​Tapi, apakah Ashley benar-benar hanya butuh suami pajangan, atau ada harga mahal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WesternGirl10, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Ini sudah lewat seminggu, tapi berita mengenai "Cucu Giovano" bukannya mereda, justru semakin menjadi perbincangan nasional, bahkan merambah hingga ke mancanegara.

Media-media besar mulai menjadikan kehamilan misterius ini sebagai tajuk utama di rubrik bisnis maupun gaya hidup. Publik seolah-olah sedang memainkan permainan detektif raksasa. Banyak netizen yang menggunakan teori "cocoklogi", menggali arsip lama, hingga mengarang silsilah keluarga yang sebenarnya tidak pernah ada.

​Dunia digital tidak pernah tidur, dan spekulasi itu tentu saja tidak luput dari perhatian Danny. Pria yang kini menjadi pemilik restoran seafood di sudut kota yang jauh dari kemewahan itu tengah sibuk melayani pelanggan. Di sela-sela kegiatannya membersihkan meja, matanya sesekali melirik layar televisi kecil di sudut restorannya. Danny hanya bisa tersenyum. Ia sudah menebak dengan pasti siapa sosok yang menjadi buah bibir orang-orang. Itu pasti Ashley.

​Tidak mungkin Kayra. Danny tahu betul tabiat adik bungsunya itu; Kayra adalah gadis yang akan mandi berendam dengan berbagai wewangian mahal selama berjam-jam meski kulitnya hanya bersenggolan dengan orang biasa di tempat umum. Meskipun dia juga sudah menikah diam-diam, tapi hamil bukanlah gaya Kayra yang haus akan sorotan panggung. Hanya Ashley yang cukup gila untuk menyimpan rahasia sebesar ini demi kepentingan perusahaan.

​Namun, yang membuat suasana semakin panas adalah "penemuan" baru para netizen. Mereka berhasil menggali foto-foto lama Ashley saat sedang menempuh pendidikan di China enam tahun lalu. Dalam foto-foto buram jepretan paparazzi amatir itu, Ashley tampak berjalan berdampingan dengan seorang pria tinggi yang memiliki garis wajah tegas dan mata yang tajam. Pria itu memiliki aura yang seakan menekan siapa pun di sekitarnya. Intinya, pria ini jauh dari kata 'lembut'. Ia terlihat seperti versi laki-laki dari Ashley: dingin, kaku, dan dominan.

​Kevin, yang awalnya mencoba bersikap masa bodoh, lama-lama mulai merasa terganggu. Setiap kali ia membuka media sosial, foto pria itu selalu muncul di beranda. Rasa penasaran yang dipicu oleh ego laki-lakinya mulai menggerogoti ketenangan Kevin. Di sela-sela waktu kuliahnya, ia mulai melakukan investigasi mandiri. Hingga akhirnya, ia menemukan satu nama yang memuncaki kolom pencarian: He Cheng.

​He Cheng adalah konglomerat generasi ketiga dari China yang saat ini memegang posisi Direktur Utama He Grup, salah satu raksasa teknologi yang menjadi mitra sekaligus saingan berat Giotech Corp. Membaca profil He Cheng membuat Kevin merasa seperti seekor semut di bawah kaki gajah. Pria itu memiliki segalanya: status, kekayaan yang setara dengan Ashley, dan sejarah panjang yang tampaknya sangat dihargai oleh Andrew Giovano.

​Sore harinya, saat mereka berada di ruang santai mansion, Kevin mencoba melakukan strategi "kode diam-diam". Ia ingin Ashley bercerita tanpa ia harus terlihat seperti suami yang cemburuan.

​Ashley sedang duduk di sofa sambil memeriksa laporan keuangan di iPad-nya, sementara Kevin duduk di sampingnya, pura-pura membaca buku namun matanya terus melirik sang istri.

​"Ash," panggil Kevin pelan.

​"Hm?" Ashley menjawab tanpa mengalihkan pandangan dari layar.

​"Tadi di kampus, Mike membahas soal... masa lalu. Dia bilang, biasanya orang yang sukses itu punya 'tipe' pasangan yang setara dengannya. Menurutmu benar begitu?" Kevin memberikan umpan pertama.

​Ashley mengernyit sejenak, jarinya masih sibuk menggeser angka-angka. "Secara statistik, benar. Lingkaran sosial yang sama memudahkan komunikasi bisnis. Kenapa tiba-tiba bertanya soal itu?"

​Kevin berdehem, merasa kodenya belum terbaca. "Ya... aku hanya berpikir. Kau kan sekolah di China dulu. Pasti di sana banyak orang-orang hebat, ya? Mungkin ada seseorang yang sangat... menonjol? Yang auranya kuat?"

​Ashley berhenti menggeser layar. Ia berpikir sejenak, lalu mengangguk kecil. "Iya, banyak. China adalah pasar yang kompetitif. Banyak rekan kuliahku yang sekarang jadi pimpinan perusahaan besar. Kenapa? Kau mau rekomendasi untuk studi banding?"

​Kevin menggigit bibir bawahnya. Malah ditawari studi banding! "Bukan itu maksudku. Maksudku, apakah ada seseorang yang... kau anggap spesial di sana? Seseorang yang namanya mungkin sering disebut netizen belakangan ini?"

​Ashley akhirnya meletakkan iPad-nya dan menatap Kevin dengan heran. Ia melihat wajah Kevin yang tampak sedikit tegang. "Netizen menyebut banyak nama, Kevin. Aku tidak punya waktu untuk membaca gosip tidak berguna mereka. Kau terlihat sangat aneh hari ini. Wajahmu sedikit pucat, apa kau kurang tidur?"

​Ashley justru mendekat dan meletakkan punggung tangannya di dahi Kevin, memeriksa suhu tubuh suaminya dengan ekspresi sangat serius.

​"Aku tidak sakit, Ash. Aku hanya... hanya ingin tahu pendapatmu tentang pria yang auranya tegas dan gila kerja. Apakah kau lebih suka pria seperti itu?" Kevin mencoba sekali lagi, kali ini hampir terang-terangan.

​Ashley menarik tangannya dan kembali mengambil iPad-nya. "Pria gila kerja itu membosankan. Aku sudah cukup gila kerja, untuk apa aku bersama orang yang sama denganku? Itu hanya akan membuat rumah ini terasa seperti ruang rapat 24 jam. Kau benar-benar aneh hari ini, Kevin. Lebih baik kau mandi air hangat dan tidur lebih awal."

​Kevin hanya bisa menghela napas panjang dan menyandarkan punggungnya di sofa dengan lemas. Misinya gagal total. Baginya, He Cheng adalah ancaman bayangan yang sangat nyata, tapi bagi Ashley, He Cheng tampaknya hanyalah "rekan bisnis membosankan" yang tidak lebih menarik dari laporan laba rugi bulanan.

​Namun, rasa penasaran Kevin belum tuntas. Ia masih teringat komentar netizen tentang "He Cheng yang pernah hampir melamar Ashley". Setiap kali ia melihat Ashley yang begitu fokus pada pekerjaan, Kevin bertanya-tanya: Apa yang He Cheng miliki yang tidak aku miliki?

​Tanpa Kevin sadari, di sayap belakang mansion, Maria sedang beristirahat di sela tugasnya membersihkan taman. Ia memegang ponselnya, menatap foto He Cheng dan Ashley yang viral itu. Maria menggigit bibirnya. Jika Ashley memiliki masa lalu dengan pria sehebat He Cheng, kenapa sekarang Ashley justru menikah dengan Kevin yang "hanya mahasiswa"? Maria merasa ada sesuatu yang tidak adil di sini, dan ia mulai merasa bahwa Kevin mungkin hanya sedang dimanfaatkan oleh keluarga Giovano.

​Malam itu, di kamar yang sunyi, Kevin menatap Ashley yang sudah tertidur lebih dulu. Ia berbisik pelan pada dirinya sendiri, "He Cheng... aku benar-benar benci nama itu."

​Sementara itu di Beijing, di sebuah kantor pencakar langit yang mewah, seorang pria dengan kemeja hitam yang lengannya digulung hingga siku sedang menatap berita tentang Andrew Giovano di tabletnya. Ia menyesap kopinya dengan mata yang dingin dan tak terbaca.

​"Cucu, ya?" pria itu bergumam dengan nada rendah yang mengintimidasi. "Mari kita lihat seberapa bahagia kau dengan kehidupan barumu, Ash."

​Pria itu adalah He Cheng. Dan dia tidak tampak seperti seseorang yang akan membiarkan masa lalu terkubur begitu saja.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!