NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:31.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33 Kenapa Om?

" Ayra , Om sama sekali tidak menghina dia tapi memang dia yang melakukan perbuatan sehina itu , entah apa motif nya menyembunyikan perjodohan kalian dari kamu " ucap Om Dirgantara menatap Hans .

" Tapi setidaknya sekarang kamu sudah tau , jadi apakah kamu siap memenuhi keinginan terakhir Papa kamu dengan menerima perjodohan ini?" pertanyaan Om Dirgantara dihadapan semua orang .

Ayra langsung menatap Hans mendengar pertanyaan itu " Ay, kamu tidak perlu persetujuan dia untuk menikah dengan ku , karena sejak awal Papa kamu sudah menyetujui perjodohan ini " ucap Alga ketika Ayra malah menatap Hans .

" Benar Ayra , kamu tidak perlu persetujuan dari dia, kamu sudah dewasa dan bisa menentukan pilihan hidup kamu sendiri " sambung Om Dirgantara.

" Mengapa kalian mengatakan aku tidak perlu persetujuan dari nya , Om Hans adalah wali aku bahkan jika dia mengatakan tidak maka aku tidak akan menikah " kata Ayra yang mengejutkan semua orang.

" Ayra , dia hanya wali diatas kertas dan dia menjaga kamu karena menerima bayaran dan kesempatan besar " ucap Alga yang benar-benar kesal mengapa Ayra begitu memprioritaskan Hans dalam hal apapun .

" Cukup, sudah cukup kalian menghinaku , jika memang kalian beranggapan seperti itu maka aku akan melepaskan semua jabatan dan posisiku dalam setiap aspek di perusahaan ini sekarang juga " tegas Hans yang tidak bisa lagi membiarkan harga dirinya diinjak-injak.

" Tidak pak Hans ,jika itu terjadi maka aku juga akan menarik seluruh saham ku di perusahaan ini " ucap seorang investor yang tidak setuju dengan keputusan Hans .

" Ya "

" Kami mempertahankan investasi di perusahaan ini karena pak Hans kompeten dalam memimpin jika Presiden direktur diganti maka kami juga akan mundur " .

Seketika keputusan Hans mengundang pro dan kontra yang sangat besar bahkan beberapa orang mulai membicarakan keluarga Dirgantara yang terlalu agresif ingin menjadikan Ayra menantu justru untuk menguasai perusahaan.

" Om jangan ambil keputusan seperti itu, ayo kita bicara baik-baik" kata Ayra memegang sebelah tangan Hans dengan air matanya yang sudah menggenang .

" Sudahlah Ayra , sekarang kamu ikut kami " ucap Alga akan menyentuh Ayra .

" Tidak, kalian jahat , kalian sudah merusak pesta yang aku buat padahal aku sudah merancang nya selama berminggu-minggu " marah Ayra sakit hati .

" Jika aku tau kalian akan merusaknya lebih baik aku merayakan ulang tahun Om Hans di rumah ku saja " kata Ayra .

" Rumah mana yang kamu sebut Ayra ?" pertanyaan Om Dirgantara.

" Ketika Om pergi kerumah keluarga Ferdinand itu tidak ubahnya dari bangunan kosong tak berpenghuni yang ditinggal puluhan tahun " ucap Om Dirgantara.

" Kamu meninggalkan rumah penuh kenangan itu ?" pertanyaan Om Dirgantara.

" Aku hanya meninggalkan rumah itu untuk alasan keselamatan, namun aku membawa semua kenangan didalamnya bersamaku " pernyataan Ayra yang juga tidak marah pada keputusan Hans .

karena Hans membangunkan Ayra rumah yang sama persis bahkan seluruh isi dan barang-barang dirumah lama dibawa kesana .

" Kau benar-benar licik " ucap Om Dirgantara masih tidak habis pikir menatap Hans .

" Baiklah, tapi Om ingin kamu memenuhi permintaan terakhir Papa kamu untuk menyetujui perjodohan kalian " ucap Om Dirgantara.

" Om ingin kamu memberikan jawaban nya sekarang " sambung nya.

" Aku akan memberikan jawaban setelah mendiskusikan nya dengan Om Hans " ucap Ayra memegang tangan Hans .

" Ayo Om " ajak Ayra memegang tangan Hans dan mengajaknya pulang kerumah .

" Ayra dengarkan Om dulu "

...........

Dimobil Ayra diam dengan wajah cemberut nya sementara Hans yang duduk disampingnya hanya menatap dengan tatapan kosong kearah jalanan.

" Om kenapa sih diam aja , biarin mereka menghina Om" tanya Ayra yang merasa tidak terima.

" Ya , apa gunanya Om membantah itu memang kenyataannya bahwa Papa dulu memang memu," Ayra langsung menutup mulut Hans .

" Enggak , jangan katakan itu lagi " ucap Ayra menggeleng dan menutup mulut Hans .

" Tapi Ay,"

" Enggak diem " marah Ayra yang bahkan lebih tidak suka lagi Hans merendahkan diri nya sendiri .

Sesampai dirumah Ayra memegang tangan Hans dan membawanya masuk .

" Kita bicara di ruang kerja Om" ucap Hans .

" Tidak , kita bicara di kamar saja" kata Ayra yang selalu merasa ada batasan pembicaraan ketika bicara diruang kerja Hans .

" Baiklah jika memang itu yang kamu inginkan" ucap Hans mengikuti Ayra saja .

Sesampai nya di kamar Hans mereka duduk ditepi ranjang sejenak saling diam " Om jawab aku dengan jujur " kata Ayra memegang sebelah tangan Hans .

" Kenapa? Apa kamu juga merasa Om bersalah atas semua nya?" pertanyaan Hans yang tidak akan lari juga .

" Aku tidak menyalahkan Om sama sekali dan tidak juga merasa menyesal telah ikut keputusan Om selama ini " kata Ayra yang percaya pada Hans .

" Lalu apa lagi yang ingin kamu tanyakan?" ucap Hans melepas jas nya dan melonggarkan dasi .

" Kamu ingin semua harta warisan kamu dibalik nama , Om akan melakukan nya sekarang juga " ucap Hans .

" Tidak, Om . Aku tidak ingin menanyakan soal itu " geleng kepala Ayra .

" Lalu apa yang ingin kamu tanyakan?" pertanyaan Hans menatap Ayra sambil menahan nafas berat .

" Aku, aku , ingin bertanya soal perjodohan itu?" tanya Ayra takut-takut dengan gelagapan.

" Apa benar Papa dulu menjodohkan aku dengan Alga?" tanya Ayra yang sejujurnya tidak pernah tau soal ini .

" Iya , itu benar" jawab Hans mengatakan yang sejujurnya karena semua bukti juga sudah ada .

" Tapi kenapa Papa menjodohkan aku Om, kan waktu itu masih kecil seperti tidak akan ketemu jodoh saja " rungut Ayra .

" Kalau soal itu Om nggak tau pasti jawaban nya , cuma dulu itu terjadi karena Papa berteman dekat dengan Om Dirgantara hingga mereka merencanakan perjodohan kalian " kata Hans mengatakan yang sejujurnya.

" Jika memang begitu , lalu kenapa Om tidak pernah mengatakan padaku?" pertanyaan Ayra yang membuat Hans langsung terdiam .

" Om selalu memberitahu aku apapun namun kenapa soal perjodohan ini tidak Om" ucap Ayra yang tidak pernah salah paham lantaran Hans selalu memberitahu semuanya dengan detail padanya selama ini .

" Jawab Om , kenapa?" pertanyaan Ayra yang hanya ingin tau alasan nya .

" Lalu apakah benar kamu ingin menerima perjodohan itu?" Hans malah bertanya bukan menjawab pertanyaan Ayra .

" Aku hanya akan menerima nya jika Om mengizinkan" kata Ayra yang selalu menitik beratkan apapun keputusan dalam hidupnya pada Hans .

" Jika tidak bagaimana?" pertanyaan Hans.

" Ya udah , aku nggak usah nikah sama Alga " jawab Ayra yang tersirat makna sepenting itu keputusan Hans baginya.

" Tapi perjodohan itu keinginan Papa kamu " jawab Hans dengan suara kecil .

" Jika memang begitu kenapa Om melarang bahkan menyembunyikan soal perjodohan ini?" tanya Ayra.

" Jawab Om, kenapa?" pertanyaan Ayra .

" Om jawablah, kenapa diam aja , apa Alga bukan orang baik?" pertanyaan Ayra yang terus mendesak Hans .

" Om jawab" desak Ayra .

" Karena kamu adalah milikku Ayra, hanya milikku" pernyataan Hans .

Jlebbb

1
Widia Aldiev
berlagak ketus,judes endingnya nanti bucin akut sama Hans kamu Ayra...jika sesuatu yg buruk terjadi pada Hans kamu akan menyesalinya Ayra 🤣🤣🤣
Yel
ayra udh yuk gengsi nya 🤣 pgn liat ayra bucin
Choirul Anam
sudah menunggu 3hari kok GK up tor kenapa
Widia Aldiev
lanjut Pepet terus Hans sampe Ayra hamil lagi 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
udahan dong gengsinya Ayra kasihan Zoe baru ketemu papanya...kembali bersatu aja sama Hans membina rumahtangga yg sakinah mawaddah wa Rohmah ❤️❤️❤️
Widia Aldiev
ayo Hans taklukkan Ayra yg manjanya amit" jabang bayi
Widia Aldiev
Alhamdulillah akhirnya Hans ketemu Zoe juga 😭😭😭
D_wiwied
tahaaan om, ya emang gitu cewek tu om.. dia yg usir kamu dia pula yg merasa tersakiti saat ditinggalkan, kamu harus paham om kalo cewe ditanya apa dan jawabnya apa artinya itu bisa sebaliknya, wes gitu aja pokoknya intinya ribet banget😁😆🤣🤣
Yel
author jgn cepet2 end ya 😭 manja2 sebagai pasangan nya msih kurang huhu. maaf request 🙏
D_wiwied
akhirnya Zoe bertemu dg baba nya 😆
Widia Aldiev
Ayra itu cinta mati sama Hans hanya saja dia gengsi setinggi gunung Semeru buat ngaku di depan Hans 😌 sampai kapan Hans tidak tahu jika ada Zoe di antara mereka
Yel
ga sabar nunggu part ayra manja sm hans pas udh balikan 😭
Widia Aldiev
waaaaaaah Hans bikin Ayra cemburu nih...kenapa jadi drama kamu Hans tidak tahukah Ayra sudah melahirkan anak kamu hasil dari menyemai benih satu malamnya denganmu 🤧🤧
Marini Suhendar
wah..seru nih
Miss Typo
ngamuk gak Hans nanti 😁
Widia Aldiev
emang gacor banget benihmu Hans lihatlah tumbuh menjadi Zoe 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
usia 20th kok masih kekanakan 😌😌
Widia Aldiev
awok awoooook bener bener hot hot rock ini mah mana bacanya pas pagi hari di bulan puasa lagi 🤣🤣🤣 tersenut senut q yg baca makasih kak author ❤️❤️❤️
Widia Aldiev: eh iya ya 🤦😅😅
total 2 replies
Marini Suhendar
wah...sebelum pergi udah nitip saham dulu ya hans ..jd dech hans junior#Tebak" aj ya thor🤭
D_wiwied
keduanya sama-sama slg merindu..
wah ada baby Zoe, jangan bilang kecebong Hans itu 🤭🤭😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!