NovelToon NovelToon
Cinta Yang Terjebak Dalam Jerat

Cinta Yang Terjebak Dalam Jerat

Status: sedang berlangsung
Genre:Dark Romance
Popularitas:378
Nilai: 5
Nama Author: Gitagracia Gea

Genre: Romance Drama


"Cinta seharusnya membuatmu merasa bahagia dan dihargai... bukan merasa terkurung dan tak berdaya."

Nara, gadis berusia 19 tahun yang penuh semangat dalam mengejar impian jadi desainer, merasa telah menemukan cinta sejatinya saat bertemu Reza – pria tampan dan cerdas yang selalu bisa membuatnya merasa spesial. Awalnya, hubungan mereka seperti dongeng yang indah: pelukan hangat, ucapan manis, dan janji-janji tentang masa depan yang indah.

Namun perlahan-lahan, warna indah itu mulai memudar. Reza mulai menunjukkan sisi lain yang tak pernah dilihat Nara: dia melarangnya bertemu teman-teman lama, mengontrol setiap langkah yang dia lakukan, bahkan menyalahkan Nara setiap kali ada hal yang tidak berjalan sesuai keinginannya. Setiap kali Nara merasa ingin menyerah, Reza akan datang dengan wajah menyesal dan meminta maaf, membuatnya berpikir bahwa semuanya akan baik2 saja.

Hingga saatnya Dito – teman masa kecil yang baru kembali setelah lama pergi – muncul dal

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gitagracia Gea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membangun Masa Depan Bersama

Setelah masalah di kampus utama terselesaikan dan kabar sukses dari Peru datang, tim Bumi Kreatif berkumpul untuk membahas tawaran menjadi pusat pendidikan kreatif regional. Ruang rapat dipenuhi dengan peta Asia Pasifik, data tentang kebutuhan pendidikan di berbagai negara, dan proposal dari organisasi pendidikan dunia.

"Kita semua tahu bahwa tawaran ini adalah kesempatan besar," ucap Nara membuka rapat. "Dengan menjadi pusat regional, kita bisa menjangkau lebih dari 5 juta anak-anak di 25 negara. Tapi kita juga harus memastikan bahwa kita tidak akan melupakan visi awal kita – pendidikan kreatif untuk semua, tanpa memandang status atau kondisi ekonomi."

Rendra yang telah menangani banyak kerja sama bisnis menunjukkan analisis keuangan yang telah disiapkan. "Kita memang membutuhkan dukungan finansial yang lebih besar, tapi kita bisa memilih mitra yang memiliki nilai-nilai yang sama dengan kita. Saya telah berbicara dengan beberapa perusahaan yang benar-benar ingin berkontribusi untuk kemajuan pendidikan, bukan hanya mencari keuntungan."

Dito yang baru saja kembali dari Peru menambahkan, "Kita juga bisa mengembangkan model kerjasama yang sudah terbukti sukses di Peru – bekerja sama dengan pemerintah lokal dan komunitas untuk memastikan program sesuai dengan kebutuhan daerah. Ini akan mencegah kita dari menjadi terlalu terpusat dan kehilangan sentuhan lokal."

Reza yang telah melakukan banyak penelitian tentang pendidikan inklusif mengusulkan, "Kita bisa membuat standar pendidikan kreatif yang fleksibel – ada prinsip dasar yang harus diikuti, tapi setiap negara bisa menyesuaikannya dengan budaya dan kondisi lokal mereka. Ini akan menjaga konsistensi namun tetap menghargai keberagaman."

 

MEMBUAT KEPUTUSAN BESAR

Setelah berdiskusi selama beberapa hari dan berkonsultasi dengan berbagai pihak – mulai dari anak-anak program hingga donor dan mitra internasional – mereka akhirnya membuat keputusan.

"Kita akan menerima tawaran untuk menjadi pusat regional," ucap Nara dengan suara yang penuh keyakinan di depan seluruh staf dan anak-anak program yang berkumpul di lapangan kampus. "Namun kita akan melakukannya dengan cara kita sendiri – dengan tetap memprioritaskan kebutuhan anak-anak dan menghargai budaya lokal setiap negara."

Mereka mengumumkan beberapa langkah penting yang akan diambil:

1. Membangun jaringan pusat pendidikan kreatif di seluruh Asia Pasifik, dengan setiap pusat dikelola oleh masyarakat lokal yang telah dilatih oleh tim Bumi Kreatif

2. Menciptakan program pertukaran internasional yang tidak hanya untuk seniman muda, tapi juga untuk pendidik agar mereka bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman

3. Mengembangkan sumber daya pendidikan daring yang bisa diakses secara gratis oleh siapa saja di seluruh dunia

4. Mendirikan yayasan anak-anak seniman internasional yang akan memberikan beasiswa dan dukungan bagi anak-anak berbakat dari keluarga kurang mampu di berbagai negara

5. Mengadakan Festival Kreativitas Asia Pasifik setiap dua tahun sekali untuk memperlihatkan karya terbaik anak-anak seniman dari seluruh wilayah

Anak-anak dan staf memberikan tepuk tangan yang meriah. Banyak yang menangis haru melihat bagaimana program yang dulunya hanya kecil kini telah berkembang menjadi sesuatu yang benar-benar berdampak global.

 

PERKEMBANGAN HUBUNGAN

Setelah keputusan besar tersebut dibuat, suasana di antara Nara, Dito, Reza, dan Rendra menjadi sedikit berbeda. Selama bertahun-tahun bekerja bersama, mereka telah saling mencintai sebagai keluarga, tapi kini ada perasaan yang lebih dalam yang mulai muncul di antara mereka.

Suatu malam, mereka berkumpul lagi di Kafe Kreatif yang sudah menjadi tempat spesial bagi mereka. Meskipun sering bekerja di tempat yang berbeda, mereka selalu menemukan waktu untuk berkumpul dan berbagi cerita.

"Kita sudah melalui banyak hal bersama ya," ucap Dito dengan suara yang lembut, sedang memegang gelas jus buah. "Dari merintis program di taman kota hingga mengelola program di seluruh dunia."

Reza mengangguk. "Dan melalui semua itu, kita selalu saling mendukung satu sama lain. Tanpa kalian, saya tidak akan bisa mencapai apa yang saya capai sekarang."

Rendra tersenyum sambil melihat ke arah Nara. "Kamu adalah orang yang membuat semua ini mungkin, Nara. Semangat dan cinta kamu yang tidak pernah padam telah menginspirasi kita semua untuk terus berjuang."

Nara merasa hatinya berdebar kencang. Dia tahu bahwa dia mencintai ketiganya dengan cara yang berbeda-beda, dan dia tahu bahwa perasaan itu sama saja bagi mereka.

"Saya tidak bisa membayangkan hidup saya tanpa kalian," ucap Nara dengan suara yang penuh emosi. "Setiap dari kalian memberikan sesuatu yang unik dan berharga bagi saya dan bagi program kita. Dito dengan kebijaksanaan dan pengetahuannya tentang dunia internasional, Reza dengan dedikasinya untuk pendidikan inklusif, dan Rendra dengan kemampuannya untuk mengelola dan mengembangkan program."

Dia mengambil tangan masing-masing dari mereka dan melanjutkan, "Saya tahu bahwa dunia sering mengharapkan kita untuk memilih satu orang, tapi saya tidak bisa melakukannya. Kalian semuanya adalah bagian penting dari hidup saya, dan saya ingin kita terus bekerja bersama dan saling mendukung satu sama lain – sebagai tim, sebagai keluarga, dan sebagai orang-orang yang saling mencintai."

Dito, Reza, dan Rendra saling melihat satu sama lain lalu tersenyum. Mereka sudah tahu bahwa hubungan mereka bukanlah cinta romantis yang konvensional, tapi cinta yang lebih dalam – cinta yang dibangun atas rasa hormat, tujuan bersama, dan pengalaman yang telah mereka lalui bersama.

"Kita tidak perlu mengikuti aturan dunia yang lain," ucap Reza dengan senyum lembut. "Kita bisa membuat aturan kita sendiri – hubungan yang didasarkan pada cinta dan dukungan saling, tanpa harus memiliki label tertentu."

Rendra menambahkan, "Kita mungkin akan sering berada di tempat yang berbeda karena pekerjaan kita, tapi hati kita akan selalu bersama. Itulah yang paling penting bukan?"

Dito mengangguk. "Selama kita memiliki tujuan yang sama dan saling mencintai, tidak ada yang bisa menghalangi kita. Kita adalah tim yang tidak bisa dipisahkan."

Mereka bersulang dan minum bersama, dengan hati yang penuh kebahagiaan dan rasa syukur atas hubungan yang mereka miliki.

 

KEMAJUAN PROGRAM DI SELURUH DUNIA

Beberapa bulan kemudian, program Bumi Kreatif mulai berkembang dengan cepat di seluruh Asia Pasifik:

- Di Filipina, pusat pendidikan kreatif pertama telah dibuka dan telah membantu lebih dari 500 anak-anak dari komunitas terpencil

- Di Thailand, mereka bekerja sama dengan sekolah untuk mengintegrasikan pendidikan kreatif ke dalam kurikulum nasional

- Di India, program mereka membantu anak-anak penyandang disabilitas menemukan cara baru untuk mengekspresikan diri melalui seni

- Di Vietnam, mereka mengembangkan program seni berkelanjutan yang menggunakan bahan limbah untuk membuat karya seni yang indah

- Di Peru, pusat pendidikan kreatif telah menghasilkan banyak seniman muda berbakat yang mulai dikenal di tingkat regional

Sofia dari Peru bahkan telah menjadi perwakilan muda dari Amerika Selatan di Festival Kreativitas Asia Pasifik yang pertama kali diadakan di Bali. Dia berdiri di atas panggung bersama dengan anak-anak seniman dari berbagai negara, berbagi cerita tentang bagaimana seni telah mengubah hidup mereka.

"Seni tidak mengenal batas negara atau budaya," ucap Sofia dalam pidatonya yang disampaikan dalam tiga bahasa – bahasa Spanyol, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. "Seni adalah bahasa universal yang bisa menghubungkan kita semua dan membawa kita lebih dekat bersama."

Pada hari ulang tahun ke-10 Bumi Kreatif Indonesia, seluruh keluarga besar program berkumpul di kampus utama untuk merayakan momen bersejarah ini. Anak-anak dari lebih dari 30 negara datang bersama-sama, membawa karya seni terbaik mereka yang akan dipamerkan dalam pameran internasional.

Pada acara tersebut, organisasi pendidikan dunia mengumumkan bahwa Bumi Kreatif Indonesia telah terpilih sebagai "Model Pendidikan Kreatif untuk Dunia" dan akan membantu mengembangkan program serupa di seluruh dunia – dari Afrika hingga Amerika Latin.

Namun saat acara sedang berlangsung, Nara menerima kabar dari tim di Kenya yang mengatakan bahwa mereka menghadapi tantangan besar – konflik lokal yang mulai mengganggu program mereka dan mengancam keselamatan anak-anak serta staf lokal.

"Kita harus pergi ke sana segera," ucap Nara kepada timnya. "Anak-anak di sana membutuhkan bantuan kita, dan kita tidak bisa membiarkan konflik merusak semua yang telah kita bangun bersama mereka."

Mereka menghadapi pilihan baru – sebagian dari mereka harus pergi ke Kenya untuk membantu mengatasi situasi tersebut, sementara yang lain harus tetap untuk mengelola program yang semakin berkembang di seluruh dunia.

Apakah mereka akan berhasil membantu anak-anak di Kenya dan menemukan cara untuk membawa perdamaian melalui seni? Dan bagaimana dengan masa depan program mereka yang kini telah menjangkau seluruh dunia – apakah mereka akan tetap bisa menjaga kualitas dan nilai-nilai awal mereka?

Selain itu, Nara mendapatkan kabar mengejutkan dari keluarga besarnya yang dia temui kembali setelah bertahun-tahun – mereka ingin dia kembali dan mengambil alih bisnis keluarga yang besar, dengan janji akan mendanai program Bumi Kreatif secara penuh jika dia setuju...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!