NovelToon NovelToon
Hidup Baru Lin Yexue

Hidup Baru Lin Yexue

Status: sedang berlangsung
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Bullying dan Balas Dendam / Balas dendam pengganti / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Widisiera

Lin Yexue adalah pembunuh terbaik dari zaman modern, karena di khianati oleh wakil pimpinan organisasi dia tewas dan bereinkarnasi ke tubuh seorang gadis yang dipaksa menyamar menjadi pria . Akibatnya dia terkenal sebagai Tuan Muda ke Enam yang Gay karena kegemarannya mengejar pria-pria tampan.

Sayang sekali pria yang dikejarnya malah memukulinya hingga tewas. Ia meminta Lin Yexue dari zaman modern menggantikannya membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widisiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 14

Tiba-tiba Pi Hao melihat batu hitam didalam kotak dan berseru girang " Itu Mutiara jiwa ".

" Kau mengenal batu ini?" Tanya Lin Yexue

" Tentu saja aku tahu. " Pi Hao terbang ke arah kotak itu dengan mata berbinar-binar. Ia menyentuh manik itu dengan girang , ia hampir meneteskan air liurnya .

" Ayahku yang pelit itu bilang ini artefak kuno. Tapi hanya orang yang ditakdirkan yang bisa menjadi tuannya. " Ujar Lin Yexue sedikit kesal.

Pi Hou mengangguk berulang kali sambil mengamati batu ditangannya. " Ya... Ya... Sayang sekali tidak ada yang tahu apa fungsi sebenarnya mutiara jiwa ini . Yexue cobalah, mungkin kau bisa membuatnya mengenalimu menjadi tuannya. Kudengar ini artefak tertinggi, pasti akan sangat hebat jika kau bisa menjadi tuannya ."

" Benarkah ? " Lin Yexue memandang Pi Hou dengan sedikit ragu.

" Ya, ayo cepatlah coba ." Pi Hou memegang mutiara jiwa itu dan mengulurkannya pada Lin Yexue untuk mendesaknya.

Melihat Pi Hou begitu antusias Lin Yexue segera mengambil mutiara jiwa itu.

Pi Hou terbang ke pundak Lin Yexue dan mendesaknya lagi " Cepatlah ..."

Melihat Lin Yexue yang masih terdiam karena tidak tahu cara bagaimana agar mutiara jiwa itu mengenalinya, Pi Hou menusuk jari Lin Yexue dengan cakarnya dan darah mengalir menetes ke atas mutiara jiwa itu.

Awalnya mutiara jiwa itu tak bereaksi sama sekali. Tepat ketika Lin Yexue akan menyerah darah itu akhirnya terserap.

Lin Yexue merasa senang karena berpikir telah berhasil dan ingin menarik jarinya lagi , ia malah merasakan jarinya tak bisa digerakkan. Kemudian jarinya terasa seperti digigit sesuatu membuatnya merasakan sakit yang menusuk .

 Lin Yexue bisa merasakan darahnya terus mengalir dan terserap masuk kedalam mutiara itu. Ia merasa pusing karena kehilangan banyak darah , lalu semuanya gelap dan ia jatuh pingsan di tempat tidur.

Sebelum ia benar-benar kehilangan kesadaran, Lin Yexue mendengar tangisan Pi Hou . Lin Yexue mengutuk Pi Hou dalam hatinya " Dasar Pembohong! Kau telah membunuhku !"

Lin Yexue tidak tahu berapa lama ia pingsan. Selama pingsan ia merasa masuk kedalam mimpi yang panjang. Dalam mimpi itu ia merasa berdiri di kegelapan seolah menonton video rekaman yang menampilkan adegan demi adegan kilasan kisah hidupnya dimasa lalu.

Tiba-tiba Lin Yexue merasa hatinya sakit , lalu sebuah jeritan terdengar.

" Yexue, hari ini adalah bencana bagi keluarga Han. Ini bukan salahmu, mereka telah merencanakannya."

" Han Yexue, bagaimana rasanya menyaksikan orang - orang yang kau cintai mati dihadapanmu ? hahahaha ."

" Yexue ... Kau harus hidup dengan baik..."

" Yexue... Kemanapun kau pergi Pi Hou akan selalu mengikutimu."

" Han Yexue Matilah !!!"

Lin Yexue yang berdiri di kegelapan mendengar suara-suara itu bergantian. Hatinya terasa tercabik-cabik, ia berusaha sekuat tenaga mencari sumber suara itu , namun sekuat apapun ia berusaha ia tak bisa melihat apapun . Matanya seolah tertutup sesuatu dan ia tidak bisa membukanya.

" Aaahh...."

Lin Yexue tiba-tiba membuka matanya dan terbangun dari mimpinya. Tapi ia merasa matanya sangat berat , ia susah payah untuk tetap membuka matanya dan terjaga . Keringat membanjiri tubuhnya membuatnya basah kuyup seolah ia habis tenggelam ke dalam air.

" Yexue akhirnya kau bangun juga, huaaaa kau membuatku takut setengah mati." Pi Hou yang terbang melayang disampingnya langsung menangis sambil menghambur kepelukan Lin Yexue yang masih linglung dan setengah sadar.

Mendengar tangisan Pi Hou membuat Lin Yexue segera tersadar kembali. Ia membalas pelukan Pi Hou " Sudah jangan menangis, aku baik-baik saja."

" Semua ini salahku, kalau aku tidak memaksamu melakukan sumpah darah dengan mutiara jiwa itu , kau tidak akan pingsan. " ujar Pi Hou penuh penyesalan.

Lin Yexue menggendong Pi Hou dan mencium keningnya yang kecil " tidak apa-apa, bukankah Pi Hou melakukannya demi kebaikanku ?"

Meski mimpinya tidak terlalu jelas tapi sepertinya perasaannya pada Pi Hao tidak hilang. Ia merasa mereka sangat dekat lebih dari sekedar tuan dan binatang kontraknya. Lin Yexue merasa hubungan mereka sangat istimewa.

Lin Yexue kemudian menyadari mereka berada di tempat asing. Mereka berada di sebuah tempat , ada.pegunungan, rumput yang menghijau dan ada sebuah rumah. Rasanya seperti di dunia lain.

" Dimana ini.? " tanya Lin Yexue heran sambil mengamati sekitarnya.

" Yexue saat kau pingsan seberkas cahaya membawa kita kesini. Aku juga tidak tahu kita sekarang berada dimana . " sahut Pi Hou ikut bingung.

" Ini didalam mutiara jiwa.." Terdengar suara seperti anak kecil.

" Didalam mutiara jiwa? Siapa kamu ? " Lin Yexue mengedarkan pandangannya kesekelilingnya tapi ia tidak menemukan apapun.

Tiba-tiba sesosok anak kecil berusia kira-kira tiga tahun muncul dihadapan Lin Yexue dan Pi Hou. Sepertinya ia.roh mutiara jiwa itu.

Anak itu berkata " Ini adalah dunia didalam mutiara jiwa."

" Dunia didalam mutiara jiwa ? " tanya Lin Yexue dan Pi Hou hampir bersamaan.

Melihat Lin Yexue dan Pi Hou bingung , Roh mutiara jiwa itu menjelaskan " Mutiara jiwa memiliki dunianya sendiri sama seperti dunia yang kalian tempati. Tentu saja dunia di dalam mutiara jiwa lebih baik daripada dunia kalian."

Lin Yexue mengangguk setuju. Energi spiritual disini jauh lebih kuat, hingga ia bisa merasakannya meski tanpa meditasi untuk berkultivasi. Selain itu banyak tanaman obat ditanam di ladang.

" Darimana asal tanaman obat ini ? " tanya Lin Yexue penasaran sambil berjalan mendekat kearah tanaman obat yang tumbuh subur.

" Tanaman obat ini ditanam oleh pemilik sebelumnya. Ada yang berusia ratusan tahun."

" Pemilik sebelumnya ? " tanya Lin Yexue meyakinkan.

" Ya , sudah ratusan tahun yang lalu. Sudah sangat lama , aku bahkan hampir tidak ingat." Ujar roh berwujud bocah itu. Tatapannya menerawang jauh menyiratkan kesedihan mendalam.

Mungkin karena mereka telah terikat kontrak, melihat anak itu bersedih dan tampak begitu kesepian, Lin Yexue tanpa sadar mengulurkan tangan memeluk roh itu dan menghiburnya " Mulai sekarang, kami akan menemanimu . Kau tidak akan kesepian lagi "

Tubuh kecil roh itu bergetar sedikit kaku dan canggung karena dipeluk tiba-tiba. Tapi merasakan kehangatan pelukan Lin Yexue , ia perlahan-lahan merasa rileks dan bergumam "Hmm".

Lin Yexue melepaskan pelukannya dan menepuk bahu roh itu " ayo kita melihat yang lain." . Lin Yexue melangkah ke arah rumah yang ada disana.

" Ayooo ayoooo " seru Pi Hou yang bertengger di bahu Lin Yexue dengan gembira, ia sangat penasaran apa saja yang ada di tempat itu.

Lin Yexu memasuki rumah itu dan berjalan mengelilinginya untuk memeriksa dan melihat-lihat. Di dalam rumah itu ada ruang belajar yang sangat luas, luasnya lebih besar daripada perpustakaan milik Jenderal Lin. Banyak buku kuno di ruangan itu, Roh itu menjelaskan bahwa buku itu dikumpulkan oleh pemilik sebelumnya satu persatu dari berbagi zaman dan era .

Buku-buku itu bersumber dari berbagai lapisan masyarakat, banyak menyimpan ilmu mulai dari Alkimia, pembuatan senjata dan penjinakan binatang buas. Banyak buku-buku itu telah punah di luar . Lin Yexue merasa telah menemukan harta karun.

" Kau telah mengalami kerusakan jiwa, mutiara jiwa ini bisa membantumu memperbaiki jiwamu dan membantumu berkultuvasi."

Ucapan roh itu langsung membuat Lin Yexue ternganga dan sangat girang .

" Dapat membantuku berkultivasi ?" tanya Lin Yexue terkejut.

" Coba rasakan perutmu." sahut Roh itu

Lin Yexue meraba perutnya, sebelumnya ia baru hanya memusatkan meditasinya ke cahaya warna merah . Meski belum bisa melakukan evaluasi atau menganalisis kultivasinya tapi Lin Yexue sudah bisa merasakan bahwa di perutnya bukan lagi hanya terdapat bola energi spiritual merah tapi sudah seperti kolam air.

" Karena kau belum bisa melakukan evaluasi diri , kau belum bisa melihat sesuatu seperti kolam di perutmu. Itulah yang diciptakan Mutiara Jiwa untuk membantumu berkultivasi. Semua energi spiritual yang masuk kedalam tubuhmu akan langsung dipilah dan dikategorikan secara otomatis. Kau belum mengerti sekarang tapi kelak kau akan mengerti." Roh itu menjelaskan.

" Jadi , saat aku berkultivasi aku tidak perlu memilah dan memisahkan energi spiritual tapi bisa langsung memasukkannya ketubuhku. Nanti mutiara jiwa yang akan memisahkannya ? " Tanya Lin Yexue takjub. Jika benar seperti itu bukankah ini luar biasa, seolah-olah ia punya kunci jawaban curang saat ujian .

" Ya.." Sahut roh itu tenang..Tapi jawabannya sontak membuat Lin Yexue girang bukan kepalang. Tak terbendung Lin Yexue mengangkat tubuh roh itu dan mencium wajahnya dengan keras.

" Menjijikkan ,banyak sekali air liurmu.." Roh itu mengusap pipinya dengan ekspresi jijik tapi wajahnya justru merona merah membuat Lin Yexue dan Pi Hou tertawa terbahak-bahak.

1
Norimi Dwel
lanjut thor 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!