NovelToon NovelToon
Kembali Ke Umur 19 Tahun

Kembali Ke Umur 19 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: To Raja

Jessica yang mati penuh penyesalan tiba-tiba kembali ke umur 19 tahun dengan membawa semua ingatannya di kehidupan yang telah ia lalui.

Kali ini, dia tidak akan ditindas lagi, dia akan bersinar dan mendapatkan kebahagiaannya sendiri.

"Bagaimana bisa Jessica tahu ada racun di minuman itu?"

"Jessica mendapat nilai sempurna? Bukankah dia selalu peringkat akhir?"

"Aku tidak akan membiarkan Jessica mengambil posisiku, lihat saja, aku akan memberinya pelajaran!"

"Heh! Mau menindasku? Tidak! Jessica kali ini bukan lawan yang sepadan untukmu! Jangan macam-macam kalau tidak mau menyesal!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Telepon dari Marcella

"Barang-barang ini bukan untuk mu, tapi untuk anak kita," ucap Nolan.

Jessica terdiam memandangi pintu yang ditutup oleh Nolan sebelum terbalik melihat barang-barang di atas meja dan mengerutkan keningnya ketika ia membukanya dan isinya malah barang-barang yang semuanya untuk kebutuhan seorang perempuan.

Tas branded, baju mewah, perhiasan, serta pernak-pernik lainnya yang tidak ada hubungannya dengan kandungannya.

'Dasar!' Jessica menggerutu dengan mata berkaca-kaca, dia sudah bertahun-tahun merasakan dinginnya sikap Nolan padanya, tetapi sekarang dia kembali ke 19 tahun dan kembali merasakan betapa hangatnya sikap pria itu.

"Dulu aku selalu memimpikan pernikahan kita akan bahagia dan kau bisa bersikap hangat padaku, tapi sampai akhir... kau akhirnya memilih untuk bersama-sama dengan Luna, apakah kali ini,,, seandainya kau tahu apa yang sudah ku lalui, apakah kau masih akan tetap bersikap seperti ini padaku?" Jessica mengusap air matanya, menenangkan dirinya lalu membawa barang-barang itu ke dalam kamar, dan menyusunnya di lemari.

'Apakah aku benar-benar bisa mengubah masa depan jika aku tetap memilih untuk bersama dengannya? Bagaimanapun, anakku harus tumbuh dengan kasih sayang yang lengkap dari ayah dan ibunya, jangan sampai merasakan hal yang kurasakan,' ucap Jessica meraba perut datarnya, dia ingat betul ketika dia tinggal di panti asuhan dan tiba-tiba terbangun di malam hari, Dia tidak punya orang tua yang akan menenangkannya atau ketika dia bermimpi buruk atau sakit, maka di malam hari Dia hanya bisa menunggu, tidak bisa memanggil ayah dan ibu untuk membantunya karena Para pengurus panti juga sibuk sebab banyak anak-anak lain yang harus diurus.

Memikirkan anaknya harus mengalami hal yang menyedihkan dan kemungkinan akan menjadi bahan olok-olok ketika tidak memiliki seorang ayah, Jessica tak tahan.

Tetapi memikirkan resiko besar yang akan dihadapi termasuk kehilangan nyawa, Jessica merasa begitu dilema.

"Hah..." Jessica menghela nafas bersamaan dengan teleponnya yang berdering.

Drringgg.... Drringg....

Sebuah panggilan telepon yang berasal dari Marcella, sebelumnya di cafe dia dan Marcella telah bertukar nomor telepon, jadi Jessica segera mengangkat panggilan telepon itu.

"Halo," kata Jessica.

"Jessica, aku ingat! Pria yang bersamamu di cafe itu bukankah Nolan Sanjaya? CEO group Sanjaya yang terkenal itu kan?" Tanya perempuan dari seberang telepon dengan penuh semangat.

"Ya, tapi kami tidak ada hubungan apa-apa," kata Jessica.

"Tentu saja aku tahu. Kakak aku baru saja pulang, dia menceritakan kalau tadi siang dia bertemu dengan Nolan di pusat perbelanjaan, pria itu membeli banyak sekali barang untuk diberikan pada kekasihnya yang bernama Luna. Tas branded, baju dan perhiasan, semuanya akan diberikan pada Luna. Kata kakakku, dia juga pergi bersama Luna dan Luna mengatakan akan bertemu dengan Nolan malam ini, mereka pasti sekarang sedang menghabiskan waktu bersama setelah Luna mengambil banyak hadiah dari pria itu. Tapi ngomong-ngomong, bagaimana kau bisa mengenal Nolan?" Tanya Marcella merasa bingung bagaimana Jessica bisa berkenalan dengan CEO yang sangat disegani itu, padahal Jessica hanya seorang anak yatim piatu yang bahkan sekarang telah berpisah dari keluarga Wijaya.

Jessica mengerutkan keningnya, ia menatap ke arah barang-barang yang ada di lemari, itu semua adalah barang-barang yang dibeli Nolan tadi siang, tetapi Luna dengan tidak tahu malunya mengakui semua itu diberikan padanya,' Jessica tersenyum konyol, ini adalah cara Luna di kehidupan sebelumnya mengelabui semua orang hingga orang-orang berpikir bahwa Luna yang menjadi sekretaris Nolan ada kekasih rahasia Nolan.

Itu sebabnya, setiap kali ada pertemuan di luar, Luna akan melakukan sesuatu untuk membuatnya tidak bisa mengikuti pertemuan itu dan Luna akan menggantikannya sehingga orang-orang memandang Luna sudah sebagai menantu keluarga Sanjaya.

Sekarang hal yang sama kembali terulang lagi, kelakuan Luna masih sama saja. Bahkan malam ini... Luna pasti membicarakan tentang makan malam keluarga hari ini yang akan membuatnya mendapat posisi sebagai sekretaris Nolan.

"Halo, apa kau masih mendengar ku?" Suara Marcella dari seberang telepon terdengar saat Jessica cukup lama terdiam.

"Ah, ya. Lalu, apalagi yang kau tahu soal kedekatan Luna dan Nolan?" Tanya Jessica penasaran, ia berjalan ke arah tepi ranjang dan duduk di sana, fokus pada pembicaraannya dengan Marcella.

"Aku dengar dari kakakku kalau keluarga Sanjaya akan mengadakan pesta di kapal pesiar dan mengundang banyak rekan kerja ke sana, tapi sayang sekali keluarga kami hanya mendapat dua tiket, jadi hanya ibu dan kakakku saja yang akan pergi, aku tidak bisa ikut. Padahal menyenangkan kalau bisa mengikuti pesta itu," kata Marcella sambil menghela nafas.

Jessica mengepal tangannya, 'pesta di kapal pesiar itulah tempat anakku akhirnya meninggal. Pesta sehari setelah pernikahanku dengan Nolan, aku pikir itu akan menjadi bulan madu kami di atas kapal pesiar, tapi itu menjadi hari tragis kami. Aku didorong Luna dari kapal pesiar hingga tercebur ke laut dan akhirnya keguguran,' ucap Jessica dalam hati, merasa pahit mengingat kejadian di kehidupan sebelumnya.

"Terima kasih sudah memberitahuku,' ucap Jessica lalu lanjut mengobrol membahas topik lain.

Setelah selesai berteleponan, Jessica keluar dari kamar, ia berdiri di depan jendela besar apartemen sambil menggigit jarinya, "asalkan aku bisa melewati kejadian di kapal pesiar, aku rasa meski masuk ke keluarga Sanjaya, aku akan baik-baik saja. Aku juga bisa merahasiakan kehamilan ku ini, jadi aku bisa melindunginya sampai umur 7 bulan. Lagi pula, aku tidak mungkin membiarkan orang yang telah membunuh anakku di kehidupan sebelumnya hidup baik-baik saja di kehidupan ini, setidaknya harus memberi pelajaran pada mereka, aku akan mencari cara untuk membongkar kebusukannya di depan semua orang agar dia bisa merasakan berada di posisi yang pernah ku tempati di masa lalu,' pikir Jessica dalam hati.

1
partini
aku mumet ini 🤭
kata balik keduli ini ga di prediksi sama Jessica
Miaaaoowww😸
eaaa....eaaa.....
maling teriak maling😎
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
Dew666
🍦🍦🍦🍦🍦
Dew666
💥💥💥💥💥
Dew666
👄👄👄👄👄
partini
apa Nolan juga kembali seperti Jessica ko kaya antisipasi sekali
Miaaaoowww😸
semakin dihindari malah makin deket gak tuh jess😎😎😎
Nung_che
Thor,, baru bab 2,,tp udah ada typo ☹️ dr pemeran Nolan jd Alvin 😁
Dew666
🍎🍎🍎🍎🍎
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
ayo jesika, beraksilah....
Latifa Nuryn Andini Yunnitta
hm.... ayok kita lanjutkan...
MataPanda?_
bagus kak semoga cwe y jdi badas pertahankan 😀
Kayla Callista
awal yang menarik😍
semangat thor 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!